NovelToon NovelToon
Transmigrasi : Putri Kasandra VS Pangeran William

Transmigrasi : Putri Kasandra VS Pangeran William

Status: tamat
Genre:Transmigrasi / Identitas Tersembunyi / Bullying dan Balas Dendam / Cinta pada Pandangan Pertama / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Dokter Genius / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Yakasa

Putri Kasandra adalah seorang gadis yang bekerja dengan seseorang di mana dirinya ditugaskan untuk membunuh penjahat, membantu mengambil barang - barang yang di curi oleh para penjahat dan lain sebagainya.

Putri Kasandra bersedia melakukan apapun asalkan bayarannya tinggi dan tidak menyakiti orang yang tidak bersalah. Selain bisa bela diri, Putri Kasandra sangat pintar dalam bidang medis dan bisa menguasai semua jenis senjata.

Namun suatu ketika dirinya melakukan misi di mana sebuah peninggalan kuno di curi dan tanpa sengaja menjatuhkannya hingga akhirnya dirinya terlempar ke dunia lain di mana dirinya masuk ke dalam tubuh seorang putri yang sering di bully dan di tindas.

Mampukah Putri Kasandra membantu pemilik tubuh melawan mereka mengingat dirinya masuk ke jaman kuno yang sangat jauh dengan kehidupan sebelumnya? Ikuti yuk novelku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yakasa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pangeran William dan Putri Kasandra

Kini Putri Kasandra berada di dalam kamarnya dan sudah selesai membersihkan tubuhnya yang lengket.

"Di lain kesempatan Aku akan membalaskan dendam pemilik tubuh ke wanita jahat itu." Ucap Putri Kasandra dengan nada kesal sambil duduk di sisi ranjang.

Putri Kasandra menatap sekeliling kamarnya dan tanpa sengaja melihat tumpukan buku di kolong meja. Putri Kasandra kemudian turun dari ranjang dan berjalan ke arah meja yang ada di sudut kamarnya.

"Seingatku buku - buku itu milik Ibu dari pemilik tubuh. Aku ingin mencari buku tentang medis, musik dan sastra." Ucap Putri Kasandra.

Putri Kasandra kemudian berlutut sambil mencari satu demi satu buku yang dibutuhkannya.

Tidak berapa lama datang pelayan yang bernama Gesha sambil membawa nampan yang berisi cangkir dan teko.

"Putri Kasandra, Putri Kasandra pasti sangat lelah hari ini karena itu Saya menyiapkan teh untuk Nona." Ucap Pelayan Gesha sambil membuka pintu.

Pelayan Gesha masuk ke dalam dan wajahnya sangat terkejut ketika melihat Putri Kasandra sibuk mengacak - ngacak buku yang sudah lama tersusun rapi.

"Putri Kasandra, buku apa yang Putri Kasandra cari?" Tanya Pelayan Gesha penasaran sambil meletakkan nampan di atas meja dekat ranjang.

"Pelayan Gesha, Aku ingin mencari buku tentang medis, musik dan sastra. Tenang saja nanti Aku rapikan seperti semula." Jawab Putri Kasandra sambil memalingkan wajahnya ke arah Pelayan Gesha dan tersenyum manis.

Putri Kasandra kembali mencari buku tersebut hingga akhirnya dirinya menemukan tiga buku yang dicarinya.

"Fiuhhhhh ... Akhirnya ketemu." Ucap Putri Kasandra sambil tersenyum bahagia.

"Aku ingin merapikan buku - buku yang sudah Aku berantakin dan membaca ketiga buku ini tapi sayangnya Aku sangat lelah." Ucap Putri Kasandra sambil berjalan ke arah ranjang kemudian duduk di sisi ranjang.

"Putri Kasandra istirahatlah biarkan Saya yang membereskannya. Oh ya ketiga buku ini adalah buku favorit Ibumu saat masih hidup. Aku sangat berharap kalau Putri Kasandra suatu saat nanti akan menyukainya." Ucap Pelayan Gesha.

"Aku pasti akan menyukainya." Jawab Putri Kasandra sambil tersenyum.

'Pemilik tubuh asli malas untuk membaca sedangkan Aku paling suka membaca buku apapun.' Sambung Putri Kasandra dalam hati.

