Apa yang terjadi bila sebuah imajinasi menjadi kenyataan?.
Itu nyata dan memang ada keberadaannya.
Dunia ini bernama Xhavier yang terdapat sebuah energi berupa mana yang merealisasikan sebuah imajinasi menjadi kenyataan.
Dan salah satu dari 7 milyar lebih pendyduk planet bumi. Orang yang bernama Asura terlempar entah di sengaja atau tidak ke Planet Xhavier.
Anak culun berambut hitam dan fisik dibawah rata rata tanpa ada kelebihan apapun selain dalam bidang akademis atau mata pelajaran.
Hanya satu yang patut dibanggakan dari Asyura. Keberanian serta tekad yang begitu kuat.
Hal yang di banggakan tersebut adalah dia bahkan berani menantang para mafia maupun preman dan begal selama mereka tidak mengangggu dirinya ataupun keluarganya.
Geeky Defender of Death.
Itulah julukannya di Bumi, Si Culun Penantang Maut.
Mulai sekarang.
Apa yang akan terjadi dengan si culun ini bila di pindahkan di mana, dunia kasus pembunuhan adalah hal lumrah disana?.
Berdarah, kah?.
Atau, seorang pahlawan?.
Mungkin saja, Raja Iblis.
tak taulah.
Update Chapter: Kamis dan Jumat.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mad Kojer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch. 20: Berita Terkini Dari Pengedar Gosip: Turnamen Dunia Kultivator. Arc1, end
Semenjak Asura membuka perasaannya. Dirinya semakin merasa seperti tidak ada bedanya dengan kondisi dimana orang orang sekte danau malam memperlakukannya.
Dan entah mengapa juga, dia terlal sering ememikirkan Sekte Danau Malam belakangan ini.
"Sudah 4 hari aku tinggal di Penginapan Bulan Perak dan jarang keluar. Bahkan, keluar saja hanya makan, saja." Gumam Asura memandangi lingkungan sekitar dari jendela kamar.
'Avi, apa ada orang yang seingkal menguntitku?.' Ya, Asura seringkali merasakan ada orang yang selalu menunggunya dan tidak bergerak melakukan apapun, namun selalu mengawasinya 24 jam.
[Sekte Danau Malam sudah mulai mengincar dan menandai anda selama 24 jam.]
Seakan sebuah tekanan tersendiri bagi Asura ketika mendengar informasi mengejutkan dari Avicia. Dia merasa punggungnya sudah mulai basah keringat dingin karena mengingat kembali dimana dia diculik oleh anggota Sekte Danau Malam.
Asura kemudian memasang raut wajah benar benar serius. 'Avi, berapa waktu lagi yang dibutuhkan untuk anggota sekte ini bergerak?.' Sambil bertanya, Asura dengan tergesa gesa membersihkan diri dengan cepat.
[Dibutuhkan waktu satu hari lagi untuk Sekte Danau Malam melakukan pergerakan. Karena, Matriak Sekte sendiri yang akan menagkap Tuan dan mengurungnya tanpa mau melepaskannya.] Begitu juga dengan Avicia yang cukup serius.
Dimana, dia tak ingin Tuannya akan diculik oleh Sekte Danau Malam. Walau dia tidak bisa menghilangkan ke Tsundereannya, tapi, setidaknya Avi akan membantu dengan memberikan banyak informas kepada Asura.
"Hao'er!!!. Segera bersihkan dirimu secepatnya!. Kita akan pergi dan kabur dari kejaran seseorang!." Terkesan memerintah, perkataan Asura menyuruh Fu Hao.
Heran namun tak ingin membantah, Fu Hao dengan sikap tuannya ini. Akhirnya, diapun membersihkan diri dengan cepat dan menyusul Asura yang menunggunya duduk di kasur dengan tubuh gemeteran. Ketika hendak betanya alasannya, terlebih dahulu, Fu Hao disela oleh Asura.
"Penjelasannya nanti saja, Hao. Kita tak punya banyak waktu lagi sekarang!." Kemudian, Asura langsung berjalan terburu bueru keluar dari kamar VIP dan turun kelantai bawah tempat keluar Penginapan Bulan Perak.
Tak ingin membuat Tuannya kecewa. Fu Hao hanya mengikuti Asura dari belakang.
Permasalahan biyaya penginapan. Asura tak perlu khawatir karena dia telah membayar menginap kamar selama lebih dari seminggu.
Ketika langkah Asura tingkal 5 langkah dar pintu keluar. Ia mendengar sebuah percakapan gosip orang orang mengenai sesuatu hal yang membuatnya tertarik.
*Hei apa kau tau mengenai turnamen dunia kultivator kapan akan dilaksanakan kembali?.
*Tentulah, aku tau menenai kabar tersebut dari saudara di sekteku. Kalo tidak salah, sekitar satu bulan lagi turnamen dunia kultivaor akan di gelar.
*Menurutmu, kali ini siapa yang akan menang dari jenius 25 tahn kebawah dalam turnamen?
*Tentu saja idolaku si.....
Karena informasi yang di dapati menurut Asura cukup. Tanpa memakan waktu lagi, Asura dan Fu Hao berjalan dengan cepat keluar dari penginapan dan berharap bahwa oang yang selalu menguntitnya kali ini tidak akan mengikutinya.
Pasangan topeng rubah hitam dan merah muda, menjadi tarik perhatian orang orang. Bagaimanapun, walau tertutup topeng. Penampilan Asura dan Fu Hao cukup menarik perhatian akibat mulusnya kedua kulit milik Asura maupun Fu Hao yang begitu jernih dan putih murni.
