NovelToon NovelToon
Penghujung Cinta

Penghujung Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:220.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Akhwat Uyee

"Cinta kerap datang tanpa memberi aba-aba pada otak agar mengerti. Terkadang ia hadir menyelinap ke dalam hati dan menetap. Tanpa di sadari cinta telah bersemayam di dalam lubuk hati."-- Fakhri

"Terkadang cinta datang namun harus pergi. Dan terkadang kita yang harus pergi meninggalkannya."-- Tania



Penghujung cinta dari setiap insan memiliki jalan yang berbeda untuk sampai ke titik sebuah penyatuan cinta.

Dan tak ada satu insan pun yang tahu bagaimanakah akhir dari penghujung cintanya? Mendapatkan atau malah harus meninggalkannya.

Lalu bagaimana dengan cinta Tania? Apakah ia dapat menemui akhir dari cintanya. Bagaimana kisahnya? Pantengin aja cerita ini.


*Selamat membaca dan jangan lupa like, komen yang bijak untuk perbaikan author sendiri dan vote ya teman-teman!*
Terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Akhwat Uyee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19# Brother

"Mau ke kuburan!"

"Ha? Ngapain? Mau ketemu sama Mbak Kunti?" tanya Fakhri tertawa.

"Ya mau pulanglah, dah malam juga kan ini!"

"Baru jam 9 kok!" Fakhri melirik jam tangan hitamnya yang melingkar di tangan kirinya

"Aku kan perempuan, nggak boleh pulang malem banget!"

"Lho kan ada aku, aku kan bisa jagain kamu!"

"Oke, jadi bodyguard aku aja kalo gitu mah!"

"Nggak mau. Nggak kamu bayar sih!" ucap Fakhri sok merajuk dengan tangan di lipat di depan.

"Ku bayar kok. 1000 kan?"

"Enak aja. Aku semurah itu kah? Aku maunya di bayar pakai cinta kamu!" Fakhri tersenyum jahil.

"Ayok!"

"Seriusan?"

"Ayok kita ke RSJ, karena kamu udah ganjil!" Tania tertawa.

"Wah, nggak  bener ini. Tarik kata-katamu! Kalau nggak, aku bakal cubit kamu!" Fakhri memraktekkan gaya mencubit dengan jarinya.

"Tangkap aku dulu." Tania langsung berlari sekencang-kencangnya.

Fakhri pun menyusul Tania dengan berlari. Namun memang Tania larinya cukup kencang. Fakhri kesusahan mengejar Tania.

"Sumpah ya, itu anak kerabatnya cheetah apa gimana sih, kok kenceng larinya", ucap Fakhri dengan terus berlari.

Ketika Fakhri sampai di rumah Tania, Fakri tidak mendapati Tania.

"Kayanya Tania langsung masuk ke rumah deh. Biar nggak ketangkep. Cukup cerdik!" batin Fakhri. "Lihat aja besok ya" Fakhri tersenyum lalu pergi.

Tania mengintip dari jendela kamarnya, dan tertawa karena berhasil menang dari Fakhri.

Matahari bersinar cukup terik walau masih pagi. Tania berjalan menuruni tangga sekolah dengan santai.

"Aw, sakit" tiba-tiba ada yang memengan lengannya dan langsung mencubit pipi Tania, seketika Tania langsung mengelus pipinya.

"Kena deh!" ucap Fakhri dengan senyum kemenangan.

"Kan udah semalem..."

"Kalian semalem ngapain?" tanya Nadia yang tiba-tiba muncul di antara mereka.

"Biasa anak muda, Nad. Aw" Fakhri meringis kesakitan, tiba-tiba kakinya di injak oleh Tania.

Nadia kaget, "Ka... Kalian..."

"Eeeh, aku sama Fakhri nggak ngapa-ngapain kok, Nad." Tania menggengam tangan Nadia, "Seriusan deh, Nad! Fakhri tu ngelantur. Fakhri udah ganjil." Tania setengah berbisik pada Nadia.

"Nad, Tania kan pemalu, mana dia mau ngaku." ucap Fakhri yang bersandar di tiang gedung.

"Ngomong sekali lagi pipi kamu aku pastiin kaya udang rebus!" ucap Tania dengan tatapan tajam.

"Hehe, ampun bos!" Fakhri menakupkan kedua tangannya di dada lau berlari menuruni tangga.

"Kenapa tu anak, Tan? Trus kalian ngapain semalam?"

Tania mengedikkan bahunya, "Aku rasa otaknya lagi gesrek!", ucap Tania sembari menunjukkan jari telunjuk yang di miringkan di kening.

"Aku rasa dia suka kamu, Tan!"

"What?" Tania menautkan alisnya, "Kalo ini kamunya yang gak bener!" Tania menaiki tangga menuju ke atas.

