NovelToon NovelToon
THE MIRACLE OF FRIENDSHIP

THE MIRACLE OF FRIENDSHIP

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:162.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rizqi Wida

Sheira tak pernah menyangka jika cintanya dengan sang kekasih 'Andra' harus berakhir. Dia pun harus merelakan Andra untuk sahabatnya.

Demi menjaga hubungannya denga Reina, Sheira memutuskan untuk mengalah dan menyembunyikan hubungannya dengan Andra. Dia memilih untuk pergi dan menjauh dari mereka. Bagi Sheira persahabatan adalah segalanya.

Tetapi pada akhirnya kebohongannya pun diketahui oleh Reina. Terbongkarnya kebenaran itu membuat hubungan persahabatan mereka diujung tanduk.

Akankah persahabatan mereka terus berlanjut?
Atau justru persahabatan mereka akan hancur?
Dapatkah Sheira menemukan cintanya?

Penasaran dengan kisah persahabatan mereka, mari baca cerita selangkapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rizqi Wida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20 Kegelisahan Zia

Malam yang cukup dingin ditambah angin yang semilir. Membuat Zia bersembunyi dibalik selimutnya. Ingin rasanya Zia memejamkan mata. Tetapi fikirannya selalu teringat dengan kejadian tadi siang. Fikiran itu yang akhirnya membuat matanya enggan terpejam.

Pertemuannya dengan Angga siang ini sungguh mampu membuat Zia mengenang masa lalunya. Masa dimana dia selalu menghabiskan hari-harinya bersama Angga. Kenangan itu terus terlintas dikepala Zia. Hingga membuat hatinya merasa sangat bahagia.

Dia tak bisa berhenti memikirkan Angga. Teman lamanya yang sangat dia rindukan. Dia masih sangat ingat bagaimana kebaikan Angga padanya dimasa lalu. Senyuman dan suara lembutnya selalu mampu menenangkan hati Zia. Pada masa itu hanya Angga yang bisa membuatnya bertahan untuk tetap menyelesaikan sekolahnya. Angga yang selalu menyemangatinya. Jadi secara tidak langsung Angga yang telah menjadikannya seperti sekarang ini. Menjadi seorang Zia yang pemberani dan mandiri.

   

“Ya Allah kenapa dari tadi aku kefikiran Angga terus ya?” tanya Zia pada dirinya.

   

“Eh… tunggu kenapa dia kembali ke kota ini? Seingatku setelah lulus sekolah dia pindah ke Pontianak.” Gumam Zia. Tak lama kemudian ponsel Zia berbunyi. Terlihat nomor baru menghubunginya.

     

“Siapa ya? Angkat gak ya?” tanya Zia dengan ragu.

   

“Angkat aja deh siapa tahu penting.” Lanjut Zia setelah berfikir.

Biasanya Zia tidak pernah mengangkat telfon dari orang yang tidak ada dalam daftar kontaknya. Namun kali ini hatinya mengarahkan untuk menjawab telfon tersebut.

   

“Assalamualaikum. Halo ini siapa ya?” tanya Zia penasaran.

   

“Waalaikum salam Zia, ini aku.” Jawab seseorang disebrang sana.

   

“Angga?” sahut Zia yang langsung mengenali suara itu. Zia langsung bangun dari posisi berbaringnya.

     

“Ternyata kau langsung bisa mengenaliku. Tapi kenapa tadi siang kau sangat sulit mengingatku?” kata Angga sedikit kecewa.

 

“Maaf tadi ingatanku sedang blank.” Jawab Zia dengan asal.

 

“Ada-ada saja kamu ini. Sedang apa kau? Aku tidak mengganggumu kan?” tanya Angga dengan nada tidak enak.

   

“Tidak aku sedang santai kok. Kamu sendiri sedang apa?” kata Zia balik bertanya.

   

“Aku sedang memandangi langit malam. Kamu tahu bulan malam ini terlihat sangat indah.” Jawab Angga dengan suara yang terdengar sangat manis.

   

“Benarkah?” tanya Zia yang langsung menuju jendela kamarnya.

   

“Wah kau benar Angga.” Lanjut Zia dengan senyum lebar.

   

“Zia…. Pernahkah kau merindukanku?” tanya Angga tiba-tiba berubah menjadi serius. Zia tersentak mendengar pertanyaan Angga. Zia tak dapat mengeluarkan kata-kata.

