NovelToon NovelToon
Rasa Cinta Bidadari Surga

Rasa Cinta Bidadari Surga

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Diam-Diam Cinta / Pembantu / Suami ideal / Cinta Seiring Waktu / CEO / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Sagita chn

Menikah karena terjebak keadaan,
Seorang Presdir muda yang lama-lama jatuh cinta dengan asisten pribadinya yang semula menurutnya jelek dan kampungan.
Kini ia berubah menjadi seorang wanita cantik dan baik yang ada di matanya,
Dengan kebaikan hatinya membuatnya terpana,
Terlebih dengan senyuman manis lesung pipinya mebuatnya tergiur saat memandangnya.., membuatnya semakin manis dan menawan saat ia semakin di pandang.

Kepedulian wanita tersebut juga membuatnya semakin jatuh cinta,ia tega melukai dirinya sendiri hanya demi melindungi majikannya.

Tapi karena kekayaan yang begitu banyak yang di miliki oleh suaminya mebuatnya minder dan menahan rasa cintanya,

Anggara berusaha keras untuk membongkar isi hati istrinya,apa dia benar-benar mencintaiku atau tidak,
Namun dengan sisi lain Anggara mengatakan apa aku harus miskin supaya dia mencintaiku?,
Tapi apakah cintanya tetap bersatu walaupun suaminya memang sudah di takdirkan untuk kaya raya, tapi perasaan sungguh susah untuk di tahan...!

Apa kalian penasaran dengan cerita pertamaku?
Yuk tengok!, Jangan lupa dukungannya yah!..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sagita chn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulang ke rumah

Suara dering alam berbunyi kini saatnya Anggara bangun dari tidurnya, tanpa sadar keadaannya yang masih ngantuk mematikan alarm dan tertidur kembali.

Setengah jam berlalu, seharusnya Anggara berangkat lebih awal hari ini, Irfan pun sudah datang seperti biasanya menunggu di ruang utama bawah.

"Anisa..jam berapa ini, kenapa kau tak membangunkan ku"Anggara berbicara lumayan keras dengan matanya yang masih terpejam

"Anisa,kau tak menjawab ku"Anggara yang menunggu jawaban

Kemudian ia mencoba membuka matanya perlahan menghilangkan rasa ngantuk dan melihat jam di dinding, waktu sudah setengah jam lewat seharusnya Anggara berangkat dari tadi.

'hah... kenapa udah jam segini, ohh tidak aku telat,kenapa Anisa tidak membangunkan ku,di mana sebenarnya dia,(Anggara langsung teringat)ow.. aku lupa dia kan sedang di rumah sakit'

Anggara langsung buru-buru mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi.

Pagi ini keadaan Anisa sudah mulai membaik

"Anisa ayo makanlah kau harus minum obat"Lisa

"tidak aku tidak ingin makan makanan rumah sakit, kan makanan rumah sakit itu tidak enak"Anisa

"hey,kau jangan manja deh,kau kan harus minum obat"Lisa

"iya Lisa,tapi aku tidak mau,aku juga ga papa kok,aku udah sehat sekarang"Anisa

"tidak pokoknya kau harus makan dan minum obat!"Lisa

"hey bukanya kau harus bekerja hari ini?"Anisa

"ya tentu saja,tapi jadwal kerjaku malam"Lisa

"apa kau menemaniku dari tadi malam, kenapa kau sendirian?"Anisa

"Tidak aku tidak sendirian,aku bersama nyonya Almira di sini"Lisa

"nyonya Almira lalu di mana dia?"Anisa

"dia sedang mengurus administrasi rumah sakit karena kamu boleh pulang hari ini, makanya ayo makan lalu minum obat"Lisa

"oke baiklah karena aku di bolehkan pulang hari ini,jadi aku turuti perkataanmu"Anisa

Anisa lalu memakan suapan yang di berikan Lisa.

"Apa aku boleh bertanya sesuatu?"Lisa

"iya,apa katakan?"Anisa

"oh iya aku lupa,tuan muda mu itu yang mana, yang Haris atau Anggara?"Lisa

"Anggara"Anisa

"Anggara,yang seperti pangeran itu?"Lisa

"pangeran, biasa aja kali"Anisa

"apa matamu rabun, jelas-jelas dia sangat tampan dan sempurna seperti pangeran"Lisa

"iya iya si,lalu aku harus apa, apa aku harus mencintainya,kau tau sendiri aku dan dia seperti emas dan kantong kresek"Anisa

"Kantong kresek dan emas jelek sekali mengibaratkannya, sekalian saja karung beras"Lisa

"karung beras terlalu bagus, sekalian saja plastik sampah"Anisa

"Pa Haris juga tidak kalah tampan dengan Anggara,iya gak,dia baik, tidak sombong dan sepertinya orangnya royal terhadap segala hal"Lisa.

