NovelToon NovelToon
Emperor Of Light

Emperor Of Light

Status: tamat
Genre:Action / Petualangan / Misteri / Kultivasi / Petualangan Fantasi-Fantasi Timur / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:59.4k
Nilai: 4.6
Nama Author: Arinimase

(SLOW UPDATE)

(karya pertama sebelum Kaisar cahaya kultivasi iblis)

Kehidupan sebelum adanya kultivasi, memang cukup sulit! Mereka para umat manusia harus bertahan hidup bersama iblis-iblis yang masuk ke dalam alam umat manusia ini.

Kaisar Wu Shen, tidak menduga bahwa anak ini (Xin Dao) adalah iblis! Namun karena melihat kondisi Xin Dao yang ia temukan dalam kondisi prihatin, membuat Wu Shen berniat untuk menyatukan kembali umat manusia dan juga bangsa iblis. Benar! Jawaban dari orang-orang ini pastilah "Tidak mungkin!"

"Impian mu bodoh, Wu Shen!"

Wu Shen; "peperangan, mungkin akan terjadi karena itu, aku akan selalu berdoa, padanya agar setia untuk melindungi desa Qishan Jin ini dari serangan para iblis itu."

bagaimana bisa Wu Shen berdoa seperti itu setelah tahu bahwa anak yang selama ini di asuhnya adalah seorang iblis dan tepatnya dia adalah calon untuk pemimpin alam iblis!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arinimase, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter. 19 - Bukan Manusia Melainkan Iblis

Posisinya sekarang ini sudah mencapai posisi tertinggi dalam alam iblis, menjadi Kaisar mereka. Pantaskah itu? Xin Dao yang sudah menjadi Kaisar alam iblis, mungkin sengaja memasukan jebakan ke dalam tanah tanah ini untuk mencelakai orang orang di Qishan Jin ini dan juga berencana untuk membunuh Wu Shen dengan perlahan untuk membuatnya merasa sakit yang luar biasa dan akan membuatnya terjaga selama racun itu bergerak.

Xin Dao mengangkat tubuh Wu Shen di atas kedua tangannya dan memperhatikan dengan baik, tangan kanannya sudah terluka, terinfeksi dengan sangat parah bahkan sudah merambat pada bagian tubuhnya dan sudah banyak menghancurkan banyak sel penting dalam tubuhnya.

"Orang ini, akan segera mati jika, racunnya tidak segera diobati." 

Panglima Jin Mo, bergerak maju dan menghunuskan pedangnya. Panglima Jin Mo mengerutkan keningnya seperti sedang melihat lawan terbesarnya kali ini, panglima Jin Mo berkata, "Xin Dao! Kembalikan Kaisar saya dan saya tidak akan membunuh anda!" 

Xin Dao tersenyum licik, wajahnya terlihat sedang menghinanya kali ini, menjawab, "Kenapa? Bukankah sudah jelas, siapa yang akan menjadi pemenangnya kali ini? Apakah kau masih tidak ingat kekalahan mu yang membuatmu bertekuk lutut dihadapan saya juga di hadapan mayat kaisar anda sendiri?"

Panglima Jin Mo semakin menekan kuat pedangnya, menggertakan giginya, "Saya mengetahui! Anda yang sekarang ini, sudah mendapatkan jabatan tertinggi di alam iblis itu, dan dengan semaunya, memerintahkan para pasukan anda untuk menyerang Kaisar Wu!" 

Xin Dao sama sekali tidak mengetahui tentang keberadaan iblis wabah yang tiba-tiba berada di sini dan menyerang Kaisar mereka, ini bukanlah perintah tapi mereka yang menginginkannya! 

Xin Dao berkata dengan dingin, "Sekali lagi, katakan itu dan saya akan membunuh Kaisar kalian."

Panglima Jin Mo yang merasa jika dirinya sedang terancam, hanya bisa terdiam dalam posisi yang sebelumnya, masih menghunuskan pedangnya ke arah Xin Dao. 

Dewa murah hati yang cukup mengenal siapa itu Xin Dao melalui para pejabat surgawi yang berbicara dengannya, tidak bisa berbuat apapun apalagi dengan Wu Shen sebagai sanderanya juga kutukan iblis wabah yang belum dinetralkan, akan mempermudah Wu Shen untuk menemui kematiannya sendiri. "Xin Dao, mengertilah. Racun iblis wabah, masih melekat di tubuhnya dan akan terus menyala jika tidak segera dinetralkan. Apakah anda, benar-benar menginginkannya untuk mati?"

