NovelToon NovelToon
Perjalanan Istimewa

Perjalanan Istimewa

Status: tamat
Genre:Romansa / Misteri / Mata Batin / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: Fernanda Syafira

Sekuel dari Novel Arjuna Bopo Istimewa.
Di sini kita akan di suguhkan dengan perjalanan cinta antara Arjuna dan Meshwa.
Perjalanan rumah tangga dan kehidupan dari Bopo Istimewa ini, ternyata banyak sekali ujiannya.
Apakah Meshwa yang berstatus sebagai istri sanggup menemani perjalanan Arjuna? ataukah dia akan menyerah?

Di Novel ini juga akan ada kelanjutan kisah cinta Nala dan Mifta. Lalu, bagaimana dengan Dipta? Apakah dia akan menemukan tambatan hati?

simak kelanjutan cerita dari Keluarga Bopo Desa Banyu Alas di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fernanda Syafira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Rencana Melamar

"Jo, kamu yakin mau ngomong sama Bopo?" Tanya Nala.

Mereka berdua sedang berada di perjalanan setelah Nala menjemput Mifta di Stasiun siang itu.

"Iya lah, Jo. Aku rasa hubungan kita sudah cukup lama. Aku mau kita melangkah ke jenjang yang lebih serius lagi." Kata Mifta sambil menggenggam tangan Nala.

"Kamu yakin, Jo?" Tanya Nala lagi.

"Hal apa yang bikin aku gak yakin, Sayang? Sejauh ini kamu selalu mengusahakan dan melakukan yang terbaik untukku. Kamu selalu ngerti dan sabar waktu aku belum bisa ngasih kabar atau ketemu sama kamu. Hal apa yang perlu aku ragukan dari gadis sebaik kamu?" Tanya Mifta.

Nala terdiam, ada perasaan haru dan bahagia di hatinya. Ia pun tersenyum sambil memandang pria yang sedang menggenggam tangannya.

"Takdir Allah itu bener - bener gak di sangka ya, Mas. Padahal kita udah saling kenal lebih dari delapan tahun dan selama waktu itu, sama sekali gak terpikir akan menjalin hubungan. Tapi ternyata, Allah kasih ending yang kayak gini." Kata Nala.

"Gak perlu repot minta restu, restu itu udah mengalir dengan sendirinya. Gak perlu was - was dan khawatir sama keluarga yang menilai buruk atau sebagainya, karena nyatanya mereka justru lebih kenal sama kamu." Imbuh Nala kemudian.

"Alhamdulillah. Allah memang selalu kasih yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan." Jawab Mifta sambil tersenyum.

Setelah menempuh dua jam perjalanan, mereka akhirnya sampai di Desa Banyu Alas. Kedatangan mereka yang tiba - tiba dan tanpa memberi kabar, tentu membuat keluarga di sana heboh dengan omelan.

Kali itu, Mifta tak langsung bicara pada Aksa tentang rencananya untuk melamar Nala. Ia menemui Ayahnya terlebih dulu untuk membicarakan niatnya itu.

"Yah, ada yang mau Mifta sampein." Kata Mifta yang sedang duduk berdua dengan Arsha.

"Ada apa, Le?" Jawab Arsha.

"Sebenarnya, aku pulang ini ada tujuan lain. Aku berencana melamar Nala." Kata Mifta.

Arsha pun menatap ke arah pria yang duduk di sebelahnya. Pria yang selama ini sudah ia anggap seperti putranya sendiri. Layaknya Arjuna, Mifta pun selalu bisa di andalkan. Rasa sayangnya pada Mifta pun sama dengan rasa sayang pada putra dan putrinya yang lain.

"Yakin sudah mau melamar Nala?" Tanya Arsha. Tentu saat ini dia memposisikan diri di pihak Mifta, sebagai orang tua Mifta.

"In Syaa Allah, Yah." Jawab Mifta.

"Apa waktunya gak tepat sekarang ini, Yah?" Tanya Mifta kemudian.

"Bukan gitu, Le. Ayah cuma mau memastikan, apa kamu sudah benar - benar yakin? Dengan melamar, berarti kamu sudah siap untuk membersamai Nala bagaimanapun kondisinya." Kata Arsha.

"In Syaa Allah, Mifta sudah yakin, Yah. Mifta sudah mempertimbangkan semuanya makanya sekarang Mifta sampaikan ke Ayah." Kata Mifta.

"Mifta mau minta tolong sama Ayah dan Ibu, melamarkan Nala untuk Mifta. Karena cuma Ayah, Ibu, Arjuna, Mbak Aci dan Cima yang Mifta punya, sebagai keluarga terdekat Mifta." Pinta Mifta.

