NovelToon NovelToon
System Kekayaan Super Box

System Kekayaan Super Box

Status: tamat
Genre:System / Kaya Raya / Karir / Sistem / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.3
Nama Author: less22

Ekslusif hanya di Noveltoon, jika ada di tempat lain berarti plagiat
Seorang pria bernama Fiqan anak pengusaha kaya raya, namun saat ia masuk sekolah menengah atas, perusahaan ayahnya bangkrut dan kedua orang tua meninggal kecelakaan tragis dan lebih parahnya, orang tuanya meninggalkan hutang sehingga fasilitas yang ia punya semuanya di sita.

Ia kecelakaan di tabrak mobil oleh teman sekampusnya dan ia pun mati.

Tiba-tiba saja ia mendapatkan system yang merubah hidupnya karena kebaikannya selama ia hidup dan ia di beri kesempatan kedua.

Ia mengerjakan misi yang sudah di program di dalam system, apa misi selesai ia akan mendapatkan hadiah berupa uang, rumah, mobil dan lain-lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3

"Anda kenal?" tanya Fiqan.

"Iya, aku tetangganya meakipun jaraknya sedikit jauh," ucap supir taksi itu.

"Wah Syukurlah jika begitu, tolong antarkan kalek ini ya pak supir dia tadi malam tersesat dan aku membawanya menginap di tempat kerjaku, ongkosnya biar aku yang bayar," ucap Fiqan.

"Tidak usah bayar, biar keluarganya saja yang bayar nanti," ucap pak supir.

"Sudah tidak apa-apa, aku saja yang bayar, berapa ke jalan manggis?" tanya Fiqan mengeluarkan ponselnya.

"200 ribu," jawab pak supir meskipun ia tak enak hati.

"Baiklah," ucap Fiqan menscan pembayaran otomatis lewan ponsel pintar.

Pembayaran selesai✔

Ding dong

Uang Anda di potong 200.000

Sisa uang Anda 9.800.000.

"Wah… tidak menyangka aku akhirnya memegang uang sebanyak ini lagi," ucap Fiqan senang.

"Sesekali boleh donk aku naik taksi nih, sudah sekian lama aku berhemat," ucap Fiqan. Ia menyetop salah satu taksi.

"Ke kampus Hywarang pak," ucap Fiqan.

"Baik Tuan," angguk pak supir.

Mobil terus melaju menuju kampus. "Berapa pak?" tanya Fiqan.

"20 ribu," ucap pak supir. Fiqan pun mengscan pembayaran otomatis dan ia pun turun dari taksi.

Ding ding

Uang Anda di potong 20.000

Sisa uang Anda 9.780.000.

Semua orang di kampus berlari ketakutan.

"Hantuuuuuuuuuuuuu…………!!!" teriak mereka lari kucar kacir.

"Ada apa ini?" tanya buk Anita dan para dosennya heran.

"Apa? Dia hidup?" tanya yang lain dan mereka pun berhamburan keluar dari kampus.

Buk Anita dan dosen yang lain pun pergi keluar dari ruangannya, padahal mereka sedang rapat untuk pemakaman untuk Fiqan.

"Fiqan?" Lirih buk Anita.

"Lho? Dia hidup kembali?" tanya pak Halim kaget.

"Buk Anita," ucap Fiqan.

Dosen yang lain ketakutan dan bersembunyi di belakang buk Anita.

"Fiqan, itu beneran kamu?" tanya Buk Anita.

"Iya, ini aku buk," jawab Fiqan.

Buk Anita pun memberanikan diri untuk mendekat. Ia memeriksa tubuh Fiqan dan memegang tangannya.

"Tapi bukannya kamu sudah meninggal?" tanya buk Anita.

"Hm… itu dokternya salah diagnosa buk," ucap Fiqan ngasal.

"Oh begitu ya, Syukurlah jika kamu masih hidup," ucap buk Anita lega.

Dosen yang bersembunyi tadi pun memberanikan diri untuk keluar.

"Ini beneran kamu 'kan?" tanya salah satu dosen mengelilingi Fiqan lalu memijit bahu Fiqan.

"Aduh!!" ucap Fiqan merasa sakit.

"Syukurlah ternyata beneran kamu, kami tadi baru saja membahas acara pemakaman untukmu," ucap dosen itu.

"Terima kasih," ucap Fiqan tersenyum.

"Yang menabrakmu Eka dan kawan-kawannya sekarang ada di kantor polisi," ucap buk Anita.

"Oh mereka di kantor polisi, aku sangat ingin melihat mereka yang sudah menabrakku, aku ingin mempertanggungkan jawabkan kesalahan mereka," ucap Fiqan geram.

"Ayo kita jenguk mereka di kantor polisi," ajak Buk Anita.

Berhubungan para mahasiswa sudah kabur dan dan kampus menjadi sepi, para dosen pun berangkat menuju kantor polisi.

