Banyak yang mengira bahwa Arjuna begitu bodoh, bahkan ada yang menyebutnya gila, sehingga dia dipandang rendah oleh keluarga istrinya.
Padahal sebenarnya dia adalah seorang pangeran yang memiliki keahlian dalam dunia medis pada 1000 tahun yang lalu, yang memaksanya harus hidup di dunia modern yang terasa asing untuknya.
Dengan kemampuan medisnya yang dimiliki, dia akan membuktikan bahwa dia adalah seorang dokter genius yang hebat.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13
Semua orang sangat terkejut setelah mendengar pernyataan Dokter Dewi bahwa ternyata Nova sedang tidak mengandung. Wanita itu hanya pura-pura hamil.
Ternyata, apa yang Arjuna katakan telah terbukti benar.
Setelah Dokter Dewi pergi, Helena tersenyum sinis. "Ternyata apa yang Arjuna katakan benar, kan? Jadi Papa harus merestui pernikahan kami."
Axel tak menjawab. Dia sangat merasa kecewa dengan kenyataan ini.
Lalu, dia menatap tajam pada Nova. "Nova, cepat ikut Papa ke ruang kerja!" bentaknya.
Nova hanya mengangguk pelan. Wajahnya nampak pucat. Dia sangat yakin ayahnya pasti akan marah besar kepadanya.
Dengan langkah gontai, Nova segera mengikuti sang ayah ke ruang kerja. Begitu pula dengan Zora, dia selalu menjadi garda terdepan untuk membela putrinya.
"Jadi kamu hanya pura-pura hamil? Berani-beraninya kamu menipu kita semua," bentak Axel dengan nada penuh amarah.
Nova segera memohon ampun. "Tolong maafin aku, Pa. Aku terpaksa melakukannya."
Alex menatap tajam, penuh rasa kecewa. "Tapi kamu sudah merebut Reno dari Helena? Kalau kamu tidak hamil, Reno gak mungkin menikahi kamu."
Nova berusaha membela diri. "Tapi kami memang pernah melakukanya. Makanya aku pura-pura hamil, karena aku takut Reno keburu menikah dengan Helena. Bagaimana jika aku tiba-tiba hamil, sedangkan Reno sudah menikah dengan Helena? Pasti situasinya akan semakin rumit, Pa."
Axel menghela nafas dalam-dalam. Dia tidak tahu keputusan apa yang harus dia lakukan pada Nova, karena sudah tega menipu semua orang.
Zora mencoba membela putrinya. "Apa yang dikatakan Nova itu benar, Pa. Bagaimana pun juga Reno telah meniduri Nova, mau hamil ataupun enggak, Reno tetap harus bertanggungjawab."
Axel membalas dengan nada dingin. "Tapi apa yang kalian lakukan itu salah besar. Kenapa harus dengan cara pura-pura hamil segala? Jujur saja, Papa sangat kecewa padamu, Nova."
Nova menangis tersedu-sedu. "Tolong maafin aku, Pa. Aku janji, aku gak akan mengulangnya lagi. Aku gak akan membohongi Papa lagi."
Axel berkata dengan tegas. "Karena kamu sudah membohongi Papa, Papa memutuskan agar kamu mundur untuk menjadi kandidat direktur di rumah sakit. Hal pertama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin itu kejujuran. Sedangkan kebohongan yang kamu lakukan sangat fatal."
Nova tidak terima dengan keputusan ayahnya. "Tapi Pa..."
Axel enggan mendengarkan penjelasan dari Nova. "Keputusan Papa sudah bulat."
Zora juga tidak terima dengan keputusan suaminya. "Papa yakin mau menjadikan Helena sebagai direktur di rumah sakit?"
Axel menjawab dengan tegas, "Iya. Sesuai perjanjian. Siapapun yang menjadi direktur di Rumah Sakit Niroga. Setelah Papa pensiun nanti, dia yang akan memimpin Niroga Group. Memegang kendali semua bisnis keluarga ini."
Zora mencoba mengingatkan. "Apa Papa gak ingat apa yang telah kita lakukan pada ibunya Helena? Kalau Helena tahu kebenarannya, dia akan membenci kita, dan akan menendang kita semua dari sini."
Axel langsung membeku, setelah mengingat kesalahannya di masa lalu.
...****************...
Setelah mengetahui bahwa Nova pura-pura hamil, Reno awalnya kecewa karena merasa ditipu. Tapi setelah dia berpikir dengan matang, setidaknya dia merasa lega. Itu artinya dia tidak memiliki alasan untuk mempertahankan pernikahannya dengan Nova.
Dia segera menatap Helena, "Helena, aku ingin bicara denganmu."
Helena menjawab dingin sambil merangkul lengan Arjuna. "Gak ada yang perlu kita bicarakan."
"Hanya sebentar, aku mohon," pinta Reno dengan penuh permohonan.
Helena menghela nafas dalam-dalam. "Oke, aku akan memberikan waktu lima menit."
Helena pun segera pergi ke halaman belakang, diikuti oleh Reno. Sehingga kini di ruang tengah itu hanya Arjuna sendirian.
"Ternyata kehidupan di zaman modern ini jauh lebih rumit. Jika bukan karena kalung itu, aku tidak akan mau masuk ke keluarga ini."
Bagaimana pun juga Arjuna sangat ketergantungan dengan kalung giok itu. Dia tidak akan bisa kembali tanpa kalung tersebut. Karena itu, Helena harus tetap bersamanya, agar bisa memastikan bahwa kalung itu benar-benar aman.
...****************...
"Kamu mau bicara apa?" tanya Helena dengan nada dingin, begitu sampai di halaman belakang.
"Aku mohon, kamu jangan menikah dengan lelaki bodoh itu," pinta Reno dengan nada memohon.
"Namanya Arjuna. Dia punya nama. Jangan manggilnya seperti itu," tegas Helena.
Reno bersikukuh. "Tapi dia memang bodoh. Gak pantas menjadi suami kamu."
Helena menghela nafas. "Kita bukan siapa-siapa lagi. Jadi, kamu gak berhak mengatur hidupku."
Reno berkata dengan sungguh-sungguh. "Tapi Nova sudah terbukti tidak hamil, Helena. Jadi aku gak perlu bertanggungjawab padanya. Itu artinya kita bisa kembali bersama. Aku akan menceraikannya dan akan menikah denganmu."
Reno bertanya dengan nada memohon. "Apa kamu mau kembali padaku, Helena?"
jahat axel.
helen sangat terkejut ternyata juna selama yg dicari bisa membantu timnya, semoga aja kehadiran juna boss menyelematkan pasien...
biangkeroknya adalah mirna yg sengaja membuat kesalahan, agar operasinya gagal total pasti disuruh sama silampir nova...
tenang helen suami sangat pintar dan jenius, di zamannya juna terkenal sebagai tabib hebat...
juna pasti dengan kemampuannya bisa menolong pasien itu, untung juna dateng tepat waktu menggantikan mirna itu.
semoga aja mirna ketahuan yg membuat kesalahan, ayo juna tunjukan kemampuanmu dan kehebatan. kamu mampu bisa melakukan operasi kerjasama tim...
agar papa mertua kamu selalu menghina dan meremehkanmu itu menyesal, ternyata menantu yg dianggap bodoh dan tidak berguna itu sangat hebat dan pintar...
helen pasti bangga padamu juna, kamu punya kemampuan sangat hebat dan pintar....
cepat... cepatlah lakukan penyelamatan...