'Nikmati masa mudamu selama kamu masih bisa'.
Bajingan!
Aku Nolan Farnley sangat membeci kata kata itu.
Setelah berpacaran dengan Irina selama 3 bulan, siapa sangka bahwa dia akan selingkuh dengan terang terangan di depanku?.
Tidak sampai disana, dia juga mempermalukan ku di depan banyak orang.
Hidupku kacau bukan?!
Tidak sampai disana, kesialan bajingan itu sekali lagi mendatangiku. Toko yang sudah susah payah kukembangkan malah berakhir terbakar oleh seseorang.
Apakah dewa benar benar membeciku?.
Namun, setelah aku berpikir bahwa para dewa membeciku, sebuah panel biru transparan tiba tiba muncul di depanku.
Itu adalah sesuatu yang akan berperan sangat penting dalam membuat hidupku menjadi luar biasa.
Baiklah! sekarang tidak ada cinta cinta! sekarang yang ada hanyalah Nolan Farnley dengan Bisnis nya!.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RyzzNovel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 20
Di sebuah ruangan kantor yang sederhana namun menyenangkan, seorang pria dengan setelan jas hitam yang rapi, berjalan memutar sana sini dengan wajah khawatir.
Bagaimana dia tidak khawatir? bos nya, Javier Zanetti telah di tangkap basah oleh Kevlin Hart dan berakhir di dalam penjara.
Ron, bawahan dari Javier saat ini berpikir dengan sangat keras di dalam kantor itu.
"Sial...apa yang harus kulakukan?! jika begini, aku akan kesulitan untuk mendapatkan uang sekarang!".
Ron, dia tidak terlalu peduli tentang apa saja yang akan dilakukan Javier, yah itu selama dia bisa menghasilkan uang untuk kehidupan nya sendiri.
Namun, setelah hal yang terjadi saat ini, pemasukannya akan benar benar terhenti.
Dikala otaknya sedang berpikir sangat keras, sebuah ketokan pintu tiba tiba terdengar.
Tok..!Tok..!Tok..!
Melirik ke arah pintu sejenak, Ron berkata dengan nada rendah, "Masuk".
Pintu itu terbuka, memperlihatkan seorang wanita yang mengenakan pakaian pelayan dengan wajah yang cukup tua.
"Tuan Ron.." Ucapnya dengan sedikit membungkuk.
Mengangguk ringan, Ron kemudian berkata, "Katakan apa yang kamu inginkan."
"Baik..." Wanita yang agak tua itu kemudian mengangguk ringan, lalu berkata, "Seseorang ingin bertemu dengan Anda, dia berkata bahwa tuan Javier memerintahkan nya".
"Hm?!" Mengerutkan keningnya mendengar itu, Ron langsung tenggelam dalam pikirannya, "Seseorang yang dikirim oleh tuan Javier?".
Senyuman segera muncul di wajah Ron, "Benar...tidak mungkin tuan Javier akan masuk penjara begitu saja tanpa rencana..ya! semuanya akan baik baik saja".
Menatap wanita yang cukup tua di depannya, segera Ron memerintahkan nya, "Suruh dia kesini".
"Baik, tuan Ron" Menanggapi ucapan Ron dengan tenang, wanita yang cukup tua itu kemudian pergi meninggalkan ruangan itu.
*
Setelah menunggu sekitar 5 menit, kini suara ketukan kembali terdengar ditelinga Ron, "Masuk" segera Ron berkata dengan nada tegas.
Saat pintu itu terbuka, memperlihatkan seorang wanita yang sama tuanya dengan pelayan sebelumnya.
Wajah wanita itu agak familiar, namun segera Ron menyingkirkan apapun pikiran itu dengan berkata, "Kamu berkata..kamu dikirim oleh tuan Javier kan?".
Wanita yang baru saja masuk itu mengangguk ringan lalu menjawab dengan senyuman "Ya, tuan Javier memerintahkan saya untuk menemui Anda tuan Ron".
Senyuman sekilas muncul di wajah Ron, ya memang seharusnya begini. tersenyum dengan wajahnya yang tenang, Ron menyuruh wanita itu duduk di saat yang sama Ron duduk di tempat yang seharusnya Javier duduki.
Menautkan kedua jarinya, Ron berkata, "Jadi..apa rencana tuan Javier?".
Tanpa basa basi, Ron langsung menuju ke poin pembahasannya. Sebagai jawaban wanita itu tersenyum tipis lalu berkata, "Rencana tuan Javier sederhana".
Menjeda sejenak, wanita itu segera melanjutkan nya, "Dia berniat untuk menjatuhkan Kevlin Hart bersamanya, dengan sengaja mengekspos dirinya, akhirnya tuan Javier berhasil membuat Kevlin Hart lengah dan tuan Javier segera memerintahkan seseorang untuk menyusup ke kediaman Kevlin Hart".
Jeda sejenak lagi, wanita itu kembali melanjutkan nya, "Dan hasilnya sesuai dengan apa yang tuan Javier inginkan, tuan Javier berhasil memperoleh kelemahan Kevlin Hart. Lalu setelah itu dia memperintahkan saya untuk melapor tentang ini kepada Anda, tuan Ron, sekarang tuan Javier berharap Anda bisa menyelesaikan langkah terakhir dari rencananya".
Memilah setiap penjelasan yang Ron dapatkan dari wanita di depannya, Ron tersenyum tipis penuh kemenangan dan bergumam dalam pikirannya, "Aku tidak salah dalam memilih seorang bos untuk dilayani".