"iyah,pa Haris itu sangat baik,dia tidak sombong seperti yang lain,ia juga gemar bercanda"Anisa

"benarkah apa kau sangat dekat dengannya?Lisa

"e.. tidak juga si,dia kan beda kantor sama tuan muda, paling ketemu pa Haris kalo lagi ada rapat kantor, kalo tidak ya pa Haris sengaja ajah main ke kantor tuan muda itu pasti baru ketemu dengannya"Anisa

"ohh ..., terus kalo pria tampan satu lagi siapa tuh? "Lisa

"Irfan, bahkan kau bilang semuanya tampan jadi mana yang kau sukai?"Anisa

"tidak Anisa aku hanya tanya saja,aku juga tau kali kita kan berbeda kasta, kaya kamu tadi aku ibarat berlian dan Karung beras"Lisa

"kayanya kalo lihat orang-orang di jalan atau di sekitar tuh berpasang-pasangan jadi iri deh"Anisa

"iya si,kita ko kayanya ga laku-laku ya,iya emang ga di jual juga si,tapi setidaknya ada kek yang suka walaupun satu orang gitu"Lisa

"mungkin tampang kita yang terlalu jelek dan kampungan,makanya orang lihat kita tuh ilfil bahkan mungkin enek"Anisa

"iya ampun emang kita makanan basi apah"Lisa

"iya sudah makanya lupakan saja masalah cinta udah tau kita ga laku-laku masih aja membahas masalah cinta"Anisa

"o..iya yah, sampai lupa,kamu kan harus minum obat,ini obatnya ayo cepat minum sebelum aku marah nanti"Lisa

"iya elah kaya mamah tiri deh"Anisa

"cocok gak aku jadi mamah tiri?"Lisa

"iya ga lah, yang ada mamah muda kali"Anisa

"haha.. bisa aja kamu nis"Lisa

Anggara yang sudah selesai menyiapkan semua keperluan kantor, langsung berangkat ke kantor tanpa sarapan pagi.

"Fan ayo kita berangkat,kita sudah telat"Anggara

"apa anda sudah siap tuan muda?" tanya Irfan sambil menahan tawa

"sudah siap,apa maksudmu, ayo kita berangkat sekarang!"Anggara

"tunggu tuan muda apa anda akan tetap berangkat dengan keadaan seperti ini?"Irfan

"keadaan seperti ini, maksudmu?"Anggara

"lihat tuan muda bahkan anda masih memakai sandal rumah,bahkan saya rasa anda juga belum menyisir rambut Anda"Irfan yang masih menahan tawa

"o..iyah,cepat ambilkan sepatuku dan sisir di kamar!"perintah Anggara

"iya baiklah tuan muda"Irfan

"dan kau tak usah menertawakan ku"Anggara

"maaf tuan muda,aku tidak pernah melihat anda berpenampilan seperti ini sebelumnya"Irfan

"sudahlah Cepat,kita sudah telat"Anggara

"iya tuan muda"Irfan langsung naik ke kamar Anggara untuk mengambil sepatu dan sisir

(sial, penampilan yang memalukan, bagaimana jika aku berangkat sendiri ke kantor, pasti sudah di tertawa kan banyak karyawan, untuk saja Irfan mengingatkanku kalo tidak kewibawaan ku akan berkurang,tapi walaupun aku berpenampilan seperti ini aku masih tetap tampan bukan) gerutunya di dalam mobil.

(tuan muda tuan muda,baru di tinggal sehari, penampilan sudah berantakan begini) gerutu Irfan di dalam kamar.

Irfan kembali ke mobil dengan membawa apa yang di pesan Anggara.

"ayo Fan, kita harus cepat ke kantor!"Anggara

"iya tuan muda"Irfan langsung menyalakan mobil dan berangkat.

Lisa bersiap-siap untuk pulang ke kontrakan, setelah beberapa saat nyonya Almira pun kembali ke kamar rawat Anisa bersama dengan Fajar di belakangnya.

