langsung di baca saja ya...🙏🙏
ini cerita sedikit menguras emosi karena banyak nya pelakor di dalam cerita ini....
Rania mendapati suaminya menghamili wanita lain saat dia masih dalam masa nifas sesudah melahirkan bayi mereka,akan kah Rania memilih bertahan atau malah bercerai???
ikuti kisahnya dalam novel ku Hasrat suamiku,jangan lupa tinggalkan jejak nya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 19
pagi ini Rania sudah mandi besar dia ingin memberi kejutan pada Suaminya karena 40 hari sudah masa nifas nya berlalu...
" mau kemana Ran?" tanya pak Bramantyo
" mau ke supermarket pa,sudah lama tidak keluar barang-barang ku sudah banyak yang habis,papa tidak ke kantor hari ini?" tanya Rania balik
" tidak ...hari ini papa ada meeting penting di luar,jadi tidak ke kantor" jawab Pak Bramantyo
" bik,,titip Raziq dulu ya,jangan di berikan pada Laila takut tertular sakit,,Raziq masih sangat rentan" ujar Rania mengingat kan dan diangguki oleh bik Iyem
Rania berbelanja kebutuhan kosmetik nya,dia ingin berdandan lagi, walaupun bentuk tubuh nya yang mulai menggelambir tapi Rania ingin tampil Cantik di hadapan suaminya,selepas dari Supermarket Rania membelikan makanan dan membawanya ke kantor Fajar...
sudah lama sekali mereka tidak makan siang bersama...Rania menenteng tas dan dua buah paperbag makanan nya lalu berjalan menuju Lift..
" Ran..." pekik Abi saat lift terbuka dan Rania hendak masuk
" bi....mau keluar?" tanya Rania
" iya mau makan siang dulu,kamu mau menemui mas Fajar?" tanya Abi balik
" iya..ada kan di atas?"
" ada...." jawab Abi singkat
" nggak usah keluar,makan saja di ruangan mu Bi,ini aku sudah belikan makanan kesukaan mu,Ayam rica-rica dan sayur Capcay...." ujar Rania menyodorkan satu buah paperbag makanan nya
" untuk ku?" tanya Abi kesenangan karena Rania mengingat nya
" iya,,dulu waktu aku hamil kamu selalu membawa kan ku makanan, tadi saat membeli makanan untuk Mas Fajar aku ingat pada mu" ujar Rania tersenyum manis
" terimakasih Ran,,ayo keatas aku temani keruangan Mas Fajar" ajak Abi
" andai saja kamu datang untuk ku Ran,pasti aku lebih bahagia lagi" batin Abi
Rania keluar dari lift bersama Abi dan menuju Ruangan Fajar
Rania membuka handel pintu lalu masuk kedalam ruangan Fajar tanpa mengetuk terlebih dahulu...
Rania menjatuhkan paperbag yang di bawanya karena melihat Fajar sedang mencumbu Alya adik nya sendiri
" Alya...." pekik Rania histeris
" mbak Nia....." ucap Alya tak kalah kagetnya
" pantas saja kamu tidak betah di rumah mas,lebih memilih di kantor.. rupanya kamu sudah main gila dengan adik ku" pekik Rania lagi
" Ran...aku bisa jelaskan semua nya Ran,dia yang menggoda ku,maaf kan aku Ran" ucap Fajar mendekat pada Rania
" stop... jangan mendekati ku,aku jijik pada mu,kau Alya tega-teganya menghancurkan rumah tangga kakak mu sendiri,adik macam apa kau,sudah aku jaga tetapi malah menusuk ku dari belakang,Iblis kalian" maki Rania
" Ran...aku tidak menyukai nya,dia yang menggoda ku" jelas Fajar bersimpuh di kaki Rania
" mas....bukan nya kamu yang menginginkan ku,kamu bilang kamu akan menikahi ku meski pun Siri...ingat mas apa yang sudah kita lakukan" ungkap Alya
" diam...aku tidak pernah menginginkan mu,kamu hanya selingan bagi ku,aku mencintai Rania" tegas Fajar
" cinta kamu bilang,ini yang nama nya cinta mas, pengkhianatan yang kamu berikan ini namanya Cinta...!!!" bentak Rania marah
Abi yang melihat situasi itu cukup kecewa pada kakak nya yang tega mempermainkan pernikahan....
" Bi....bawa aku pergi" pinta Rania memegang kepala nya karena pusing
" tidak.....aku yang akan mengantar mu pulang" ucap Fajar
" aku tidak ingin melihat mu mas,,jangan pegang aku...." tolak Rania
" bi...dia istri ku" bentak Fajar
Abi serba salah di satu sisi Fajar adalah Kakak nya di sisi lain Rania adalah orang yang dia cintai
"bi....tolong bawa aku pergi,aku tidak kuat di sini" mohon Rania membuat Abi menarik tangan Rania dan membawa nya pergi
" aarrggggg" pekik Fajar
" mas....sudah lah lepaskan Rania,bukan nya kamu bilang dia tidak menarik lagi,ingat mas aku sudah memberikan kesucian ku padamu,jangan lari dari tanggung jawab mas"ucap Alya kesal melihat Fajar yang hendak mengejar Rania
Fajar menendang kaki nya ke udara,,
" kenapa Rania harus datang di saat yang tidak tepat" pikirnya
Laila juga hamil pasti ulah fajar
emang sih , dari awal gak ada wanita muslimahnya disini
apa Abi beneran gak tau kelakuan abangnya ya ...
kasian kamu Rania
istrinya lagi hamil tapi genjot juga wanita lain , zina lagi ...
pas Rania pulang dari kampung kerumah suaminya , eh ada Laila lagi hamil ...
ini si mertua mungkin tau kebejatan anak sulungnya...
semoga bangkrut beneran ....
ayo Aby beri perhatian terus untuk Rania ...
mau melahirkan normal ataupun SC sama aja , tergantung mengurus bayinya nanti ....
tapi pas negbaca kurang berasa ...
ini si Fajar selingkuh ...
saat Abi tau mungkin bakal di rebut kakak iparnya...