Seorang wanita bernama Aulia, ia mencoba untuk melanjutkan sekolah di Surabaya dekat dengan pondok pesantren karena dengan begitu, ia bisa belajar agama. Namun diam diam, ia menyukai seseorang. Ya, orang itu adalah guru yang mengajar di sekolahnya. Aulia tak bisa mengungkapkan isi hatinya dan hanya bisa mencintainya dalam diam. Sedangkan di sisi lain, seorang ustad yang mengajar agama di pondok pesantren juga menyimpan rasa kepada Aulia.
Akankah ustad itu bisa menjadikan Aulia sebagai pendamping hidupnya atau Aulia bisa bersatu dengan guru yang ia cintai dalam diam. Aulia hanya bisa pasrah. Namun tanpa ia duga, kedua orang tua Aulia malah sudah menjodohkan dirinya dengan seseorang. Siapakah orang itu? Akankah Aulia menerima perjodohan itu mengingat hatinya kini sudah di miliki oleh orang lain.
Jika ia menerima, lalu bagaimana kehidupan pernikahannya? Apakah berjalan mulus atau penuh lika liku. Bagi kalian yang penasaran, yuk intip cerita kehidupan Aulia dan ambil sisi positifnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Evi Tamala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ungkapan Hati Sofyan
Selesai berhias......Aulia sudah di panggil oleh mamanya untuk segera turun ke bawah. Dengan dag dig dug dar, Aulia pun segera turun dengan di dampingi oleh mamanya sedangkan papanya Aulia sudah asyik ngobrol dengan sahabatnya dan juga anak dari sahabatnya.
"Sayang, sini duduk." ucap andre melihat putrinya yang sudah datang bersama istrinya. Auliapun duduk di samping papanya dan Lina pun duduk di dekat Aulia sehingga posisi Aulia ada di tengah tengah mama dan papanya.
"Perkenalkan ini Om Ivan dan ini istrinya Tante Linda dan yang ini putranya namanya Sofyan." Andre memperkenalkan mereka satu persatu. Aulia yang sedari tadi hanya menunduk, mendengar nama Sofyan. Aulia langsung melihat ke cowok yang duduk di depannya.
"Pak Sofyan. Ngapain Anda di sini?" tanya Aulia, ia gak menyangka bisa bertemu dengan Sofyan di rumahnya sendiri.
"Loh Aulia sudah kenal dengan nak Sofyan?" tanya Andre.
"Iya pa, Aulia kenal karena pak Sofyan ini ngajar di sekolah Aulia." Jawab Aulia malu malu.
"Alhamdulillah jika kalian sudah saling kenal. Jadi kami tidak perlu repot repot lagi memperkenalkan kalian." Ucap Om Ivan sambil tersenyum.
"Gimana, apakah nak Aulia tertarik sama Putra kami?" tanya Linda yang tidak susa basa basi. Tapi ia bertanya dengan suara lembut dan tak lupa ia memberikan senyuman manisnya.
"Tapi dia kan guru saya tan, om. Apakah saya pantas untuknya. Saya masih sekolah dan umur saya masih 17 tahun. Dan saya tau betul siapa pak Sofyan, dia adalah orang yang sangat terkenal, populer dan punya segala galanya bahkan di usia muda, beliau sudah mempunyai bisnis sendiri dan menjadi orang terpenting di kantornya. Sedangkan saya hanya gadis biasa yang statusnya masih seorang pelajar, saya tak sehebat pak Sofyan. Saya takut pak Sofyan akan menyesal jika nantinya ia memilih saya untuk menjadi pendamping hidup saya." Ucap Aulia menjelaskan panjang lebar.
Sofyan pun menjelaskan tentang perasaannya selama ini sedangkan yang lain hanya menyimaknya saja. Sofyan berharap dengan dirinya berbicara jujur, Aulia akan faham dan mengerti dengan apa yang ia rasakan. Bahwa sudah lama Sofyan menyimpan rasa untuk Aulia, namun semua itu hanya di simpan di dalam hati saja.
Andre, Lina, Ivan dan juga Linda mendengarkan pengakuan Sofyan dengan seksama. Mereka benar benar tidak menyangka kalau Sofyan menyayangi dan mencintai Aulia sampai sebegitu besarnya
Sedangkan Aulia sendiri hanya bisa diam dan menangis. Ia tidak tau apa yang harus ia lakukan. Mendengarkan semua curahan hati Sofyan membuat Aulia hanya bisa diam. Ia tak menyangka bahwa gurunya yang selama ini sangat ia hormati ternyata menyimpan rasa yang begitu besar terhadapnya.
\====
Sofyan sendiri memang sebenarnya sangat malu sekali bercerita tentang masalah cinta di hadapan Aulia, kedua orang tuanya dan juga di depan calon mertuanya. Tapi hanya ini satu satunya cara agar mereka semua tau bagaimana perasaan Sofyan kepada Aulia.
Sofyan tak pernah main main, jika dirinya jatuh cinta, maka dia akan membawa orang yang ia cintai masuk ke dalam kehidupannya dengan cara menikahinya.. Karena Sofyan tak akan membiarkan siapapun mengambil Aulia darinya. Baginya, Aulia harus jadi miliknya dan untuk itu, Sofyan harus mengikatnya dengan ikatan pernikahan agar Aulia tak pergi kemanapun dan di ambil oleh siapapun.
meskipun hidup pas²an jika saling berbagi gak ada salah nya rezeki jodoh sudah ada disurat an takdir jika kamu ditipu karena uang itu adalah ujian yang harus dihadapi yaitu ikhlas sabar, semoga bisa digantikan jauh lebih baik ☺️
.nga ap2 insya ALLAH aku ikhlas😃
Walau Imamku sudah dipanggil Illahi (02092021), namun aku bisa ambil hilmahya, kelak bisa menjadi bekal anak2ku di kemudian hari.
Semoga bisa dipraktekan di kehidupan nyata.
Aamiin.