"Ayah, tolong dampingi Mifta, ya. Dampingi Mifta seperti Ayah mendampingi Mbak Aci dan Arjuna. Karena saat ini, Ayah dan Ibulah orang tua Mifta." Pinta Mifta lagi.

Arsha terdiam sejenak. Ada rasa ngilu yang menjalar di hatinya setelah mendengar kalimat terakhir yang di sampaikan oleh Mifta.

Anak sebatang kara yang sudah lebih dari delapan tahun ini berada di bawah asuhannya. Entah bagaimana, di kehidupannya ini Arsha di pertemukan dengan dua anak baik yang kini menjadi putri dan putra angkatnya.

Ingatannya kembali saat pertama kali Arjuna mengenalkan Mifta padanya. Awalnya ada rasa ragu, karena takut Mifta tak bisa mengikuti aturannya. Ia takut, nantinya akan ada cara asuhnya yang melukai hati Mifta.

Tetapi, semua pemikirannya ternyata salah. Mifta adalah anak yang sangat patuh dan penyayang. Bahkan ialah yang selalu membantu Arsha untuk 'mengontrol' Arjuna yang istimewa. Karena keberadaan Mifta, Ia merasa tenang.

Perlahan tapi pasti, kasih sayang dan rasa percayanya semakin bertumbuh setiap harinya. Kehadiran Mifta, menambah warna dan keseruan di kehidupannya bersama Raina.

"Jangan khawatir, Ayah dan Ibu pasti akan selalu bersamamu, Le." Kata Arsha sambil mengusap kepala Mifta.

Senyuman pun terbit di bibir Arsha. Ada rasa haru dan bahagia karena Mifta selalu menganggapnya dan Istrinya sebagai orang tuanya.

"Kapan kamu mau menemui Bopo dan Buna?" Tanya Arsha.

"Mifta nurut sama Ayah dan Ibu saja. Malam ini atau besok, Mifta siap." Jawab Mifta.

"Yasudah, besok sore kita ke rumah Bopo dan Bunamu. Nanti biar Ayah bicara sama Ibumu dulu." Kata Arsha yang langsung memutuskan.

"Iya, Yah. Terima kasih banyak." Ucap Mifta. Tampak kelegaan di raut wajahnya setelah mendengar jawaban Arsha. Pria yang ia anggap Ayahnya sendiri.

"Mas Mifta! Mas Mifta kapan sampe?" Tanya Shima yang langsung menghambur dalam pelukan Mifta. Ia baru saja pulang sekolah dan mendapati Mifta ada di teras rumahnya.

"Tadi pagi, Dek. Uluuh... Uluuh, kangen banget sama Adeknya Mas Mifta ini." Kata Mifta sambil mengecup pipi Shima.

"Mas Mifta sama Dipta sama Nala juga, ya? Itu mobil Nala." Kata Shima.

"Cuma sama Nala. Dipta lagi di Luar Negri." Jawab Mifta.

"Kok Dipta ke Luar Negri terus sih? Waktu itu kan baru dari sana." Cicit Shima.

"Ya pacarnya Dipta di sana. Makanya Dipta sering kesana." Jawab Mifta sambil terkekeh.

"Ha? Apa, Mif? Pacarnya Dipta di Luar Negri?" Tanya Sashi yang langsung duduk di sebelah Shima dan Mifta. Seketika, mode ghibah mereka pun aktif.

"Astaghfirullah. Ngagetin aja sih, Mbak." Kata Mifta.

"Iya, Pacar Dipta orang London, Mbak. Salah satu cucunya Grandpa Clift." Jawab Mifta.

"Serius? Yang mana orangnya? Kok gak ada berita - berita?" Tanya Sashi.

"Ya memang belum ada yang tau, baru aku aja yang tau. Itu juga gak sengaja taunya waktu mereka lagi vidio call. Itu juga kalo gak tak paksa, dia gak mau ngaku." Kata Mifta.

"Jadi, cucunya Grandpa Clift yang mana?" Tanya Sashi penasaran.

"Itu loh, Mbak, yang namanya Jemma. Dulu pernah ikut Grandpa ke sini." Jawab Mifta.

"Ih, ya Mbak Aci gak tau lah. Kalo kamu ngomongnya sama Arjuna, ya dia pasti ngerti." Cicit Sashi yang membuat Mifta tertawa.

Ia kemudian meraih ponselnya dan menunjukkan foto Jemma pada Sashi. Foto itu adalah foto Arjuna, Dipta, Mifta, Jemma dan Edrik saat sedang berlibur ke pantai.

"Ini loh, Mbak." Kata Mifta.

"Cantik ya pacar Dipta." Kata Sashi.

"Kok mau sama Dipta?" Celetuk Shima yang membuat mereka tertawa.

...****************...

"Ha! Kamu kok gak bilang sama aku kalo mau nembung Nala to, Leng - Celeng?" Omel Arjuna sambil melempar pilus ke arah Mifta malam itu.

