NovelToon NovelToon
Gadis Kecil Om Dokter

Gadis Kecil Om Dokter

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Dokter / Tamat
Popularitas:17.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: ntaamelia

SQUEL "GAIRAH SANG CASANOVA"

SERI KETIGA.

Karena perebutan harta dan kekuasaan, Cyara Pavita Ramsey harus menerima penderitaan. Di saat bersamaan, dia harus melihat sang ayah terbaring koma di rumah sakit, akibat dendam dari pamannya sendiri.

Namun, secercah harapan hadir begitu saja. Pertemuan tanpa kesengajaan antara dirinya dengan dokter tampan—pemilik rumah sakit—membawa dirinya terjerat dengan pria bermata tajam itu.

Follow Ig @nitamelia05

Salam Anu👑

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ntaamelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu Lebih Menyeramkan

"Om, kita mau ke mana?" Satu kalimat itu senantiasa berdengung di telinga De. Sepanjang perjalanan, Cyara benar-benar tak mau diam. Ada saja yang gadis itu bicarakan.

"Om, kalo orang nanya dijawab dong," ujar Cyara, melirik De yang fokus ke jalanan. Pria itu terlihat menghembuskan nafas, lalu memutar stir ke arah kanan.

"Apa mulutmu tidak memiliki rem?" tanya De tanpa memalingkan wajahnya. Pandangan mata pria itu lurus ke depan, sambil mengingat-ingat bahwa jalur yang dia tempuh adalah benar.

"Abisnya Om nggak mau jawab, aku jadi ngomong terus."

"Kamu akan tahu setelah kita sampai."

Cyara menghembuskan nafas kasar. "Kalo gitu aku nggak perlu nanya dong, Om."

Mendengar itu, De tak berniat untuk menimpali ucapan Cyara. Dia hanya menarik sudut bibirnya dan sedikit melihat plang yang ada di sisi jalan. Hingga tak berapa lama kemudian, mereka akhirnya sampai di kawasan apartemen elite dengan keamanan dan kenyamanan super wah.

Cyara hanya melongo sambil menatap takjub gedung pencakar langit tersebut. Benarkah De akan membawanya tinggal di sini? Hanya berdua?

Cyara melamun dan sibuk dengan pikirannya. Gadis itu sampai tak sadar kalau De sudah memberhentikan kendaraan roda empatnya di basemen. Ini adalah basemen apartemen Aneeq. Sebelumnya De sudah meminta password apartemen, sebab hanya tempat ini yang aman untuk Cyara.

"Ayo turun!" ajak De, melihat Cyara yang masih mematung dan menelaah suasana sekitar.

Dia melihat De yang sudah ada di luar. Akhirnya Cyara menurut, dia ikut keluar dari mobil dan mengekor pada De yang sudah lebih dulu melangkah.

"Om!" panggil Cyara, sedangkan matanya tak berhenti untuk melirik ke sana ke mari. Sepertinya De memang benar-benar pria kaya. Sebab penghuni apartemen ini pasti membayar sangat mahal.

"Hem."

De tak menghentikan langkah, hingga sebab hari sudah semakin malam. Dia tak punya waktu untuk meladeni Cyara yang pasti akan banyak melontarkan pertanyaan.

"Kita akan tinggal di sini?" tanya Cyara, mereka berhenti di depan lift. De memencet tombol, hingga pintu lift terbuka. Mereka masuk dan naik ke unit apartemen milik Aneeq.

"Tidak!"

Cyara langsung menengadah. Apa maksudnya tidak? Lalu untuk apa mereka ke mari kalau tidak untuk tinggal bersama? Apa sebenarnya rencana De?

Cyara mundur beberapa langkah, sementara De sedikit menyeringai, tetapi Cyara tidak akan bisa melihatnya, sebab gadis itu berdiri di belakang tubuhnya.

"Hanya kamu yang akan tinggal di sini. Aku akan tetap pulang," sambung De, membuat Cyara menghela nafas lega. Namun, detik selanjutnya Cyara langsung menegakkan tubuhnya dan berdiri di depan De.

"Aku sendirian dong, Om?"

De mengangguk.

Wajah Cyara berubah pias dan kembali gelisah. Sebab dia masih sangat takut. Andai Austin dapat menemukannya. "Kalau ada penjahat gimana, Om?"

