NovelToon NovelToon
Meadow

Meadow

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Quin

Ayatha memandang pusara Yosa itu dengan nanar, sahabat satu-satunya telah meninggalkannya selamanya, bukan hanya sahabatnya, bahkan keluarganya pun meninggalkannya. namun tidak berapa lama dia bertemu seorang pria yang ternyata ada hubungannya dengan Yosa?.

Saat dia mencoba untuk hidup tanpa bantuan siapapun, bekerja menjadi pelayan pribadi di keluarga terkaya di negaranya, dia malah berurusan dengan Tuan muda kedua yang begitu penasaran dengannya, selalu menjahilinya dengan caranya...

lalu bagaimana dengan Tuan muda Pertama yang tiba-tiba pulang dari Amerika setelah bertahun-tahun tak pulang, yang ternyata tak menyukainya?

Ini kisah cinta yang biasa namun penuh perjuangan...

"perpisahan mengajarkan kita, bahwa seseorang sangat berharga ketika dia sudah tiada"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Quin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan begitu lagi ya

Saat jam makan malam, Nyonya Renata dan kedua putranya seperti biasa makan bersama, Ayatha dan Bibi moi juga ada di ruang makan itu, menunggu jika salah satu anggota keluargan ini membutuhkan sesuatu.

" Tadi siang ibu mencarimu Andra, kemana kau pergi? Ada apa dengan tanganmu? " kata Nyonya Renata lembut bertanya pada anaknya namun langsung panik ketika dia melihat tangan Andra yang terbalut perban.

" Oh, ini hanya tergores, dan aku sudah lama tidak pulang, hanya menikmati suasana sekitar, dan beberapa tempat yang ku ingat, ternyata sudah banyak yang berubah " kata Andra tersenyum pada ibunya.

" Kita harus memanggil dokter, " kata Nyonya Renata khawatir.

" Aku tidak apa-apa ibu, ini hanya luka kecil, tadi sudah di obati jadi ibu tidak perlu khawatir, " kata Andra menenangkan ibunya.

" Lain kali kau harus membawa supir, atau paling tidak Ayatha, ibu sudah menyuruhnya untuk mengikutimu saat kau pergi keluar, " kata Nyonya Renata

" Tidak perlu ibu,aku sudah besar sekarang, tidak memerlukan pengawalan lagi, dan aku sudah bisa menjaga diriku sendiri, " kata Andra menangkap kecemasan dari nada bicara ibunya.

" Tidak, ibu sangat khawatir dengan mu, kau harus tetap di beri pengawalan, kau putra pewaris keluarga ini, pasti banyak yang ingin mencelakanmu, " kata Nyonya Renata tampak cemas! Andra hanya tersenyum, dia tahu ibunya tidak bisa dibantah soal ini, maka dari itu di hanya tersenyum.

Ayatha melihat Wayren sekilas, sepertinya dia masih kesal, dia hanya diam mendengarkan percakapan ibu dan kakaknya tanpa menimpali sama sekali.

" Owh iya, semalam Ibu mendapat undangan resmi peresmian hotel Crown di bagian selatan, karena ayah kalian tidak ada, kalian atau paling tidak salah satu dari kalian harus ikut dengan Ibu kesana, kita sedang berusaha membangun kerja sama dengan perusahaan Maddison, kita harus menghadirinya, " kata Nyonya Renata.

" Ehm.. ajak kakak saja, aku sudah bosan bertemu dan melihat mereka, lagi pula itu acara paling membosankan," kata Wayren ketus

" Baiklah, aku akan menemani ibu," kata Andra sambil tersenyum pada ibunya.

" Baiklah kalau begitu kita pergi bertiga, " kata Nyonya Renata

" Bertiga? " tanya Wayren penasaran, kenapa bertiga? Pikirnya

" Iya, Andra, Ibu, dan Ayatha, dia kan pelayan pribadi Andra, lagi pula ibu butuh seorang pelayan yang menemani ibu, Bibi moi harus bertanggung jawab di rumah ini jika ibu pergi, maka dari itu , Ibu membawa Ayatha"

" Iwh begitu... Ehm...kalau aku pikir- pikir, sendirian di rumah tanpa Ibu dan Kakak, aku juga sudah bosan dengan kota ini, ada bagusnya juga kalau aku ikut saja, " kata Wayren mencari alasan, dia tidak mau tinggal di sini sendiri sedangkan Ayatha pergi begitu saja, dia harus ikut, pikirnya.

