NovelToon NovelToon
Istri Cantik Mafia Kejam

Istri Cantik Mafia Kejam

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Contest / Balas Dendam / Mafia / Menikah dengan Musuhku / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Lusica Jung 2

Ken merasakan dunianya runtuh dan kebahagiaannya sirna ketika dengan mata kepalanya sendiri dia melihat seluruh keluarganya dibunuh dengan begitu sadisnya oleh sekelompok pria tak dikenal.

Ken adalah saksi bisu pembunuhan sadis yang menimpa seluruh keluarganya. Ayah, Ibu serta adiknya dibunuh tepat di depan matanya dengan sangat sadis. Tapi Ken tidak bisa berbuat apa-apa selain menangis dan meratapi kematian mereka.

Ken ingin membalas dendam dan menghancurkan pria yang ia yakini sebagai dalang utama dibalik kematian keluarganya. Dan gadis bernama Shea Oliver-lah yang menjadi sasarannya.

Dan yang menjadi pertanyaannya, apakah benar-benar pria itu yang telah membunuh keluarganya?

Ken menculik dan menjadikan gadis tak berdosa itu sebagai sandera di mansion mewahnya. Memenjarakannya di sana dan mengikat paksa Shea dengan sebuah pernikahan.

Dan apakah Cintanya pada Shea mampu membuat Ken melupakan dendam kesumatnya pada keluarga Oliver? Apakah Ken mampu melepaskan dendamnya demi Shea?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lusica Jung 2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebenaran Yang Menyakitkan

Cris menghampiri Ken yang sedang duduk termenung di ruangan pribadinya, ruangan di mana tidak setiap orang bisa memasukinya.

Laki-laki itu terlihat begitu berantakan, kemeja yang melekat di tubuh Ken tidak serapi sebelumnya. Dan aroma alkohol yang begitu menyengat berpadu dengan aroma tembakau menyambut indera penciuman Cris ketika membuka pintu berukuran besar itu.

Cris tidak tau masalah apa lagi yang Ken hadapi kali ini, namun Cris berani bersumpah jika itu ada hubungannya dengan Shea.

"Apa kalian bertengkar lagi?" tegur Cris sambil menarik satu batang rokok dari kotaknya setelah memposisikan tubuhnya dengan nyaman di sofa super empuk di ruangan itu.

Gerakan tangan Ken terhenti, laki-laki itu memandang sekilas pada Cris sebelum kembali melanjutkan aktifitasnya yang sempat tertunda.

"Bagaimana kau bisa masuk?" tanyanya acuh tak acuh.

"Kau tidak menguncinya," jawab Cris sambil mengangkat bahunya.

"Oh," dan hanya kata itu tanggapan Ken.

Cris memperhatikan Ken, matanya bergerak memandang setiap lekuk wajah laki-laki di depannya itu. Merasa tidak nyaman atas apa yang Cris lakukan, Ken mengangkat wajahnya dan memandang Cris penuh intimidasi.

"Apa lagi yang coba kau baca dariku?" tanyanya dengan nada menusuk.

"Jangan menatapku, dengan tatapan menyebalkan itu, Ai-Ken. Kau membuat ku merinding,"

"Tck, mati saja kau, Cris!" kata Len sinis.

"Kekekek," alih-alih marah. Cris justru terkekeh dengan tanggapan Ken yang jika di amati raut wajahnya seperti bocah berusia 5 tahun yang kesal karna tidak mendapatkan sebuah mainan.

"Apa yang kau tertawakan?" sinis Ken.

Tatapannya begitu tidak bersahabat. Jika saja orang itu bukan Cris, mungkin sudah sejak meninggalkan ruangan itu, karna tidak betah berlama-lama berhadapan dengan patung es seperti Ken yang memiliki mulut tajam dan tatapan membunuh.

Mengabaikan tatapan Ken yang serasa menusuk tubuhnya. Cris menuang wine kedalam gelas kosong yang ada di atas meja, lalu meneguk isinya hingga tandas tidak tersisa.

Ken mendecih, kembali Ia mengambil satu batang rokok dan menyulutnya. Ken menghisap rokoknya dalam-dalam, kepulan asap putih keluar dari mulutnya yang kemudian menghilang begitu saja

"Bagaimana kau bisa tau jika aku sedang memiliki masalah?" tanya Ken tanpa menatap lawan bicaranya. Cris tersenyum tipis.

"Karna aku mengenalmu lebih dari siapa pun," balas Cris tanpa melunturkan senyum hangat dari wajah tampannya.

Ken tersenyum simpul. "Kau memang yang paling mengerti diriku, Ge!" katanya sambil menghisap kembali rokok mintnya

"Mungkin kau bisa membohongi seluruh dunia, tapi kau tidak mungkin bisa membohongi diriku!" ujar Cris menegaskan.

