NovelToon NovelToon
KUNCI CADANGAN

KUNCI CADANGAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mahrani

Sinta percaya pernikahan 10 tahun cukup buat bikin dia kenal Mas Arga luar-dalam. Sampai hari itu dia nemu kunci kuning polos di laci meja. Gantungan kulitnya lecet. Bukan kunci rumah mereka.

"Sayang, ini kunci apa?"
"Oh itu... kunci kantor lama. Lupa kebuang."

Sinta ngangguk. Tapi malamnya dia nggak bisa tidur. Wangi parfum asing di jaket suaminya, chat yang dihapus, dan "lembur" yang makin sering. Rasa curiga itu tumbuh kayak jamur.

Dia mulai nguntit. Dia ngitung lampu apartemen Lantai 7 Unit 704 nyala jam berapa. Dia ketemu "R" - cewek berdress hitam dengan senyum yang bikin darah Sinta dingin.

Semakin Sinta gali, semakin hancur dunianya. Ada kebohongan, ada anak yang mulai bertanya "Ibu kenapa nangis?", ada mertua yang bela anaknya, dan ada pilihan paling berat: memaafkan yang nyakitin, atau balas dengan cara yang lebih sakit?

karena kadang, yang paling dekat..... paling pandai menyimpan kunci cadangan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mahrani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Season 2 Sinta Kecil Umur 14

Judulnya: "KELUARGA 7 ORANG"

10 tahun setelah Epilog, Sinta Kecil umur 14 tahun 👇

BAB 1 SEQUEL: SINTA KECIL UMUR 14

2026 + 10 tahun \= 2036.

Sinta Permana Rayya umur 14 tahun. SMP kelas 8. Gigi ompongnya udah ganti, tapi sifat bandelnya warisan Naya 100%.

Arga umur 12 tahun. SD kelas 6. Kalem. Mirip Mas Arga waktu muda. Hobi gambar, warisan Tante Argaya.

Kek Arga umur 61. Pensiun. Kerjaan sehari-hari: masak sate + jagain cucu + video call sama Argaya yang udah kerja di agency Surabaya.

Nenek Sinta umur 60. Studio gambarnya udah punya 3 cabang. Muridnya sampe luar Bekasi.

Mama Naya umur 34. Kerja remote jadi Art Director.

Tante Argaya umur 29. Udah nikah sama cowok Surabaya, punya anak 1 cewek umur 3 tahun namanya "Sinta". Iya, namanya Sinta juga 😂

Nenek Rayya umur 52. Kopi "Argaya" udah punya 5 cabang se-Surabaya.

Rumah Bekasi sekarang direnov jadi 2 lantai. Kamar tamu dulu jadi "Kamar Kenangan": isinya Al-Quran kecil + kertas "Janji 5 Orang" + surat Naya + plester Hello Kitty lusuh.

Jumat sore, ribut kayak pasar.

"Kek! Sinta mau ikut lomba gambar tingkat nasional! Tapi temanya 'Keluarga'! Sinta bingung gambar apa!" Sinta Kecil teriak dari ruang tamu.

Kek Arga lagi ngipas sate. "Gambar Kekek + Nenek Sinta + Mama + Papa + Tante Argaya + Nenek Rayya + Om Arga dong Nak. Kita kan 7 orang."

"Udah basi Kek!" Sinta Kecil meringis. "Guru bilang harus yang 'bermakna'. Yang ada ceritanya."

Arga dari kamar ngomong: "Gambar plester Hello Kitty aja Mbak. Itu kan tanda damai Tante Argaya + Mbak Naya dulu."

Sinta Kecil diem. Mikir. Terus matanya berbinar. "NAH! ITU!"

Malamnya jam 11, semua orang dikumpulin di ruang tamu. Dipaksa.

Sinta Kecil gelar kanvas gede. 1 meter x 1 meter. Cat akrilik udah siap.

"Nenek, Kek, Mama, Tante, Nenek Rayya, Om Arga... duduk melingkar!" perintah Sinta Kecil. Gaya Art Director-nya Naya banget.

Nenek Sinta ketawa. "Lah ini apaan Nak? Kita disuruh pose?"

"Iya Nenek! Kita mau bikin lukisan bareng!" Sinta Kecil bagiin kuas ke semua orang. "Tapi nggak gambar wajah. Kita gambar tangan."

1 jam kemudian, di kanvas itu ada 7 tangan numpuk. Tangan paling bawah: tangan Kek Arga, keriput, ada bekas luka bakar sate.

Di atasnya: tangan Nenek Sinta, ada cincin kawin tua.

Di atasnya: tangan Mama Naya, ada tato kecil plester Hello Kitty.

