NovelToon NovelToon
Dari Pembantu Jadi Mantu

Dari Pembantu Jadi Mantu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:124.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Momoy Dandelion

Tangan Scarlett gemetar, ia berusaha meraih celana yang lelaki itu kenakan sambil memejamkan mata.
"Aaa ...," jerit Scarlett. Ia terkejut saat tangannya tanpa sengaja menyentuh sesuatu yang keras.
"Kenapa?" Ethan ikut-ikutan terkejut mendengar teriakan Scarlett yang memekakkan telinga.
"I ... itu! Ada yang keras," ucapnya sambil menunjuk sesuatu yang dimaksud dengan ekspresi malu bercampur takut.

***

Akibat hutang yang ditinggalkan sang ayah, Scarlett harus bekerja keras melakukan apa saja yang dia bisa, termasuk menjadi pelayan di klab malam. Karena sering membuat kekacauan, ia diberi pekerjaan lain untuk merawat seorang kakek tua bernama Kakek Adam. Siapa sangka lelaki tua kaya raya itu akan menjodohkan Scarlett dengan cucunya. Tidak disangka, Cucu sang kakek adalah Ethan, mantan pelatih panahan saat SMA dan merupakan cinta pertamanya. Namun, kondisi Ethan ternyata lumpuh.

Scarlett kira orang lumpuh tidak akan punya hasrat apapun. Ternyata ....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Momoy Dandelion, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19: Perbincangan di Ranjang

"Siapa orang tadi?" tanya Ethan. Pertanyaannya mengusir kesunyian suasana di mobil yang tengah dikemudikan oleh Zigra itu.

"Hah? Siapa? Maksudmu Pak Arnold? Tadi kan sudah aku kenalkan kalau dia dosen," jawab Scarlett. Ia tak terlalu fokus karena sejak tadi sibuk melihat ke arah jendela.

"Sepertinya lebih dari sebatas dosen. Aku lihat usahamu cukup keras untuk menciumku di depannya tadi. Kamu mau pamer, ya?" cibir Ethan.

"Apa kamu cemburu?" tebak Scarlett.

Ia tidak menyangka respon suaminya seperti itu. Niatnya memang untuk meyakinkan Arnold jika dia benar-benar sudah menikah dan bahagia dengan suaminya.

"Cemburu? Hahaha ...." Ethan terkekeh dengan perkataan Scarlett. Ia menyangkal perasaannya sendiri. Memang, ada rasa kesal saat melihat Scarlett bersama dengan pria lain.

Scarlett mendekatkan wajahnya, kembali mencium pipi Ethan dengan tiba-tiba. Ia bahkan tidak peduli jika di bagian kemudi ada Zigra yang bisa melihat mereka. Ethan sampai mematung dibuatnya.

Sekali lagi, Scarlett mengulang ciumannya. Tingkah anehnya semakin membuat Ethan tidak mengerti.

"Dia mantan pacarku," ucap Scarlett.

Ethan menghela napas. Tebakannya benar. Tidak mungkin istrinya dekat dengan dosen itu kalau tidak ada hubungan.

"Aku tidak bermaksud membuatmu cemburu. Sengaja aku menciumu di depannya supaya dia menyerah dan tidak meminta balikan lagi karena aku sudah menikah. Kami sebenarnya sudah lama putus."

"Aku menemuinya untuk meminta tolong mengecek kandungan obat-obat yang kamu minum. Hari ini hasilnya keluar."

Scarlett mengeluarkan map coklat dari Arnold dan diberikan kepada Ethan. Namun, saat Ethan ingin membukanya, ia melarang. "Tunggu sampai rumah baru kita buka bersama," katanya.

"Oke, baiklah."

Mobil terus melaju sampai akhirnya mereka tiba di rumah. Zigra membantu mendorong Ethan hingga masuk ke dalam kamarnya.

"Zigra, kamu boleh kembali ke kantor dan lanjutkan pekerjaanmu! Sepertinya hari ini aku tidak akan kembali lagi ke kantor. Jadi, kalau ada masalah, sampaikan saja besok," pinta Ethan.

"Baik, Tuan."

Tanpa bertanya apapun, Zigra sudah paham. Ia lantas melangkah keluar dari kamar dan menutup kembali pintunya rapat-rapat.

"Kenapa Zigra pergi?" tanya Scarlett yang baru keluar setelah mengganti pakaiannya.

"Dia masih ada pekerjaan di kantor," jawab Ethan.

"Apa menurutmu dia tidak perlu mendengarkan ceritaku? Aku rasa dia orang yang bisa dipercaya karena sudah lama ikut denganmu," ujar Scarlett.

"Nanti biar aku saja yang menyampaikan padanya."

Scarlett memganggukkan kepala tanda setuju. Ia lantas naik ke atas ranjang, duduk di sebelah Ethan sembari memegangi map coklat itu.

"Seperti dugaanku selama ini, hasilnya sangat buruk. Mereka sudah memberimu racun, bukan obat." Scarlett mengatakannya dengan ekspresi yang campur aduk. Ia merasa kesal dengan keluarga Ethan yang begitu jahat. Di lain sisi, ia juga sedih dengan nasib suaminya yang diperlakukan seperti itu

"Maksudmu apa?" Ethan belum terlalu paham dengan apa yang Scarlett maksud.

Akhirnya, Scarlett menyampaikan apa yang Arnold katakan padanya di kampus. Ia juga memperlihatkan hasil pemeriksaan lab obat tersebut yang banyak mengandung senyawa berbahaya dan dapat membahayakan nyawa.

