NovelToon NovelToon
Safira [Sugar Baby]

Safira [Sugar Baby]

Status: sedang berlangsung
Genre:Teman lama bertemu kembali / Teen / Selingkuh
Popularitas:24.9k
Nilai: 5
Nama Author: putrijawa

SPIN OFF Ayah Untuk Safira

Dihadapkan dengan kenyataan bahwa status dirinya merupakan anak rahasia, membuat Safira harus extra hati - hati untuk bersikap dengan seorang pria. Belum lagi sikap sang ayah yang seolah enggan menganggap keberadaannya. Semakin membuat Safira membenci sosok ayah biologisnya.
Beruntung Safira masih memiliki sosok laki - laki yang bisa ia jadikan sosok panutan. Laki - laki yang nantinya akan menjadi role mode nya untuk mencari tambatan hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrijawa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapture 19.

"Happy graduation my beauty angel."

Kalimat tersebut serta tindakan yang dilakukan pria itu pada Safira langsung mengalihkan atensi dua pria paling protektif di keluarga Safira. Keduanya lantas mendekati gadis kesayangan mereka.

"Ehem."

Rino berdehem keras dengan tatapan tajam bak belati yang siap menghunus siapapun. Sementara Rendy langsung menarik putri semata wayangnya untuk menjauh dari pria tersebut.

"Yaelah, posesif amat, Om." ucap pria tersebut diiringi tawa.

"Kamu ini dateng - dateng langsung main peluk - peluk anak gadis orang aja. Bukannya menyapa orang - orang yang lebih tua malah langsung nyosor aja kayak soang." sarkas Rino yang masih memasang wajah tak sukanya.

Sementara pria yang tengah ditatap malah tertawa pelan. Tak ada rasa takut sedikit pun.

"Kayak kenal." ucap Skye pelan membuat Sean menoleh padanya.

"Iya 'kan ? Abang juga mikirnya gitu. Mukanya mirip seseorang. Tapi siapa, ya ?" tanya Sean dengan wajah yang tampak berpikir.

"Mirip Papa Andra gak, sih, bang ?" tanya Skye ragu.

"Nah, bocil satu ini nyadar juga." ucap pria itu sambil menjentikkan jarinya. "Abang mirip siapa tadi ?"

Skye mengerutkan dahinya. Pasalnya tadi ia berbicara begitu pelan dengan kakak laki - lakinya.

"Papa sama Opa kalian gak ngeh. Coba kalian kasih paham dulu." ucap pria itu lagi sambil tertawa pelan.

"Udah, ih. Gak usah sok - sok bikin penasaran gitu." ucap Safira kemudian. Lalu tatapannya beralih pada ayah dan kakeknya. "Papa, Opa. Ini Revano. Keponakannya Papa Andra."

Rendy dan Rino sontak memperhatikan pria dihadapan mereka. Sementara pria itu malah memasang wajah sok keren dengan senyum yang selalu menghiasi wajah tampannya.

"Anaknya mbak Indira ?" tanya Risa memastikan.

Pria bernama Revano itu menjentikkan jemarinya. "Bener banget Tante cantik. Om Rendy malah gak ngenali aku. Padahal dulu kita sering hang out bareng kalo lagi galau karena cewek."

Rendy yang mendengarnya lantas membulatkan matanya. "Jangan sok akrab."

"Lah. Kita 'kan emang akrab dulu, Om. Kita bahkan sering tidur bareng sebelum Om dapet lampu ino dari Tante cantik ini." ucap Revano sambil mendekat pada istri Rendy.

"Jangan deket - deket sama istri gue."

"Dih. Bapak - bapak posesif. Anaknya gak boleh di deketi. Istrinya apalagi." cibir Revano membuat Risa dan Safira tertawa pelan.

"Tadi Kay pikir itu abang Rinal. Tapi kok lebih gede." celetuk Skye masih mengamati wajah Revano.

Pemuda itu mendekati adik bungsu Safira. Lantas sedikit menundukkan tubuhnya agar sejajar dengan bocah empat tahun itu. "Lo teliti amat persis bapak lo." ucapnya sambil mengangkat tubuh Skye dalam gendongannya.

"Apa ? Om mau ngelarang aku gedong Skye juga ?" tanyanya seolah menantang saat matanya bersitatap dengan mata Rendy yang tampak tak suka dengannya.

"Udah, dong. Gak usah berantem. Ini 'kan hari bahagia Fira." Lerai Diana saat putranya hampir membuka mulut ingin menanggapi Revano. "Gimana kalo sekarang kita kemana gitu. Cari tempat makan, biar sekalian ngerayain hari istimewa ini. Evan punya rekomendasi tempat ?"

