NovelToon NovelToon
Istri Kedua CEO Gondrong

Istri Kedua CEO Gondrong

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:979k
Nilai: 4.8
Nama Author: oniya

"Meski Istri pertamanya telah pergi, aku tetap hanya akan menjadi Istri kedua."

***

"Nikahi Putraku dan lahirkan seorang Cucu untukku. Setelahnya, kamu harus pergi yang jauh," ucap Nyonya Mina membuat Lisha membulatkan matanya sempurna.

Dipaksa keadaan, membuat Lisha terpaksa menerima tawaran Nyonya Mina untuk menjadi Istri kedua seorang Presdir gondrong bernama Ansel.

Setiap harinya Kemalangan demi kemalangan datang tiada henti. Sanggupkah Lisha bertahan?

follow Ig Othor @Oniya_99

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

"Nikahi Putraku!" Jawab Nyonya Mina membuat Lisha begitu terkejut.

"Apa maksud, Nyonya?" Tanya Lisha heran. Apa yang Nyonya Mina pikirkan, bukankah dia marah karena Lisha berani naik ke atas ranjang Putranya, lalu apa maksudnya malah meminta Lisha untuk menikahi Putranya yang brengsek.

Pada detik ini, seketika Lisha langsung mengerti. Bahwa semua yang terjadi, tidak lain dan tidak bukan, adalah ulah dari Nyonya Mina sendiri. Entah apa motif di baliknya, Lisha tidak mengerti. Tapi yang pasti, ada suatu hal yang besar. Dan Lisha harus menerima kalau dia telah menjadi boneka yang berperan sebagai mainan Nyonya Mina sendiri.

"Nikahi Putraku dan lahirkan seorang Cucu untukku. Setelahnya, kamu harus pergi yang jauh," ucapnya membuat Lisha membulatkan matanya sempurna.

"Terserah padamu, kalau kamu tidak mau. Maka, jangan salahkan aku bertindak sesuka hati," sambungnya lagi.

"Nyonya, aku mau. Aku mau menikah lalu melahirkan Cucu untuk Nyonya, tapi berjanjilah untuk tidak menyebarkan video itu, dan aku mohon rahasiakan semua ini dari Ibuku," mohon Lisha sambil menggenggam erat selimut putih tebal yang menutupi tubuh polosnya.

Lisha pasrah, dia banar-benar pasrah. Dia telah jatuh ke lubang yang sangat dalam dan tidak ada siapa pun yang dapat membantunya naik, selain dirinya sendiri. Untuk itu, Lisha rela mengorbankan dirinya sendiri, daripada harus melihat Ibunya yang juga akan dilemparkan ke dalam lubang yang pasti lebih dalam.

"Pilihan yang bagus," jawab Nyonya Mina. "Berikan dia pakaian," titahnya pada seorang sekretaris cantik yang berada di sampingnya. Sekretaris cantik itu memberikan Lisha sebuah papar bag, Lisha segera mengulurkan tangannya yang bergetar lalu menerima paper bag itu.

"Ayo kita pergi! Dan kalian bawa Ansel ke rumah sakitt, cepat!" Titahnya pada beberapa pengawalnya yang menunggu di luar.

Setelah kepergian Nyonya Mina dan orang-orangnya, kini tinggallah Lisha seorang diri. Dia masih mematung di lantai dingin itu, Lisha benar-benar menangis sejadi-jadinya untuk melegakan hatinya yang begitu sakit.

Perlahan Lisha melangkah menuju kamar mandi yang ada di sana. Dia harus membersihkan tubuhnya terlebih dahulu sebelum pulang. Lisha tidak ingin Ibunya syok melihat dirinya yang kusut seperti sekarang ini.

Lisha mengusap wajahnya kasar di wastafel. Menggosok-gosok kasar bibir bekas ciuman pria brengsek tadi.

Begitu selesai, Lisha langsung memasang pakaian yang diberikan oleh Sekretaris Nyonya Mina tadi.