"Ya mendadak, Jun. Mumpung libur sampe empat hari kan. Dari pada aku nganggur, mending pulang. Tadinya ya cuma mau pulang aja, lihat ponakanku ini. Tapi kok di jalan kepikiran mau nembung Nala sekalian." Jawab Mifta yang sedang menggendong Ara.

"Terus, udah ngomong sama Ayah?" Tanya Arjuna yang di jawab anggukan oleh Mifta.

"Besok sore, kata Ayah." Jawab Mifta.

"Terus, kita baginya gimana ini? Anak cucu Ayah dampingi Mifta. Yang Kung sama Yang Ti, dampingi Nala sama Bopo?" Tanya Meshwa.

"Lah iya, juga." Kekeh Arjuna.

"Besane tonggo sak latar. (Besannya tetangga satu halaman)" Imbuh Arjuna yang membuat mereka terkikik.

"Mending kalo tetangga se halaman, Jun. Lha besannya lho, kakak - adek, saudara kembar." Sahut Mifta yang membuat tawa mereka semakin pecah.

1
yudi yudistira
kenapa cucu Aksa yg kembar kan anaknya Uda kembar,aturan cucunya arsha dong yg kembar kan anaknya GX ada yg kembar🤭🤣
yudi yudistira
ko Agil dan keluarga nya hilang GX ada cerita nya lagi
ambardinda c
huhu gak kerasa bgt baca kisah arjuna disini dari si cima yg selalu ada aj gebrakannya samz kisah nala bukan cuma menghibur tp juga bikin kagum terharu dan sedih juga keluarga romo nd ibun emg masyaaAllah bgt selalu betah bacanya bestlah tp kk author aku nunggu novel aka nd bima tamat aja ya baru mampir insyaallah biar puas semangat dan sehat selalu kk author ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️🥰😍🤩🫠🤗🤭🫶🏻🙏🏻❤️💕
Nurfanya Rudie Ajalah
apa mungkin anaknya nala sama mifta??

hais mboh lah
moh miker marai endas umop🤣🤣🤣🤣🤣
Nurfanya Rudie Ajalah
wkwkkkk doane mas juna pas waktu cima bayi terkabul 🤣🤣
dulu mas juna bilang sekarang momong cima besok ganti cima momong anaknya mas juna wkwkkkkk
Ningsih Gedeona
ada judul bru ding thor cerita Mamas Aka dama Nas Bima... plese.. 🙏
FDS: sudah ada ya kak. judulnya Shima & Bopo Muda
total 1 replies
Noor hidayati
bima di novel ini sudah berusia 4 th,tapi di novel sekuelnya malah berusia 3 th,authornya ga balas,aku tanya di novel sekuelnya
FDS: sengaja di buat mundur usianya kak 🙏
total 1 replies
Ave Thohir
crt segini ya akhir nya
aurora
😭😭😍
Eka
kangen sama kekonyolan bopo sama ety cima sama mas juna lo
Eka
ya kok gigu tjor ndak seru syooo thor kelznjutanya saya tunnggu thor
FDS: sudah terbit ya kak, kelanjutannya🙏
total 1 replies
Naufal hanifah
luar biasa /Good//Good/
fsf
Ya Allah aku nangis Sampek mbesesek 😭😭😭😭
fsf
rasane Mak deg saat Mifta ngomong gitu 😭😭😭 Sampek mewek aku 😭😭
fsf
apa mungkin salah satu anaknya Nala yg jadi teman aka
Nur Laila
thor ini tdk ada lanjutan ya
FDS: ada kak. sudah terbit
total 1 replies
adning iza
lohh lohhh lohhh kon ndadak end thorr
ika
END????
sing bener ta othor kie?
yakin?????
Susi Lawati
novel yg selalu di tunggu up date nya sudah end aja gak kerasa banget, ceritanya seru gak bikin emosi jiwa, seistimewa apa sih perjalanan Arjuna ini? silahkan mampir aja kawan, kalau udah part sedih ngena banget ke hati, kalau udah part konflik bikin penasaran akar dari permasalahannya dan bagaimana dengan Ahir konfliknya, kalau udah part komedi dah lah ngakak banget.....mungkin bagi yg belum baca semuanya di saranin buat baca yg ,1.CINTA MAS KADES UGAL UGALAN. 2. BOPO KEMBAR, 3. ARJUNA BOPO ISTIMEWA, 4. PERJALAN ISTIMEWA,
jadi nanti kita kenal dengan tokoh tokohnya dari jaman yuyut nya sampai cicit cicitnya 🥰
Susanah Tahid
cerita nya menarik dan menghibur jadi g jenuh baca sambil tegang , ketawa dan menangis ..pokok e nano nano... excited membacanya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!