Menutup matanya sejenak, Ron bertanya, "Lalu bagaimana dengan kebebasan tuan Javier?".
Sejenak wanita itu terdiam lalu setelah itu dia langsung menjawab dengan senyuman lembut "Anda tidak perlu khawatir tentang itu, tuan Javier sudah memikirkannya dan segera tuan Javier akan mendapatkan kebebasannya kembali".
"Begitu.. lalu bagaimana den-"
Belum sempat Ron menyelesaikan Ucapannya, seakan sudah menebak apa yang Ron katakan, wanita itu langsung menjawab, "Tentang toko ini, tuan Javier berkata bahwa dia akan menyerahkan otoritas penuh kepada Anda untuk sementara".
Ron cukup kesal saat omongan nya disela oleh seorang pelayan sepertinya, namun kekesalan itu hilang di saat dia mendengar ucapannya.
"Yang benar saja?! aku mendapatkan otoritas penuh?!" Batin Ron, meski ini hanya sementara, tetap saja ini adalah sesuatu yang sangat baik.
Seringai melintas di wajah Ron dan dia kembali berkata, "Kalau begitu...katakan rencananya".
*
Di sebuah ruangan yang lumayan mewah, dimana di ruangan itu terdiri dari sofa putih yang sangat mewah dan sebuah televisi yang bersandar dihadapan tembok putih yang berada tepat di hadapan sofa.
Seorang pria dengan jas yang mewah di badannya, menjatuhkan dirinya di sofa itu dengan wajah penuh kepuasan.
Meski tubuhnya lelah, namun dia sangat gembira dan puas.
Pria itu adalah Kevlin, setelah mengekspos Javier, dia akhirnya dikerumuni oleh banyak reporter pada saat keluar dari kantor polisi.
Mengingat popularitas dirinya yang meningkat, senyuman muncul di wajahnya, "Haha, ini sangat menyenangkan...apa lagi saat melihat wajah Javier yang hancur begitu".
Baginya saat membuat kehidupan Javier hancur, itu adalah sebuah kesenangan yang berada di level lainnya, untuk sesaat Kevlin benar benar candu dengan kesenangan itu.
*
Keesokan harinya, Ron saat ini sudah berada di kantor polisi. Di dalam sebuah ruangan yang sempit yang hanya berisi dua kursi dan satu meja.
Ron duduk dengan Javier yang berada di seberangnya, Ron datang ke tempat ini dengan bertujuan untuk mencari tau, apakah yang wanita itu katakan sebelumnya adalah kebohongan?.
Yah, awalnya dia sangat senang dengan fakta itu, namun mengingat situasinya, dia menjadi waspada dan memutuskan untuk mengkonfirmasi nya.
Duduk berharapan dengan Javier yang saat ini mengenakan pakaian hitam putih, segera Ron memecahkan keheningan.
"Tuan..bisakah saya menanyakan sesuatu?".
Wajah Javier tetap tenang dengan aura dingin yang mengerikan, mendengar pertanyaan Ron, segera Javier angkat suara, "Katakan.."
Ucapannya singkat namun Ron menyadari bahwa Javier saat ini sangat tenang dan tidak panik sama sekali tentang fakta bahwa dia masuk penjara.
"Benar benar berbeda dengan saat dia diekspos oleh kamera...sudah kuduga, saat itu hanyalah sebuah akting" Pikir Ron terhadap ketenangan yang Javier lakukan.
"Saya akan melakukannya sesuai dengan apa yang Anda katakan", Ron berkata dengan nada tenang, namun matanya mengintip mengawasi ekspresi Javier.
Saat Javier mendengar itu, sekilas dia mengingat ketika seorang wanita itu datang dengan sebuah kertas di tangannya.
Saat itu dia membaca kertas itu.
'Jika, Ron nanti datang mengunjungi Anda, bisakah Anda melakukan akting?, apapun yang Ron katakan setujui saja seakan Anda sudah tau hal itu.
Ini semua demi rencananya, kita harus menipu polisi agar bisa menjebak Kevlin sekaligus memberi Anda kebebasan'.
Itu adalah surat yang sebelumnya dia baca.
Jadi, mendengar ucapan Ron, dengan tenang Javier terlelap dalam pikirannya, "Apakah maksud di balik ucapannya itu 'dia akan segera memulai rencananya?', maka aku akan menjawabnya seakan aku sudah tau".
Menganggukkan kepalanya, Javier dengan penuh keyakinan dan kepercayaan diri di wajahnya berkata, "Bagus, lakukan dengan baik".
*
*
*
Baiklah kesan pertamaku pada novel ini gak sesuai judulnya less 🤣🤣... kukira bakalan toko kecil sungguhan ternyata cukup gede, dari modal aja udah keliatan ( 33 juta 🗿 bahkan bibiku yang mulai bisnis aja cuman 10 juta )
Kedua, plotnya menurutku terlalu cepat. kukira bakalan berprogres gitu dari nol atau setidaknya dari kecil ( gak terlalu paham aku )
Ketiga, keknya lebih bagus gitu barang yang dijual agak dimahalin dikit gitu dari harga pasar.... Itupun kalo misalnya MC yang kamu ceritakan gak mau menonjol menonjol banget (kayaknya gak mungkin sih melihat sifatnya 😅)
Kesimpulannya sih ceritanya gak "wah" gimana gitu tapi untuk seukuran Noveltoon mah udah cukup 😁, intinya aku enjoy.
Sekian.
Semangat less