Dress polos berwarna biru melekat ditubuh indahnya. Beruntung dress itu memiliki krah yang menutupi semua lehernya, sehingga Lisha dapat menutupi bekas kemerahan bahkan keunguan di sana.

Berjalan gontai, Lisha menyusuri jalan gelap itu. Sudah sangat larut, Lisha tidak memikirkan apa pun lagi. Yang terpenting baginya kini adalah dia harus sampai rumah secepat mungkin. Karena adiknya pasti tengah menunggu dirinya di depan pintu dengan menggenggam perut, kelaparan.

Seketika Lisha mengingat bahwa dirinya tidak punya uang seper pun. Gajinya telah dia setorkan semuanya ke rumah sakit guna melunasi tagihan cuci darah Ibunya Minggu kemarin.

Lisha mengangkat wajahnya, berharap ada malaikat yang turun untuk membantu kesusahannya. Atau mungkin akan ada peri baik yang akan menolongnya seperti layaknya kisah Cinderella.

Tapi, Lisha sadar siapa dirinya. Dia bukanlah pemeran utama dalam sebuah film, drama, sinetron, komik, maupun novel. Tidak akan ada yang dapat melihat dirinya, tidak ada yang dapat membantunya, tidak mungkin juga dia berdoa sekarang langsung terkabulkan seperti di sinetron-sinetron. Semuanya sangat halu yang tak akan pernah menjadi nyata bagi Lisha. Dia akan tetap menjadi Lisha yang malang, tidak lebih.

Lisha berjalan menundukkan wajahnya, dengan pikiran yang melayang entah ke mana. Karena tidak memperhatikan sekitar, Lisha tidak sadar bahwa kini dirinya telah berada di tengah-tengah jalan raya.

Aaaakkhh!

Ckit!

.

.

.

.

Jika reader semua menyukai cerita ini, mohon dukungannya dengan memberikan like, komen, hadiah, dan juga vote, koin juga boleh, terima kasih banyak 🙏❤️❤️❤️

1
Dewi Herlinda
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
owalah, gitu ceritanya toh..
masih belum ada ekstra partnya kak..
apakah akan ada?

anyway, sehat2 terus ya kak..
tetap semangat berkarya.. 😘🥰🤩😍
Akun Tiga
dari komentarnya dah ketahuan othornya buat pemeran utamanya begok dah othor ke gini tinggalkan aja
Enung Samsiah
knpa pemerannya bodoh bngettt
Enung Samsiah
arselll brengseeekkkkk
Enung Samsiah
arsel nggk cocok visualnya
Enung Samsiah
kamu bilang lisa murahan, coba kmu beri lisa dngn harga mahal, supaya tdk murahan
Dyah Oktina
aku......padamu thor....❤️
Dyah Oktina
mama nya ansel.. jahat banget sih jd orang 😠😡😡
Dyah Oktina
ibunya lisha dah meninggal kayaknya... adeknya d jual 😢😢😢
Dyah Oktina
kok kepikiran terus nasib ibu & adikmu lisha.. 🥺🥺🥺
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
iya thor.. penasaran uang 2M nya siapa yg ambil.. ansel sm mamah jahat banget sih.. mentang2 kaya.. terus kasihan gravin dah kehilangan 2M..ngak dapat apa2
Nhana Jaenab
jangan" Lisa hamil karna ulah garvin
Nhana Jaenab
ternyata garvin ada niat jahat mau balas dendam kog sama orang yg tidak mengerti
Soraya
ditunggu ya kak👍
Soraya
permisi numpang duduk dl ya kak
Juan Sastra
apa gunanya lisha jika ibu sama adikmu sudah mati..dan ansel di mana hati nurani mu..
Juan Sastra
ha haa haa ansel ansel,,udah bekasmu dan udah hamil anakmu kau menangis lisha di sentuh orang lain,, bahkan kehamilannya belum kau ketahui,,namun apa kabarnya jika lisha benar benar di sentuh orang yg kejam pada saat kau menjualnya seharga 2 m..ingatkah..
masih dendam aku thorr sama ansel semuanya tidak tulus
Juan Sastra
garvin teganya mengorbankan lisha..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!