NovelToon NovelToon
Tawanan Ceo Liar

Tawanan Ceo Liar

Status: tamat
Genre:CEO / Obsesi / Diam-Diam Cinta / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:124.6k
Nilai: 5
Nama Author: patrickgansuwu

Galen Ivander, putra pertama dari Albert yang kini menjalani bisnis sang papa, sukses menaikkan kembali pamor Galatama group setelah ditinggal kedua orangtuanya.

Saat ini Galen berusia 23 tahun, di usianya yang terbilang muda untuk dunia bisnis, dia berhasil meneruskan kesuksesan papanya di masa lalu.

Meski begitu, Galen putra Albert juga mewarisi sikap mesum sang ayah. Ya Galen terpikat dengan sang gadis karyawan magang di kantornya yang bernama Tiara dan memaksa Tiara untuk menjadi pemuasnya.

Seperti apa kisah cinta Galen Ivander & Tiara Maharani? Yuk disimak kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon patrickgansuwu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19. Jangan salah paham!

Galen masih berada di rumah Tiara bersama gadis yang sudah menemaninya semalam itu, ia masih setia menunggu Nindi pulang karena ingin bicara dengan sang adik dari Tiara tersebut.

Tiara sendiri tidak bisa mengusirnya, meskipun kehadiran Galen disana amat sangat membuat Tiara geram. Andai saja ia belum terlibat perjanjian dengan pria itu, mungkin ia sudah lama mengusir Galen dari rumahnya.

"Pak, kok kopinya gak diminum lagi sih?" tanya Tiara yang duduk di sebelah Galen.

"Saya lebih suka lihatin wajah kamu yang cantik ini Tiara," jawab Galen sambil tersenyum.

"Ah kamu sukanya gombal terus! Jangan begitu dong pak, aku takut Rifka dengar!" ucap Tiara.

"Gak masalah sayang, biarin dia tau kalau diantara kita ada hubungan spesial," ucap Galen malah memeluk Tiara dengan erat.

"Eee pak, ini apa-apaan? Bukannya kita cuma jadi partner ranjang??" tanya Tiara tampak cemas.

"Itu kan namanya hubungan spesial, apalagi kita udah berkali-kali melihat tubuh satu sama lain. Apa kamu gak mau saya sebut itu ke kita?" ucap Galen.

"Mau kok pak, saya—"

"Sssttt hey! Kamu lupa yang saya bilang sebelumnya? Jangan panggil saya bapak kalau kita lagi berdua!" sela Galen.

"I-iya maaf, aku lupa! Abisnya aku kebiasaan panggil kamu bapak sih," ucap Tiara tersenyum.

"Gapapa, yang penting lain kali kamu harus ingat buat jangan panggil saya bapak! Lagian saya ini masih muda tau," ucap Galen.

"Hehe, iya aku tahu kok. Kamu itu kan ceo termuda di kota dan yang paling berhasil, kamu hebat deh!" puji Tiara.

"Jangan berlebihan memuji saya! Kamu lebih hebat Tiara, karena kamu rela melakukan apapun demi kesembuhan adik kamu!" ucap Galen.

"Aku cuma mau Nindi sembuh, aku gak tega lihat dia sakit-sakitan terus," ucap Tiara.

"Kamu memang kakak yang luar biasa baik Tiara, saya kagum sama kamu!" ucap Galen.

"Terimakasih pak! Aku juga mau bilang makasih karena kamu udah bantu aku buat bayar biaya rumah sakitnya Nindi," ucap Tiara.

"Gak perlu terimakasih Tiara, kamu kan juga membayar mahal untuk itu semua," ucap Galen.

"Iya sih, tapi kalau gak ada tawaran dari kamu, mungkin sekarang Nindi masih belum bisa sekolah kayak gini. Makasih banyak ya Galen!" ucap Tiara membenamkan wajahnya di bahu si pria.

Galen tersenyum lebar, mengusap kening Tiara sembari menautkan dagunya pada puncak kepala gadis itu.

"Saya sayang kamu Tiara!" batin Galen.

Tanpa diduga, kejadian itu disaksikan oleh Rifka yang kebetulan hendak menghampiri mereka sembari membawa cemilan.

Tiara melihat itu, sontak saja ia bergerak cepat menjauh dari Galen lalu terlihat gugup karena Rifka terus memandang dengan bingung.

"Eh Rifka, lu ngapain berdiri aja disitu sih? Sini lah kasih cemilannya ke pak Galen!" ucap Tiara.

"Ah iya iya.." Rifka bergerak menghampiri mereka dan meletakkan cemilan yang ia bawa di meja.

"Lo jangan mikir yang enggak-enggak ya! Gu-gue tadi cuma gak sengaja aja," ucap Tiara.

"Santai Tiara! Kalaupun lu emang sengaja juga gue gak masalah kok, itu kan hak lu. Gue malah senang kalau lu udah mau buka hati lu buat cowok," ucap Rifka sambil tersenyum.

"Apa sih? Gue sama pak Galen cuma sekedar karyawan dan bos," sangkal Tiara.

"Iya iya, udah nih dimakan dulu! Pak Galen, silahkan dicobain cemilannya! Siapa tahu kamu belum pernah makan ini kan?" ucap Rifka.

"Terimakasih!" singkat Galen.

"Ayo dimakan pak!" ucap Tiara pada Galen.

"Iya Tiara," Galen tersenyum lalu mengambil cemilan tersebut dan memakannya.

Tiba-tiba saja Erland menggenggam tangan Nindi dengan kuat dan memaksa wanita itu untuk pergi bersamanya.

"Ayo lu ikut gue!" paksa Erland.

"Ish lepasin gue! Lo mau ngapain sih?!" geram Nindi coba berontak.