"Anisa bagaimana keadaanmu,apa masih ada rasa nyeri di bagian tubuh atau kepala? Almira

"tidak nyonya, sudah mendingan, mungkin hanya jangan terlalu banyak gerak"Anisa

"syukurlah,kamu sudah minum obat kan?"Almira

"sudah nyonyah baru saja"Anisa

"dimana Lisa,apa dia sudah pulang ke kontrakan?"Almira

"belum, dia sedang ke toilet nyonya"Anisa

"iya udah,hari ini kita pulang ke rumah ya Anisa"Almira

"iya nyonya,alhamdulilah,aku udah bosan di sini"

"iya pastinya,siapa yang betah di rumah sakit"Almira

"nyonya, saya rasa saya harus pulang sekarang, saya harus istirahat untuk bekerja nanti malam"Lisa yang keluar dari toilet

"iya baiklah, Fajar antar Lisa pulang ke kontrakan dulu"Almira

"iya baik nyonya"Fajar

"Anisa aku pulang dulu ya, sampai ketemu lagi jaga dirimu baik-baik,dah.."Lisa

"iya Lis, makasih yah udah menemaniku semalaman"Anisa

"tak usah berterimakasih nis aku kan sahabatmu"Lisa

"iya udah hati-hati, semangat kerjanya"Anisa

"iya nis tenang saja, nyonya saya permisi yah"Lisa

"iya Lisa hati-hati di jalan"Almira

Setelah Fajar mengantar Lisa ke kontrakan,ia langsung balik ke rumah sakit untuk menjemput Almira dan Anisa pulang ke rumah.

Mereka semua nyampe juga di rumah.

"Anisa kamu istirahat ya ga usah ngapa-ngapain!"Almira

"iya nyonya"Anisa

"fajar antar Anisa ke kamarnya dan bawakan barang-barangnya!"Fajar

"iya nyonya"Fajar menganggukkan kepala

Nyonya Almira langsung naik ke lantai atas.

Dila dan para pelayan lainnya yang mendengar kepulangan Anisa langsung menghampirinya.

"Anisa apa kau tidak papa?"Dila

"iya Anisa kau baik-baik saja kan?"pelayan lain

"iya alhamdulilah,aku baik-baik aja kok"Anisa

"syukurlah,aku kira kau belum bisa pulang hari ini, dapur terasa sunyi jika tidak ada kau"Dila

"benarkah"Anisa

"iya tentu saja,e..pa Fajar sini biar aku yang mengantar Anisa ke kamarnya"Dila

"oke baiklah"Fajar

"Pa Fajar makasih ya, maaf merepotkan"Anisa

"sama sekali tidak merepotkan Anisa, sudah masuklah dan istirahat di kamar,Dila antarlah dia "Fajar

"iya pa tentu saja,ayo Anisa kau harus istirahat sekarang"Dila

"selamat istirahat ya Anisa, jika butuh apa-apa panggil saja aku"Dila

"iya Dil, makasih yah"Anisa

Anisa langsung membaringkan tubuhnya dan beristirahat sambil melihat boneka kucing lucu miliknya.

"hey kau baru satu hari saja aku sudah merindukanmu" Anisa berbicara dengan boneka kucing kesayangannya.

1
Lili Iswari
Biasa
Sagita Chn: Terimakasih sudah mampir kakak. Terimakasih juga dukungannya. Author akan berusaha untuk menjadi yang luar biasa kedepannya. /Smile//Good/
total 1 replies
Lea
Knp Anisa monoton seharusnya mulai belajar jg di kantor jg ga hny duduk” menunggu perintah
Dony Krisna
bocah banget
jadi males bacanya
mana ada orang berumah tangga bego banget begitu
Nourma Riati
bahasa apa sih kata 'menyengkrut', baru pernah dengar.
Mayra Putri
slalu mantan....yg jdi masalah....pusing akoh....
Mayra Putri
modus teruuuus....tuh s tuan muda.....
Hafista
visualnya mana thour
Hafista
fantastis bgt karyamu thour, bkn aku baper kok aku ikut seneng bgt ya thour, sukses trs y thour👍👍👍👍👍
Masliha Bundanya Kembar
dasar si haris
Masliha Bundanya Kembar
heheheheeeeee...... awas kalah cpt loh si haris
Masliha Bundanya Kembar
dasar anggara, shrs nya dia yg ngutarakan cinta dn syg nya,msk hrs anisa yg prem dn jg pemalu
Kusmiati
tanda2 tu lanjut thor tetap semangat thor
Muliati Jamalia
suami jahat
Intan Sari
lanjut donk Thor
Yuli Yuli
lanjut thor🙏
gantung banget ceritanya
Upik Yupi
main peluk aja si haris....
Upik Yupi
waduh...pulang di suruh nikah
Upik Yupi
sifat haris ngk beda jauh ma anggara 11:12
Upik Yupi
irfan...irfan...bikin irena kesal aja
Upik Yupi
irena cemburu ....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!