"kau miliku"_Nicholas
"ck,siapakau,dan aku bukan milikmu"_Valerie
______________________________________
"apa pun yang sudah menjadi miliku akan tetap menjadi miliku"_Nicholas
"kau salah mencari lawan"_Valerie
_______________________________________
" tak kusangka gadis manja sepertimu akan menjadi singa yang mengerikan"_?
"darah dibalas dengan darah,nyawa dibalas dengan nyawa"_?
_______________________________________
"least game to bicth"_Valerie
"kamu memang kelinci kecil nakalku"_Nicholas
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atika Azizah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 19
Di bandara internasional soekarno-Hatta seorang gadis sedang menunggu seseorang yang keluar dari sana.
Helga yah Helga sedang menunggu teman nya yang baru kembali setelah dua bulan di singapura
Puk
Seseorang menepuk pundak Helga,reaksi Helga tentu saja kaget lalu ia berbalik untuk melihat siapa pelaku yang membuat nya terkejut
"Lo" tunjuk Helga
"Hai" jawab orang yang menepuk nya menyapa nya dengan senyum lima jari
"AAKHHH" teriak keduanya lalu berpelukan layak nya teletabis
"Bagaimana keadaan lo?" tanya Helga sambil berjalan pergi dari sana dengan menggandeng tangan teman nya ini
"Baik"
"Lama banget lo pergi nya"
"Ciee ada yang kangen nih"
"Ck siapa juga yang kangen gue cuman takut lo gak berhasil aja" ucap helga ketus
"Ya ya ya terserah lo aja deh"
"Btw gimana keadaan si vale?"
"Baik"
"Cepet masuk del"Helga mendorong masuk teman nya kedalam mobil
"Iya iya ihs gak sabaran banget lo ga" dengan cepat mereka masuk kedalam mobil yang sudah menunggu mereka dari tadi.
CARDELIA JASMIN putri tunggal dari keluarga jasmin Delia adalah teman Valerie juga Helga mungkin lebih lama dengan Valerie karena mereka berteman sejak sekolah SMA sedangkan dengan Helga mungkin baru satu atau dua tahun mereka berteman,walaupun begitu mereka telah mengenal satu sama lain.
Delia dia memiliki sifat yang hampir sama dengan Helga baik,ramah,juga bermulut pedas namun terkadang sikap bar bar nya keluar, tapi kalian jangan terkecoh dengan sikap ramah nya terkadang dia bersikap ramah dan tersenyum bukan pertanda baik untuk yang di ramah hi nya.
Delia itu designer terkenal puluhan rancangan nya sudah banyak yang di minati namun apalah daya itu hanya kedok saja untuk menyembunyikan usaha nya yang sebenarnya,bahkan dia bekerja sama dengan Valerie di dunia bawah.
Mobil yang meraka tumpangi berjalan dengan lancar suasana hening karena Delia tertidur di dalam mobil mungkin karena kelelahan sedangkan Helga dia sibuk dengan ponsel nya entah apa yang ia lakukan dengan ponsel nya itu,sampai
Drt..drt...drt...
Panggilan dari seseorang
...Dokter Farhan...
...Calling...
"Ada apa dok?"
"Ada berita baik"
"Apa?"
"Tuan muda victor sudah siuman"
Mata Helga membulat dan berkaca-kaca ternyata penantian mereka tidak sia sia
"Baiklah saya akan segera kesana"
"Baik nona,saya tunggu"
Tuttt...
Panggilan terputus setalah itu
"Akkkhhh" teriak Helga mengejutkan sang supir yang repleks menginjak rem, juga orang yang sedang tidur
"Apa apa kenapa " panik Delia yang baru saja bangun dari tidur nya
"GUE GAK MAU MATI SEKARANG KEPALA KEPALA LINDUNGI KEPALA" teriak nya lagi yang masih belum sadar dengan keadaan
Helga yang melihat itu mengerutkan kening nya bingung lalu memukul Delia yang masih panik itu
"Lo kenapa?" tanya nya polos
"Eh tunggu tunggu kita gak kecelakaan kan?"