Tania masih terpikir kata-kata Nadia barusan. Tidak mungkin orang sekonyol Fakhri bisa suka dengan dirinya. Ia berajalan menunduk memandangi setiap tangga yang ia injak.

Langkah kakinya terhenti mendapati ada sepatu seseorang di depannya.

Tania mendongakkan kepalanya, ia mendapati sosok laki-laki bertubuh tinggi dengan rambut rapi di belah pinggir kiri.

"Kak Mario!" lirih Tania.

"Tania, semalem kamu kemana?"

"Aku mau ke kelas, Kak!" Tania langsung memutar badan dan hendak melangkah turun.

"Tunggu!" lengan Tania lngsung di tarik hingga badannya berhadapan dengan Mario. Hampir saja Tania terjatuh, namun lengannya dengan kuat di pegang oleh Mario.

Adegan ini menyita perhatian para siswi yang ada di sekitar Tania dan Mario.

Mereka berharap ada di posisi Tania, berharap bisa pegangan tangan dengan lelaki populer di sekolah itu.

Tania menyadari bahwa banyak sorot mata yang kini menyaksikannya.

"Kak, lepasin tanganku. Malu sama anak yang lain." Tania berusaha melepaskan tangan Mario.

"Ikut aku sekarang!" pinta Mario.

"Nggak" Tania memalingkan mukanya kesamping.

"Tania Nuwaira Angelica! Ikut Kakak, SEKARANG!"

Tania terkesiap, dan saat Mario menariknya ia hanya menurut. Dia lupa jika Mario adalah kakaknya sekarang.

Mario menggandeng tanganTania, banyak wanita yang iri melihat Tania di gandeng oleh Mario. Mereka melontarkan tatapan benci pada Tania. Bahkan Tania sempat mendengar ada yang berucap, "Anak baru aja udah belagu!"

Sedangkan Mario terus berjalan hingga sampai di samping gedung kepala sekolah yang cukup sepi.

Mario lngsung menyandarkan Tania di dinding dan melepaskan tangannya.

"Dek, Kakak semalam nyariin kamu. Kakak pengen selesaikan masalah kita bersama. Papa memintaku untuk menyampaikan permintaan maaf padamu. Papa sudah cerita semuanya. Papa menyadari jika selama ini dia sudah salah. Dia terlalu sibuk dengan pekerjaannya, namun dia punya alasan kenapa dia mencari kehidupan baru. Mama kita jarang pulang, dan Papa sangat ingin mempunyai sosok istri yang sering ada di rumah. Mama terlalu berambisi dengan karirnya." Mario terdiam sejenak.

"Papa gak bisa menahan rasa yang melandanya, dan akhirnya dia bercerai dengan Mama. Papa nggak bermaksud melupakan kalian, Papa pernah datang kerumah, namun kalian sudah pindah. dan penjaga rumah pun tidak tahu kalian dimana. Papa sayang sama kamu Tania dan Mama juga."

Tania meneteskan air matanya. Tania mulai terisak.

"Tapi Kakak nggak pernah tahu apa yang selama ini Tania rasakan. Papa tetap orang jahat yang nggak bertanggung jawab Kak."

"Apapun yang dilakukan Papa, pasti ada alasannya, Tania."

Tiba-tiba terlintas di pikirannya mengenai Mario adalah kakak kandungnya atau hanya kakak tirinya.

"Kakak itu kakak kandungku?" tanya Tania sedikit ragu. Tania menghapus air matanya.

"Kamu lupa dengan aku, Tania?" Mario terlihat kaget.

"Lho memang Kakak itu Kakak kandung aku ya?"

"Aku Kakak kandung kamu Tania, tapi memang kamu tak terlalu mengenalku, itu wajar. Karena saat itu, saat kamu berusia 3 tahun. Aku ikut nenek, orang tua dari Papa. Nenek tahu kalau orang tua kita sibuk, jadi aku ikut Nenek. Dan tiba-tiba ayah mengajakku untuk tinggal bersamanya, namun tanpa Mama dan dirimu. Ternyata hak asuhku jatuh ke Papa, dan kamu di Mama. Aku kaget saat ada seorang wanita yang memeluk Papa lalu mendekatiku dan mengatakan kepadaku bahwa 'mulai sekarang kamu menjadi anakku, dan kamu memanggilku Mama'."

"Tapi sejak awal bertemu Kakak nggak pernah tanya sam aku, siapa tahu aku adek Kakak kan?"

"Tania, nama banyak yang sama. Apa aku harus bertanya dengan semua orang yang bernama Tania?"

"Eng... Enggak sih, Kak!"

"Aku sempat curiga melihat ada foto yang seperti Papa di rumahmu. Namun kamu mengatakan itu rekan kerja Mama kamu. Jadi aku tak terlalu berpikir panjang dan mempercayainya."

"Kakak lupa dengan muka Mama?"

