NovelToon NovelToon
Dvesa

Dvesa

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Spiritual / Pembunuhan / Konflik Rumah Tangga-Pembalasan dendam
Popularitas:38.6k
Nilai: 5
Nama Author: Elsje Artemis

Kisah tentang Gayatri dari Dwipajaya yang dinikahkan dengan Siddarth dari Astapura untuk mempererat hubungan dagang antara Nusantara dan Hindustan. Suatu ketika karena sebuah kesalahan, Gayatri dikuasi oleh kemarahan dan dendam. Gayatri bermeditasi mohon pertolongan Dewi Durga agar menurunkan karma bagi suaminya. Ketika karma itu datang, justru menyentuh sisi kemanusiannya. Akankah Gayatri bertahan dengan dendamnya?



DISCLAIMER
Cerita ini merupakan cerita fiksi, murni karangan penulis dan terinspirasi dari kisah kolosal India dan Indonesia. Apabila ada kesamaan latar, tokoh, alur, dll bukan merupakan unsur kesengajaan. Cerita ini juga tidak bermaksud meremehkan salah satu budaya, adat, kebiasaan, dan agama. Diharapkan pembaca bijak menyikapi isi cerita.

Terima kasih.

Credit Cover Picture : "Maya - Illusion" By Jahnavi Jaya, Samadhi Collective

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elsje Artemis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pasar Kota

“Wah, cantik sekali” ujar Gayatri sambil

memegang sejumlah perhiasan yang dijajakan pendagang kaki lima di seputaran

pasar kota.

“Ibuku bilang kualitas saree dan perhiasaan yang dibeli langsung di Hindustan lebih baik dibanding yang dikirim ke Nusantara”

ujar Gayatri sambil mencoba beberapa perhiasan.

“Tentu saja, jika ingin mendapat kualitas yang lebih baik kamu harus berkunjung ke Hindustan” ujar Utari ikut memilihkan

perhiasan.

“Berapa semuanya paman?” tanya Gayatri pada penjual perhiasan setelah dia menemukan perhiasan yang cocok. Dua pasang anting-anting. Kalung, cincin, dan gelang masing-masing dibelinya satu

pasang.

“Semuanya 50 Rupee” ujar paman pedagang.

“Biar aku yang membayarnya” ujar Utari sambil mengeluarkan uang dari kantung mungil yang dibawanya.

“Tidak perlu repot-repot, ibuku membekaliku dengan banyak uang. Biar aku saja yang membayarnya”

Setelah berdebat panjang akhirnya Utari menuruti permintaan Gayatri untuk membayar belanjaannya sendiri.

“Ayo kita ke suatu tempat” Utari menarik tangan Gayatri menuju ke sebuah tempat yang dimaksudnya.

“Kemana kita akan pergi?”

“Sudah, menurut saja”

Mereka berdua tiba di depan sebuah toko kain bertuliskan “Citraganda Tekstil”

“Selamat siang paman” ujar Utari kepada seorang pria yang sedang menulis di meja kasir.

Pria yang disapa mendongakan wajahnya.

“Puteri Utari! sudah lama Anda tidak kemari

selamat datang di Citraganda Tekstil pilihlah apapun yang kau suka” ujar Pandit

pemilik tekstil tersebut.

Pandit mengedarkan pandangan ke jalan di hadapan tokonya, namun tidak menemukan sesuatu yang ia cari.

“Puteri Utari kemarilah!” ujar Pandit mendekatkan wajah ke arah Utari.

“Apa yang membuatmu datang tanpa para pengawal?”

“Jangan khawatir paman, tidak ada yang dapat mengusik keluarga kerajaan Astapura. Lagipula gerbang kota dijaga dengan sangat ketat”

“Ya, Anda benar! tapi Tuan Puteri tetap harus hati-hati. Astapura berperang dengan banyak kerajaan, bukan tidak mungkin para

musuh mengincar keluarga kerajaan untuk dijadikan tawanan” ujar Pandit serius.

“Aku dan saudariku akan hati-hati”

“Saudari?" tanya Pandit heran.

"Oh, aku melupakan gadis cantik yang datang bersamamu” ujar Pandit tersenyum menatap Gayatri yang sejak tadi hanya

menyimakan pembicaraan mereka.

“Ini Gayatri, dia datang dari Nusantara dengan Ayahnya Raja Daneswari untuk mengikuti peringatan satu abad berakhirnya perang Barathayudha”.

Utari memperkenalkan Gayatri pada paman Pandit.

“Salam paman” Gayatri memberi salam yang dibalas dengan salam yang sama oleh Pandit.

“Selamat datang di Astapura Puteri Gayatri.

