***
Nadhira Grizelle Ayudia tak perna menyangka keputusan nya membawa pulang seorang anak kecil yang di temui nya saat pulang bekerja ,membawa nya pada takdir yang tak perna terduga
Aksa Damian Axelle merupakan CEO kejam dan dingin.Pria yang tidak percaya akan cinta setelah kepergian wanita yang begitu di cintai nya setelah melahirkan buah cinta mereka.
Tentang perjuangan, perubahan, keluarga, bercampur menyertai dan berbaur dengan kisah mereka .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yhani_HT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
19
Pagi ini Nadhira lebih semangat setelah mendapatkan dukungan dari prince padahal belum tentu pria itu membantu nya namun entah kenapa dia begitu bersemangat.
" Tuan" Nadhira berdiri di samping tempat tidur sambil menatap Aksa yang masih terlelap.
" Tuan" Nadhira meletakan secangkir minuman yang berisi air jahe,serai dan perasaan jeruk tidak lupa madu nya .
" Tuan...." Ucapan Nadhira terhenti saat mata tajam Aksa terbuka dengan sempurna " Airnya sudah saya siap kan, tapi minum air jahenya selagi masih hangat " Untuk menghindari tatapan tajam Aksa , Nadhira memilih ke arah jendela membuka gorden yang masih tertutup dan membuka balkon dan jendela kamar mereka .
Namun sepertinya sia-sia nyatanya Aksa masih berada di tempat tidur sekalipun kini dia sudah bangun dan bersandar di kepala ranjang sambil menatap ke arah nya .
Tok ...tok...
" Daddy " Nadhira menghela napas panjang lalu di hembuskan dengan perlahan.
Kamu memang dewa penolong ku sayang Batin Nadhira tersenyum dalam hati .
" Seperti nya prince sudah selesai pakai baju, Minum dulu air jahe nya mas " Nadhira langsung ke arah pintu membukakan pintu untuk prince.
" selamat pagi Daddy ,kakak Nadhira" Sapa prince saat pintu kamar terbuka lebar .
" Masuk sayang " Prince berlari ke arah tempat tidur di mana Aksa masih betah berada di atas kasur empuk itu .
" Daddy minum air jahe juga" Prince menatap cangkir kecil yang ada di atas nakas samping tempat tidur " Tadi prince juga minum di buatkan kakak Nadhira " Lapornya tersenyum menatap Aksa namun wajah pria itu tetap datar .
" Terus prince mandi sama kakak Nadhira sambil bermain busa Daddy " Prince begitu bersemangat menceritakan kegiatan nya pagi ini bersama ibu sambung nya itu .
" Cepat Daddy minum air jahenya kata Kakak Nadhira kalau sudah dingin rasa pedas dari jahenya semakin kuat " Titah prince tak ingin di bantah .
" Jahe hangat lebih sehat di banding jus Daddy " Prince mengakat cangkir kecil itu mengarahkan pada Aksa " Ayo minum Daddy " Lanjut nya mendekat kan cangkir itu ke wajah Aksa .
" Masa Daddy kalah sama Prince " Ejek prince sambil tertawa kecil .
"Biar Daddy sendiri " Aksa langsung mengambil cangkir kecil itu lalu di teguk nya dengan cepat " Ini air putih nya Daddy " Prince langsung memberikan botol air mineral pada Aksa.
" Kamu ingin membunuh ku " Sentak Aksa menatap Nadhira setelah meminum air putih yang di berikan Prince.
" Aku tidak sejahat itu mas,lagian kalaupun aku membunuh mas tidak sekarang mungkin nanti karena aku belum siap jadi janda" Jawab Nadhira santai,dia tidak memakai bahasa formal lagi tapi jika itu ada prince jika tidak dia akan melakukan hal seberani itu .
" Prince bisa ke luar dari kamar Daddy " Titah Aksa tanpa mengalihkan pandangannya dari Nadhira .
" Kenapa ? Aku ingin kita ke bawah nya sama-sama" Cicit prince sendu.
" Prince ingin seperti keluarga yang lainnya Dad, prince sudah mengikuti keinginan Daddy untuk tidak memanggil kakak Nadhira mommy karena mommy prince hanya satu , prince ingin merasakan keluarga yang sesungguhnya Dad " Lanjut nya lirih .
Nadhira langsung terdiam seperti nya ini ungkapan perasaan prince sebenarnya.
" Prince senang karena ada kakak Nadhira di rumah ini prince tidak kesepian lagi sekalipun Daddy pergi bekerja berhari-hari,ya memang Mba selalu bersama ku tapi prince lebih nyaman dengan kakak Nadhira dia memperlakukan aku dengan baik Dad, lembut dan dia memperlakukan aku sebagai putra nya jika prince melakukan hal yang baik dia selalu memuji ku begitu juga kalau prince melakukan kesalahan kakak Nadhira tidak langsung memarahi ku tapi memberikan aku pengertian dengan lembut " Lanjut nya menatap wajah Aksa berkaca-kaca.
" Jangan sakiti kakak Nadhira, Dia orang kedua setelah Daddy , prince menyayangi nya Dad " Cairan bening itu seketika jatuh membasahi wajah prince.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
suka banget sama ceritanya
semangat up nyaa.. ☺
benar nad periksa ke dokter biar lebih jelas
atau aska yg memakai kontrasepsi 🤭