NovelToon NovelToon
Gadis Jahat Insyaf

Gadis Jahat Insyaf

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / TimeTravel / Chicklit / Tamat
Popularitas:238.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: Nor Laila Rahmah Wati

Season 1: Berpindah Ke Tubuh Gadis Polos
Season 2: Pembalasan

Ini merupakan season ke 3 atau peran nya yang ketiga Nova untuk membantu jiwa-jiwa yang memiliki penyesalan maupun melakuakan sesuatu yang belum sempat di lakukannya.

Di peran ketiganya ini, Nova akan menjadi Geby Pradita. Geby sebenarnya sudah meninggal dan tidak dapat lagi kembali hidup, tapi karena memiliki penyesalan dalam hiduonya membuat jiwanya tak tenang dan tak dapat mereinkarnasi.

Tambahan: Novel ini akan benar-benar tamat pada season 3 ini, tapi tenang saja, karena perjalanannya masih panjang.

Ikuti bagaimana Nova menjalankan perannya sebagai Geby....

Gambar cover bersumber dari Pinterest

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nor Laila Rahmah Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3.20

"Sudah ku duga kalau itu kau Delon!" ucap Geby keluar dari persembunyiannya dengan tatapan marah. "Aku hanya tak mengira kau akan bergabung dengan musuh yang paling kau benci," ejek Geby.

Semua anak buah Delon mengarahkan pistol kearah Geby.

"Oooh, akhirnya kau keluar juga dari tempat persembunyian mu? Dan untuk masalahku kau tak perlu ikut campur," ucapnya dengan nada mengejek.

"Tentu! Aku hanya menyayangkan sikapmu yang waktu itu sangat membenci mereka, tapi sekarang setelah ku buang kau malah bergabung dengan para tikus itu. Tapi tak berbeda denganmu jua sama-sama tikus," sindiran Geby begitu mengena.

"Grrr, kau! Sudah dekat dengan ajal mu masih saja belagu," ucapnya marah.

"Hahahahaha, kita masih belum tahu siapa yang akan menemui ajal bukan? Jadi jangan berbesar kepala duluan, kalau-kalau nanti kau akan menangis darah atau kepalamu yang akan mengeluarkan darah hahahahaha," tawa Geby seperti iblis menggetarkan hati Delon yang padahal sudah sangat akrab dengan perilaku Geby saat beraksi, tapi tetap saja gentar.

"K-kau, jangan senang dulu, orang ku lebih banyak sedangkan kau hanya sendiri," ucapnya berusaha tak terlihat gugup.

"Jangan lupa siapa aku Delon!" Mata Geby menyala, menandakan dia sekarang sedang sangat marah dan niat membunuhnya sangat terlihat dari sorot matanya yang bak elang ingin menerkam mangsanya.

Merasa terancam dan terpojok. "Tembak!" teriak Delon pada anak buahnya. Anak buahnya pun dengan cepat menembaki Geby, tapi dengan lincah pula Geby dapat menghindarinya. Dengan kelincahan ditambah kekuatan rahasianya tak sulit untuk menghindari semua tembakan bahkan dia sempat menembak kembali.

Doorr

Doorr

Akhr

Argk

Tembakan diselingi rintihan menggema dihutan sunyi itu, membuat suasana yang sunyi menjadi mencekam.

Suasana kembali sunyi, dan Geby pun lebih tenang sekarang tapi sayang Geby sempat lengah saat membantu Farel untuk berdiri, karena dia mengira bahwa semua musuhnya termasuk Delon sudah tewas, tapi ternyata Delon masih sempat mengambil pistolnya Dan menembak Geby.

Doorr!

"Geby," panggil Farel yang tak sempat menjadikan dirinya sebagai tameng, Karena ditahan oleh Geby yang dia tahu jika dia menghindar maka akan mengenai kakak nya, dia tak mau itu terjadi dan membiarkan dirinya tertembak.

Argh! Tembakan mengenai kaki Geby.

"Kau tak apa?" tanya Farel khawatir.

"Ya! Tidak apa-apa," jawab Geby tenang.

Tap tap tap, langkah terdengar semakin mendekat. "Hahahaha, kau akan mati sekarang, bala bantuan ku telah sampai," ucap Delon dengan tawa gilanya.

Door!