Di atasnya: tangan Tante Argaya, ada cat warna-warni.

Di atasnya: tangan Nenek Rayya, kapalan bekas angkat galon kopi.

Di atasnya: tangan Om Arga, kurus tapi stabil.

Paling atas: tangan Sinta Kecil, kecil, ada cat belepotan.

Di tengah tumpukan tangan itu, Sinta Kecil gambar plester Hello Kitty kecil. Warna pink.

Semua diem liat lukisan itu. 5 detik. Terus...

Nenek Rayya nangis duluan. "Mbak Sinta... Mas Arga... anak kita udah gede ya..."

Kek Arga merem. Air matanya netes ke kanvas. Cepet dia lap. "Jangan Nak... tintanya luntur..."

Mama Naya peluk Sinta Kecil dari belakang. "Nak... kamu ngerti ya... cerita kita dulu..."

Sinta Kecil manggut. "Iya Mama. Nenek Sinta cerita semua. Dari Ayah selingkuh, sampe Tante Argaya dateng, sampe kita jadi 7 orang."

Dia nunjuk plester Hello Kitty. "Ini artinya apa tau nggak? Artinya... luka boleh ada. Tapi kita milih nempelin plester. Bukan milih ngebiarin berdarah."

Nenek Sinta kecup kening Sinta Kecil. "Pinter banget cucu Nenek. Kamu penerus 'Janji 5 Orang' ya Nak."

"Kurang Nenek," Sinta Kecil ngeluarin kertas HVS baru. "Sekarang 'Janji 7 Orang'."

Isinya dia yang ngetik:

Kita 7 orang janji nggak ada rahasia.

Kita janji, kalau ada yang salah, ngomong. Jangan diem 4 bulan kayak Kek dulu.

Kita janji, Sinta Kecil + Arga + Sinta Anaknya Tante Argaya, harus akur sampe punya cucu juga.

Plester Hello Kitty ini jadi logo keluarga kita. Taro di depan rumah.

Semua tanda tangan. Kek Arga terakhir. Tangannya gemeter.

Pas dia tanda tangan "Arga Permana", Sinta Kecil bisik: "Kek, maaf ya dulu Nenek Sinta pernah bilang Kek selingkuh..."

Kek Arga ketawa. Ketawa basah. "Gapapa Nak. Dulu Kek emang salah. Sekarang Kek udah lunas. Lunasnya dibayar pake kalian semua."

Minggu depannya, lukisan "7 Tangan + 1 Plester" itu menang juara 1 nasional. Judulnya: "PLester".

Pas wawancara TV, reporter nanya: "Sinta, makna lukisan kamu apa?"

Sinta Kecil jawab, umur 14 tahun, kenceng: "Maknanya gini Mbak. Dulu Kakek saya bikin luka besar di keluarga. Terus Nenek, Mama, Tante, Nenek Rayya, Om, Tante Argaya, milih buat nempelin plester. Bukan ninggalin. Jadi keluarga saya sekarang... 7 orang. Nggak sempurna. Tapi ditempel plester semua. Jadi kuat."

Video itu viral. 20 juta views.

Komen paling atas: _"Gue nangis. Keluarga gue juga lagi retak. Makasih Sinta Kecil udah ngajarin."_

Malam itu, Kek Arga ngeluarin kotak kayu dari lemari. Kotak tua. Isinya: surat cerai 29 tahun lalu yang udah dibakar setengah + abu.

Dia buang abunya ke pot bunga melati. Pot yang sama kayak 19 tahun lalu.

Terus dia nanem biji melati baru di situ. "Biar tumbuh Nak. Biar wangi. Biar ngingetin... dari abu, bisa tumbuh bunga."

Nenek Sinta nyamperin. Nyiram bareng. "Iya Mas. Dari abu, jadi surga 7 orang."

Arga dari belakang nyolek. "Kek Nenek, kapan nikah lagi? Biar jadi 8 orang 😆"

"DIBANTING KUAS KAMU YA!" Nenek Sinta + Kek Arga kompak teriak.

Semua ketawa. Termasuk Sinta Kecil yang lagi motoin dari atas tangga.

Caption IG Sinta Kecil: _"29 tahun lalu keluarga gue pecah. Hari ini keluarga gue 7 orang + 1 pot melati baru. #Plester #Keluarga7Orang"_

Komen dari @Argaya29: "BANGGA JADI TANTE KAMU NAK! Nanti Sinta kecil kita nikahin sama Arga ya biar 6 orang 😆"

Balas @SintaKecil14: "IH TANTE JIJIK! ITU ADEK GUE!"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!