Cuplikan
Kisah seorang gadis yang di tukarkan oleh kedua orang tua nya untuk melunasi hutang perusahaan Ayahnya
Hidup penuh penderitaan tak jadi masalah baginya
Karena hal itu ia harus menjadi tahanan dari pria arogan bernama Dirga
Awal kehidupannya memang lancar lancar saja tapi karena sebuah kesalahpahaman membuat hidupnya berubah 360°
Ia semakin menderita
Akankah ia bisa bertahan demi tujuannya atau menyerah ?
Penasaran ? ikuti ceritanya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reny_ren, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab .19 SIAPA DIA !?
azizah dan Rey mengobrol mengenang masa lalu mereka saat masih kecil
Hingga kedatangan Tiara menghentikam obrolan mereka
" Dek ". Panggil Tiara menatap Rey bingung
" Ini Tiara kan . "Tebak Rey
" dia Rey kak , anak cowok yang sering jaihilin kita . "Ucap Azizah pada Tiara
"bentar masa beda banget lo." Ucap Tiara mengingat ingat
" Ya iyalah gue kan makin ganteng sekarang ." Ucap Rey Pd sambil menaik tutunkan alisnya
" Serius ."
" Tau ih ."
" Sumpah ya gue pangling sama lo tau , apa kabar . "Ucap Tiara baru ingat sekarang
" Ya gini seperti yang lo lihat., Ucap Rey
Mereka mengobrol sejenak hingga Azizah dan Tiara memutuskan untuk kembali ke Panti Asuhan
Tak lupa mereka saling bertukar nomor
***
Seorang perempuan tersenyum menyeringai melihat apa yang ia dapatkan
***
Di Tempat lain
Dirga dan Bayu baru sampai di tempat tujuan mereka di jemput orang suruhan Dirga dan menuju sebuah hotel mewah dengan fasilitas yang lengkap
Dirga dan Bayu berpisah menuju kamarnya masing masing untuk mengistirahatkan tubuhnya sejenak
Nanti malam mereka sudah mulai mengerjakan beberapa tugas yang dapat di kerjakan jarak jauh
🌞🌞
Pagi Harinya
Mereka mulai melakukan apa yang harus mereka lakukan saat ini , menyelesaikan masalah yang ada hingga membangkitkannya kembali
Di Tempat Azizah
Azizah , Tiara dan Mbak Fara tengah memasak untuk menu sarapan pagi ini , mereka memasak menu sederhana tapi jangan di tanya rasanya pasti nikmat dan lezat menggugah selera
Setelah sekitar 1 jam lebih mereka bertempur dengan alat alat dapur akhirnya masakan yang ini masak mereka sudah matang dan siap di hidangkan
Berbagai jenis menu makanan sudah tertata rapi di meja makan , ketiga perempuan itu berlalu memanggil yang lainnya untuk sarapan sebelum makanan nya dingin
Acara sarapan pagi berjalan dengan khikmat dan nyaman , sangat menyenangkan
Perut sudah terisi kini anak anak bersiap siap berangkat sekolah di antar tukang kebun di situ menggunakan mobil umum milik Panti Asuhan
Azizah dan Tiara membereskam diri dan bersiap untuk pulang ke rumah nya
Mereka berpamitan pada Mbak Fara , Bu Yanti dan beberapa anak anak yang belum sekolah
seperti kemarin mereka memesan taksi dan pagi ini mereka akan berkunjung rumah baru kedua orang tuanya
Cukup memakan waktu dalam perjalanan pagi ini karena jalanan kota yang padat menyebabkan kemacetan yang panjang
Azizah memandang keluar menatap jalanan yang sedang mengalami kemacetan , tak sedikit yang memaki dan menggerutu kesal
Kegiatan mereka menjadi terganggu akibat kemacetan
Di edarkan pandangannya menatap bagian yang lain , saat macet begini terdapat para penjual kaki lima yang menawarkan dagangannya pada pengendara
Setengah jam sudah berlalu akhirnya kemacetan mulai sedikit demi sedikit menjadi lancar
Beberapa saat kemudian mereka sampai di depan rumah baru kedua orang tuanya
Mereka turun dan membayar ongkos taksi
memencet bel tak lama kemudian Satpam rumah membuka pagar
" Assalamualaikum pak ." Ucap Tiara dan Azizah
" Waalaikum salam , eh ini neng yang beberapa hari lalu kesini kan." Tebak Pak Satpam mengingat ingat
" iya pak , Yang punya rumah ada nggak ." Ucap Azizah ramah dan tak lupa senyuman yang terus melekat di bibirnya
" Ada neng silahkan masuk . "Ucap Pak Satpam , mempersilahkan Azizah dan Tiara masuk
Azizah dan Tiara memasuki pekarangan rumah tersebut , Pak Satpam sebagai mengantarkan Azizah dan Tiara sampai di depan pintu utama dan membukakan dua perempuan itu pintu sebelumnya gerbang di luar sudah di tutup
Terlihat Pak Satpam meninggalkan mereka berdua setelah mengatakan sesuatu pada art di situ
Azizah dan Tiara di persilahkan duduk , sambil menunggu art tersebut memanggil tuannya
***
Pak Rahman dan Bu Ria muncul dari sebuah pintu dengan ekspresi malasnya Ria langsung bertanya apa tujuan Azizah dan Tiara kesini
" As. belum semoat mengucapkan salam Ria sudah memotong nya
" Apa tujuan kalian kesini hah. Tanya Ria dengan sinis dan suara yang meremehkan
" Apa kabar ma pa . Tanya Tiara tanpa memperdulikan ucapan Ria
" Nggak usah sok perhatian , kalian mau apa . Ucap Ria sedangkan Rahman hanya diam
" Kita cuma mampir doang koq ma nggak lebih. Ucap Azizah
" sekarang kan udah mampir lebih baik kalian cepetan keluar . Usir Ria dengan kasar
" Sabar "
" Mama sama papa jaga kesehatan , kami pamit pulanh dahulu . Ucap Tiara dan Azizah mereka segera melangkahkan kakinya keluar rumah
Niatnya ingin melepas rindu eh malah di kasih oleh oleh luka dan sakit hati
***
Dirga tengah menahan amarah melihat foto seseorang tengah berpelukan
Ia melihat foto Azizah yang berpelukan mesra dengan seorang pria
" Siapa Dia ?."
***
Like and Vote nya jangan lupa ya