Xin Dao mengangkat kepalanya dan memiringkan kepalanya 30 derajat ke kanan, "Memangnya, apa yang para pejabat surgawi ketahui tentang alam iblis yang bahkan belum pernah mereka lihat?" 

Kali ini, dewa murah hati mencoba berkata dengan lembut dan merayunya agar ia bisa memberikan tubuh Wu Shen padanya, "Xin Dao, berikan Wu Shen padaku dan saya akan membuatnya bertahan hidup lebih lama lagi."

Xin Dao tertawa pelan sekali hingga tidak terdengar dan mengakhirinya dengan senyum licik yang semakin menjadi-jadi, "Untuk apa repot-repot melakukannya? Lagipula, dia sudah mengatakannya, saya bisa melakukan apapun padanya jika, saya kembali padanya. Tapi, janji itu ku ubah sedikit menjadi Wu Shen yang kembali padaku karena, dia yang mengaku telah berpaling dan tidak akan melihat wajah menyedihkan ini lagi."

Ekspresi serta aura yang semakin menghitam, membuat dewa murah hati menjadi khawatir dan berlari kencang ke arah Xin Dao yang masih membawa tubuh Wu Shen di atas kedua tangannya. Namun, gerakannya masih kalah cepat dibandingkan dengan Xin Dao yang langsung menghilang dari hadapannya, menggunakan array pemanggil, Xin Dao membawa tubuh Wu Shen bersamanya kembali ke alam iblis dan melindunginya dengan baik.

Semua orang yang belum pernah melihat hal semacam ini, takjub sekaligus khawatir akan keselamatan Kaisar mereka yang telah dijadikan sandera oleh alam iblis. Sebenarnya, apa yang mereka inginkan dari penduduk ini? Apakah yang hanya mereka inginkan hanyalah darah segar untuk memuaskan rasa haus mereka?

Tidak! Iblis pada kalangan bangsawan, biasanya hanya meminum darah dari orang-orang yang berasal dari kalangan bangsawan juga dan tidak akan memuaskan rasa haus mereka pada kalangan rakyat jelata seperti ini. Bagi para bangsawan iblis itu, mereka hanya membutuhkan setetes darah dari seorang pejabat surgawi yang akan mampu membuat mereka sangat puas bahkan mabuk tidak sadar dengan apa yang dilakukannya sekarang ini. 

Kabut asap mengepul itu akhirnya menghilang dan memperlihatkan orang-orang sedang meringis kesakitan karena racun iblis wabah yang mulai menyebar di tubuh mereka. 

Korbannya hanya beberapa puluh orang. "Mungkin saya hanya akan meminimalisir rasa sakitnya dan tidak bisa disembuhkan karena yang bisa menyembuhkan penyakit ini hanyalah kaisar alam iblis itu sendiri. Dengan memberikan darahnya pada orang-orang yang terinfeksi, itu akan membuat penyakitnya menghilang sepenuhnya. Karena bagi kami para pejabat surgawi, hanya bisa menetralkan dan meminimalisir terjadinya pergerakan alam iblis dan tidak bisa menghentikan mereka. 

Sementara itu, Wu Shen yang hanya bisa mencium aroma anyir darah juga beberapa suara percikan api yang membakar, terbangun dalam keadaannya yang hanya memakai pakaian tipis yang setengah telanjang dada. bercak-bercak merah masih melekat di tubuhnya. Rasa sakitnya memang sudah menghilang tapi, siapa yang bisa menjamin jika racun ini sudah pulih kembali?

Wu Shen mencari kembali dimana pedangnya dan tidak juga menemukannya di sekitar ruangan yang sedang ditempatinya. Mungkin saja, dia tidak sengaja menjatuhkan pedangnya di tanah dan tidak terbawa hingga kemari. Lupakan pedangmu! Carilah pakaian anda yang sudah terlepas itu!

Wu Shen mendaratkan satu kakinya dari atas ranjang namun itu bersamaan dengan pintu yang terbuka di depannya.

