NovelToon NovelToon
GIVE ME YOUR LOVE

GIVE ME YOUR LOVE

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / Keluarga & Kasih Sayang / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:29.6k
Nilai: 5
Nama Author: Khoirun Nisa

Kata orang semua orang tua pasti memberikan kasih sayang dan cinta mereka kepada anaknya dengan adil.

Katanya hubungan darah lebih kental dari pada air tapi nyatanya itu tidak berlaku untuk keluargaku.

Membenci ku tanpa alasan dan mengabaikan ku, membuat diriku menutup diri dari orang lain dan sulit untuk mempercayai seseorang.

Kenapa mereka mendapatkan kasih sayangmu? Kenapa aku tidak? Kami lahir dari ibu yang sama, tapi kenapa kamu memberikan kasih sayang yang berbeda.

Aku ingin kasih sayangmu, hanya kasih sayangmu. Itu permintaan yang sederhana, tapi kenapa itu begitu sulit untuk kudapatkan?!.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khoirun Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20

Terdengar suara langkah kaki dari arah tangga, di sana terlihat Aqila yang sudah tampak segar dan cantik setelah dia mandi. Dia berhenti di anak tangga terakhir sambil melihat sekitarnya yang sepi.

Aqila berjalan ke arah ruang keluarga, di sana terdengar ramai bahkan suaranya terdengar di telinga mereka Aqila.

Di ruang keluarga terlihat Aiden yang sedang membujuk Anna supaya mau berbicara dengannya lagi.

"Kenapa kau mendiami ku seperti ini Anna? Apa kesalahanku?" ucap Aiden dengan menunjukkan raut sedihnya yang dia buat buat di depan Anna.

Anna yang melihat itu pun merasa kasihan pada kakaknya ini. "Aku ingin makan es krim! Kenapa kakak melarangnya? Pahala aku sudah sangat lama menginginkannya."

"Kapan aku melarang mu?" Aiden menatap Anna dengan menunjukkan raut bingung, tidak mengerti.

"Kemarin!! Waktu kita olahraga bersama!" ucap Anna kesal dengan mata yang mulai berembun. Aiden yang melihat itu segera membujuknya untuk tidak menangis, kalau Anna sudah menangis dia juga yang susah.

"Baiklah, jangan menangis!! Aku akan membelikannya untukmu nanti." Anna menatap berbinar pada Aiden.

"Benarkah?!" tanya Anna dengan mata memincingkan curiga menatap Aiden. Aiden hanya mengangguk kepalanya mengiyakan.

Anna tersenyum sangat senang dan memeluk Aiden erat, Aiden membalas pelukan itu dengan bibir yang tersenyum tipis.

Langkah Aqila terhenti sejenak melihat pemandangan itu. Dia lalu melanjutkan langkanya di samping Aiden, Anna, Andra dan Aulia yang duduk di karpet untuk duduk di sofa sebelah Felix.

Dia mengambil tablet miliknya yang berada di laci samping sofa untuk memainkannya. Karena akan canggung jika dia ikut bermain bersama saudara kembarnya saat hubungan mereka memburuk.

Yah, kehadirannya pun seperti tidak di anggap oleh yang lainnya, mungkin mereka masih masih dengan pertengkaran yang dia lakukan di pagi hari tadi.

Mereka benar benar menganggapnya tidak terlihat atau bahkan tidak ada? Entahlah dia tidak tau. Tidak ada yang mengajaknya bicara, membuatnya terus terfokus ke pada tablet yang berada di tangannya dari pada melihat interaksi yang mereka lakukan seperti keluarga cemara tanpa ada dia di dalamnya.

Tiba tiba sebuah tangan mengambil tablet yang berada di tangannya. Dia mendongak untuk melihat Aiden yang berada di depannya dengan tabletnya yang berada di tangan kanannya.

