NovelToon NovelToon
Secret Marriage

Secret Marriage

Status: tamat
Genre:Badboy / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Cinta setelah menikah / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Erna Surliandari

Berawal dari kesalahfahaman, ketika Iel tertangkap basah menyembunyikan seorang pria dalam kontrakannya. Padahal, Iel hanya menolong Jack yang sedang terluka tembak yang cukup parah. Jack yang bersikeras tak mau dibawa ke Rumah sakit, akhirnya dibawa oleh Iel kekontrakan kecilnya, dan dirawat sendiri dengan alat seadanya.

"Menikah, atau kami bawa ke kantor polisi dengan tuduhan perzinahan?"

Akhirnya, dengan sangat terpaksa, Iel dan Jack menuruti permintaan mereka, dengan menikah secara rahasia dan tersembunyi dari publik. Itu semua dilakukan demi keamanan dan kenyamanan masing-masing.

Tapi siapa sangka, Pria yang Ia nikahi itu adalah seorang konglomerat yang memiliki sebuah hotel mewah dan kekayaan berlimpah. Sehingga, meski hanya istri rahasia tapi Iel masih diperlakukan bak ratu diistana milik. Jack itu.

Tak hanya memiliki banyak harta. Jack juga memilika begitu banyak musuh yang sangat jahat. Diantaranya Dawn, yang tak lain adalah mantan sahabat Jack, yang juga Kakak dari kekasih Jack yang telah meninggal dunia.

Dawn begitu marah dan dendam pada Jack, karena telah memakai jantung Sang adik untuk dirinya tetap hidup. Begitu egois, baginya kala itu.

Karena hubungan yang harus tetap dijaga kerahasiaannya, pada suatu ketika Iel bertemu Dawn. Mereka cocok, dan menjadi sahabat, bahkan Dawn menganggap Iel sebagai pengganti Deandra, dan mengangkatnya sebagai adik.

Perjalanan hubungan mereka begitu mulus dan tak diketahui satu sama lain. Hingga Naya, sahabat mereka. Ia diam-diam memberi tahu Dawn, tentang hubungan Iel dan Jack.

Bagaimana respon Dawn mengetahui itu semua?

Bagaimana hubungan mereka, ketika tahu bahwa mereka saat ini harus melindungi wanita yang sama. Iel sebagai istri Jack, dan juga sebagai adik angkat Dawn.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

"Tuan, Tuan ngga papa kan Tuan? Tuan kenapa? Aduh pingsan lagi." gumam I'el, dengan beberapa kali membangunkan Jack yang pingsan.

Dengan sekuat tenaga, I'el mengangkat tubuh Jack yang bobotnya begitu berat melebihi dirinya. Tertatih, terengah-engah, itu lah yang dirasakan Iel ketika memapah Jack menuju motornya.

"Tuan, saya bawa ke Rumah Sakit, ya. Supaya cepet ditangani?" I'el lalu membantu Jack naik kemotornya, lalu mengikatkan sebuah syal ditubuh mereka berdua, untuk menjaga agar Jack tak jatuh.

"Hey... Jangan bawa saya ke Rumah Sakit. Bawa saja saya ke rumah kamu, rawat saya disana." ucap Jack dengan begitu lemah.

"Hah, gimana? Ngga boleh lah, gimana mau ngerawat, alat saja tidak ada." jawab I'el, gugup.

"Saya tahu kamu dokter, kamu bisa melakukan-nya."

"Hah, tau darimana?" tanya I'el dengan keras, tapi tak dijawab lagi oleh Jack yang kembali pingsan.

Meski berat, I'el menuruti permintaan Jack, untuk membawanya ke rumah, dan merawatnya sendiri. I'el menidukan Jack di tempat tidurnya, dan membuka kancing baju untuk melihat seberapa parah luka itu.

"Astaga, luka tembakan. Mana dalem, untung ngga tembus ke jantung. Gimana ya, harus ada operasi kecil ini." gumam I'el, yang bingung karena keterbatasan alat yang Ia miliki.

Sebenarnya, rumah kontrakan-nya tak begitu jauh dari apotek dan banyak alat kesehatan disana. Tapi, yang jadi kendala adalah dananya. Mahasiswa kedokteran dengan budget pas-pasan sepertinya, harus begitu hemat ditanggal tua seperti ini.

Seketika I'el melihat sebuah dompet dikantong Jack. "Waduuuuh, tebel." fikirnya.

"Maaf ya, Tuan. Ini demi keselamatan Tuan sendiri, Saya ngga mencuri kok." ucap I'el, dengan perlahan menarik dompet itu dari kantong Jack.

I'el lalu meninggalkan-nya sebentar untuk membeli peralatan yang dibutuhkan. Tapi, Ia menjadi bahan pembicaraan orang lain, ketika mereka melihat pakaian-nya berlumuran darah.

"Aduh, lupa ganti sweater lagi." lirihnya.

"Ini, Kak. Semuanya Lima ratus ribu." ucap Pegawai apotek itu.

"Baiklah." jawab I'el, lalu membuka dompet Jack.

"Astaga.... Ini duitnya banyak banget, ATM, credit Card. Apa, dia sekaya itu? Atau dia mencuri, makanya luka dan dicari orang?" gerutunya sendiri.