" Benarkah? Itu acara yang sangat membosankan, " kata Nyonya Renata yang kali ini menggoda Wayren.

" Mungkin saja tidak, aku jarang keselatan, jadi mungkin akan menyenangkan, " kata Wayren mencari-cari alasan.

Nyonya Rsnata dan Andra tersenyum melihat Wayren namun Wayren terus makan tanpa memperdulikan mereka. Sesekali dia hanya melirik tajam melihat Ayatha yang tertunduk.

Setelah selesai makan, mereka kembali kegiatan masing masing, Ayatha masih membereskan ruang makan saat tiba-tiba Wayren muncul.

" Ikut aku, " kata Wayren serius dan langsung meninggalkan tempat itu

" Hati-hati ya, sepertinya mood Tuan Muda sedang tidak baik, " kata Bibi Moi pelan agar Wayren tidak mendengarnya, Ayatha hanya tersenyum kecut.

Wayren duduk di halaman belakang sendirian, lalu Ayatha mendekat.

" Duduk lah, " kata Wayren yang sepertinya sadar Ayatha ada disana.

" Baik, " kata Ayatha sungkan, Ayatha duduk namun dia langsung kaget melihat wayren yang menatap Ayatha dengan suram, wajahnya terlihat kesal, namun dia hanya menatap Ayatha saja, Ayatha yang diperlakukan seperti itu langsung gugup melihatnya.

" Jangan seperti itu lagi ya, " kata wayren mencubit hidung Ayatha sepertinya gemas namun hati-hati agar Ayatha tidak kesakitan.

" Dhm, maksud Anda?" kata Ayatha bingung.

" Pokoknya ikuti saja, aku tidak suka di bantah "

" Baik tuan, " kata Ayatha bingung, dia tidak boleh seperti itu lagi? Seperti apa?

" Apakah tanganmu masih sakit? " kata w

Wayren mengambil lengan Ayatha yang tadi digenggamnya dengan keras.

" Owh, ini tidak apa-apa tuan," kata Ayatha salah tingkah melihat tingkah Tuan Mudanya.

" Maafkan aku, " kata Wayren menatap Ayatha dengan lembut, terlihat penyesalan dan ketulusan dimatanya. Melihat pandangan mata Wayren, Ayatha langsung terdiam, wajahnya terasa memanas dan bersemu merah, membuat Wayren tersenyum manis.

" Iya Tuan, " kata Ayatha malu.

Sedangkan, tanpa mereka sadari, Andra menatap mereka dari balkon, wajahnya dingin.

1
Betty Wulansari
Alhamdulillah akhirnya 😊
Betty Wulansari
Kanebo mana kanebo 😭😭😭
Betty Wulansari
Andra 😭😭😭
Betty Wulansari
😍😍😍
Betty Wulansari
😭😭😭
Betty Wulansari
😊😊
Betty Wulansari
😊
palupi
terimakasih 💐💕🙏
palupi
Luar biasa
Wangintowe Tundugi
suruhan tuan arya ah kapan selesai ceritAmu quin
Wangintowe Tundugi
kapan tamanya ceritamu quin
Wangintowe Tundugi
sepertinya yg meninggal bukan ayatha,maxi sengaja memanipulasi bersama dokter jeremy untuk keamanan ayatha dari tuan Ray😅
Wangintowe Tundugi
pak wang jadi obat nyamuk 😂
Wangintowe Tundugi
ayata kok gitu ya dengar dulu lah
Wangintowe Tundugi
sepertinya hanna dan maxi ada hubungan maxi hanya nutupi hubungannya pada ortunya
Wangintowe Tundugi
sama2 terluka
kafa ainshod
love sekebon buat maxi
Youleannaa
bagus
emak e Rainnathan
Luar biasa
Ve
Yosa baik bgt sih
Tapi keputusan Ayatha juga benar, krna ga bs slmanya ngandelin orng lain, berat sih tp hrs bs berdiri di kaki sendiri.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!