"Tidak akan ada, Kudek. Keamanan di sini cukup bagus, jadi kamu tidak usah khawatir," ujar De dengan tenang.

Meyakinkan Cyara, bahwa tidak akan terjadi apapun. Sebab kawasan ini cukup jauh dari rumah sakit, dan lebih dekat dengan perusahaan Aneeq.

"Tapi tetep aja, Om. Kalo seandainya ada hantu? Cia minta tolong sama siapa?" Raut wajah gadis itu sudah kembali tertekuk dengan dahi yang berlipat-lipat. Dia kembali memohon pada De agar tidak meninggalkannya.

Ting!

Sebelum De menjawab, pintu lift sudah terbuka. De melangkah keluar tanpa memedulikan Cyara. Hingga akhirnya Cyara kembali pasrah, dia mengikuti langkah De hingga mereka sampai di unit yang dituju.

"Ingat, tidak akan hantu yang mengganggumu, sebab kamu lebih menyeramkan dari pada hantu," ucap De, membuat Cyara menghentak-hentakkan kakinya.

"Om!!!"

De masuk ke dalam apartemen, dia melangkah dengan kedua tangan yang masuk ke dalam saku celana. Tak ingin berlama-lama, dia langsung menuju kamar tempat di mana Cyara akan berisitirahat.

"Di sini kamarmu, untuk urusan baju dan bahan makanan nanti kita beli bersama. Sekarang pakai saja yang ada," ujar De menunjuk ranjang, lalu membuka lemari pakaian di mana beberapa baju milik Jennie berjajar.

"Tapi Cia tidak bisa memasak," timpal gadis itu, untuk seumur hidupnya, dia memang tidak pernah memegang alat-alat dapur. Apalagi sampai menyalakan kompor. Sudah dipastikan, kalau itu terjadi rumah akan kebakaran.

"Aku tahu, dan aku akan mengajarimu. Makanya menurut, sekarang naik ke atas ranjangmu dan berisitirahat. Kamu masih sedikit demam, tanganmu panas."

De bicara seperti itu, sebab dia merasakan telapak tangan Cyara yang hangat saat ada dalam genggamannya.

Melihat De yang sudah bicara seserius itu, akhirnya Cyara mengangguk patuh. Cyara tak melepas jaket yang melekat di tubuhnya, dia langsung berbaring dan menarik selimut hingga ujung kepala saja yang tersisa.

"Tidurlah, aku akan di sini sampai kamu benar-benar nyenyak."

Cyara hendak menjawab ucapan De, tetapi pria itu lebih dulu mematikan lampu utama. Membuat Cyara tak bisa berkutik, dan akhirnya memilih untuk memejamkan mata.

***

Coba kasih taburan kembang sama siraman kopi gitu lho guys 🥴🥴🥴

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hhmmm udah tamat aja, Thor.🤭
tapiAku suka happy ending dan konfliknya ga berat.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
akhirnya calon baby hadir juga.👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Biar makin rame lagi ya Ken.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Owh ga jadi hamil toh... ga apa² nunda dulu biar terus berasa jadi penganten baru.😁😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
El sama Caka padahal lama kosong hamilnya tapi sekalinya hamil langsung di kasih babby kembar 4 sekaligus.👍😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
emang kalau kehamilan 4minggu bisa kedeteksi ya, karna usia 8 minggu aja 2 garis berbeda, yang satu jelas merah dan yang satu agak buram kecuali masuk 10minggu.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Miaaawww.🐱🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
De otakmu perlu di sapu sama di pel sekalian sedot debu biar Cling ga ngeress mulu.😂😂😂
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ya lelah karna ulahmu De.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bakalan gempor itu mah Cia.🤭🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Wkwkkk... kamu di kerjain kakak²mu makanya Panaass.😂😂😂
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
😂😂😂
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sodara absurd semua.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Akhirnya halal juga, selamat PoMo di tunggu versi sachetnya.👏🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
So sweett.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kejutaaann...👍👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sudah sekarat juga masih saja ga kapok Austin.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
bener² keturunan Uler Ken.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gimanaaa... gimana Hama, kaget ga denger kalau Cia bukan perempuan sembarang seperti yang kamu remehkan selama ini.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
salah paham kan jadinya, mending cepetan di halalin deh biar lebih bebas.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!