NovelToon NovelToon
Healer Dari Dimensi Lain

Healer Dari Dimensi Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Dokter Genius / Mengubah Takdir / Dunia Lain / Penyeberangan Dunia Lain / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:634.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Xeiralana

Andressa, seorang healer paling berbakat dan dikenal sebagai Dewi penyelamat. Dia mati ketika menyelamatkan rekan-rekannya ketika perang sihir terjadi.

Sebelumnya, Andressa telah mengalami kematian sebanyak 99 kali. Gadis itu selalu mengalami perpindahan dimensi serta merasuki tubuh tak dikenal setiap saat ia kehilangan nyawa.

Pada kematiannya yang ke seratus, Andressa terbangun di tubuh seorang tabib tak berguna. Kali ini Andressa terjebak di dimensi yang tak mengenal apa itu sihir. Sebagai healer di kehidupan sebelumnya, dapatkah Andressa bertahan? Kini dia berharap kalau kehidupannya yang saat ini adalah yang terakhir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Xeiralana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiba di Wilayah Selion

Butuh waktu sekiranya enam jam bagi mereka untuk tiba di Selion. Sesampainya di sana, mereka langsung dihadapkan oleh pemandangan yang begitu mengerikan. Aroma busuk dari darah dan daging manusia membuat Andressa dan Amelia mual. Terpaksa mereka memakai penutup hidung supaya meminimalkan aromanya.

'Aroma apa ini? Apakah benar orang-orang itu terkena kutukan? Sial! Aku tidak menyangka kalau aromanya akan sebusuk ini.'

Di sekitar wilayah tersebut dipasang pembatas untuk memperingatkan semua orang agar tidak masuk ke dalam.

'Pantas saja Kaisar menutup wilayah ini. Ternyata memang lebih parah dari bayanganku. Apa yang harus aku lakukan berikutnya? Aku tidak tahu apakah keberadaanku di sini diterima atau tidak.'

Begitu mereka berdua masuk lebih dalam, satu persatu tatapan dari celah pintu, jendela, serta dari tempat tersembunyi lainnya mengarah kepada mereka. Amelia merasa terganggu oleh tatapan tersebut. Namun, Andressa terlihat biasa saja dan tak terganggu sama sekali.

Tiada satu pun penduduk wilayah Selion yang keluar dari rumah mereka. Mungkin karena mereka takut atau karena mereka enggan menemui orang lain.

"Nona, saya merinding dengan tatapan mereka," bisik Amelia.

"Abaikan saja. Kita hanya perlu jalan sedikit lagi untuk sampai ke klinik. Kau tidak perlu menghiraukan orang-orang itu."

Setiba mereka di depan klinik, sejujurnya mereka sangat terkejut kala itu sebab penampakan kliniknya sungguh di luar dugaan.

"Apakah benar di sini kliniknya?" Amelia tercengang sebab bangunan klinik itu terlihat sangat tua sekali.

"Ya, berdasarkan alamat yang tertulis memang di sini. Coba kita masuk ke dalam."

Mereka berdua pun masuk ke dalam bangunan klinik tersebut. Ada banyak barang-barang milik tabib terdahulu tertinggal di sana.

"Katanya seluruh tabib yang pernah bertugas di sini terjangkit kutukan itu dan berakhir meninggal. Benarkah begitu ceritanya?" tanya Andressa kepada Amelia.

"Benar, Nona. Saya juga mendengar ceritanya seperti itu. Tidak hanya satu atau dua tabib saja yang menjadi korban, tetapi ada lebih dari dua puluh orang tabib yang meninggal."

"Jika para tabib saja tidak bisa menangani kutukan itu, maka kemungkinan besar penyakitnya memang berada di luar pengetahuan tabib biasa. Sepertinya aku harus memeriksanya langsung," ucap Andressa.

Amelia sontak menoleh ke arah Andressa.

"Anda mau memeriksanya sendiri? Apakah Anda yakin? Saya masih takut bertemu penduduk di wilayah ini."

Andressa mengulas senyum tipis. Dia sudah terbiasa melewati masalah penyakit mematikan seperti demikian.

"Kau tunggu saja di sini nanti. Aku sendiri yang akan pergi."

Andressa menaruh barang bawaannya. Untung saja di lantai paling atas klinik tersebut terdapat beberapa kamar kosong sehingga mereka bisa tidur di klinik tanpa harus mencari rumah kosong untuk ditempati.

"Ya sudah. Saya akan menunggu di sini karena saya masih cukup takut akan terjangkit kutukan dari mereka," kata Amelia.

"Serahkan saja kepadaku. Aku yakin bisa menemukan cara memulihkan wilayah ini."

Andressa duduk sebentar sebelum beranjak pergi ke luar. Pandangannya mengedar ke sekitar. Terlepas dari bangunan tua yang tidak terawat, bangunan klinik itu jauh lebih besar. Tempat ini luas dan juga ada banyak ruang rawat di sana.

"Aku akan merenovasi tempat ini nanti. Sekarang aku gunakan saja bangunan seadanya ini dulu. Aku yakin nanti klinik ini menjadi klinik paling diminati di Kekaisaran Emilian. Lalu aku akan menjatuhkan klinik milik keluarga Miria," gumam Andressa.

1
Jade Meamoure
cacar kusta 😷🤒🤕 🤔🤔
Jade Meamoure
pindah aja dr klinik Glory koq masih bertahan aja kan aneh 🤔🤔🤣🤣
Wynne a.m
356 eps. oke fine. akan aku terjang, karna aku suka genre karya" othor yg fantasy, adventure, romance, dan yaahh... itulah pkoknya. semoga makin bnyak lagi ceritanya yg bergenre itu ya thor 😁😁😁🥰🥰🥰🥰🥰
Nana Febri
Thor lanjutkannn dongg
davina aston
Luar biasa
Latifa Nuryn Andini Yunnitta
udah seru, gak ada lanjutan.... ayo dooong thor
Latifa Nuryn Andini Yunnitta
😞
rudy adji
Luar biasa
Dwi Putra
kenapa tamat Thor?
Buke Chika
andressa telalu lembek udah tau dia dalang nya masih aja dibuat santai
Buke Chika
ceritanya kebanyakan muter2 ditempat
Elisabeth Ivony Pakpahanz
lanjut thorr
Tuan BigBang
menarik,satu satunya novel seri wanita yang bikin gw menarik untuk sekarang😼
komentar terbaik
kenapa bordir? bukannya bordil?
komentar terbaik
sebutan ibu suri ke andressa udah sopan sekarang. bilangnya wanita dulu kan ja lang
komentar terbaik
plot ini sering banget dah. ke toilet sendirian, terus diapa2in di sono. ngga ada yang tahu sampai aemuanya sudah terlambat.
komentar terbaik
yuuhuuuu ibu suriiiii where are youuuuuuuuu
komentar terbaik
sebenarnya apa pekerjaan penjaga dimensi ini. ada ruang kontrol tapi tidak bisa mendeteksi aliran energi mengarah ke batas dimensi. apakah mereka tidak punya teknologi yang tepat guna?
komentar terbaik
miria ini bodoh amat. ngapain pakai bros mewah waktu bakar klinik andressa. bukannya menyamar gitu.

kan sebagai reader kesal, andressa terlalu gampang menemukan pelakunya, ga ada tantangan gitu.
Putri FaRhul: kan dia tidak berpengalaman
total 1 replies
komentar terbaik
oh jaman itu udah ada minyak tanah ya.
udah tahu dong proses bikin minyak tanah... dari sejak ditambang sampai diproses dipanaskan menghasilkan minyak tanah bensin solar dan sampahnya jadi aspal...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!