"Lepasin Nindi hey! Jangan sakiti dia!" ujar Salsa.

"Udah ayo Nindi, lu ikut sama gue dan jangan bantah!" ucap Erland tegas.

"Gue gak mau!" kekeh Nindi.

Erland terus memaksa Nindi untuk ikut bersamanya, meskipun gadis itu tetap saja melawan dan tidak mau mengikutinya.

"WOI LEPASIN DIA!!"

Suara teriakan itu menghentikan tindakan yang dilakukan Erland, serta membuat Nindi terkejut.

"Bang David?" lirih Erland.

"Lepasin dia Erland! Lo jangan berani macam-macam sama Nindi atau lu akan berurusan sama gue!" ucap pria bernama David itu.

Ya David adalah sang kakak dari Erland, dia juga bersekolah disana dan hanya beda satu tingkat dengan Erland, yakni kelas tiga SMP.

"Bang, kenapa lu selalu belain Nindi sih? Lu suka sama dia?" tanya Erland geram.

"Lu gausah banyak tanya! Lepasin aja dia dan jangan pernah ganggu dia!" sentak David.

"Haish, iya deh iya. Kali ini lu selamat Nindi!" ujar Erland terpaksa melepaskan Nindi.

"Sekarang lu pergi sana! Awas ya kalo lu masih aja ganggu si Nindi!" ucap David mengusir Erland.

Erland pun pergi dengan perasaan kesal, sedangkan Nindi terus menggenggam tangan Salsa karena masih merasa panik.

"Lu gapapa kan Nindi?" tanya David lembut.

"Eee iya gue gapapa kak, thanks ya!" jawab Nindi.

"Santai aja, kalo nanti Erland gituin lu lagi lapor aja ke gue ya!" ucap David.

"I-iya kak," lirih Nindi.

"Gue pergi dulu ya? Lo gausah takut lagi, si Erland kan udah gak ada!" ucap David tersenyum.

Nindi hanya mengangguk pelan.

Sementara David langsung melangkah pergi menyusul Erland, ia berniat menasehati adiknya itu agar tidak mengulangi kesalahannya.

"Sal, kok kak David beda banget ya sikapnya sama si Erland?" tanya Nindi heran.

"Entahlah, padahal mereka adik-kakak ya. Tapi bagus sih Nindi, jadinya ada yang bisa bantu lu kalau si Erland kumat lagi. Tuh anak soalnya emang ngeselin banget sih!" ucap Salsa.

"Iya itu dia, coba aja Erland juga sama kayak abangnya. Gue yakin dia bakal jadi incaran semua cewek di sekolah ini," ucap Nindi.

"Yeh gak perlu jadi kayak kak David juga Erland kan udah jadi idola disini, malah banyak cewek yang rela kasih tubuhnya ke dia. Emang lu lupa apa?" ucap Salsa.

"Iya juga ya, gue heran kok bisa ada cewek yang kayak gitu? Murahan banget!" ucap Nindi.

"Biarin aja, itu kan hak mereka. Yang penting kita berdua gak ikut-ikutan kayak gitu," ucap Salsa.

"Betul! Jangan sampe deh gue atau lu berbuat hal kayak gitu!" ucap Nindi.

"Hooh, gue juga mikir-mikir kali kalo mau lakuin itu. Kita ini kan masih SMP, perjalanan kita masih panjang," ucap Salsa.

"Yaudah, buruan yuk ke kantin takut nanti bunyi bel terus belum sempat makan!" ajak Nindi.

"Yuk!" Salsa mengangguk setuju, ia dan Nindi pun melangkah menuju kantin dengan bergandengan tangan.

Tanpa disadari, David rupanya masih mengintip dari jarak yang agak jauh. Ia menatap Nindi serta Salsa sambil tersenyum ke arah mereka.

"Gue bakal terus jagain lu Nindi!" gumamnya.

...~Bersambung~...

...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

1
Liliani
ok ok ok
Pivi Maniz
terlalu banyak dialog yg kurang penting,,
pat_pat: maaf ya
total 1 replies
Asritah Amirah
sangt menarik
Fenty Izzi
good tiara... setidaknya kau masih mempertahankan harga dirimu meskipun nanti kau serahkan juga demi pengobatan adikmu👍😊
pat_pat: wkwk setidaknya dia sudah berusaha
total 1 replies
Fenty Izzi
suka... mereka kocak banget😂😂😂
Fenty Izzi
👍❤❤❤
Fenty Izzi
baru mampir kak😍🌹🌹
flas back... kok tiba2 udah jadi teman ranjang??gmna ceritanya?? penasaran😊
tira pasrah banget sih😁
pat_pat: pasrah soalnya enak🤣
total 1 replies
Rina Saleh
lanjut
pat_pat: udh tamat
total 1 replies
wulan dari
loh ko tamat sih Thor kn Galen dan Tiara blm nikah lalu Leon,nindi sma Rifka trs juga Gavin sma Ciara aj blm d trsin knp tiba" tamat thor
pat_pat: iya karena mau buat cerita Davin & Ciara😁
total 1 replies
Desi deviyan
lanjuttt
Mila Lase
bagus
pat_pat: makasih
total 1 replies
Mila Lase
karna cerita nya menarik
Desi deviyan
lanjuttt
Desi deviyan
lanjutttt
M Mamahnya Dewii
suka
Desi deviyan
lanjutttt
M Mamahnya Dewii: lanjut
total 1 replies
Zuraida Zuraida
tu adeknya bagusnya disuntik mati x
pat_pat: dibius aj
total 1 replies
Zuraida Zuraida
punya adek kok ga tau diri
Zuraida Zuraida
selalu cewek cantik dijadiin kudan sibos
pat_pat: yoi sangking cantiknya
total 1 replies
@its meitria 🍥✮
j
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!