"Oh ya bagaimana acaranya?" Tanya Pelayan Gesha penasaran.

"Pangeran William membantuku dari orang - orang yang ingin menjatuhkanku karena Raja memberikan gelar Putri Kehormatan padaku." Jawab Putri Kasandra menceritakan secara singkat.

"Pangeran William." Ucap Pelayan Gesha dengan wajah terkejut sambil memberikan cangkir berisi teh hangat.

"Ya, ada apa?" Tanya Putri Kasandra sambil menerima cangkir tersebut kemudian meminum teh.

"Ceritakan yang lebih detail." Pinta Pelayan Gesha.

Putri Kasandra menceritakan dari awal hingga akhir dan tidak ada yang di tutup - tutupi karena Putri Kasandra percaya kalau Pelayan Gesha bisa di percaya.

Kecuali tentang dirinya yang masuk ke dalam pemilik tubuh karena Pelayan Gesha pasti tidak akan mungkin percaya.

"Kini tidak ada orang yang akan memanggilku gadis bodoh di masa depan." Ucap Putri Kasandra setelah dirinya selesai bercerita.

"Pangeran William adalah jendral yang sangat kejam sekaligus pahlawan untuk kerajaan kita." Ucap Pelayan Gesha.

"Betulkah?" Tanya Putri Kasandra dengan wajah terkejut.

"Ketika negara kita di serang musuh, Pangeran William meminta untuk menjadi pemimpin untuk para tentara untuk pergi berperang." Jawab Pelayan Gesha.

"Lalu?" Tanya Putri Kasandra penasaran.

"Pangeran William membawa delapan ribu tentara perang dan menghancurkan tiga puluh dua ribu tentara musuh." Jawab Pelayan Gesha sambil mengingat betapa kejamnya Pangeran William membunuh banyak musuh tanpa ampun.

"Setelah itu orang - orang memanggil Pangeran William dengan sebutan Pangeran Pencabut Nyawa." Sambung Pelayan Gesha.

"Apa?" Tanya Putri Kasandra dengan wajah sangat terkejut.

"Saya hanya bisa berharap kalau Pangeran William mendukung Putri Kasandra tidak ada maksud lain karena Saya tidak ingin Putri Kasandra terluka." Ucap Pelayan Gesha penuh harap.

"Sekarang Putri Kasandra istirahatlah karena besok Putri Kasandra kamarnya akan pindah." Sambung Pelayan Gesha sambil mengambil nampan kosong.

Pelayan Gesha sengaja meninggalkan teko dan cangkir karena Putri Kasandra masih minum. Sedangkan Putri Kasandra hanya menganggukkan kepalanya dan melihat Pelayan Gesha keluar dari kamarnya.

'Pangeran Pencabut Nyawa?' Tanya Putri Kasandra dalam hati.

Putri Kasandra langsung ingat dengan apa yang dilakukannya ketika pertama kalinya bertemu begitu pula dengan pertemuan kedua dan ketiga.

"Alamakkkkk ... Ini masalah besar untukku." Ucap Putri Kasandra dengan wajah ketakutan.

Tiba - tiba jendela kamarnya terbuka dengan lebar membuat Putri Kasandra sangat kaget. Putri Kasandra menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian meletakkan cangkirnya di atas meja dekat ranjang.

Selesai meletakkan cangkir Putri Kasandra berjalan ke arah jendela sambil menahan kesal karena sejujurnya jantungnya seperti mau lepas ketika tiba - tiba jendela terbuka dengan lebar.

"Fiuhhhhhh .... Bikin Aku kaget saja, dasar pengganggu." Ucap Putri Kasandra dengan nada kesal sambil menutup jendela dengan kedua tangannya.

Putri Kasandra membalikkan badannya sambil menghembuskan nafasnya dengan perlahan. Namun baru beberapa langkah dirinya dikejutkan dengan kedatangan Pangeran William yang tiba - tiba berdiri tepat di depan matanya.

"Akhhhhhhhh .......... Siapa kamu?" Tanya Putri Kasandra sambil memundurkan tubuhnya dengan wajah sangat dan sangat terkejut.

