Dari tidak terbiasa sampai akhirnya menjadi sangat terbiasa..
Oh ya ampun aku terpesona dengan ketampanan nya dan akhirnya aku bisa mendapatkan nya. Tetapi, kenapa dia memutuskan hubungan secara sepihak begini. Tidak bisa di biarkan!aku akan membuatnya menyesal!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nh Hasanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20
Risky pun semakin mendekatkan wajah nya hingga membuat Risa menutup mata nya. Risa bisa merasakan hembusan nafas Risky begitu sangat dekat.
"Mari kita berteman" ucap Risky sembari tersenyum dan membuat Risa merasa begitu sangat lega.
"Ada yang kamu bilang barusan ky?" ucap Risa yang kini mendorong pelan Risky menjauh dari nya.
Hati Risa merasa begitu gugup dan hampir saja dia tidak dapat mengatur perasaan nya itu.
"Aku ingin kita berteman dan berbaikan seperti dulu" ucap Risky yang menahan Risa dan kali ini benar-benar membawa Risa ke dalam pelukan nya.
"Berteman dengan Risky bukan kah itu nanti nya bisa membuat ku menjadi bisa lebih dekat dengan nya" pikir Risa.
"Kamu ngomong apa sih?" ucap yang kini membalas pelukan Risky, hingga membuat Risky merasa begitu senang.
"Aku lelah berpura-pura dingin dengan mu selama sebulan lebih ini" ucap nya sembari terus saja memeluk Risa dengan begitu erat.
"Kamu pikir aku juga tidak lelah, aku rindu berdebat dengan mu" ucap Risa sembari terus memeluk Risky dengan begitu erat juga.
Mereka terus saja berpelukan dengan erat seperti itu, seperti mereka telah lupa kalau mereka sekarang ini hanyalah sebatas mantan dan mereka tidak memiliki hubungan apa pun.
"Aku minta maaf" ucap Risky
"Iya" ucap Risa mengangguk dan tersenyum pada Risky. "Boleh aku bertanya satu hal pada mu ky?" ucap Risa yang kini menatap Risky dengan serius.
"Apa?" tanya Risky memperhatikan Risa sembari terus memeluk nya.
"Apa kamu beneran tidak pernah memiliki rasa pada ku?" tanya Risa dengan penuh harap Risky akan menjawab nya dengan jujur.
Risky sempat terdiam dan kemudian tak lama dia pun mulai berucap.
"Aku memang tidak pernah ada rasa pada mu. Aku hanya ingin berteman dengan mu saja tidak lebih, lagi pula aku sudah punya Risti. Kamu jangan terlalu ge'er menganggap ku suka pada mu ya" ucap Risky sembari terus memeluk Risa dengan begitu erat nya.
Risky tidak menyadari ucapan nya itu benar-benar membuat perasaan Risa menjadi tidak karuan.
"Kamu sungguhan tidak pernah menyukai ku kah ky?" tanya Risa menahan tangis nya, Risa pun tak lagi memeluk Risky dan berusaha ingin melepaskan tangan Risky yang masih begitu erat ingin memeluk nya.
"Aku gak pernah suka sama kamu Risa, selama ini aku cuma nganggap kamu teman aku. Aku hanya berpikir setelah kita putus dan kita yang diam seperti saat-saat kemarin, aku tidak bisa kita terus-terusan seperti itu" ucap Risky yang membuat Risa terdiam.
Ucapan itu benar-benar membuat hati Risa merasa begitu sedih. "Aku tahu kamu belum bisa move on dari aku, tapi dengan sikap mu yang begini kamu malah membuat ku berpikir aku adalah lelaki satu-satu nya yang membuat mu merasa sangat nyaman" ucap Risky yang kini memeluk Risa dengan begitu erat.
"Lepasin aku ky" ucap Risa yang sudah sedari tadi tak lagi ingin di peluk oleh nya.
"Engga, aku gak mau lepasin kamu" ucap Risky yang terus saja berusaha mempertahankan pelukan nya pada Risa.
"Aku gak mau berteman sama kamu" ucap Risa meninggikan suara nya dan ucapan Risa kali ini benar-benar membuat Risky menjadi melemah dan akhirnya melepaskan pelukan nya itu.
"Kamu sungguh tidak pernah menyukai ku, lalu untuk apa kamu bersikap seakan-akan kamu memiliki rasa pada ku! lalu kenapa kamu mendekati ku!" ucap Risa yang sudah tak dapat lagi dapat menahan air mata nya.
"Kenapa? Apa tebakan aku benar kamu masih ada rasa dengan ku?" tanya Risky yang seakan masih tidak mengerti dengan apa yang saat ini di rasakan oleh Risa.
Risa hanya terdiam mendengar ucapan yang Risky tanya kan pada nya.
"Untuk hal seperti itu apa perlu masih kamu tanya kan pada ku?" ucap Risa yang segera berjalan menuju meja nya dan segera mengambil tas nya.
"Berteman dengan nya dan kembali dengan status yang hanya sekedar teman, apa aku bisa menerima nya" gumam Risa sembari menghapus air mata nya dan segera berjalan dengan buru-buru pergi dan ingin meninggalkan Risky yang saat itu masih terdiam dan mungkin sedang memikirkan apa yang baru saja dia lakukan hingga membuat Risa menangis seperti itu.
( cinta dan benar2 cinta )
berarti kamu benci (bener2 cinta ) sama aku tp tulus ga kira2 ?
lanjut yaa semangat