Novel ini menceritakan tentang kisah cinta seorang gadis cantik bernama Vania Angelista.
Dia yang terjebak cinta antara sang mantan kekasih dimasalalu nya dan dengan orang yang di jodohkan dengan nya.
Bagaimana cara Vania Angelista menghadapi hidupnya ketika harus menerima perjodohan, namun hatinya masih dimiliki oleh seseorang di masa lalunya....?
Dan apa yang akan dilakukan seorang Vania Angelista, ketika dirinya mulai merasakan cinta pada pria yang telah dijodohkan dengannya namun tiba-tiba sang mantan kekasih muncul kembali menjelang hari pernikahan nya.
Siapa pula yang akan Vania pilih diantara dua cinta yang hadir di dalam hidupnya
Siapakah sebenarnya cinta sejati Vania Angelista...?
Apakah sang mantan kekasih dimasalalu nya, atau justru pria yang telah dijodohkan dengannya.?
Temukan jawabannya di novel TAKDIR CINTAKU
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fatimah AF, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 19
Happy reading 🤗
🌷🌷🌷🌷
Seorang pria tampan kini tengah berdiri menyandarkan punggungnya pada sisi kanan pada sebuah mobil berwarna putih di depan kantor Vania.
Pria tersebut memakai kemeja berwarna putih, dengan lengan yg digulung sampai sikut, celana panjang kain berwarna hitam, dan sebuah kacamata hitam yang bertengger di hidung mancung nya, menambah kesan Macho dan Maskulin pada diri Pria tersebut.
Pria itu adalah Aditya, yang sejak tadi menunggu kedatangan Vania.
“Wooow...!” seru Lisa ketika melihat Aditya, nampaknya dirinya terpesona oleh ketampanan dan kharisma seorang Aditya Pratama
“Gila...! Keren banget tuh cowok,” ucap Lisa.
“nyebut Lis! gitu amat lo ngeliat cowok,” ujar Vania.
“Apasih, Van.! gue lagi ngeliat malaikat tak bersayap ini," ucap Lisa, masih menatap intens Aditya dari kejauhan.
“Astagfirullah..!!! tingkat halusinasi lo tinggi banget, Lis.” Vania geleng-geleng kepala melihat kelakuan absurd sahabatnya.
“Van, gue nggak lagi ngehalu yah, lo liat dong tuh cowok ganteng banget," ujarnya.
Plak....
Vania memukul lengan Lisa cukup keras hingga berbekas memerah di lengan putih milik Lisa.
“Sakit, Van.!!” keluhnya
“Lo hobby banget sih, melakukan penganiayaan sama gue,” ucap Lisa seraya mengusap-usap lengannya bekas pukulan Vania
“Sengaja, biar lo insyaf,” ujar Vania tanpa dosa.
“Buset dah, lo kira gue salah jalur,” protes Lisa.
“Habis lo jadi perempuan nggak bisa banget menjaga image banget,” ujar Vania
“Hehehe, sorry...sorry,” ujarnya cengengesan.
“Dasar..!!” ciibir Vania. Namun, Lisa hanya tertawa.
“Van, itu yang namanya Aditya kah..?” tanyanya, seraya menunjuk kearah Aditya.
“Iya, itu Aditya,” jawab Vania.
“Gila...! Ganteng banget," ujar Lisa.
“Biasa aja tuh,” sahut Vania, yang tampak biasa saja melihat Aditya.
“Mata lo sakit ya, Van..? cowok ganteng begitu lo bilang biasa aja,” protes Lisa.
“Dimata gue emang biasa aja,” ucap Vania.
🌷🌷🌷🌷
Sementara itu, Aditya yang melihat Vania keluar dari kantor nya, segara berjalan menghampirinya.
“Hay... ! Vania,” sapa Aditya disertai dengan senyuman, dan Vania pun membalasnya hanya dengan senyuman.
“Hay...! Calon kakak ipar,”celetuk Lisa tiba-tiba, dan dibalas senyum penuh arti oleh Aditya.
Puuk.....
Secara refleks Vania memukul lengan Lisa.
“Aaawww....” rintih Lisa.
“Van, lo ngapa mukulin gue sih,” protesnya.
“Habisnya lo ngomong asal nyablak aja,” ucap Vania.
“Hahahaha....” Aditya tertawa melihat perdebatan kedua sahabat yang ada dihadapannya ini.
“Lah..., Emang benerkan? Aditya ini kakak ipar gue, dia kan calon lo, Van.” Jawab Lisa. Aditya yang mendengar itu hanya tersenyum kikuk.
“Lis, lo kalo ngomong bisa nggak, nggak bahas soal itu,” bisik Vania pelan.
“Hehehehe....., Sorry! Sorry!” ucap Lisa cengengesan, Vania hanya tersenyum terpaksa.
Sungguh...! Vania merasa malu dengan candaan Lisa, sahabatnya ini memang tak bisa mengkondisikan ucapan yak.
Sementara Aditya tersenyum simpul penuh arti. Ntahlah dirinya merasa senang dengan ucapan Lisa, mungkinkah ini adalah bentuk dukungan untuk hubungan dirinya dan Vania.
“Hmmm..., Dit sebaiknya kita pulang sekarang,” ajak Vania
“Baiklah, mari kita pulang,” ucap Aditya.
“Lis, gue duluan,” pamit Vania.
“Oke.!!” sahut Lisa.
Aditya dan Vania pun berjalan beriringan menuju mobil milik Aditya.
🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa beri aku Like dan Komentar serta Vote dan Rate bintang lima.
Dan jangan lupa untuk memfavoritkan novel ini agar tak ketinggalan kelanjutan ceritanya.
Salam sayang 🥰 untuk kalian reader setiaku😍😘
_Fatimah AF_
ini sudah tahun 2021 lho Thor
aku mampir dan membawa like.
ditunggu feedbacknya di " A Falling Memory 2"
mari saling mendukung
Salam dari
🌹 "Infinity" (teenlit)
🌹 "Ve" (mystery thriller)
🌹 "Aku Bukan Pelakor" (romance)
mampir dan baca kisah ku juga ya dalam
HIDUPKU BERSAMA CEO
&
I LOVE YOU
yuk mampir di cerita novelku😉🤗
Salam, CINTA SANG JUITA