Pemuda itu lantas memiringkan kepalanya ke kiri. "Ada, Oma. Deket sini ada tempat makan enak. Dan yang pasti, cita rasa indo banget. Pas buat lidah dan kantong kita." ucapnya diiringi tawa.

"Yaudah kalo gitu, cus. Abang juga udah laper plus capek." ucap Sean menyetujui.

"Let's gooo." sambung Skye dengan sebelah tangan yang direntangkan seolah ingin terbang. Sementara sebelah tangan lagi melingkar di leher Revano.

***

Disisi lain, tepatnya disebuah kamar dengan tempat tidur king size, seorang gadis tampak menatap langit - langit kamar tersebut dengan tatapan menerawang. Sesekali matanya akan terpejam dengan sudut bibir terangkat. Namun saat matanya kembali terbuka, wajahnya seolah menunjukkan sebuah kebingungan.

Atensinya teralihkan saat mendengar suara pintu terbuka dan tertutup. Ia mencoba bangkit dan duduk di ranjangnya.

"Gimana ?" tanya orang itu sambil menelisik wajah gadis tersebut. Lalu menjatuhkan bobotnya ke tepi ranjang di dekat kaki gadis itu. "Dari muka lo kayaknya lo nyesel udah ngelakuin itu."

Sejenak gadis seolah termenung. Namun detik berikutnya kepalanya mengangguk seolah menyetujui perkataan orang tersebut. "Iya. Gue nyesel memang." ucapnya lirih.

Orang itu tersenyum sumbang mendengar jawaban gadis tersebut. "Nyesel pun udah percuma. Gak akan bisa ngembaliin keadaan. Lo terima nasib aja dengan keadaan lo yang sekarang." sahutnya seolah tak peduli.

"Gue nyesel banget, Qis. Kenapa gak dari dulu aja gue nerima ajakan lo." ucap gadis itu yang tubuhnya masih berbalut selimut tanpa sehelai benangpun di dalamnya. Seketika senyum dibibir gadis itu terbit. "Emang, sih diawal rasanya itu sakit banget. Air mata gue aja sampek keluar. Tapi setelah itu... Sumpah, setelah itu enak banget. Rasanya gue kayak terbang ke awan sewaktu senjata Om Raja nusuk - nusuk inti gue."

Senyum smirk terbit dibibir merah milik Bilqis. Ia berhasil menarik satu temannya untuk mengikuti jejaknya. Mata Bilqis masih terus menatap gadis dihadapannya yang tampak senang.

"Jadi ? Setelah ini mau gimana ? Gue bisa atur supaya lo bisa jadi sugar babynya Om Raja. Dia lagi butuh bayi kayak kita." ucap Bilqis menawarkan.

"Maulah. Masa iya gue tolak sugar daddy modelan kayak Om Raja. Mana badannya bagus lagi. Pasti dia sering nge-gym. Nginget perut kotak - kotaknya udah bikin inti gue berdenyut." ucap gadis itu frontal. Wajahnya tampak menerawang membayangkan adegan panas saat ia berada dibawah kungkungan pria dewasa itu.

"Aaa. Gue jadi pengen lagi, nih." rengek gadis itu seraya memeluk tubuhnya sendiri.

Bilqis tersenyum puas. Lalu atensinya teralihkan saat merasakan getaran dari dalam tas selempangnya.

[Om Raja : Om udah kirim bonus buat kamu. Nanti akan Om kirim lagi kalo kamu berhasil bujuk dia untuk jadi sugar baby Om.]

Sudut bibir Bilqis terangkat saat membaca pesan tersebut. Ia lantas beralih pada sebuah notifikasi mobile banking. Senyumnya semakin mengembang saat melihat nominal yang masuk ke rekening miliknya.

Ting!

[Om Raja : Kirim juga nomor rekening temen kamu. Om juga mau kasih dia hadiah.]

Tanpa menunggu lama, Bilqis lantas mengirimkan nomor rekening milik temannya yang memang ia tahu karena sudah beberapa kali pernah memberinya uang. Bilqis juga mengirimkan kontak temannya agar Om Raja bisa langsung menghubungi temannya yang memang tertarik dengan pekerjaan sepertinya.

"Jangan senyam senyum mulu lo. Udah kayak orang gak waras aja." tegur Bilqis saat mendapati temannya itu masih mengingat kejadian panasnya. "Mending sekarang lo cek hape lo. Tadi gue udah kirim nomor lo ke Om Raja. Karena dia bilang dia juga tertarik sama lo. Gue ucapin selamet karena dihari pertama lo udah berhasil bikin puas calon sumber keuangan lo."

Tanpa menunggu perintah dua kali, gadis itu langsung meraih ponselnya yang berada di atas nakas. Betapa terkejutnya ia saat mendapati notifikasi mobilenya.

