NovelToon NovelToon
Opps, I Married ?!

Opps, I Married ?!

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Wanita Karir / Office Romance
Popularitas:19.2k
Nilai: 5
Nama Author: Seulmi

Aku Naura Angraini, sangat menyukai pekerjaanku, aku menyukai hobbi yang aku lakukan, hidup sendiri tanpa pasangan di umur yang menginjak 28 tahun bukan masalah bagiku.

Tapi kehidupan nyamanku mulai berubah seperti rolercoster saat kedua orang tuaku mulai memaksaku untuk menikah.

Aku yang masih belum siap untuk menikah, harus mencari pria yang bisa aku nikahi atau aku akan terpaksa menikah dengan orang yang sudah orang tuaku pilihkan. Apa yang harus aku lakukan, aku masih belum bersedia kehilangan kebebasanku, aku belum mau kenyamananku yang sekarang menghilang, Apa aku menikah kontrak saja?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seulmi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19. Pulang Bareng.

‘clap clap clap’ bunyi ketikan jariku pada keyboard terdengar keras, aku sejak tadi focus bekerja dan tidak sadar kalau hari sudah malam, sepertinya pembicaraan dengan Arjuna membuat diriku semakin gila bekerja, aku memang sedang ingin berlama lama di kantor, entah kenapa aku terlalu malas untuk pulang ke apartemen milik arjuna.

“siapa itu yang ribut sekali? Ini sudah malam dan kenapa masih ribut?” Dimas tiba tiba muncul dan menyindirku, namun aku yang masih sibuk tidak mendengar ucapannya dan masih lanjut bekerja dengan keras.

“Itu Naura, sejak tadi dia masih sibuk di depan komputernya” ujar Andre.

“senggol dia dan katakan, jangan terlalu ribut, ini sudah malam bukankah dia harusnya pulang dan berhenti bekerja, dia mengganggu saja orang yang mau mencari ketenangan” ujar Dimas.

Andre menggelengkan kepalanya, “tidak akan ada yang bisa mengganggu Naura, jika dia sudah seperti itu”.

Aku sama sekali tidak menggubris ucapan yang ada di sekelilingku karena memang sudah focus dengan pekerjaanku, setelah kedua orang itu pergi dan kantor benar benar sepi aku baru menyelesaikan pekerjaanku.

“Ahhh~ akhirnya selesai” ungkap ku puas, aku melihat ke seliling, sepi, tidak ada satupun orang yang ada di kantor. Kulihat jendela yang sudah terlihat gelap, aku tidak sadar ternyata aku lembur, dan tidak sadar waktu sudah terlalu malam untuk pulang ke rumah aku yakin pasti sudah tidak ada kendaraan umum untuk pulang ke apartemen milik arjuna.

Aku kembali menatap layar computer milikku, sebaiknya aku lanjutkan saja pekerjaan untuk besok, dan mala mini aku tidak perlu pulang ke rumah. Aku benar benar sedang malas untuk melihat wajah Arjuna, dengan Keputusan itu aku pun melanjutkan pekerjaanku.

. . .

“Assa! Aku berhasil menyelesaikannya lagi!” sorakku bahagia.

“Selamat!”

“Woooaahhh!” aku menjerit tertahan melihat Arjuna yang tiba tiba muncul di depanku dan mengucapkan selamat.

“Kau tidak pulang sekarang?” tanya arjuna lagi.

Aku mengerjab beberapa saat untuk memastikan manusia tampan di depanku ini benar benar arjuna, bisa saja kan dia hantu tampan yang sedang berpura pura menjadi arjuna.

“ra, Gak pulang?” tanya pria itu sekali lagi.

“Haa? Apa kau sedang menungguku?” tanyaku balik sambil menunjuk diriku sendiri.

“Tentu saja aku menunggumu, kau kan istriku, aku tidak mau meninggalkan istriku pulang sendiri menggunakan taxi atau angkutan umum lainnya” ujar arjuna.

Aku masih menatapnya dengan tatapan bingung, apa pria ini benar benar Arjuna? Dia terlihat sekali berbeda dengan Arjuna yang aku temui kemarin malam, kenapa dia tiba tiba mau mengajakku pulang bersama? Maksudku memang benar kami ini pasangan suami istri tapi menjemput ku bukan suatu keharusan baginya.

“Wow, kalian soo sweet banget, bikin iri aja, Ra, suami mu sangat mencintaimu” kepalaku berputar melirik siapa yang berkomentar, ternyata andre baru saja keluar dari ruang istirahat, aku mengangguk mengerti, apa pria ini sedang bersandiwara menjadi suami yang sangat mencintai istrinya?

Aku akan memberikan dia seratus point untuk akting romantisnya ini, memang benar kami akhir akhir ini jarang sekali terlihat bersama jelas akan ada rumor buruk jika seorang suami meninggalkan istrinya pulang sendirian atau tidak pulang ke rumah, benar benar suami sempurna.

Aku tidak akan terkejut kalau besok akan tersebar berita tentang keromantisan suamiku, yang rela menungguku pulang dari kerja. Pria ini benar benar hebat dalam bersandiwara.

“Dimas, apa aku boleh membawa istriku pulang?” tanya Arjuna pada teman Manager divisi ku, aku tidak tau kalau andre dan dimas masih ada di kantor, apa mereka berdua menungguku pulang?

“Lakukan apapun yang kau mau, aku tidak memaksanya untuk lembur” sembur Dimas dengan wajah datar.