Emosi Geby pun menembak Delon tepat di kepalanya. Tak sempat menyembuhkan diri dan lagi ada Farel didekatnya membuatnya mengurungkan niat mengobati dirinya dengan kekuatannya.

"Ayo kita pergi dari sini dulu, karena itu benar-benar bala bantuan mereka," ucap Geby seraya membantu Farel berdiri.

Mereka tertatih-tatih berlari menjauhi bala bantuan dari musuh. "Kapan mereka datang?" gerutu Geby menunggu para bala bantuannya.

Musuh terdengar semakin cepat mengejar mereka dan Geby berkata. "Kau pergi ke arah sana! Aku akan mengecoh mereka,"

"Apa maksudmu? Biar aku saja yang mengecoh mereka," tolak Farel.

"Tidak! Cepat lah pergi mereka akan segera datang," ucap Geby kekeh. Geby pun mendorong Farel agar cepat berlari kearah yang dia sarankan, sedangkan dia langsung berlari untuk mengecoh.

"Di sana!" teriak musuh.

Mereka pun mengejar ke arah Geby berlari, membuat Farel mau tak mau harus pergi kearah yang disarankan Geby. "Tunggulah! Aku akan mencari bantuan," gumamnya kemudian pergi.

Geby berlari sambil berusaha mengaliri kekuatannya ke area luka tembak, tidak bisa langsung sembuh, karena ada peluru yang bersarang di kakinya membuat pengobatannya terhambat.

Buntu!

Jalan yang Geby ambil ternyata jalan bantu, bahkan itu tebing yang curam, meskipun kalau melompat tak bakal mati, tapi pastinya tulangnya akan patah.

"Hahahaha, kau tak kan bisa kemana-mana lagi!" tawa mereka.

"Lebih baik kau menyerah dan puaskan kami dengan tubuhmu itu hahahahaha," ucap salah satu mereka lagi.

"Hah! Menyerah? Jangan mimpi! Lebih baik aku mati daripada menyerah dan melayani nafsu bejat kalian," ucap Geby dengan sinis. "Selamat tinggal dan sampai jumpa," ucap Geby sambil membiarkan dirinya jatuh dari atas tebing.

"Sial!" kesal mereka.

"Biarkan saja, pastinya dia akan mati, kalaupun tidak pasti dia akan bertemu binatang buas dan akhirnya mati juga,"

"Kau benar! Ayo pergi,"

Mereka semua pun pergi meninggalkan tebing itu. Mereka tak menyadari kalau di sana juga ada seseorang yang melihat kejadian barusan.

Beralih pada Geby yang tak sadarkan diri yang untungnya dia mendarat di atas rerumputan.

Di dalam alam bawah sadar nya.

"Selamat datang lagi," ucap Sin.

"Kau lagi? Apa sekarang? Apakah aku mati lagi?" tanya Geby yang tahu pasti jika bertemu dengan sesosok pria tampan di depannya ini pasti dia mati.

"Tidak!" ucap Sin.

"Sudah kuduga! Eh ya? Tidak? Lalu kenapa aku di sini?" tanya Geby.

"Hanya ingin menyampaikan sesuatu," Sin.

"Apa itu? Misi lagi?" Geby.

"Bukan! Tapi aku akan menyampaikan sesuatu yang akan membuatmu senang? Mungkin saja?" Sin.

"Cepatlah katakan, jangan membuatku penasaran," desak Geby.

"Ya ya, sabar," Sin menarik nafas kemudian duduk. "Begini, yang di atas ingin aku menyampaikan pesan padamu bahwa misi mu telah berakhir dan kau bisa menjalani kehidupan seperti yang kau inginkan,"

"Jadi untuk itu ada satu pilihan dari dua pilihan yang perlu kau pilih," lanjut Sin.

"Apa itu?" Geby.

"Pertama, kalau kau ingin hidup sebagai Geby lagi, maka kekuatan serta seluruh ingatan mengenai aku, dunia lain dan ingatan dari tubuh Geby sendiri akan menghilang, kau akan terlahir kembali," penjelasan Sin terpotong saat Geby bertanya.

"Bagaimana dengan keluargaku? Apakah lama-kelamaan aku akan mengingat mereka? Organisasi ku bagaimana?" tanya Geby.