"Hao'er!. Kali ini, gunakan Ilmu meringankan tubuhmu dengan Qi juga. Setidaknya, kau harus seimbang dengan kecepatanku..." Ujar Asura dengan nada benar benar serius.
"
JEDERRRRRRRRRR.
Seakan petir menyambar kota Whu TIan. Menghilangnya Asura membawa suara ledakan petir menyambar dan dengan cepatnya menjauh dari kota Whu TIan.
'Bukankah kecepatan itu seharusnya bisa menyamai kecepatan kultivator ranah immortar puncak?. Bagaimana bisa Tuan yang hanya dengan tingkat Kelahiran*8 memiliki kecepataan secepat itu?'
Terheran Fu Hao dengan kecepatan tak masuk akal milik Asura. Dengan sekuat tenaga, Fu Hao menggunakan Ilmu meringanan tubuhnya dengan tambahan Qi sebanyak mungkin untuk mengejar Tuannya itu.
****
Anggota Sekte Danau Malam.
"Sial!. Kita kehilangan jejak target!." Teriak salah satu anggora yang mengintai Asura dari 3 anggora sekte danau malam lainnya.
"Kita harus seger memberitahu Tetua Lian. Setidaknya, kita hanya bisa berharap nanti tidak mendapat hukuman karena membiarkan target lolos!." Balas satu anggota tersebut yang tetap berpikir optimis walau takut nanti mendapat hukuman atau tidak.
Sebuah bola bening, yaitu bola transmisi di keluarkan oleh anggota yang takberdepat dengan kedua anggota lainnya. Segera, dia mengalirkan Qi kedalam bola bening tersebut.
Muncul, sebuah visualisasi sosok wanita bernama Lian dalam bola tersebut.
"Ada apa?. Apa target kabur?." Seakan bisa menebak pikiran anggota pengintai Asura. Lian menebak bahwa Asura kabur dari para pengintai yang menghubunginya ini.
"I-iya, Tetua Lian. Tolong, maafkan kinerja kami yang buruk!."' Seketika, 3 angggora pengintai menundukkan badannya dan sedikit bergetar karena ketakutan.
"Itu tidaklah masalah. Ini memang wajar karena target juga bukan orang biasa. Justru akan aneh bila target tidak menyadari kalian yang mengntai 24 jam anpa hentinya. Aku akan menghubungi Matriak tersebih dahulu dan akan menyusul kalian sembari mencari target secara bersamaan."
Sebuah senyuman lembut tanpa paksaan, terlukis di wajah Lian memaafkan 3 anggota pengintai.
Wajah 3 anggota pengintai seketika berseri seri dan terharu karena kebaikan Tetua Lian. Secara serentak, ke-3nya mengucapkan." " " Terima kasih atas kebaikan anda, Tetua Lian!." " "
****
Sudah dua hari Asura lari dari kejaran Sekte Danau Malam. Dia tak banyak bicara dan hanya memfokuskan meningkatkan Kultivasinya karena bersembunyi di dunia imajinasipun, bila dia keluar. Jejak dirinya akan di temukan dan pastinya dia akan di tunggu sampai dirinya keluar dari dunia Imajinasi.
Kultivasi Asura saat ii dalam dua hari langsung meningkat hingga tingkat pendekar kelas 2 tahap 2 atau pendekar kelas 2*2. Jenius manapun akan merasa malu ketika melihat perkembangan Asura yang terlampau tak masuk akal.
Namun, bukan waktunya bagi Asura untuk memikirkan hal tak berguna itu.
Dia melihat ke arah Hao'er yang selalu terheran dan meminta alasan melakukan ini. Dan seketika, Asura teringat bahwa dia belum menjelaskan mengapa dirinya melakukan hal ini.
"Maaf, Hao'er. Karena terlalu serius, aku jadi melupakan apa yang ingin di tanyakan olehmu. Baiklah, dengarkan baik baik dan jangan berbuat se enak jidat setelah mendengarkan, ya...." Ujar Asura dengan tertawa lemas dan canggung.
"Alasan aku melakukan hal ini adalah. Karena aku sedang dalam keadaan di kejar oleh salah satu sekte. Penyebab aku bisa di kejar, karena wajah tampan brengsek ini!..." Terjeda karena Asura menghina wajahnya sendiri. Memang ini pantas disalahkan.
Kemudian, Asura melanjutkan kembali. "Semenjak aku memiliki wajah tampan ini. Aku menjadi incaran banyak orang. Mungkin, tempramenku waktu dahulu dengan sekarang sangat jauh berbeda. Karena, dahulu aku terlalu tertutup dan menghindari hal hal seperti menggoda ataupun berbau percintaan.
Maka dari itu, Aku menjadi mudah kabur dari para singa betina ini. Oh ya, ini paling penting yang belum aku ceritakan. Sekte Danau Malam, adalah sebuah sekte yang menghususkan hanya beraggotaan wanita.
Dan paling parahnya lagi. Wanita wanita ini menggunakan teknik kultivasi yang sangat keji. Yaitu Kultiasi Ganda Penyerap Kehidupan. Tentunya kau tau apa arti kultivasi ganda,kan?. Ya, denga melakukan hubungan intim, para anggora Sekte Danau Malam menyerap energi kehidupan pria yang melakukan hubungan intim dengan mereka.
Namun, kasusku berbeda. Dimana, selama aku memiliki wajah tampan ini. Bahkan bila di seluruh penghujung alam fana ini. Aku akan tetap selalu di kejar."
Selesai bercerita dengan hembusan napas yang tak senang. Setelah bercerita, Asura terheran dengan reaksi Fu Hao saat ini. DAn hasilnya, ternyata sesuai dengan apa yang di perkirakan oeh Asura.
'Dia begitu marah dan cemburu.'