Aqila menatap tajam Aiden yang mengganggu dia bermain. "Kenapa lagi sekarang?" Aiden menghela napas dalam menahan emosinya saat mendengar pertanyaan Aqila.

"Apa kau tidak mendengarnya atau kau pura pura tuli sekarang? Anna bertanya padamu!" Aqila memandang Anna yang bertatapan dengannya lalu menurunkan pandangan seolah olah dia takut padanya. Ck menyebalkan.

"Lalu?" Aqila memandang Aiden lagi dengan mengerutkan alisnya, tak mengerti. Aiden yang kesabarannya semakin menipis menghadapi kembarannya ini hanya bisa mengatupkan bibirnya.

"Kakak sudah tidak papa. Mungkin Qila tadi tidak mendengar aku bertanya." Anna yang sekarang berada di samping Aiden mengusap punggung untuk menenangkannya.

Helaan napas keluar dari bibir Aqila. Mungkin dia terlalu banyak berpikir tadi sehingga tidak mendengar pertanyaan yang di ajukan Anna padanya.

"Maafkan aku. Aku benar benar tidak mendengarnya." ucap Aqila dengan menatap Aiden yang juga menatapnya.

Tidak ada yang menghentikan pertengkaran yang mereka lakukan. Semua orang hanya duduk dan menonton yang di lakukan Aiden padanya.

Aiden menatapnya datar lalu mengembalikan tabletnya kembali. Dia duduk lagi di karpet dengan tenang.

"Kenapa?" tanya Anna padanya. Aqila dengan bingung menaikkan alisnya. "Kenapa Qila harus membuat Aiden marah? Apa Qila iri pada Anna? Kenapa Qila pura pura tak mendengar pertanyaan Qila hanya untuk membuat Aiden marah? Kenapa-" ucapan Anna di potong Aqila.

"Stop!! Apa maksudmu aku pura pura tuli hanya untuk memancing amarah Aiden? Dan kenapa pula aku harus iri padamu?! Sungguh tak masuk akal!!" ucap Aqila dengan nada mencibir Anna.

"K-karena semua orang memperhatikan Anna dan mengabaikan Qila. Makanya Qila iri pada Anna karena tidak mendapatkan perhatian mereka lagi." ucap Anna memandang Aqila dengan merasa bersalah pada nya, berbeda sekali dengan apa yang dia ucapkan.

Aqila mengepalkan tangannya sebentar lalu melepaskannya lagi. ucapan Anna membuatnya merasa marah, benar dia iri padanya karena mendapat semua perhatian dan kasih sayang itu, tapi dia tidak akan memperlihatkannya pada Anna yang akan membuat saudara angkatnya ini puas karena kemenangannya.

"Heh!! Aku iri padamu?" ucap Aqila dengan ujung bibirnya yang naik lalu mendekatkan dirinya pada telinga Anna. "Bermimpi lah!!."

Anna mematung di tempatnya mendengar jawaban Aqila apa lagi senyuman itu yang seakan meremehkannya, membuatnya kesal.

Aqila lanjut berjalan menuju kamarnya untuk beristirahat, dia merasa sangat marah dan kesal sekarang.

"Anna tidak papa. Qila mungkin sedang dalam mood yang buruk" ucap Aulia dengan menuntun Anna untuk duduk.

Anna hanya mengangguk saja dengan pandangan ke bawah. "Hm, bagaimana jika kita ke mall saja? Bukankah Anna ingin es krim?" ucapan Nikolas membuat Anna mengangkat kepalanya menatap Nikolas semangat.

"Benarkah Daddy?" Nikolas mengangguk menatap Anna dengan tersenyum. "Ayo Daddy. Ayo ke mall!!" ajak Anna dengan memegang tangan Nikolas untuk berdiri dari kursinya.

"Tunggu, kami juga akan ikut" ucap Mila di setujui seluruh keluarga.

"Kami akan mengganti pakai terlebih dahulu" ucap Kanaya dengan membawa Anna ke atas untuk membantunya bergantian pakaian.