"Iya, aku berusaha mengingat muka Mama, namun aku selalu gagal. Entahlah kenapa aku bisa lupa dengan wajahnya." Ada setitik air mata yang meluncur dari sudut matanya.

"Kakak!"

Tiba-tiba bel tanda masuk berbunyi.

"Nanti kamu pulangnya bareng Kakak ya, Kakak pengen ajak kamu jalan-jalan. Kakak kangen banget sama kamu." Mario menepuk pundak Tania, "Kamu langsung ke kelas ya. Kakak sayang kamu!" Mario memeluk Tania sebentar lalu berlalu dari hadapan Tania.

Tania menangkap raut muka yang ganjil di wajah Mario. Tania sempat melihat ia menghapus air mata, seakan dia menahan tangis. Namun Tania tak mengerti.

Tania langsung ke kelas, kelas cukup ramai tanda guru belum masuk. Namun saat Tania masuk kelas mendadak hening. Ada apa?

"Guys, lihatlah ada anak baru sok kecentilan dengan berani dekatin Mario. Sampai gandengan tangan segala! Oh my God!" suara Syela terdengar cukup keras di kelas. Syela mendekati Tania, "Kamu pakai susuk ya? Kok bisa menggaet cowok yang populer di sekolah. Ada Rehan, trus sekarang Mario. Dasar cewek genit!" Syela mendorong Tania.

Tania hanya berdiam diri. Menunduk. Teman-teman sekelasnya juga diam saja. Nadia ada di sana, namun terdiam.

"O iya iya, Pak! Saya mengajar kelas 10 dulu ya!" tiba-tiba suara Pak Burhan yang sedang menelpon terdengar.

1
anotherbyl
Suka... Beneran suka👍👍👍Asik ceritanya😁😁
anotherbyl: Sama sama
total 5 replies
anotherbyl
Iseng-iseng klik... dan kayaknya aku suka deh😁😁😁 Terus tulisannya juga rapi (sudah direvisi kata author nya)
anotherbyl: Sama-sama
Mangatsss slalu!!
total 2 replies
lily💫
terhura sampe kebawa perasaan😂
u͎y͎e͎e͎: wah. gak nyangka ada yg sampe terhura.. aku jadi tersandung. 😅
total 1 replies
lily💫
kenapa jdi sad ending kk 😭
jujur sih ni novel yg ke 2 aku baca yg jdi favorit ku jga
u͎y͎e͎e͎: makasih ya. gak papa sad ending sesekali.. hhe
total 1 replies
lily💫
baca dari eps satu hehe 😅 asik novel ny Thor oh y Thor boleh follback Kim gak?😃
u͎y͎e͎e͎: semoga suka ya sama ceritanya😊

oke udah di folback.
total 1 replies
lily💫
sudah di bomlike hehe 😅
jangan lupa dengerin audio ny ya soalnya aku yg dubiing 😊
maaf jika suara nya agak gak jelas

terimakasih
lily💫: iya kk hehe maaf kan suara ku ya kak yg GK jelas dan terlalu ke suara anak " kalo di blng Krn ni pertama x ny hehe 😅 oh ya boleh masuk ke grup ny GK hehe😅 mau nambah temen
total 2 replies
아메에라 림즈
Modus marketingnya boleh juga nih 🤣🤣
Anaz_saaaa
Squeelnya judulnya apa kak?
Anaz_saaaa: apk apa kak?
total 1 replies
Heni Setiowati
thor tambah extra part karena nsh gantung tu apa yg ditulis tania wktu di RS blm di jelasin
u͎y͎e͎e͎: mkasih kak udah mau ngepoin.. sabar ya kak, insyaa allah bakal ada extra part kalau ada yang minta😊😊😊
total 1 replies
🎯Pak Guru📝📶
like n komen

mampir ya....

PENDEKAR TAK PERNAH KALAH
Kim nafisa
ih aku jadi tertarik dehhh
u͎y͎e͎e͎: mksih kak
total 1 replies
Fuck Sugar
Akhirnya 😍😍 Kuy gulung tikar ke sebelah 😍😍
u͎y͎e͎e͎: dah lama kelar yang ini😅😅
total 2 replies
Rozh
Pagi Thor💖
semangat terus ya nulisnya 💪 semoga ide-ide nya selalu dapat🤗

Mampir juga ya di novelku "Suami Dadakan" makasih💖

Salam dari kisah danau hijau buatan kakek
Sugianti Bisri
suka♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
u͎y͎e͎e͎: keknya kita ketemu di lapak sebelah deh kak... hhe
total 1 replies
Desiree Van
Aku mampir lagi kak, yuk feedback.

Salam dari "Pacaran Setelah Menikah "Halal)"

Terima kasih. 🤗
Liska
Like❤❤❤
Sugianti Bisri
hadir
Yana Picisan
sudah❤
Yana Picisan
like yang tertinggal kak❤👍
Yana Picisan
Semangat kak❤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!