"Bukankah selama kita bertemu kamu sangat berani padaku? Tapi kenapa sekarang kamu ketakutan?" Tanya Pangeran William sambil duduk di kursi.

"Fiuhhhhh ... Kenapa Pangeran William ada di sini?" Tanya Putri Kasandra tanpa menjawab pertanyaan Pangeran William.

'Apa yang seharusnya Aku lakukan? Setelah mendengar kata Pelayan Gesha membuatku tidak tahu cara menghadapi Pangeran William.' Sambung Putri Kasandra dalam hati.

'Apakah benar Pangeran William dijuluki Pangeran Pencabut Nyawa seperti dikatakan Pelayan Gesha?' Tanya Putri Kasandra dalam hati.

"Kenapa kamu diam?" Tanya Pangeran William dengan wajah bingung karena biasanya Putri Kasandra selalu membuat dirinya selalu kesal setiap mereka bertemu.

"Maaf Pangeran William, kedatangan Pangeran William secara tiba - tiba membuatka merasa sedikit gugup." Jawab Putri Kasandra sambil tersenyum manis melebihi manisnya gulali.

'Dia menjadi sangat manis dan tidak usil seperti biasanya. Apakah karena Aku membantunya hari ini?' Tanya Pangeran William dalam hati.

Pangeran William kemudian berdiri dan melihat teh yang baru saja di minum oleh Putri Kasandra.

'Teh di kamar milik Putri Kasandra seharusnya baik - baik saja karena Aku sedikit haus.' Ucap Pangeran William dalam hati.

"Hmmmmm ... Sepertinya tehnya enak." Ucap Pangeran William sambil meminum teh tersebut.

'Ahhhh ...... Kenapa Pangeran William meminum teh dari cangkir teh yang barusan Aku minum?' Tanya Putri Kasandra tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

"Sruppp ...." Enaknya." Sambung Pangeran William ketika selesai meminum teh.

'Astoge .... Ini secara tidak langsung kita sudah berciuman.' Ucap Putri Kasandra dalam hati.

'Aku akan membuatnya menderita karena telah berani mengambil ciuman pertamaku.' Sambung Putri Kasandra dalam hati.

"Apakah Pangeran William datang kesini hanya ingin minum tehku? Bukankah teh di istana lebih enak dari pada teh milik keluargaku?" Tanya Putri Kasandra sambil tersenyum devil.

"Putri Kasandra, apakah kamu tidak takut mati? Atau kamu benar - benar berpikir Aku tidak akan membunuhmu?" Tanya Pangeran William dengan nada kesal.

1
Atoen Bumz Bums
pelayan pekok
Atoen Bumz Bums
ini kebetulan ada pangeran dan ayahmu Cassandra bahas tentang krim
cheng phong
terus terang aku bingung bacanya
DN
Kasandra tuh knp sich ...bs lengah. lagian knp tdk cerdas knp msh mau temuin Alex. ihh sebel dech....
DN
jangan2 Veni itu si Velanie
DN
Veni belum kapok.
DN
semoga kna batu nya kau Bela
DN
Luar biasa
May Ummah
maaf sebelumnya untuk penulisnya mohon di perhatikan kata kalimatnya trim,s
fitri
Luar biasa
DZX_ _ _@2456
Kecewa
Yakasa: kita itu sama2 penulis. Kalau kamu di kasih bintang 1 mau ngga
total 1 replies
DZX_ _ _@2456
Buruk
karyaku
hi kak transmigrasi menjadi istri mafia jangan lupa mampir y kk
karyaku
hi kak transmigrasi menjadi istri mafia jangan lupa mampir y
Helen Nirawan
Aduhhhh nampar ny ke ririn kurang tuh , tampar lg biar mirip kecoa isshh
Nada dwi Yuandira
Luar biasa
Yakasa: Terima kasih banyak
total 1 replies
Ririn Santi
novel ok
Ririn Santi
sedikit membingungkan jika pangeran Antonio adalah abangnya , lalu orang tua aslinya siapa
Ririn Santi: orangtuanya Kasandra raja kerajaan tetangga atau Albert?
total 1 replies
Ririn Santi
apa berterus terang akan berdampak buruk?
Ririn Santi
ntar keluyuran tanpa di dampingi pengawal lagi ya, kan kuat menghadapi byk musuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!