"Enggak"jawab nya masih dengan polos
Setelah tersadar akan situasi Delia melihat Helga yang sedang melihat nya dengan tampang tak berdosa
Bugh
" akhh"ringis Helga karena mendapat pukulan di kepala nya
"Kenapa lo pukul kepala gue hah" marah Helga
"Lo yang kenapa teriak hah" balas Delia tak kalah marah
"Hufhh itu karena gue lagi seneng"
"Pak jalan lagi" lanjut Helga
"Senang karena apa?" tanya Delia heran
"Bang Victor udah sadar"
"Serius lo" ucap Delia senang terlihat dari matanya terpancar binar cahaya dan bahagia
"Ya,baru saja di kasih kabar oleh dokter Farhan"
"Pak lebih cepat" perintah Delia dan di turuti oleh sang supir
...♠♠♠♠♠...
Balik kembali ke Valerie
Perjalanan menuju mansion Valerie membutuhkan waktu sekitar satu jam belum lagi menuju hutan yang sulit di lalui oleh mobil
Mereka semua sudah sampai Nicholas Dkk turun dari mobil sedangakan Valerie juga Charles mengerutkan kening mereka
"Kenapa kalian keluar mobil? "Tanya Valerie bingung
" entahlah ngikut Niki"ucap Daren
"Masuk kembali dan biarkan Charles yang mengemudi" ucap Valerie dan langsung saja di turuti oleh pemuda pemuda itu eh larat maksudnya para pria itu
"Kenapa?" tanya Nicholas bingung
"Kenapa apanya?"bukan nya menjawab Valerie malah balik bertanya
" huft~ kenapa kamu menyuruh kami masuk kembali bukan kah jalan masuk nya adalah gubuk reot itu"ucap Nicholas sambil menekan kan kata gubuk reot
"Hahaha benar juga kamu belum tahu" tawa Valerie membuat Nicholas tertegun seakan terhipnotis oleh tawa itu
' semakin tidak sabar untuk memiliki mu,tunggu sampai waktunya tiba baby' batin Nicholas
Setalah Valerie mengatakan itu ia pun melajukan mobil nya menuju sebuah batu besar yang terdapat di sebelah kanan tidak jauh dari gubuk itu
Valerie membuka kaca mobil nya lalu meletakan ibu jari nya pada batu itu dan
Srekkk
Batu itu terbelah menjadi dua lalu Valerie melajukan mobil ya memasuki batu yang terbelah itu setalah mobil Valerie masuk dengan cepat batu itu kembali seperti semula meninggalkan mobil yang di tumpangi oleh pria tampan yang di mobil itu
Charles pun melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan oleh Valerie dan dengan cepat pula batu itu tertutup kembali setelah mobil nya masuk para pria yang ada di dalam mobil itu melonggo tidak percaya dengan apa yang baru saja mereka lihat
Mobil mereka berhenti di sebuah garasi yang di depan nya terdapat perkarangan yang begitu luas mereka turun lalu melihat di depan mereka mansion yang begitu indah dan besar bergaya eropa namun terlihat modern,mereka di persilahkan masuk oleh beberapa bodyguard yang sudah menunggu mereka di sana.
Dengan cepat Valerie berjalan menuju lantai tiga di ikuti oleh semua pria itu,sekedar memberitahu mansion itu terdapat tiga lantai dan juga taman yang luas dan disana terdapat sebuah kandang besar yang terdapat sebuah hewan besar sedang bersantai kalian ingin tahu hewan besar apa itu hewan itu adalah kucing besar itu adalah seekor harimau putih,kolam renang,jangan lupakan taman kaca yang terdapat berbagai bunga yang indah dengan kupu-kupu yang berterbangan kesana kemari.
