Tolong sikapi cerita ini sebijak mungkin dan cerita ini murni fiksi.
Kisah CEO sukses bernama Sam yang mengalami kebangkrutan dan kehilangan semua hartanya. Ia menikahi seorang gadis miskin bernama Madelin yang mempunyai mimpi menjadi pengusaha.
Kehidupan mereka yang dulunya penuh keberuntungan berubah drastis setelah pernikahan mereka. Mereka berdua harus berjuang mencari nafkah setiap hari dan menemukan cara untuk memulihkan keadaan.
Tidak hanya menderita kebangkrutan, Sam dan Madelin juga harus menghadapi mertua Sam yang jahat dan manipulatif, yang merencanakan pengkhianatan dan dendam pada keduanya. Mertua Sam bernama Lily sangat tidak menyukai Madelin dan berusaha untuk menjatuhkan Madelin dan merusak hubungannya dengan Sam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Morie Elvina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20. Kekacauan Dimulai
Mata Sam terbuka lebar. Ia benar-benar tidak percaya mendengar kata-kata yang dilontarkan oleh ibunya barusan. Kata-kata itu terdengar sangat menyakitkan juga mengerikan. Bagaimana mungkin, seorang ibu mertua bisa mengatakan, kata-kata seperti itu pada menantunya sendiri?
"Aku tidak percaya Ibu bisa mengatakan hal seperti itu." Sam terkejut juga tidak terima.
Nyonya Lily meletakkan cangkir tehnya sedikit kasar. "Apa yang kau harapkan Sam? Berharap wanita itu kembali ke sini? Sadarlah Sam, ada banyak seribu wanita yang jauh lebih baik, dari wanita miskin seperti Madelin. Aku benar-benar tidak habis pikir denganmu."
"IBU DIAMLAH KENAPA KAU MENJADI JAHAT SEPERTI INI? APA KAU MERENCANAKAN SESUATU DI BELAKANGKU!" teriak Sam murka. Emosinya membuncah kemarahannya telah memenuhi ubun-ubunnya.
Mulut Nyonya Lily terbuka. Terkejut mendapati kemarahan putranya tersebut. "Astaga bagaimana mungkin, kau bisa berteriak seperti itu di depan ibumu sendiri?"
"Kau hanyalah ibu tiriku, kau hanya menggantikan ... ah tidak kau tidak pernah bisa menggantikan peran seorang ibu padaku! Kau hanya gila harta dengan kekayaan yang dimiliki oleh ayahku. Kau tidak lebih dari seorang lintah darah!" seru Sam.
PLAK
Tamparan melesat mengenai pipi Sam, wajah Nyonya Lily memerah dan tangannya bergetar hebat setelah menampar pipi putranya tersebut.
"Berani sekali kau bicara seperti itu, di depan ibumu! Aku tidak pernah mengajarkanmu bertingkah kurang ajar seperti ini. Aku yakin sifat burukmu ini, pasti berasal dari pengaruh wanita miskin itu!" Nyonya Lily tidak ada habis-habisnya terus merendahkan Madelin.
"Ibu berhenti menghina Madelin. Di dalam kondisi seperti ini, apa Ibu tidak memiliki sedikit saja hati nurani? Aku tidak pernah meminta lebih dari ini," ucap Sam lemas.
Nyonya Lily menjerit, ia menatap Sam murka. "CUKUP SAM, JANGAN PERNAH KAU MEMBELA SEDIKIT SAJA WANITA MISKIN ITU LAGI!"
Sam tertawa, dia sudah tidak habis pikir dengan kelakuan ibu tirinya itu. "Terserah lakukan saja semua yang Ibu sukai, mulai sekarang aku tidak akan pernah ikut campur lagi." Sam kemudian pergi meninggalkan Nyonya Lily begitu saja.
"Anak kurang ajar!" desis Nyonya Lily kesal.
***
Setelah pulang dari rumah Sam. Nyonya Lily kembali ke rumahnya. Wanita itu tampak melenggang masuk ke dalam rumah, dengan gaya berlebih. Dia selalu memiliki cara berjalan yang menunjukkan dirinya, adalah orang kaya.
Saat wanita itu berjalan masuk ke dalam, ia melihat suaminya berdiri tidak jauh dari dirinya. Buru-buru wanita itu menghampiri suaminya, dan bertingkah manis di depannya.
"Sayang apa yang kau lakukan di sini?" tanya Nyonya Lily dengan gaya manja.
Tuan Fred tampak acuh tak acuh, dengan kehadiran istrinya tersebut. Ia tampak lebih mementingkan pembicaraan di ponsel pintarnya saat ini.
"Ah itu terdengar menyenangkan. Mungkin lain kali, kita bisa mencoba untuk makan di restoran tempatk pilihanku tersebut." Tuan Fred sibuk berbincang dengan orang yang berada di dalam panggilan tersebut.
Nyonya Lily berusaha menajamkan pendengarannya. Sekilas ia mendengar suara wanita. Dan seketika api kecemburuan berkobar begitu besar di dalam hatinya.
"Kau sibuk. Baik-baik, aku bisa mengerti bahwa wanita sepertimu pasti selalu memiliki kepentingan khusus. Aku memahaminya. tenang saja aku tidak marah. Baiklah, jika memiliki waktu mari makan bersama di sana. Selamat malam." Tuan Fred mengakhiri sambungan panggilannya.
