NovelToon NovelToon
My Love Story

My Love Story

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:223.7k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Fatima Azis

Larissa Putri Hana seorang gadis berusia 19 tahun, terpaksa menikah di usia mudanya dikarenakan suatu kesalapahaman.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Fatima Azis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

Setelah selesai merapikan buku-buku, Arsenio berjalan menghampiri Ana dan juga Kana.

"Sepertinya kau berusaha menghindariku" ucap Arsenio sambil menatap Ana.

"Mana ada Pak?" jawab Ana secara spontan.

Arsenio tersenyum sinis mendengar jawaban Ana.

"Lalu apa yang kamu lakukan barusan?. Bukankah kau sedang bersembunyi?" tanya Arsenio.

“Ah…itu pak. Saya hanya takut bapak akan mengeluarkan saya dari kelas, karena saya telah menabrak mobil bapak tadi. Tapi saya benar-benar tidak bermaksud untuk tidak bertanggung jawab. Saya kan sudah memberikan kartu mahasiswa saya kepada bapak sebagai jaminan” jelas Ana panjang lebar.

Kana yang mendengar kata terakhir temannya pun terkejut.

“Ana … Ana …, baru kali ini aku mendengar kartu mahasiswa dipakai untuk jaminan” gumam Kana dalam hati.

“Kartu mahasiswa kau buat jaminan?, memangnya kartu mahasiswamu seberharga itu?, sehingga kau jadikan jaminan” tanya Arsenio lagi.

“Tentu saja saja Pak, itu salah satu barang berharga yang saya miliki” jawabnya polos.

Arsenio mengehela nafas panjang.

“Lalu kapan kau memperbaiki kerusakan mobil saya?”.

“Hmm, kalau boleh tau kira-kira berapa ya biaya memperbaiki mobil bapak?” tanya Ana.

“3 - 4 juta atau bisa jadi lebih dari itu" jawab Arsenio.

"Apa?. 3-4 juta?"

"Ya" sahut Arsenio mengiakan.

Ana menatap Kana dari samping

“Mana ada aku uang sebanyak itu”.

Ana kembali menatap Arsenio.

“Maaf Pak, tapi tabungan saya tidak cukup dengan uang sebanyak itu, adanya baru 2 juta. Apa saya bisa membayarnya dua kali Pak?, saya janji akan segera membayar sisanya dalam waktu dekat” ucap Ana.

“Baiklah, saya tunggu besok” ucap Arsenio lalu melangkah pergi.

“Besok?. Ngak besok juga Pak, mana bisa saya mengumpulkan uang sebanyak itu dalam waktu satu hari” ucap Ana sambil berjalan mengikuti langkah Arsenio.

Kana yang melihat itu segera menahan tangan Ana agar tidak menyusul Arsenio ke ruangannya.

“Na…aku harus mengikuti Pak Arsenio ke ruangannya, aku ingin meminta tambahan waktu. Masa iya waktu yang dia berikan hanya satu hari” ucap Ana lalu melanjutkan langkahnya mengikuti Arsenio sedang menuju ruanganya.

“Pak, tolonglah tambahkan waktunya pak. Bagaimana saya bisa mengumpulkan uang sebanyak itu dalam waktu satu hari” keluh Ana yang kini sudah berada tepat di belakang Arsenio.

Arsenio meletakan buku beserta leptobnya ke atas meja kerjanya lalu berbalik menatap Ana yang juga ikut masuk ke dalam ruanganya.

“Pak tolonglah, beri aku tambahan waktu” ucap Ana mememohon seperti sedang memohon pada seseorang yang sudah lama dikenalnya.

Sementara Arsenio menatapnya dengan serius.

"Bukankah tadi pagi kau yang mengatakan akan memperbaiki mobilku setelah kau menyelesaikan kelas pagimu?".

“Iya Pak, tapi saya tidak tahu kalau biaya perbaikan mobil bapak semahal itu. Jadi saya bilang begitu,” jelas Ana.

"Kalau begitu saya kasih waktu satu minggu. Jika sudah sampai waktu yang sudah saya tentukan kau masih belum juga membayar, saya akan laporkan hal ini ke pihak yang berwajib" kata Arsenio serius.

"Satu minggu Pak?" tanya Ana lagi.

"Ya, sekarang kamu bisa pergi!"

“Pak, bisa ditambah sedikit lagi waktunya? Dua minggu atau sebulan gitu?” pinta Ana.