“baiklah kalau gitu aku akan membawa istriku” Arjuna merapikan barang barang milikku, sedangkan aku hanya diam mengikuti arahan Arjuna, aku seperti tersihir setiap dia mengucapkan istriku, kenapa hanya dengan panggilan itu sangat berdampak pada hatiku. Arjuna merangkul bahuku lalu tersenyum manis ke arahku. “ayo sayang” perilaku gentle nya membuat jantungku lagi lagi berdetak tidak karuan, ini pertama kalinya ada pria yang memperlakukanku seperti ini.

‘Sadar Naura! Jangan terbuai dengan tindakannya, itu semua demi menjaga image nya di depan karyawan’ seruku dalam hati. Aku berusaha menyadarkan diriku berkali kali agar tidak jatuh dalam pesona pria itu. Tapi kenapa aku masih merasa sakit?

Semakin lama aku semakin sulit mengendalikan diriku sendiri, apa karena aku belum pernah berpacaran makanya aku dengan mudahnya terbawa perasaan dengan sikap Arjuna, aku harus sadar diri, aku masih berusaha menyadarkan diriku dari sikap hangat dan lembut arjuna, dia memang pria yang bisa membuat wanita dengan mudahnya jatuh cinta, tapi aku bukan wanita seperti itu, aku wanita kuat yang tidak akan jatuh cinta padanya.

...🌞🌞...

“Maaf, karena aku kau harus pulang malam” ucapku pelan setelah sampai di dalam mobil milik Arjuna.

“Saat aku mau pulang, aku mendengar mu masih lembur bekerja, makanya aku menunggumu, dan kau tidak perlu meminta maaf” balas Arjuna.

Aku mengangguk mengerti, arjuna mulai menyalakan mobilnya, aku menatap kagum mobil milik Arjuna, ini adalah pertama kalinya aku memasuki mobil milik pria ini, bukan sih, mungkin sudah pernah tapi saat itu aku sedang mabuk jadi tidak ingat bagaimana aku bisa menaiki mobil miliknya.

Arjuna terlihat sangat ahli dalam mengendarai mobil, karena mobil ini berjalan tanpa hambatan dan melaju dengan stabil.

“Bagaimana kalau aku mengantarmu pergi bekerja dan menjemput mu pulang?” celetuk Arjuna tiba tiba.

“Hah?”

“Bagaimana kalau mulai sekarang aku mengantar jemputmu” ulang arjuna sekali lagi.

“jangan konyol” sahutku asal.

“aku bisa melakukan itu untukmu, aku tidak masalah kaukan istriku”

“Tapi aku selalu bangun telat, dan aku tidak mau kau menungguku dan harus datang telat bersamaku” balasku. Aku ingat pria ini selalu sudah menghilang, saat aku baru saja membuka pintu kamarku, dia selalu menjadi pria teladan selama ini sementara aku selalu datang on time, tidak telat tidak juga cepat, pas pasan lebih tepatnya.

Aku tidak tau pria ini sarapan pagi atau tidak, karena setiap aku sarapan dia tidak ada muncul, bagiku sarapan itu penting, jadi tidak mungkin aku pergi kerja tanpa sarapan.

“Jadwal kita berdua itu berbeda, jangan terlalu mengkhawatirkanku, aku bisa menjaga diriku sendiri” tambahku.

“Kau terlalu formal padaku, tidak masalah jika aku menunggumu sarapan, santai saja padaku, kamu bukan di dalam mobil direktur mu, tapi sekarang kau sedang berada di mobil milik suamimu”

‘Suami apaan, kau hanya suami di atas kertas’ sungutku dalam hati.

“Aku tau itu, aku selalu mengingatnya dalam kepalaku…”

“tidak di hatimu kan” potong Arjuna.

“aku baru saja mau mengatakan di kepala dan hatiku, tapi kau baru saja memotongnya” bantahku cepat.

“Tapi menurutku, kita memang harus terlihat pulang dan pergi bersama, agar terlihat lebih mirip dengan pasangan yang sudah menikah, kita tidak bisa selamanya canggung seperti ini, kau harus mulai terbiasa untuk menerima sentuhanku, bagaimana jika kita berlatih” usul Arjuna sekali lagi.

Arjuna menghentikan mobil secara tiba tiba, dia menatapku tajam, dan berusaha menyentuh tanganku, aku merasa mobil ini mulai terasa panas.

...🎀🎀🎀🎀🎀...

1
Shai'er
saling curiga 🤧🤧🤧
Shai'er
kok bisa
Shai'er
mungkinkah, ada sangkut paut nya ama sodara tiri babang Arjuna 😳😳😳
Shai'er
tenang tenang, semua ada solusinya, Naura 💪💪💪
Shai'er
ini mau minta maaf, apa mau bikin marah😡😡😡
Shai'er
gak profesional banget 🤬🤬🤬
Shai'er
lah....
Shai'er
ada apa😦😦😦
Shai'er
hadeuh, pada kepo banget🤧🤧🤧
Shai'er
1. model (mantan)
2.3 bulanan kayaknya 🤭
3. wanita A (salah satu "pacar" babang Arjuna)
4.cincin couple
Kak Seul: jangan bercanda...
total 1 replies
Shai'er
rumit banget🤧
Shai'er
huhhhh😮‍💨😮‍💨😮‍💨
Shai'er
wajar cemburu, karena secara gak sadar, kamu dah ngeklaim babang Arjuna itu milikmu 🤧🤧🤧
Shai'er
🤧🤧🤧🤧🤧
Shai'er
👍👍👍👍👍
Shai'er
nyesek bang 🤧🤧🤧🤧🤧
Shai'er
jadwal 😳😳😳
Shai'er
wat😱😱😱
Shai'er
pastinya😏😏😏
Shai'er
kok aku jadi emosi 😤
gimana sebenarnya kehidupan, babang Arjuna dulu 😳😳😳
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!