Citraganda satu-satunya tekstil terbaik langganan keluarga kerajaan. Silahkan

pilihlah apapun yang anda suka”

Utari dan Gayatri berkeliling toko tersebut

melihat-lihat berbagai jenis saree.

“Kau suka yang seperti apa?”

“Aku suka saree yang dipadukan dengan beberapa warna” ujar Gayatri sambil menyentuh saree yang dipajang.

“Baiklah, akan kucari yang sesuai seleramu”

“Paman, apa kau punya saree dengan perpaduan beberapa warna?” Utari bertanya pada Pandit

“Sebentar aku ambilkan” ujar Pandit sambil

membongkar tumpukan saree yang

terletak di rak paling atas etalasenya.

Paman Pandit meletakan beberapa saree, dia meminta Utari dan Gayatri memilih saree yang mereka maksud.

“Oh ya ampun, ini cantik sekali” Gayatri memegang sebuah saree biru gelap yang

dipadukan dipadukan dengan warna merah dan hijau muda.

“Paman, boleh aku mencobanya?”

“Tentu saja tuan Puteri”

Utari mengantar Gayatri menuju ruang ganti.

Beberapa menit kemudian…

“Kau cantik sekali saudariku” ujar Utari takjub melihat saree yang dikenakan Gayatri.

“Paman aku ambil yang ini”

Gayatri meminta Pandit membungkus saree yang baru dicobanya.

“Bagaimana kalau Tuan Puteri mencoba yang ini juga” Paman Pandit menyerahkan saree berwarna jingga berpadukan biru dan warna emas.

Gayatri mengambil baju tersebut dan mencobanya.

“Suatu kehormatan bagiku, Tuan Puteri dari

Nusantara mencoba saree pilihanku”

ujar Pandit sambil bertepuk tangan.

Gayatri tersipu dan berterima kasih atas pujian Pandit.

“Berapa semuanya paman?” ujar Utari

“Tuan puteri anda bisa membayarnya setengah harga, saree yang saya pilihkan

adalah hadiah untuk puteri Gayatri”

Utari menahan tangan Gayatri yang hendak

mengeluarkan uangnya.

“Jangan menolak, ini hadiah dariku sebagai

ucapan selamat datang” ujar Utari sambil membayar.

“Paman Pandit, terima kasih untuk hadiahnya, ini benar-benar bagus”

“Jangan pikirkan. Selamat bersenang-senang di Astapura!”

Matahari hampir tengelam diufu barat, Gayatri dan Utari berpamitan pada paman Pandit dan kembali ke istana.

...----------------...

1
falea sezi
karma pelakor anak nya gila
falea sezi
moga cpet dpet anak
falea sezi
mending jd janda aja trs nikah ma raja lain Thor kasian gayatri
falea sezi
mending cerai aja laki nya gila wanita
falea sezi
laki kurang ajar
Rifca Farih Azizah
akhirnya lanjut juga
RyuLingka
Baru baca karyanya ... ceritanya beda ...
RyuLingka: /Pray//Ok/
total 2 replies
Rifca Farih Azizah
akhirnya berlanjut juga
Elsje: Terima kasih kak, sudah setia membaca
total 1 replies
Angel
keren
Elsje: Halo kak .. silahkan mampir /Rice/
total 3 replies
~SiTa~
up
Elsje: Oke kak /Determined/
total 1 replies
Rifca Farih Azizah
yang ditunggu akhirnya muncul
TickleStar
jangan baperan donk thor..cukuo kita 2 aja yg baperan bc nya..itu cm sedikit badai yakin kami tetap mendukungmu.. semangat !!!
SoftMambo
Aku galau karenamu Thor! Mana lanjutannya Thor huhuhu
Rifca Farih Azizah
aslinya novelnya ini tuh banyak yg syuka cuma krn jadwal update nya ga jelas jd banyak yg melipir.. kali kalau end bnyak yg mmpir... semangat author
Elsje: halo kak terima kasih sudah membaca ... author sedang coba untuk konsisten update ...
total 1 replies
Rifca Farih Azizah
ini novel bertema sejarah yg sangat bagus... bahkan gaya bercerita dan tata bahasanya sangat baik. semoga makin banyk yg tertarik
Jantung Taman
Ya author yg chakeeep, bisa kali aku jadi pemeran di dalem ceritanya huehue
Rifca Farih Azizah
aku selalu setia
Rifca Farih Azizah
alhamdulillah akhirnyaaa... kalau end pantas dan sangat pantas dipromosikan
Rifca Farih Azizah
Semangat author... aku jrang2 Nemu Karya seberkualitas ini
Elsje: Makasih kak
total 1 replies
vanilla attack
Thor semangat!!! Aku cuma bisa kasih semangat dan do'a. Author tetap yang ngetik dan cari ide ya hehehe. Aku menunggumu :*
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!