   

“Zia kau masih disana kan?” lanjut Angga menyadarkan Zia.

   

“Ah… iya Angga, maaf tadi kamu bertanya apa?” sahut Zia pura-pura tidak mendengar karena sangat gugup.

   

“Sudahlah lupakan saja kalau begitu. Oh iya Zia sepertinya malam sudah larut. Segeralah beristirahat pasti saat ini kau sangat lelah.” Kata Angga suaranya terdengar sangat kecewa.

   

“Baiklah Angga selamat malam.” Ucap Zia.

   

“Selamat malam Zia.” Sahut Angga singkat.

   

“Angga bisakah akhir pekan ini kita bertemu?” tanya Zia melirihkan suaranya.

   

“Tentu saja Zia dengan senang hati.” Jawab Angga dengan semangat.

   

“Baiklah kalau begitu akhir pekan nanti kita bertemu di cafe dekat sekolah ya tepat pukul 10.00. Biar kita bisa sekalian bernostalgia tentang masa lalu.” sahut Zia tak kalah bersemangat.

   

“Ok sampai ketemu Zia, aku pasti akan datang tepat waktu. Sekarang istirahatlah selamat malam Zia. Assalamualaikum.” Lanjut Angga mengakhiri obrolannya.

   

“Waalaikum salam selamat malam Angga.” Jawab Zia yang langsung mengakhiri panggilan itu.

Setelah menyimpan nomor Angga dan meletakkan ponselnya diatas nakas. Zia kembali berbaring diatas kasurnya. Bibirnya tak bisa berhenti tersenyum. Hatinya merasa sangat senang. Sejenak Zia melirik jam yang ada didinding kamarnya. Jam itu sudah menunjukkan pukul 23.00.

   

“Kenapa malam ini berjalan sangat cepat. Aku harus segera tidur jika tidak besok pasti akan kesiangan. Kalau sampai kesiangan bisa-bisa papa memarahiku habis-habisan.” Kata Zia sedikit terkejut dan membayangkan papanya yang sedang mengomel.

Kemudian Zia mematikan lampu dan menghidupkan lampu tidur. Namun dia masih belum juga mengantuk. Hingga pada akhirnya dia menarik selimutnya hingga menutupi kepalanya. Dia berusaha memejamkan matanya. Berharap agar dia bisa segera tertidur. Tetapi tetap saja matanya masih sulit untuk terpejam. Padahal dia sudah berkali-kali membaca do’a tidur. Sehingga Zia memutuskan untuk menghitung domba di benaknya. Dia ingat pesan neneknya sewaktu kecil dulu. Kata nenek jika dia tidak bisa tidur Zia harus membaca do’a. Namun jika masih belum bisa tidur Zia harus menghitung domba dalam benaknya.

   

“Satu domba… dua domba… tiga domba… empat domba…” Zia terus berhitung. Perlahan-lahan matanya mulai terpejam. Belum sampai hitungan kedua puluh matanya sudah mulai terpejam. Ternyata usahanya kali ini berhasil. Kini dia sudah masuk ke alam mimpi.

Sementara itu dirumah Angga, dia juga tak dapat menyembunyikan rasa senangnya. Setelah cukup lama menahan kerinduannya pada Zia. Akhirnya kini dia bisa bertemu dan bersama dengan Zia lagi. Awalnya dia ragu untuk menemui Zia kembali. Dia tahu keadaan Zia yang sekarang bukanlah Zia yang dikenalnya dulu. Dia takut jika Zia tidak akan menerimanya lagi sebagai temannya.

   

“Meskipun sekarang keadaan dan statusmu sudah berubah. Tetapi sikap ramah dan baik hatimu tidak berubah Zia. Hal itulah yang selalu aku rindukan dari dirimu. Sikap polos dan lugumu, sungguh aku sangat merindukan dirimu.” Gumam Angga sembari menatap langit-langit kamarnya dan tersenyum.

   

“Apa kau tahu Zia jika selama ini aku selalu menunggu hari ini terjadi. Hari dimana aku bisa menyapa dan berbicara denganmu lagi. Aku sudah sangat tidak sabar menunggu akhir pekan.” Lanjut Angga sembari membayangkan wajah Zia.

