"Kenapa aku mencintai nya, banyak laki-laki di dunia ini. Psychopath." Ucap Lisa yang tidak habis pikir dapat mencintai seorang Psychopath.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Edisi khusus 18 + (Buka setelah berbuka puasa)
"Glek." Lisa menelan air liur nya secara kasar.
"Kenapa kau takut, kau yang memulai ini, aku ingatkan pada mu sayang, jika aku sudah terbawa nafsu aku tidak akan sadar sedang berbuat apa. Bisa jadi aku berbuat kasar pada mu atau sebaliknya."
Perlahan Evans mendekati bibir Lisa, tiba-tiba Evans berhenti dan diam untuk sesaat. Karena merasa lama Lisa menarik tengkuk leher Evans dan mulai menciumnya dengan sangat agresif.
Evans yang sebelumnya belum pernah berciuman sangat kewalahan membalas ciuman dari Lisa, tetapi karena insting nya sebagai pria mulia berfungsi Evans mulai membalas ciuman itu bahkan lebih agresif dari Lisa.
Tangan Lisa tidak tinggal diam, ia membuka baju kaus milik Evans, Evans melepaskan ciuman itu untuk sementara waktu agar baju kaus nya dapat lepas dari tubuh nya. Evans kembali mencium bibir Lisa, kali ini ia benar-benar sudah terbawa nafsu, tangan nya menarik kasar kaca mata pelindung milik Lisa.
Ciuman Evans turun menjual leher jenjang Lisa, liza menaikan kapala nya saat merasakan lidah Evans bermain di sana. Tangan nya reflek menekan kepala Evans karena ia ingin lebih dari itu.
Setelah puas dari leher jenjang itu, Bibir Evans turun ke squishy milik Lisa, tanpa ampun Evans melahap nya.
"Evans perlahan." Ucap Lisa sambil menahan kepala Evans.
Seperti yang di katakan Evans tadi ketika diri nya sudah terbawa oleh nafsu diri nya tidak akan sadar berbuat apa. Evans terus melahap nya tanpa ampun sampai milik Lisa berwarna kemerahan.
Tangan nya bergerak membuka celana pendek milik nya, sehingga pusaka nya yang sudah menegang terbebas dari sangkar nya. Tak lupa tangan nya menarik segi tiga merah milik Lisa.
Evans kembali mencium bibir Lisa, tangan nya membetulkan posisi yang tepat. Dan tanpa apa-apa Evans langsung menghentak nya dengan kasar.
"Hmmm." Lisa mendorong kepala Evans karena merasakan sakit yang luar biasa.
"Evans sakit, kenapa tidak pelan-pelan." Ucap Lisa.
Evans tidak menjawab ucapan Lisa, ia masih berusaha membobol segel terkutuk itu. "Ahhh Evans pelan." Lisa mencengkram punggung Evans. Kuku nya menancap di punggung Evans karena merasakan sakit yang luar biasa, ia dapat merasakan betapa besar nya pusaka milik Evans yang berusaha mencari jalan masuk.
"Evans sakit ahhh, hiks hiks hiks." Lisa menangis karena tidak bisa menahan nya lagi.
Hentakan terakhir Evans berhasil membobol segel terkutuk itu. "Ahhkkkkk." Lisa menjerit sekeras mungkin untuk mengurai rasa sakit itu.
"Evans apa yang kau lakukan. Ahakkk sakit sayang, sakit ahhh." Evans mengubah posisi nya, ia berusaha mendudukkan Lisa ke atas pangkuan nya.
Lisa merasakan sakit yang teramat luar biasa, baru saja Evans membobol Lisa, Evans langsung mendudukkan Lisa ke atas pangkuan nya dan memaksa Lisa melakukan di atas pangkuan nya.
Dari pukul 5 pagi sampai pukul 8 pagi baru lah Evans mengeluarkan benih nya di dalam rahim Lisa. Lisa tidak bisa merasakan apapun karena diri sudah jatuh pingsan sejak satu jam lalu.
Evans jatuh di atas tubuh Lisa, perlahan ia menyingkir dari atas tubuh Lisa dan memeluk Lisa dengan erat. Tak lama ia tertidur tanpa melepaskan pelukan itu.
Pukul 1 siang perlahan Lisa membuka mata nya, tubuh nya terasa sangat remuk dan milik nya masih berdenyut sakit. Lisa sangat menyesal meminta Evans melakukan hal itu pada nya.
Saat ingin menggerakkan kaki nya Lisa merasakan sakit yang luar biasa di milik nya, ia melepaskan pelukan Evans dan melihat apa yang terjadi.
Yok komen yuk😅
𝗧𝗲𝗿𝘂𝘀𝗹𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗸𝗮𝗿𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗵𝗮𝘁 𝘀𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂 😘😘
𝗺𝗮𝗸𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗸𝗮𝗸 𝘁𝗵𝗼𝗿 𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗰𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗻𝘆𝗮..