Reyhan Anderson adalah CEO dari perusahaan Anderson Grop yang sangat terkenal. Dia mampu membuat perusahaan nya berkembang begitu pesat dengan waktu yang sebentar. Namun Reyhan memiliki sifat yang sangat Arogan dan tak jarang para wanita patah hati karena ulah nya. Dia juga dikenal sebagai Bos yang tidak mentolerir kesalahan sedikit pun jika di kantor dia juga terkenal sebagai Casanova
Kinara Andara Ramazoty gadis sederhana yang berasal dari desa dan dia ingin mengadu nasib nya di sebuah kota yang dia yakini dapat membuat dia bisa mewujudkan keinginan nya agar kehidupan keluarga nya menjadi lebih baik lagi.
Kejadian Tak Terduga antara mereka membuat mereka terikat oleh tali pernikahan akankah pernikahan mereka berjalan dengan semestinya?
Jangan lupa follow Ig author @wachyuni_17
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachyu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 20
Rey melaju kan mobil nya dan pergi dari tempat tersebut dengan kecepatan sedang nya sesekali dia juga melirik Kinara yang tidak mau melihat nya sama sekali
"Kalian kenapa berada di sana?". Tanya Rey
"Kami menunggu angkutan umum tuan". Jawab Dewi
"Apa kalian tidak memiliki kendaraan?". Tanya Rey
"Tidak tuan". Jawab Dewi lagi
Sebenar nya Rey ingin sekali jika Kinara yang menjawab nya namun sedari tadi hanya Dewi saja yang menjawab dia
"Kenapa tidak bilang kepada mama Lexa pasti kalian akan mendapatkan kendaraan dari perusahaan jika kalian bicara". Kata Rey membuat Kinara menoleh kearah nya
"Kenapa bisa seperti itu apa Bu Lexa tidak rugi nanti?". Tanya Kinara dan Rey pun menyeringai
"Oh ya aku belum bilang kepada kamu kalau memang di butik jika kita tidak punya kendaraan Bu Lexa akan membantu kita untuk membeli nya dia akan memberikan uang setengah dari harga kendaraan yang akan kita beli". Kata Dewi
"Baik banget ya Bu Lexa tapi apa dia takut jika di manfaatkan oleh karyawan nya?". Tanya Kinara
"Tidak mungkin juga bisa mereka melakukan itu karena butik mama juga aku kontrol". Kata Rey
Kinara Belum menyadari seberapa hebat nya Rey jadi wajar saja jika dia berkata seperti itu
"Tuan sebaik nya kita turun di sini saja". Kata Kinara
"Apa rumah kalian ada di sini?". Tanya Rey
"Tidak tuan tapi kami tidak ingin merepotkan Anda". Kata Kinara
"Aku akan mengantar kalian pulang dan aku tidak menerima penolakan". Kata Rey
Mereka pun tidak bisa berbuat apapun karena Rey memaksa jadi mereka menerima lumayan juga bagi Kinara dia bisa menghemat uang nya dan bisa dia tabung lagi
"Di mana rumah kalian?". Tanya Rey
Dewi pun menunjukkan arah rumah Mereka dan Rey pun segera mengantar mereka pulang. Beberapa menit setelah menerobos jalanan akhir nya Rey sampai juga di daerah rumah mereka
"Sorry aku tidak bisa mengantar kalian hingga rumah sebab ada hal penting yang harus aku lakukan". Kata Rey
"Tidak apa-apa tuan kita juga sangat berterima kasih atas bantuan anda tadi dan juga anda sudah mau repot-repot mengantar kan kita". Kata Dewi
"Kalau begitu aku pergi dulu". Kata Rey lalu melaju kan mobil nya dengan kecepatan tinggi nya dia mendapat kan chat dari Steven yang mengajak nya untuk berkumpul dan Steven juga sudah ada di Sebuah kafe sekarang sedang menunggu kedatangan nya
Rey telah sampai di parkiran kafe dan dia segera masuk ke dalam kafe setelah memarkir kan mobil nya seperti biasa dia menjadi pusat perhatian para wanita di sana
"Rey". Panggil Steven dan Rey pun segera berjalan menghampiri nya. Dia melihat bukan hanya Steven saja yang ada di sana melainkan wanita juga yang menemani dia di sana