"Untuk itu masih bisa diingat seperti hilang ingatan biasa, tapi kemampuanmu, mungkin masih ada seperti bertarung, menembak dan sebagainya, tapi itu setelah ingatanmu pulih sepenuhnya," jelas Sin.

"Baguslah," Geby.

"Ku lanjutkan, pilihan kedua yaitu tidak hidup kembali tapi kau bisa menemaniku mengatur seseorang sepertimu untuk menjalankan misi,"

"Pertama," Geby langsung memilih pilihan pertama, dia tak ingin menemani pria menyebalkan di depannya ini selamanya.

"Cepat sekali memilihnya? Apakah tak dipikirkan lagi?" Sin.

"Tidak! Aku memilih yang pertama," putus Geby.

"Haiihhh, baiklah!" ucap Sin tak bersemangat.

"Sekarang apa?" tanya Geby yang melihat Sin tak melakukan apa-apa.

"Tunggu saja sampai yang di atas mengirimkan sebuah pintu untuk membersihkan semua ingatanmu dari semua yang telah kau alami termasuk kehidupan pertamamu sebagai Nova," jelas Sin.

"Hah? Kehidupan pertamaku pun juga?" kaget Geby.

"Benar! Jadi apakah kau berubah pikiran?" ucap Sin masih berharap.

"Tidak! Aku tetap dengan pilihan pertamaku. Tidak masalah kalau aku melupakan semuanya, karena ku yakin mereka yang ku tinggalkan telah hidup. bahagia, itu cukup membuatku tenang," ucap Geby.

Saat berbincang-bincang perlahan sebuah Pintu berwarna putih terbentuk.

"Masuklah!" ucap Sin.

"Terimakasih untuk semua misi yang lumayan menyenangkan," ucap Geby sambil tersenyum kemudian memutar gagang pintu dan memasukinya.

Happy Reading

1
azka aldric Pratama
baru x ini bc maraton di borong 🤣🤣🤣🤣
Any
banyak yang hilang ya ceritanya
Libra itu Aku
klik san klik sini, ternyata disini, lanjut
Lindha Suryani
ceritamu keren Thor,,tapi terlalu cepat alurnya, dan banyak masalah n kejadian2 yg dihilangkan sperti pertunanganny dgn Kevin,,itu mmtuskan pertunanganny dihilngkan gak tau jadi apa gak dan banyak lagi,, jadi kurang klimaks ceritanya...kayak
Oi Min
Udah gini aja end nya??? Kok blm bahagia hlooo mereka..... Adam jga blm merasakan balasannya cinta Gaby
Oi Min
Wah....... Ternyata Angga
Oi Min
Hadeuh........ Adam bner2 Bucin tingkat dewa
Oi Min
Woro woro........ Ehem..... Untuk para pengagum Gaby, tolong jgn pada berharap lebih y..... Krna dia sdah di tandai oleh orang hebat.jdi lebih baik kalian jaga jarak dg Gaby
Oi Min
Wuih...... Adam gercep jga
Oi Min
Sabar Dam...... Klo jodoh g kmna, trs klo kmu bnar2 mncintai Gaby, hormati keputusan nya
Oi Min
Ternyata Ardhika dan Dhika kembar, kirain orang yg sama daaannn mereka Keponakan Adam serta si kembar jga sama2 mnyukai Gaby.....
Tp mang lbih cocok ma Adam sech
Oi Min
Jadi..... Adam apanya Dhika y??? Kakak adek kah..... Wah..... Nnti sama2 mnyukai Gaby kan gawat...... Kirain jodohnya ma Dhika..... Tp kok lbh kuat Adam dlm segala aspek
Oi Min
Gmn dg keluarga Gaby..... Kirain yg nemu Dhika....
Oi Min
Yah..... Gaby berubah lagi nnti??
Oi Min
Trs dugaan perselingkuhan ayahnya gmn??
Oi Min
Kasihan....... 😭😭😭😭😭
Oi Min
Si Dhika knp? Apa mLu krna merasa lemah??
Oi Min
Ayo Gab.... Libas semuanya
Oi Min
Dah..... Putusin aja pertunangan mu dg Kenan Gab......biarin dia mnyesal, apalagi klo tau Keysa itu titisan siluman ular rubah betina
Oi Min
Beli mansion buat markas mafianya kah??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!