Xin Dao tampak ingin melakukan sesuatu padanya dan itu sangat terlihat pada senyum tipisnya yang sangat licik dan membuat khawatir. 

Xin Dao berjalan mendekat tanpa memikirkan apa yang ada di kiri dan kanannya, tangannya mencengkram kedua tangan Wu Shen dan menghentakkannya di atas ranjangnya.

Pandangan kembali terfokus pada tangan kanan Wu Shen yang masih memiliki racun iblis wabah yang semakin menyebar hingga ke seluruh tubuhnya. Rasa sakitnya sudah dihilangkan dan hanya tinggal menyingkirkan noda yang masih melekat di tubuhnya. 

Xin Dao mengambil sebuah gelas keramik yang kemudian diisi dengan darah yang keluar dari pergelangan tangannya lalu diberikan pada Wu Shen yang masih terdiam di depannya. 

"Minumlah!" 

Wu Shen hanya terdiam ketika Xin Dao menyuruhnya untuk meminum darah yang keluar dari pergelangan tangannya. Wu Shen tidak memiliki nafsu untuk meminum darahnya dan membuang gelas berisikan darah Xin Dao tersebut ke sudut ruangan.

"Apa yang kau lakukan! Kenapa sampai melibatkan saya dalam hal ini! Biarkan saya mati dengan tenang dan itu bisa membuat anda puas, bukan?"

Xin Dao menjadi sangat marah dan kemudian kembali mencengkram kedua tangan Wu Shen dan membanting punggungnya pada dinding ruangan yang keras. "Mungkinkah saya bisa melihat anda sedang tercabut nyawanya? Bisakah saya melakukan itu? Jika saya memang merelakan anda untuk mati di sini, saya tidak akan repot-repot melakukannya untuk anda."

Pandangan Wu Shen tertuju pada bola mata Xin Dao yang sangat menyala-nyala dan tajam seperti pedang, sulit untuk dikatakan olehnya, bukan hanya tangan yang bergerak tapi juga wajahnya yang memulai penyerangan. 

Seperti sedang memberikannya minum dari mulut ke mulut, Xin Dao terpaksa melakukannya untuk membuat Wu Shen bisa meminum darahnya dan menyembuhkan racun yang semakin menyebar di tubuhnya. Hanya terdengar suara teriakan seorang Kaisar dari istana alam iblis yang merasakan sakit luar biasa ketika darah itu terpaksa dimasukkan ke dalam mulutnya hanya untuk menyembuhkan dirinya dari racun iblis wabah yang sudah menyebar. 

1
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt
arfan
up
mahmut badali
Siau yin
Jasimmarseda
Lumayan
Jasimmarseda
Biasa
Candra
p
Jeky
👍👍👍👍👍👍
Nokiyut
Gabut nungguin Update?


Kuy Mampir di karyaku judulnya TERNYATA CINTA. Kisah Cinta Seorang ceo muda dan gadis cantik sederhana pemilik usaha catering
Nokiyut
Mampir juga di novelku Judulnya TERNYATA CINTA. Kisah cinta seorang CEO muda dan gadis cantik pemilik usaha catering.
Tesalonika Hasiholan
aku baru aj baca blom smua ny
Linda
saya rate plus 5, like and Komen
ku tunggu feedback mu ya
Satriyo Atmojo
bapaknya marga xian anknya marga wu ank pungut ya tor
Ari Wb
kalo nggag bisa buat novel jangan buat thor
Qi Eryu: jangan sarkasme dong
total 1 replies
Ari Wb
kok semua karyanya berhenti tengah jalan
Jonita Vadhiar: oh makasih infonya kak.
total 4 replies
RENseo
kalo ada waktu mampir yuk ke novel pertamaku dan jangan lupa komen, kritik dan sarannya
↓↓↓↓↓
The Revival Of The Grand Master Mage
↑↑↑↑↑
.
.
.
.
.
Natasya ibrani
aku suka ceritanya, mantap autor... jangan lupa mampir dikaryaku juga ya "Warna Cunta Natasya" tq
Difana
ehem ada yg lagi mulai suka ni sama seseorang 😆
Difana
lanjut lanjut lanjut pokoknya lanjut
Difana
ilustrasi wu shennya mana??? 😦
Difana
kebaikan berlebihan memang berbahaya 😟
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!