Ken tidak menampik apa yang Cris katakan. Cris mengatakan yang sebenarnya, memang hanya Cris orang yang paling mengerti dan memahami dirinya. Bahkan Ken tidak ragu untuk bercerita pada Kris ketika Ia miliki masalah.

Tokk...!! Tookk...!! Tokk...!!

"Boss, kau ada di dalam?" seru seseorang dari balik pintu.

"Hhm, masuklah!" sahut Ken, seperti biasa. Datar.

Cklekkk...!!

Pintu berpelitur coklat itu terbuka, sosok Sammy-lah yang pertama kali tertangkap oleh mata Cris dam Ken. Sammy menghampiri bos dan seniornya itu lalu menyerahkan map hijau yang Ia pegang pada Ken.

"Ini Informasi yang kau butuhkan, Boss!"

Ken menerima map yang Sammy sodorkan padanya. Ken membuka map itu dan pada halaman pertama Ken melihat foto 4 pria yang wajahnya tidak terlalu asing.

Itu adalah 4 pria yang sama yang bertemu dengannya dan Shea dua hari yang lalu, serta yang menjadi alasan utama kenapa Shea menjadi lebih sering histeris akhir-akhir ini. Juga ada beberapa foto lain yang tertempel di bawah foto pertama.

Kedua tangan Ken terkepal kuat, di dalam foto itu terlihat tubuh Shea yang terkulai dengan luka lebam hampir di sekujur tubuhnya terikan dan tergeletak di lantai dalam keadaan tidak sadarkan diri, ada juga foto Shea yang tampak kesakitan setelah sebuah tamparan mendarat di pipi kanannya dan membuat sudut bibirnya berdarah.

Foto lain di mana tubuh Shea yang setengah telanjang dan hendak di setubui oleh pria yang sudah Ken hajar habis-habisan. Dan foto terakhir di mana Shea berderai ar mata dan wajahnya yang begitu kesakitan.

"BRENGSEK," teriak Ken sambil menggebrak meja kaca di depannya dan untungnya meja itu tidak sampai hancur berkeping-keping.

Cris yang merasa penasaran, mengambil map itu dan matanya terbelalak sempurna melihat foto-foto yang ada di dalam map itu. "Ya Tuan," pekiknya tertahan.

Sammy merogoh saku jaketnya dan mengeluarkan sebuah cd yang kemudian Ia masukkan kedalam laptop yang memang telah Ia siapkan dan menujukkan rekaman videonya pada Ken.

"Boss, kau juga harus melihat video ini!"

Sammy meletakkan laptop itu di atas meja, pada menit pertama yang terekam dalam video tersebut adalah ketika beberapa gadis yang sama sekali tidak Ken kenal menyiksa Shea dengan mengambil dan menghancurkan kaca matanya, melukai wajahnya sampai menggunting pendek rambut panjangnya.

Masuk menit ke 10, empat pria masuk dan langsung menyiksa tubuh Shea dengan cara yang sulit di jelaskan dengan kata-kata. Setiap Shea mencoba melawan, maka tamparan dan pukulan-lah yang gadis malang itu dapatkan.

Dan menit ke 30, di mana salah satu dari gadis-gadis itu menyiram bahu Shea menggunakan air mendidih, dan di situ Shea menangis, meraung merasakan kulitnya yang terbakar.

Dan setelah itu ke 7 orang itu meninggalkan Shea yang terkulai lemah begitu saja dan mengunci tubuh gadis malang itu di dalam gudang. Dan alasan utama kenapa Shea di bully pada saat masih sekolah dan hampir di lecehkan karena dia cupu, dan alasan lain adalah mereka merasa iri dengan kekayaan yang Shea miliki.

"Setelah insiden itu, nona Ara sempat mengalami depresi dan berkali-kali mencoba bunuh diri tapi selalu gagal. Dan karna tidak ingin hal buruk sampai menimpa putri bungsunya, akhirnya Dannun Oliver memasukkan nona Ara ke dalam rumah sakit jiwa. Satu tahun kemudian Ara nona keluar dan memutuskan untuk pergi ke America dan di sana dia mengganti namanya!" tutur Sammy memaparkan.

"BANGSAT,"

Brakkkk...!!!

Ken berteriak sambil menepis kasar laptop milik Sammy hingga hancur menjadi tiga bagian. Sementara Cris sendiri yang juga ikut menyaksikan video itu tidak bisa berkata apa-apa. Ia terlalu syok melihat insiden mengerikan yang Shea alami di masa lalu. Laki-laki itu bangkit dari duduknya dan melenggang keluar.

"Sam, bawa orang-orang berengsek itu kehadapanku dalam kehadapan hidup-hidup. Ge, siapkan ruangan special untuk mereka bertujuh. Aku akan memberikan sedikit kejutan untuk mereka yang berani menyakiti gadisku!" ujar Ken sebelum sosoknya menghilang di balik pintu.

****

"Derry o, Oppa??"