Sesampainya di kantor polisi mereka segera turun dan melihat Eka, Zaidan dan kedua yang lain, mereka sedang duduk di hadapan kedua orang tuanya.

"Fiqan!" ucap mereka terkejut atas kedatangan Fiqan dan para dosen.

"Eh, dia nggak mati ya?" tanta mereka sambil berbisik.

"Buk dosen, pak dosen, selamat pagi," sapa orang tua mereka.

"Orang yang mereka tabrak waktu itu tidak meninggal, dan orangnya ada di sini," ucap buk Anita.

"Oh ya, mana orangnya?" tanya Orang Tua mereka.

"Fiqan si miskin ini rupanya," ucap orang Tua Eka menatap sinis ke arah Fiqan.

Para dosen itu memandang satu sama lain dan mengelengkan kepala.

"Buk, sekalipun dia miskin, tapi ibu jangan bicara seperti itu, setidaknya dia juga pernah hidup kaya," bela buk Anita.

"Aku beri kamu 5 juta, tapi aku ingin anakku keluar dan menca," ucap orang Tua Eka.

Fiqan mendekati Eka. "Ternyata kalian menabrakku," ucap Fiqan menatapnya tajam.

"Aku tidak butuh uang, tapi pertanggung jawab kesalahanmu," ucap Fiqan marah.

"Tapi kamu 'kan tidak mati," ucap Eka sinis.

Fiqan mengosok-gosok dagunya. "Benar juga, karena mereka menabrakku aku di beri kesempatan kedua dan mendapatkan System, apa aku memaafkan mereka saja atau jika perlu aku berterima kasih dengannya," ucap Fiqan dalam hati sambil menyengir.

"Baiklah, aku akan memaafkan kalian, tapi… aku akan memberikan uang untuk kalian sebagai tanda terima kasihku karena sudah menabrakku," ucap Fiqan mengambil ponselnya dan mengeluarkan uang dari belakang ponselnya.

"Nih untuk kalian," ucap Fiqan memberi uang kepada Eka, Zaidan dan 2 orang lainnya.

Tidak lupa salah satu petugas polisi memvediokannya dan memasukkan ke dalam media sosialnya.

Tidak menyangka seorang di tabrak, tidak hanya memaafkan si penabrak, dia juga memberikan uang berterima kasih sudah menabraknya.

Mereka heran karena Fiqan memberikan mereka uang 100 perorang.

"Heh, apa maksudmu memberi kami uang?" tanya Zaidan.

"Anggap saja tanda terima kasihku karena sudah menabrakku," ucap Fiqan mengangkat kedua tangannya dan ia pun pergi.

"Huh! Hari yang sangat cerah secerah hatiku," ucap ucap Fiqan tersenyum.

Ding ding

Uang Anda di potong 400.000

Sisa uang Anda 9.380.000.

"Hari ini aku ingin pergi ke mana ya?" tanya Fiqan.

"Hari ini aku harus bersenang-senang, sudah lama aku sudah tidak bersenang-senang," ucap Fiqan..

Ia menyetop taksi dan menaikinya.

"Ke mana Tuan?" tanya supir taksi.

Bersambung

Jangan lupa like vote komen dan hadiah

Terima kasih

1
Utuh Gelapung
pantes othor nya less 2.banyak bego nya bikin novel.gw yakin beñtar lgi akun gw di blokir biar gk bisa komen ttg kebodohan si othor...
Utuh Gelapung
thor rasanya agak bego ya ini cerita. terlalu baik bakalan di injek injek thor.apalagi hidup di negri konoha...baik boleh tapi tegas harus thor.jgn bego ah bikin cerita nya.
Angga Ksatria Maulidyo
ini mungkin cerita thn 90an...😄
Angga Ksatria Maulidyo
2
Cucuun Cunadi
jadi males baca nya, makasih
Anu Kasep tea
kampret,kepret siah
Anu Kasep tea
tapi,...oya juga yao,..menumpanginya,menindihinya,
Anu Kasep tea
hampir sama dgn yg lain,.
systemnya,...
Anu Kasep tea
barusan pergi pakai motor,..
ko sekarang pakai Mobil gimana ni
Syafrizal Syair
lanjut thor
Jack Strom
Mau dong jadi teman Fiqan, biar bisa dibayarin apa²... 😁
Uthil Prakoso
ga menarik
Mak Gemoy
mantaap
Mak Gemoy
kok aneh ya Stella? knp marah2, kan fiqan bukan polisi bukan detektif, dibayar nga.. seenaknya aja
Mak Gemoy
penulis yg luar biasa👍👍, setangkai bunga mawar indah untuk mu
Mak Gemoy
aduh yg kekar, cakep gitu sayang bgt kalo belok?. 💪
Mak Gemoy
rumah bulatan tuh apa? kost an?
Anzar Anzardin
serasa mau kulempar penulisnya ini
Rino Wengi
kurang menarik..
Mamat Stone
/Joyful//Joyful//Joyful/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!