   

“Entah mengapa aku bisa sangat merindukanmu seperti ini gadis luguku. Aku sangat merindukanmu, sangat-sangat merindukanmu.” Kata Angga sembari memejamkan matanya.

Kini mereka berdua sudah sama-sama terlelap dalam tidurnya. Terlelap dengan senyuman yang masih terukir dibibir mereka. Dengan kebahagian yang sama mereka menyapa alam mimpi.

Persahabatan mereka saat SMA memang terbilang sangat unik. Bagaimana tidak sosok Zia yang terkenal lugu, polos, dan cupu bisa sangat dekat dengan Angga. Angga yang dikenal sebagai cowok idola disekolahnya memilih berteman dengan Zia. Awalnya banyak teman yang mencibir Zia. Mereka selalu berkata jika Zia telah menggunakan guna-guna pada Angga. Sampai-sampai Zia selalu menjadi bulan-bulanan. Tetapi Angga selalu melindunginya. Bahkan Angga tak pernah ragu untuk menghajar siapa saja yang berani membully dan mengejek Zia.

Kedekatan Zia dan Angga sempat membuat Zia merasa tertekan. Bagaimana tidak setiap hari dia harus mendengar hinaan dan cacian. Terutama dari para gadis-gadis yang sangat tergila-gila pada Angga. Mereka bahkan sering menarik rambut Zia hanya untuk membuat Zia menjauhi Angga. Namun Angga tak pernah tinggal diam melihat semua itu. Angga bahkan berani mendeklarasikan persahabatannya dengan Zia didepan semua teman-teman mereka. Bahkan Angga tidak pernah sedikitpun meninggalkan Zia. Dia tidak ingin meninggalkan Zia sendirian.

.

.

.

Jangan lupa beri Like, Vote, dan komen ya...

1
Hap£!π
ka baguss bgt ceritanya
Rizqi Wida: terimakasih 🙏😊
total 1 replies
Hap£!π
ak mewek ka...
Sri Puji Lestari
mksh thir ceritanya sangat bagus smg novel berikutnya banyak pembacanya aamiin YRA
Rizqi Wida: aamiin
terimakasih kak 🙏😊
total 1 replies
Stefani Setyaningsih
keren thorr👍👍
Suherni Erni
mau mengubur perasaannya tp ngga mau buka hati buat yg lain munafik bgt sheira...
Astirai
menarik..... aku mampir thor..
ikutin jg bukalah hatimu untukku
Raditya Tita
sumpah pengen nonjok andra...
Rizqi Wida: sabar kak sabar, lagi puasa 😁
total 1 replies
Yhuli Yhuliati
kirain rein ny yg sengaja godain andra,ga tau nya andra yg berkhianat..
DeThe D'Costa
kayanya nanti jangan2 sih Reina mati trus Andra sama Sheira balik lagi
mudah mudahan feelingQ sala ya thor
Rini Haryati
Keren thor
nazaruddin thamrin
3 Like kembali mendarat. Semangat thor. Fresh Nazar mendukungmu. Ditunggu LIKE dan KOMEN mu ke novel PEMBALASAN SANG CEO dan HOT MAN ON CAMPUS. kita saling support terus ya.
Bety Nurlaila
kak apakah novel ini lanjutan dari novel bidadari surgaku
Bety Nurlaila: oh iya kak makasih ya sudah diberitahu
total 5 replies
Kohaku
Lanjut, semangat terus Thor
Kohaku
Lanjut, semangat terus Thor.
Kohaku
First
Jungkook wife
Hadir lagi like dari "Istri yang Terabaikan". Mari saling support terus kakak. Ditunggu Feedback nya selalu. Semangat terus kakak.
nazaruddin thamrin
Like kembali mendarat. Semangat thor. Fresh Nazar mendukungmu. Ditunggu LIKE dan KOMEN mu ke novel PEMBALASAN SANG CEO dan HOT MAN ON CAMPUS. kita saling support terus ya.
Kohaku
Lanjut, semangat terus Thor.
nazaruddin thamrin
Like kembali mendarat. Semangat thor. Fresh Nazar mendukungmu. Ditunggu LIKE dan KOMEN mu ke novel PEMBALASAN SANG CEO dan HOT MAN ON CAMPUS. kita saling support terus ya.
Kohaku
Lanjut, semangat terus Thor
Rizqi Wida: Terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!