"Siapa?" tanya Nyonya Lily dingin.
Tuan Fred menyimpan ponsel pintarnya dan tidak langsung menjawab pertanyaan istrinya tersebut.
"Siapa orang itu!" Kali ini Nyonya Lily bertanya jauh lebih agresif.
"Haruskah kau bertanya dengan cara seperti itu?" sindir Tuan Fred. "Kau tidak memiliki hak untuk bertanya dengan cara tidak sopan seperti tadi. Bahkan aku bisa saja tidak menjawab pertanyaanmu itu."
"Aku minta maaf Sayang. Tapi bisakah kau menjawabnya? Aku ini istrimu, wajar saja jika aku bertanya dan merasa tidak enak seperti ini. Tadi aku mendengar suara wanita. Kau berbicara dengan seorang wanita?" Sisi posesif Nyonya Lily kembali kambuh dan benar-benar membuat suasana hati Tuan Fred menjadi buruk seketika.
Jauh berbeda dengan Nyonya Arabel, Nyonya Lily benar-benar memiliki kepribadian buruk. Tuan Fred sendiri sebenarnya tidak akan pernah menikahi, wanita itu jika saja seandainya bukan karena permintaan istri tercintanya dulu. Sebelum meninggal, Nyonya Arabel berpesan agar Tua Fred menikahi Nyonya Lily.
Nyonya Lily dulunya adalah pelayan pribadi Nyonya Arabel, juga orang kepercayaannya. Bahkan Nyonya Arabel sudah menganggap Nyonya Lily sebagai adiknya sendiri. Dan bukti dari kepercayaan itu, bahkan tetap terlihat sampai ia meninggal. Nyonya Arabel sendiir meminta secara pribadi dan khusus, agar menikahi Nyonya Lily. Ia juga mempercayakan Sam pada wanita yang sudah ia anggap sebagai adiknya itu.
Namun sayang dari semua rasa kepercayaan yang diberikan oleh Nyonya Arabela, pada Nyonya Lily. Sesungguhnya adalah kepahitan. Penyebab kematian Nyonya Arabela sendiri adalah karena racun yang diberikan oleh Nyonya Lily dan membuat, wanita baik hati tersebut melemah dan berakhir kehilangan nyawanya sendiri.
Ironis tidak ada yang mengetahui fakta tersebut. Sejatinya, Nyonya Lily sendiri sudah mengincar Nyonya Arabela cukup lama. Dengan menjadikan dirinya sebagai orang kepercayaannya, membuat wanita itu mampu bergerak dengan mudah. Sampai akhirnya, wanita itu sepenuhnya percaya pada dirinya, maka dari situlah Nyonya Lily mengambil semua yang dimiliki oleh wanita tersebut. Termasuk posisi menjadi pendamping dari Tuan Fred sebagai seorang istri.
"Kita bicara lain waktu saja. Aku agak kurang enak badan hari ini. Permisi." Tuan Fred pergi meninggalkan Nyonya Lily begitu saja.
Sementara Nyonya Lily sendiri terlihat tidak nyaman. Dia masih memendam perasaan tidak enak di hatinya. Ia bersumpah akan mencari tahu siapa, di balik sosok yang dihubungi oleh suaminya tersebut.
***
BRAK
Jonatan melemparkan semua barang-barang, yang diletakkan di atas mejanya. Pria itu terlihat sangat marah. Namun ia juga terlihat panik, selain kemarahan terselip rasa cemas yang terus menghantui pikirannya.
"Tuan tolong tenanglah sedikit. Tidak baik bagimu terlihat seperti ini." Micel berusaha menenangkan atasannya tersebut.
"Kau sendiri juga tahu bahwa, kekacauan ini disebabkan oleh orang-orang bangsat tersebut. Bagaimana mungkin aku bisa merasa tenang?" Suara Jonatan terdengar sedikit bergetar.
"Tentu saja saya tahu hal itu. Tapi, tidak ada gunanya mengamuk seperti ini. Sebaiknya Tuan mendinginkan isi kepala Tuan lebih dahulu. Saya akan membuatkan Anda teh. Permisi." Micel meninggalkan ruangan Jonatan.
Sepeninggalan Micel, Jonatan berusaha mengatur emosinya. Dia menghempaskan dirinya ke sofa dan terlihat kacau.
Flora! Dia pasti adalah dalang dari insiden ini. Dia yakin wanita itu pasti mencelakai Madelin. Dua orang yang tampaknya menjadi suruhan dari wanita penyihir itu, sebentar lagi akan tertangkap. Jonatan sendiri sudah menyuruh orang-orang kepercayannya untuk menangkap pelaku tersebut. Pria itu bersumpah tidak akan berhenti mencari dan mengorek semua informasi untuk mencari keberadaan Madelin.
izin promot yah
Ayo dukung karya favorit mu, di event pembuatan topik!!
#Si pendatang baru
Jangan lupa mampir di novel ku
Malaikat pelindung (best secret of my life)
ayo mampir, jangan lupa tinggalkan jejak, like komen n subscribe yah
di jamin cerita nya seru dan menarik, banyak hal tak terduga yang akan kalian temui
Salam hangat dari Author
Semangat Sam-Madelin, jgn mudah menyerah
semangat terus nulis nya 💪
salam hangat dari Novel " LOVE AND REVENGE " 🤗