Balik kembali pada Valerie dia sedang menuju ruangan yang terdapat di lantai tiga,lalu masuk menuju kamar dan disana terlihat seorang pemuda yang duduk bersandar pada headboard kasur king size jangan lupakan selang infus yang menempel di tangan kanan nya.
Lalu seorang pemuda berdiri di samping nya dengan memakai jas putih dia adalah dokter Farhan mereka berdua melihat kearah pintu karena pintu tersebut terbuka dengan sangat keras.
"Abang" teriak Valerie lalu berlari menuju Victor dan langsung memeluk nya dengan sangat erat jangan lupakan air mata nya yang mengalir
Victor melepaskan pelukan itu dengan sangat pelan lalu melihat wajah adik nya yang sangat ia rindukan lalu tangan nya ia arah kan pada pipi sang adik dan menghapus air mata nya
"Suttt jangan nangis,abang di sini" ucap tenang Victor,Valerie yang mendengar suara Victor semakin keras menangis nya bahkan ia menyembunyikan wajah nya di dada sang kakak ia sangat bahagia mendengar kembali suara kakak nya ini
Seakan mereka hanya hidup berdua disana melupakan semua orang yang ada di sana.
"Ekehmm" deheman dari Nicholas membuat kedua kakak beradik itu sadar bahwa mereka melupakan bahwa di sini masih ada orang lain mereka melepas pelukan mereka lalu melihat kearah mereka disana terlihat ekspresi mereka menggambarkan ketidak percayaan tentang kejadian ini kecuali Nicholas dia terlihat seperti kesal
'Apa yang membuat ia kesal' batin Valerie
'Ck apa apan itu berani sekali dia memeluk milik ku bahkan aku pun belum memeluk nya' gerutunya di dalam hati saat melihat Victor dan Valerie berpelukan ia cemburu
Ayolah mereka adalah kakak beradik kenapa ia harus cemburu pada Victor.
Tolong siapa pun untuk menyadarkan Nicholas.
Keadaan kamar hening tak ada satu pun suara mereka semua terdiam dengan pikiran masing masing.
Setelah insiden peluk memeluk tadi suasana sekarang hening Daren juga Rico yang biasanya berisik sekarang pun terdiam,dalam kamar itu ada Valerie, Victor, Nicholas, Daren, Rico, dan juga Marsel.keenam cucu adam ini hanya diam sampai
"Gue masih gak nyangka kalau lo masih hidup" ucap Marsel memecah keheningan
"Hm"
"Ck gue pikir setelah koma lo bakal tobat" ucap Rico mendengar jawaban dari Victor
"Maksud lo tobat?" tanya Daren tidak mengerti akan ucapan Rico
"Yah tobat gak jadi kulkas lagi" jawab santai Rico sedangkan yang di bicarakan menatap datar mereka berdua prik sekali percakapan mereka itu lah isi pikiran mereka saat ini.
"Abang " mendengar suara panggilan itu Victor bukan maksudnya semua mata tertuju pada suara itu
"Kenapa hm?" tanya lembut Victor
"Hah abang ingat apa yang sebenar nya terjadi ?"
"Ya"
"Ceritakan" bukan Valerie yang berkata namun Nicholas
"Begini...
Bruk
Dugh
Ucapan Victor terpotong oleh suara gebrakan juga benda jatuh di ujung pintu dua orang jatuh dengan saling tindih
"Bwahahaha" tawa Daren dan juga Rico pecah seketika sedangkan yang lain nya menatap datar kedua perempuan itu yah yang baru saja berbuat ulah itu adalah Halga dan juga Delia.
" bangun lo"ucap yang di bawah
"Aish sakit banget "setelah bangun dan memegang pinggangnya
" gara gara lo si pinggang gue kan"
"Enak aja lo"
"Lo"
"Lo"
"Lo"
"DIAM" teiakan itu berhasil mengehentikan pertikaiaan mereka
Tbc....
mampir jg yu ke karya ku. " love story in SMA "
mampir dan ikuti juga "sepotong sayap patah" ya,
mari saling mendukung🤭🤗