"Kalau tidak mau seminggu, ya sehari saja" ucap Arsenio.

"Tidak Pak, batas waktunya satu minggu. Jangan diubah-ubah lagi!" ucap Ana lalu berjalan menuju pintu.

"Untungan tampan, kalau tidak ...".

"Ngomong apa kau barusan?" tanya Arsenio sebelum Ana menyelesaikan ucapanya.

Ana berbalik kerahnya sambil tersenyum.

"Ngak bilang apa-apa ko, Pak. Terima kasih atas waktunya. Kalau begitu saya pamit" ucap Ana lalu segera meninggalkan ruangan Arsenio.

Sementara Arsenio masih menatapnya dengan tatapan dinginnya.

"Bagaimana?, apakah Pak Arsenio memberi tambahan waktu?" tanya Kana yang sudah menunggu Ana keluar dari ruangan Arsenio.

Ana menyandarkan tubuhnya ke dinding lalu berkata.

“Ya, dia memberiku waktu satu minggu. Tapi, kamu tau sendiri bagaimana mungkin dalam waktu sesingkat itu aku bisa mengumpulkan uang sebanyak itu”.

“Hmm bagaimana ya?. Oh iya, aku baru ingat” ucap Kana sambil tersenyum sementara Ana menatapnya bingung.

“Saya punya tabungan tapi tidak banyak, hanya ada satu juta. Tapi, kamu bisa menggunakannya untuk menambah biaya perbaikan mobil Pak Arsenio." jelas Kana.

“Ngak bisa. itu kan uang tabunganmu, mana bisa kamu berikan padaku untuk biaya perbaikan mobil Pak Arsenio” tutur Ana.

“Aku ngak mau tahu, pokonya kamu harus menerimannya. Kalau kamu tidak menerimanya, aku marah loh” ucap Kana serius.

Ana yang pun menghela nafas panjang.

“Baiklah, tapi aku akan tetap menggantinya nanti” ucap Ana. Kana pun mengangguk setuju.

“Ya udah, ngapain masih berdiri di sana?. Ayo pulang” tutur Kana sambil menarik tangan Ana untuk ikut dengannya.

Keduanya pun berjalan menuju area parkir kampus.

1
haruka
bagus
Setioasih
Luar biasa
Setioasih
Lumayan
meilanyokey
terimakasih Thor semangat
blush.and.ochre
Thor semangat!!! Aku cuma bisa kasih semangat dan do'a. Author tetap yang ngetik dan cari ide ya hehehe. Aku menunggumu :*
TickleStar
Thor, please bagi tips gimana caranya biar bisa keren gini ceritanya!!
skyeandstaghorn
cepetan up thorr plisssss semangat cuy
floufrouu
Bener apa bener Thor, kalau digantung itu sakit. Kalau kamu ngerti perasaan aku, kamu enggak akan ngegantung cerita ini Thor!
Irma Purwanti
Baca cerita ini rasanya asekkk banget! Pengen ikut masuk ke dalam ceritanya muehehehe
Grace Shower
Permisi thor izin bertanya.. kapan kiranya ceritanya bisa lanjut? Saya sudah menunggu.. tapi akan terus saya tunggu hingga ribuan purnama huhu
floufrouu
Hai 刹 Aku datang lagi nih.. Dengan membawa semangat dan dukungan.. Ayo barengan berkarya dengan hati suka cita,dan jaga kesehatan selalu.
booksandpeonies
ayo author semangat terus buat bikin cerita ini lagi ya.aq tunggu.muachhhh會沽
flower bean
Author.. semoga meskipun author sedang sibuk-sibuknya.. author tetep bisa nulis bab lanjutannya ya! (Yuk aminkan paling serius)
WillofWashington
kapan lanjutan nya thor
margoandme
Thor, kamu mau ngeluarin berapa karya pun pasti aku baca!
enjouecollectif
Baca cerita kakak kayak lilin yang terkena api.. meleleh banget..
ruby sunn
Yes akhirnya upp!!,seneng bangett
Waria
Bener apa bener Thor, kalau digantung itu sakit. Kalau kamu ngerti perasaan aku, kamu enggak akan ngegantung cerita ini Thor!
monsoonblooms
Ah, lanjutannya gimana nih? Aku udah kepo pake banget huhu
Pai Konyol
Thor, lanjut!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!