"Siapa dia?". Tanya Rey
"Biasalah. Kamu pergi saja sekarang kalau aku butuh nanti aku panggil lagi". Kata Steven dan wanita tersebut pun pergi meninggalkan Steven dan juga Rey
"Bagaimana Rey apa kau bisa mendekati nya?". Tanya Steven
"Itu hal yang sangat mudah untuk di lakukan bahkan aku juga baru saja mengantar nya pulang". Kata Rey
"Wah kau memang hebat Rey tapi sebelum kau jadian dengan nya maka taruhan itu belum bisa kau menangkan". Kata Steven
"Tenang saja bukan hal sulit untuk ku menaklukkan dia lihat saja nanti". Kata Rey
tidak lama kemudian Ben pun datang bergabung bersama dengan mereka
"Kau di sini juga Ben". Tanya Rey
"Iya itu karena kau tidak pulang setelah dari kantor. Kemana pergi mu Rey tadi?". Tanya Ben
"Dia sedang sibuk mengejar wanita Ben jadi biarkan saja lagi pula jika dia memiliki kekasih kan kau juga enak tidak akan di repotkan Rey lagi". Kata Steven
"Memang nya ada Yau kau incar Rey sekarang kenapa aku tidak mengetahui nya". Kata Ben
"Tidak semua hal pribadi ku harus kau tahu Ben". Kata Rey
"Dan aku pun juga punya banyak pekerjaan Rey jadi untuk apa juga mengurusi urusan pribadi mu itu". Kata Ben
"Sudah kita senang-senang saja hari ini mumpung kita kumpul bersama". Kata Steven
"Apa belum puas dengan wanita tadi Stev?" . Tanya Ben
"Rupanya kau tahu juga Ben bagaimana bisa aku puas hanya dengan satu wanita saja". Kata Rey
Mereka semua pun kini makan sebentar di kafe tersebut sebelum mereka pergi ke bar untuk bersenang-senang di sana
Di rumah Kinara kini dia sedang sibuk bersih-bersih dan juga merapikan kamar nya
tok tok tok
"Kinara apa kamu di dalam?". Tanya Dewi
"Masuk saja wi pintu nya gak aku kunci kok". Kata Kinara dari dalam
Dewi pun langsung masuk ke dalam rumah kontrakan Kinara dan kini dia mencari di Mana keberadaan Kinara
"Lagi ngapain Kinar?". Tanya Dewi
"Bersih-bersih wi kamu menginap di sini hari ini?". Tanya Kinara
"Tidak aku hanya ingin bertanya apa bahan untuk makanan yang di pesan oleh Bu Lexa ada?". Tanya Dewi
"Oh iya aku hampir lupa wi untuk kamu mengingat kan coba aku cek dulu mudah-mudahan masih ada". Kata Kinara dan kini mereka berdua menuju dapur untuk mengecek bahan yang akan di gunakan Kinara untuk memasak besok
"Syukur lah masih ada wi jadi aku tidak perlu belanja Sekarang terima kasih ya kamu sudah mengingatkan aku". Kata Kinara
"Sama-sama kalau begitu apa yang harus aku bantu atau besok saja aku datang pagi-pagi untuk membantu kamu?"
Tanya Dewi
"Iya besok pagi saja wi karena kita berdua kan baru pulang kerja juga dan pasti kamu juga capek kan jadi besok saja kita memasak nya". Kata Kinara
"Ya sudah kalau begitu aku pulang dulu ya kamu istirahat saja sekarang agar besok bisa fit kembali". Kata Dewi
"Tentu aku akan istirahat ". Kata Kinara di
Dewi pun kini pergi dari rumah Kinara dan setelah kepergian Dewi Kinara mengunci semua pintu dan juga jendela lalu dia masuk ke dalam kamar nya untuk belajar dan menyelesaikan beberapa tugas yang dia dapat kan . Kinara memang cukup cerdas dalam belajar jadi dia pun tidak kesulitan juga untuk menyelesaikan tugas nya
"Huft akhir nya selesai juga tugas aku sekarang mungkin aku siapkan saja semua nya agar besok tinggal memasak saja". Kata Kinara
Kinara kini kembali ke dapur nya untuk menyiapkan segala nya agar dia besok tinggal memasak saja dan tidak perlu mencari lagi bahan dan apapun yang dia butuhkan nanti
woi jngn gantung begitu lah cerita ya . gk ada yng enak yng nama ya di gantung itu