Shilla memekik kencang ketika mengetahui jika tamunya adalah Derry. Gadis itu tidak tau harus melakukan apa, Ricko ada di dalam. Jika Ia mempersilahkan Derry untuk masuk maka perang dunia ke 2 bisa saja terjadi di rumah ini.

"Sayang, aku merindukanmu!" Derry menghampiri Shilla dan langsung memeluknya, Shilla tersenyum miris.

Ia benar-benar merasa cemas. Bagaimana jika Ricko tiba-tiba saja keluar dan melihat Ia dan Derry yang sedang berpelukan.

"Oppa, lepaskan. Aku tidak bisa bernafas!" ujar Shilla.

"O..ohh, maaf Sayang!" Derry melepaskan pelukannya dan terkejut mendapati wajah pucat Shilla, meletakkan punggung tangannya di kening sang kekasih."Sayang, apa kau sakit? Kau terliat pucat!" ujarnya cemas. Shilla mengangguk cepat.

Gadis itu memeluk tubuhnya seolah-olah kedinginan dan memegangi kepalanya sambil memasang wajah kesakitan. "Ya, aku rasa begitu. Kepalaku sedikit pusing!" ucapnya. Derry mendesah panjang.

"Keras kepala, sebaiknya sekarang kau masuk dan beristirahat. Aku akan pulang sekarang," Derry mengusap wajah Shilla, gadis itu tersenyum tipis.

"Baiklah, maaf Oppa. Aku tidak bisa menemanimu jalan-jalan!" sesalnya.

Derry menggeleng. "Tidak apa-apa, aku pergi. Jangan lupa minum obat dan Istirahat yang cukup," Shilla mengangguk, melambaikan tangannya pada laki-laki itu dan segera masuk ketika melihat mobil Derry yang sudah menjauh.

Shilla menutup pintu rumahnya dan menguncinya, gadis itu mengelus dada. Untungnya Ia meminta Ricko agar memasukkan mobilnya kedalam garasi miliknya jadi Derry tidak tau jika Ia sedang ada tamu.

"Siapa, Sayang?" tanya Ricko ketika melihat kedatangan Shilla.

Gadis itu mengangkat bahunya "Bukan siapa-siapa, hanya orang salah alamat!" dustanya, karna tidak mungkin Shilla berterus terang pada Ricko jika yang datang adalah kekasihnya yang lain. Bisa-bisa Ia di cincang oleh pria jangkung itu.

-

Bersambung.

1
◌ᷟ⑅⃝ͩ●Udhuy●⑅⃝ᷟ◌ͩ
nyesel klo salah
◌ᷟ⑅⃝ͩ●Udhuy●⑅⃝ᷟ◌ͩ
hadir
Melia Gusnetty
mamposs lh kau shea..keras kepala siihh ...menyusah kn sj...ngeyel jd orang...bikin greget aja luu...😏😏😏
Sustika Ekawati
aku mampir thor...
Irra Ajahh
ud pernh bc tp mau bc lg
Dewi Dina
visualnya sangat menarik
nur halimah
aduuh mendua di dan gw curiga sma di
keysha Azzahra
coba visual ken tuh jungkook😁😁😁
keysha Azzahra: 😁😁😁😁😁😁
total 2 replies
keysha Azzahra
ken bisa ngorek2 masa lalu tnpa nunggu hari,,tp knpa ken g bs ngorek tentang pmbunuhan ntu,,author the best sngat bkin pmbaca penasaran
keysha Azzahra: benr juga thor,,smngat trus bkin karya thor n sehat selalu😘
total 2 replies
Ririn Amri
luar biass
Sya'wanah
cukup puuuaaaasss.
n ini cuma bisa kirim sekuntum mawar untuk Thor seorang.
selalu ceria dalam berkarya,biar selalu indah n menyenangkan untuk d baca n d ikuti alurnya.
slalu bahagia....
Sya'wanah
oh ... tau sekarang kadang muncul nama Jesica, ternyata karya Thor yg winter ... apa ya kak
Sya'wanah: maksudnya winter love...
bahagianya punya keturunan..
laki2 atau perempuan itu sama saja.
yg membuat bahagia kl istri itu secepatnya sehat setelah melahirkan n bebyny jga sehat dan montok.
uch... senengnya....
total 1 replies
Sya'wanah
aich senangnya.... namanya jg kembar. hamilny jg samaan.
moga hasilnya sama2 kembar jg
Sya'wanah
ketua mafia nangis?
gak masalah n gak maku2in kok
Syafrida Inda
hadeuhhhh.. visual nya korea molo 🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️
Kenar Angger Mauli
🤩🤩😍😍
Mariana Frutty
✔️
Rofi Andawiyah
ceritanya menarik...
Luzi
thanks Thor, ceritanya bagus...tetap semangat ya Thor..aku sukaaaa🥰🥰🥰🥰🥰
Salamah HsGayo
tadi katanya Shea yg minta di tatho kan Thor, tapi kok si Ken yg di tatho, jadi bingung🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!