NovelToon NovelToon
Menikahi CEO Posesif Dan Arogan

Menikahi CEO Posesif Dan Arogan

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / CEO / Nikah Kontrak / Cerai / Tamat
Popularitas:176.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mona Al

Menikahi Pria Posesif dan Arogan membuatnya ingin melarikan diri. Terpaksa menikah kontrak demi membayar ganti rugi.

Dalam perjalanan pernikahan kontrak malah sang pria jatuh hati dan membuatnya hamil.

Ikuti kisah selanjutnya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mona Al, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Sampai di rumah, bulan sedang berjalan-jalan disekitar taman. Dia bosan sendirian didalam, dan keluar kehalaman memutari rumah itu untuk mencari jalan keluar yang paling aman.

Dia sedang mencari celah, juga mencari tahu, bagian mana saja yang dijaga oleh anak buah Richard.

Saat ini, Bulan sedang ada dibelakang rumah, temboknya lebih tinggi daripada bagian depan. Karena ternyata dibelakangnya ada hutan yang dipisahkan oleh aliran sungai. Tidak mungkin melarikan diri lewat tembok belakang, meskipun dia bisa melompatinya dengan naik ke atas pohon.

"Tidak, lewat sini sangat beresiko. Aku bisa jatuh ke belakang dan mungkin mati. Sebaiknya aku cari celah lewat samping rumah saja.

Bulan lalu berjalan kesamping rumah. Disana temboknya lebih rendah, namun penuh dengan besi tajam. Besi itu tidak mudah dipatahkan dan terlihat sangat kuat.

Bulan lalu berfikir, jika hanya bisa keluar dari tembok bagian depan.

Bulan lalu berjalan kedepan. Nampak beberapa anak buah Richard mengangguk hormat padanya.

Seno masuk dengan mobilnya dan akan bertemu dengan Richard. Namun dari jauh dia melihat Bulan sedang sendirian. Seno lalu berlari kecil kearahnya.

"Hai, Nyonya Richard?" sapa Seno karena tidak ada suaminya disana.

Bulan menoleh lalu mengangguk.

"Sedang apa disini?" tanya Bulan melihat kebelakang Seno. Seakan mencari sesuatu.

"Apakah suamimu ada? Aku ingin menyerahkan berkas ini?" kata Seno.

"Dia sedang pergi. Jika mau, kau bisa menitipkanya padaku,"

"Baiklah, karena aku akan ke kantor lagi, maka aku titipkan padamu saja," kata Seno.

Bulan mengangguk, tapi Seno masih menatapnya lekat.

"Apakah kau bahagia nikah dengan pak Richard?"

"Kenapa bertanya begitu?" Bulan kaget dengan pertanyaan Seno.

Seno bertanya demikian karena dia tahu jika Richard bukanlah pria setia. Dia suka bermain wanita dan bergonta-ganti pacar sebelumnya.

"Aku hanya ingin memastikan, orang yang aku cintai hidupnya bahagia,"

"Aku bahagia," jawab Bulan agar Seno tidak memikirkanya lagi.

"Sebaiknya, kau lupakan aku dan menikahlah dengan gadis lain. Hubungan kita sudah berakhir, dan aku tidak ingin apa yang terjadi dengan pernikahanku terulang kembali. Aku bahkan tidak mengerti kenapa kita bisa ada dihotel yang sama," keluh Bulan mengingat kejadian waktu itu.

"Kita tidak melakukan apapun," kata Seno.

"Tapi, nama baikku telah hancur karena hal itu. Aku hanya berfikir semoga keluarga Richard tidak tahu skandal itu,"

"Dia datang," kata Seno saat melihat Richard datang dan menatap mereka berdua.

"Saya permisi, berkas yang bapak inginkan sudah saya titipkan pada Ibu Bulan," kata Seno dengan hormat dan akan berlalu.

"Ya, tidak papa," Setelah Seni pergi, Richard berdiri dihadapan Bulan.

Bulan lalu menyerahkan berkas itu dan Richard mengajaknya masuk kedalam.

Sampai didalam, Bulan segera menaruh berkas itu, sementara Richard menatap punggung Bulan yang sedang berjalan kekamarnya.

Tidak lama kemudian, Richard menyusul Bulan dan langsung mengunci pintunya, membuat Bulan kaget dan menoleh ke belakang.

Richard berjalan mendekati Bulan dan menggendongnya keatas kasur.

"Apa yang akan kamu lakukan?" tanya Bulan berdebar.

Richard tersenyum kearahnya sambil menidurkan dirinya.

"Aku merindukanmu sayang," bisik Richard ditelinga Bulan.

Kedua tangan Bulan mendorong dada Richard. "Tidak, hentikan semua ini. Aku tidak mau menjadi istrimu. Biarkan pernikahan kita tetap pernikahan diatas kertas," kata Bulan dan Richard segera mendekatkan tubuhnya kembali.