"Kak.... Jadi ambilnya?" tegur orang itu.

"Eh, iya jadi. Sekalian obatnya 'kan?"

"Iya Kak, udah di dalam semua."

I'el memberikan lima lembar uang merah, lalu menerima belanjaan itu dan segera pulang kerumah kontrakan kecilnya.

"Kamu, darimana?" tanya Jack.

"Maaf, obat-obatan dan semua peralatan saya kurang lengkap, jadi saya harus beli di apotek. Dan maaf lagi, saya harus ambil dompet anda karena saya butuh uangnya. Saya ngga punya uang lagi sekarang." ucap I'el, dengan menyiapkan semua peralatan, dan memulai proses pengobatan.

"Maaf, saya buka bajunya, agar bisa maksimal melakukan perawatan." ucap I'el.

" Ya, silahkan." jawab Jack, pasrah.

"Maaf lagi, ini mungkin begitu sakit, dan peralatan kita seadanya. Tolong, gigit kain ini jika anda ingin teriak, agar tak didengar orang lain." pinta I'el, dengan memberikan selembar selendang pada Jack, lalu Ia  menggigitnya.

Proses dimulai, I'el begitu hati-hati melakukan tindakan-nya kali ini. Menyuntikkan obat bius, lalu perlahan mengorek dan menarik peluru itu dari tubuh Jack, hingga akhirnya berhasil dikeluarkan. Begitu sakit, hingga Jack mengerang dan meremas spray yang Ia tiduri saat ini.

"Wah, ini pelurunya kecil, tapi....."

"Sudah, cepat obati. Begitu sakit rasanya hingga seperti ingin mati." potong Jack pada ucapan I'el.

"Owh iya, baiklah." ucap Iel, lalu melanjutkan aksinya.

Setelah peluru keluar, Iel membersihkan luka bagian dalam, dan bersiap menjahit luka itu.

"Harus dijahit?" lirih Jack.

"Iya, begitu besar dan dalam. Setidaknya untuk mempercepat proses penyembuhan." jawab I'el.

"Baik, lakukan." Jack, kembali menahan sakitnya.

Proses selesai, I'el mulai membersihkan bekas darah pada tubuh Jack, dari wajah, hingga bagian tubuh yang lain-nya.

"Ganteng juga kalau udah bersih." batin I'el.

"Tuan, maaf. Celana anda kotor, bolehkah saya menggantinya? Kebetulan ada celana Ayah saya disini, ukuran kalian pas." tanya I'el.

"Jangan... Biarkan saja." jawab Jack, yang mulai mengantuk dan memejamkan matanya.

Sejenak I'el pun duduk mengistirahatkan tubuh dan otaknya yang benarg-benar lelah dan stres. Ditambah lagi, keberadaan Jack yang akan menambah beban hidupnya.

Salma membuka dompet Jack lagi, dan memeriksa KTP nya.

"Pekerjaan swasta. Swasta apa kalau begitu, perampok, penjahat, pembunuh bayaran? Hah... Jangan-jangan iya, pembunuh bayaran yang lagi dikejar polisi. Mati aku kalau begini, aku juga akan jadi tersangka karena menyembunyikan penjahat." I'el memandang kearah Jack lagi, dengan wajah begitu penuh tanya, bahkan takut.

1
⭐️asteri
jika lel mampu membaca muka orang.kenapa Fira malah dibiarkan
⭐️asteri
jika hp mereka masih bisa di tlp.. masa sebodoh itu ga minta seseorqng untuk melqcak keberadaan mereka..aarrggg
⭐️asteri
baru kali ini dapat cerita yang menggambarkan "rasa kekeluargaan di rumah antar
majikan dan pekerjanya" . aku pikir di Indonesia sangat split menemukan keluarga seperti ini. beda dg di eropa, majikan aja di panggil namanya tanpa embel2 🤣
⭐️asteri
othor standar safety Hotel.pintunya tidak bisa di buka dr luar walaupun tak terkunci. itu bukan pintu kamar rumah. kan tadi Jack sudah menutupnya dg rapat, secara otomatis terkunci dr luar
⭐️asteri
tapi keren lho.. penjebolan woman on top hahahha
Iin Karmini
siapa tuh fitri?
Iin Karmini
ga bisa ngmng apa" lgi aq...karyamu sngguh luar biasa othor👍👍👍
Iin Karmini
Luar biasa
Iin Karmini
waah wang yibo...
Iin Karmini
itu mulut asal mangap aja ...silet pun kalah tajamnya
Iin Karmini
dasar iel....pecicilan nian kau🤣
Iin Karmini
good job iel...aku suka aku suka👍
Iin Karmini
hadeuh thor...lgi gak konsen waktu ngetiknya ya? dawn itu bkn jack
Iin Karmini
sepakat meski tanpa rapat ...
Iin Karmini
nah lho bikin org travelling lgi kan?
Iin Karmini
hadeuh thor...belepotan terus
Iin Karmini
pd nya bikin merinding...
Iin Karmini
obsesi...typo nya lumayan sering
Iin Karmini
pingsan kok ngomong? nyaris pingsan mungkin ya thor
Iin Karmini
oh hotelnya dkt pantai yaa...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!