Ekspresi yang Ethan tunjukkan di luar dugaan. Ia terlihat tenang dan hanya menanggapinya dengan senyuman.

"Kok kamu diam saja? Kita harus melakukan apa sekarang? Kamu tidak akan membiarkan mereka begitu saja, kan?" tanya Scarlett dengan nada menggebu-gebu. Padahal ia sudah sangat marah dengan kelakuan yang diberikan kepada suaminya. Tapi, pihak yang selama ini disakiti malah tidak bereaksi apa-apa.

Ethan menoleh, menatap istrinya dengan penuh ketenangan. Tangannya diulurkan membelai rembut kepala wanita itu.

"Terima kasih, ya, kamu sudah sangat bekerja keras sampai saat ini demi aku. Sebenarnya aku sudah lama tahu kalau memang mereka tidak menyukaiku. Tapi, aku tidak menyangka mereka akan bertindak sampai sejauh ini untuk menyingkirkan aku."

"Kenapa kamu masih bertahan di tempat yang mengerikan ini?" Scarlett masih belum mengerti apa isi hati lelaki itu.

"Untuk masuk ke rumah ini dan diakui oleh ayah juga tak semudah itu. Semua berkat kerja keras kakek sampai aku dianggap layak berada di rumah ini. Tapi, karena kondisiku, orang-orang kembali meragukanku. Makanya aku tidak ditempatkan pada perusahaan utama."

"Melawan mereka secara terang-terangan tidak akan ada gunanya. Ibu tiriku memiliki banyak relasi yang bisa menjegalku untuk menggantikan ayah. Jadi, aku harus tetap bersikap tenang sembari membuktikan kelayakanku sebagai pewaris."

"Sebelumnya sudah aku katakan padamu, kehidupan di rumah ini tidak semudah yang kamu bayangkan. Itulah kenapa sebenarnya aku malas membuatmu terlibat."

Mendengar penuturan Ethan membuat amarah Scarlett seketika luluh. Ia memeluk lelaki itu dengan perasaan iba dan juga sayang.

"Kamu harus berhenti meminum obat-obatan itu. Kamu juga harus menemui dokter lain agar penyakitmu sembuh," usul Scarlett.

Ethan tersenyum dan membalas pelukan istrinya. Ia mengecup lembut keningnya. "Apa kamu takut aku mati?" tanyanya.

"Bukankah kalau aku cepat mati kamu akan senang? Kamu akan jadi janda kaya dan kembali pada mantan pacarmu itu," sindir Ethan.

Scarlett reflek melepaskan pelukannya dan menatap tidak suka ke arah Ethan. Perasaannya tiba-tiba jadi buruk. "Kok kamu bicara seperti itu?" kesalnya. Padahal ia sangat mengkhawatirkan lelaki yang ada di hadapannya, tapi Ethan malah membawa-bawa mantan pacarnya.

"Ya, siapa tahu kamu mau balikan dengannya. Hubungan kalian juga sepertinya baik. Lagi pula, pernikahan kita juga hanya terpaksa."

"Memangnya kenapa kalau ini pernikahan paksa? Apa aku tidak boleh menyukaimu?" Raut wajah Scarlett semakin serius. Ia benar-benar kesal pembahasan tentang mantan pacarnya. Lelaki yang ia pedulikan tepat ada di hadapannya.

"Atau jangan - jangan kamu sendiri yang sangat terganggu dengan keberadaanku di sini? Kamu ingin aku segera pergi? Ya sudah, aku pergi!"

Belum sempat Scarlett bangkit, Ethan lebih dulu menariknya dan memeluknya. "Jangan pergi, aku juga menyukaimu," ucapnya sembari mengeratkan pelukannya.

Scarlett tertegun. Seakan ada kupu-kupu yang berterbangan saat ia mendengar kata-kata itu secara langsung dari Ethan. Rasanya ia tidak percaya lelaki dingin dan cuek itu bisa mengatakan suka kepadanya. Ia kira selama ini hanya dirinya yang berjuang atas rasa sukanya.

1
Lusy ani
q suka alur ceritanya
Jelita S
lanjut thor suka banget ceritanya
Arnad
kak author aq ikut baca ya
Dian Soedarminto
kok gak dilanjut lg critanya?
semoga sehat2 ya
Momoy Dandelion: cari waktu buat bisa lanjut 😊
total 1 replies
Arif Arif
Digi sama iklan dong biar semangat
Arif Arif
lanjut 1 hari 1 capter
Dian Soedarminto
duh kirain
ceritanya tamat...ternyata belum to?
ayuk Thor...ojo sue2...aq menunggu lanjutannya♥️
Momoy Dandelion: belum, kak. lagi malas up 🫣
total 1 replies
Dian Soedarminto
bagus ceritanya
lanjoottt
sara sara(^◇^)
apa??? matthias??
Berliana Marpaung
lanjuk
Bunda alzatafa
ceritanya bagus
Angel nirwana Desvino anggara
lanjut kak...ga sabar nunggu kelanjutannya
Angel nirwana Desvino anggara
ayo kak kelanjutannya....aeru banget
Susy Wahyuni
😍😍
Uswatul Khasana
lanjut
reza indrayana
Luar biasa
reza indrayana
Lanjuaiutatt....👍🏻👍👍🏻💛💙💛😘😘😘
reza indrayana
Mampir Thor....👍🏻👍💙💛💙😘😘
Nayosha
ko blm up date jg ya🤔
Bunda Ida
bahasanga bagus dan ceritanga cukup menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!