Sekarang yang berada di ruang tamu hanya ada Felix, Nikolas, David, Andra, dan Aiden. Ruangan itu hening karena mereka hanya diam tanpa mengatakan apapun dengan pandangan ke arah smartphone masing masing sambil menunggu para wanita datang.

1
Rossy Annabelle
klo ada kehidupan lain mah q berharap qila tidak bersama keluarga itu lagi 😐
Rossy Annabelle
sekali up si author pake bawang putih 😭..next lah thor Jangn lama² buat up-nya ya🥺
Rossy Annabelle
next thor/Sob/
Akmar Faizal
mak ayah Aqila yg bodoh.. sggup korban kn ank kandung demi ank angkat.. walaupun ini sekadar novel,tapi tetap sakit hati bila baca.. semoga Aqila d culik oleh musuh ayah nya..dan di jadi kan Aqila ank mereka dan senjata untk membalas ayah Aqila kembali..dlm masa yang sama Aqila hilang ingatan.. please lh Thor..I can imagine how hard to Aqila except this..
Akmar Faizal
mcm mana dgn hasil test Aqila...jgn Aqila jd korban keluarga bodoh nya sudah
Akmar Faizal
tak kan tak ada kebahgian buat Aqila.../Cry/
Akmar Faizal
jangan kluarga bodoh tu mengorbankn Aqila demi Anna sudah... kluar kn lah Aqila dari kluarga laknat tu thor... rasanya aulia juga sesuai kn jantung nya..itu yang cepat² nye koyak kan hasil test tu... kluarga tu dah lh tak adil langsung pada Aqila..alih² nk suruh Aqila korban kan plak jantung nye...jantung oooiii..jika nk derma organ sekali pun,tunggu tuan badan mati dulu baru boleh..itu pun tuan badan yang nak derma organ nye tu dah tanda tangan surat perjanjian derma organ tu...geram nye dgn kluarga Abraham ni...
Akmar Faizal
tak mungkin kan..jika pn sesuai jantung tu dgn Anna...tak kan nk korban yang sihat demi yg sakit...jantung kut..bkn hati or kidney
Akmar Faizal
Thor tolong bahagia kan Aqila la okay...
Yani Sembiring
ada ya keluarga yg ngorbani jantung anak kandung utk anak tiri kyk cmn dinovel aja deh thorr...
Akmar Faizal
tak sedar kah awak aulia...awak pn punya kekasih xpe... Aqila x boleh...gila punya pemikiran...x terasa ke mcm kata kat diri sdiri je...geram nye kat aulia ni... Thor buat Aqila happy ye...
Yani Sembiring
itu baru krennnn aqla....keluarga stresss masak anak y ngak ada ngak nyari ,anak ayam aja hilang dicari induk y
Yani Sembiring
kok ada y saudara kembar ngak ingat dengan saudara y yg lain...biasanya kembar itu identik saling peka
Yani Sembiring: bener banget tuh kk
total 2 replies
Rossy Annabelle
buat kecelakaan pesawat atau apa gitu Thor..gedeg banget lama² sama keluarga qila,smngt pokoknya Thor💪
Akmar Faizal: betul³..biar kluarga Aqila tu menyesal..dan sedikit demi sedikit demi terkuak lh kebusukkn Anna tu...
total 1 replies
Afsyas Mustakim
Mamam tuh Annabelle
Akmar Faizal
mohon sampai Korea aqila nya hilang ingatan..yg tahu cuma Vina jer...yg mnjd kn Aqila ank nya adalh musuh daddy nye Aqila sdiri..
siluba hutang
alur nya kaya kura kura, lambat bet
Akmar Faizal
moga lulus Aqila dan Vina...
Akmar Faizal
aqila tolong lh ikut vina...cepat² lah kluar dari kluarga laknat mu itu aqila...
Yani Sembiring
gadis baik aqla .. sudah waktunya kejar kebahagiaan mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!