"Gila! Banyak banget Om Raja ngirimnya. Ini, mah setara sama uang jajan gue setahun." celetuk gadis itu saat mendapati saldo rekeningnya bertambah hingga mencapai dua digit.

"Saldo rekening lo bakal bertambah kalo lo jadi sugar babynya Om Raja. Gue jamin, hape lo bakal ganti dalam waktu dekat." ucap Bilqis dengan senyum kemenangannya.

1
SarSari_
wuaaahh udah cntik, pinter, lulusan termuda...yg dapetin hatinya safira yakin deh bruntung bngt
cimownim
Safira ketemu siapaa???
MARDONI
Cerita tentang Safira yang harus menghadapi kenyataan sebagai anak rahasia dan sikap ayahnya yang tidak mengakui keberadaannya sungguh menyentuh hati. Namun, adanya sosok laki-laki yang bisa jadi panutan dan role modelnya membuat cerita terasa penuh harapan. Semangat terus untuk karya ini, penasaran banget dengan kelanjutan perjuangan dan pencarian tambatan hati Safira! ✨
MARDONI
Lucu banget melihat Safira yang biasanya santai sampai berdandan khusus buat Bima. Reaksi Rendy juga khas banget sebagai papa yang protektif 😂 Tapi bagian paling manis jelas saat mereka sudah duduk di restoran. Bima yang terus menggoda Safira, Safira yang balik meledek Bima, sampai akhirnya mereka saling menggenggam tangan… suasananya benar-benar romantis dan bikin senyum sendiri.
꧁☆ ⃟⃟Lybu•°Achaa♡ hiatus
Kalo aku jadi Safira kayaknya ngga bakal sekuat itu dehh ngadepin semua cobaan yg dia alami.Masih punya ayah tapi orang itu gaada.Kalo aku sih udah milih buat pasrahh aja ngga kaya dia yg masih kuat.
putrijawa: Safira kuat karna bundanya juga kuat😁
total 1 replies
Hunk
Di keluarga barunya pun ayah nya dah punya anak. Sedih banget.
Hunk
Ibu adalah yg terbaik
MARDONI
hati Safira kelihatan banget nggak nyaman tiap ketemu Arsena 😭 padahal Mamih sama Papih Arsena baik banget. Tapi pas Kaivan datang bawa iga bakar terus Safira langsung senyum cerah itu kerasa beda banget suasananya. Arsena yang ngeliatin dari jauh sambil cemburu tuh bikin deg-degan juga 🥹
putrijawa: takut ada perang ya?
total 1 replies
Izmie kim💜
dua kemungkinan sih cowok lebih banyak pertimbangan kalau di tolak dia takut hubungan yang dulu baik malah akan jadi gak enak aja
Izmie kim💜: nah gitu makanya laki-laki kalau suka sama temen selalu mikir mikir dan nahan dulu kalau mau nembak 🤭
total 2 replies
Izmie kim💜
heh safira anak kandungnya bukan kaya kamu woy
putrijawa: sabar pemirsah
total 1 replies
cimownim
jarang banget dapet papah Sambung sebaik itu😍
SarSari_
lah Adit nih gak update apa gimna sih 😂
putrijawa: gak ada yg tau tentang kemampuan Safira😁
total 1 replies
Indira Mr
Anak nya aku udah gede.. 😂😂😂
putrijawa: halo tante.. anaknya ganteng yaa 🤭
total 1 replies
Rensᴛ⑅⃝ˢ🐈
Susah yaa jadi anak yg gak bisa marah2 ke org tua😔 padahal kelakuan mereka kadang di luar nurul🤦
putrijawa: bener. apalagi punya sifat gak enakan😔
total 2 replies
Rensᴛ⑅⃝ˢ🐈
Ayah tukang boong nih
Rensᴛ⑅⃝ˢ🐈
Selamat ulangtahun ya Safira 🍰
putrijawa: walaupun sudah lewat, tapi trima kasih 🤭
total 1 replies
LOL #555
hah , itu bukan ayah sambung nya kan ?🧐
MARDONI
Safira kelihatan ceria banget di dapur sama Chef Kaivan, apalagi pas dia antusias banget soal masakan. Terus bagian Bima yang chat sambil bercanda soal “calon CEO” itu bikin senyum sendiri. Tapi kalimat terakhir yang tiba-tiba ada orang bilang “takdir ingin mempersatukan kita” itu bikin deg-degan banget 😭
SarSari_
betul , Safira mah cewek mahal...
Izmie kim💜
takut juga ya ngadepin laki-laki kaya gitu setau aku makin di tolak makin gencar mending kita jaga jarak perlahan aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!