Bulan berusaha menahan dadanya dengan kedua tangannya. Namun tidak kuat karena Richard sangat kuat.

"Sayang, aku sudah tidak bisa mundur lagi, aku sudah terlanjur candu dengan tubuhmu, jadi, layani aku istriku...." Kata Richard.

"Ehh, tidak!" Bulan meronta dan mendorong tubuh Richard.

"Semakin kau menolak, maka semakin kau akan lelah. Diam dan nikmati saja, kita adalah suami istri, wajar kan kalau sebagai suamimu aku meminta kau melayaniku?"

"Apa maksudmu? Aku tidak mencintaimu? Kau yang memaksaku menikah denganmu!" kata Bulan kesal.

"Sayang, ayolah, aku sudah tidak tahan lagi, kita akan membahasnya lain kali," kata Richard lalu melepaskan semua baju yang dia kenakan.

Dia terlahir dengan nafsu yang begitu besar. Siapapun yang menjadi istrinya pasti akan kewalahan. Karena dia tidak pernah lelah untuk alasan satu itu.

Dan sekarang dia sudah punya Bulan. Orang yang akan selalu membuatnya bisa menyalurkan hasratnya tanpa cinta.

Bulan benar-benar muak karena lagi-lagi tidak berdaya didepan pria yang menjadi suaminya itu.

Dia membiarkan Richard bermain dan melakukan sesuka hatinya. Dia merasa lelah untuk melawanya dan akhirnya membiarkan suaminya menyalurkan hasratnya.

Namun dalam hati, dia akan melarikan diri karena sudah tidak tahan lagi dengan kelakuan Richard.

*

*

Keinginan untuk kabur begitu kuat setelah baru saja Bulan melayani hasrat suami kontraknya.

Dia segera membersihkan diri dan berendam sangat lama didalam bathup. Badannya terasa ngilu dan begitu lelah. Bahkan untuk bangun dan berjalan pun dia sangat malas.

Dia masih mengumpulkan kekuatan sambil berendam untuk menghadapi suaminya yang over dalam berhubungan.

Perlahan-lahan, Bulan bangun setelah satu jam didalam bathup dan merendam dirinya dengan air hangat serta menambahkan sedikit aroma mawar.

Dia berjalan tersuruk-suruk dengan kaki yang lemah. Satu kakinya diseret dan kembali kekamarnya.

Dia mengambil baju ganti dan keluar dari kamar itu.

Duduk di meja makan dan mengambil minuman dingin yang menyegarkan. Sementara suaminya sudah pulas tertidur karena kelelahan.

Bulan menatap keluar rumah yang hampir separuhnya terbuat dari kaca. Matanya menatap menembus jendela kaca.

Beberapa anak buah Richard sedang berdiri tegak berjaga diluar. Didalam rumah hanya ada dirinya dan beberapa pelayan.

Bulan berfikir untuk keluar dan memikirkan dari semua penjaga itu, siapakah yang bisa di ajak kerja sama dan membantunya keluar dari rumah kaca tersebut.

*

*

Keesokan harinya, Richard mengajak bulan keluar dari rumah kaca itu dan pergi kekantor untuk menghadiri acara pelantikan dirinya.

Di sana sudah berkumpul semua anggota dewan dan Presdir. Dan beberapa pemegang saham. Ayahnya, selaku Presdir sudah ada disana bersama istrinya.

Bulan dan Richard yang baru datang bergabung di meja paling depan dan disana sudah ada ayah dan ibu mertuanya.

Ayahnya berdiri untuk memberikan sambutan. Setelah itu, mengundang Richard putra tunggalnya untuk berdiri disampingnya.

Secara resmi ayahnya mengangkat Richard menjadi CEO dan akan memimpin beberapa anak perusahaan CHARTER. Perusahaan bidang konstruksi terbesar di Asia.

Perusahaan CHARTER.

Sekarang sebagian akan dipimpin oleh Richard, selaku CEO.

Tepuk tangan riuh dari semua yang hadir. Hanya Bulan yang tidak memberikan tepuk tanganya. Rupanya hal itu tidak luput dari perhatian ibu mertuanya.

Nyonya Helen, melirik pada Bulan yang bahkan berekspresi datar saat suaminya diangkat menjadi seorang CEO. Dan bagi gadis lain, menjadi istri seorang CEO adalah sebuah impian terbesar dalam hidupnya.

Setelah acara selesai, Nyonya Helen berbicara empat mata dengan Bulan.

"Bagaimana kabarmu, datanglah kerumah, mari makan bersama," kata Nyonya Helen mengundang Bulan karena ingin tahu bagaimana kehidupan rumah tangga putra tunggalnya tersebut.

"Baik, Bu, nanti saya akan berbicara dengan Richard,"

"Selamat, suamimu sudah menjadi seorang CEO sekarang, aku harap kau mendukungnya agar dia bisa lebih semangat dalam bekerja," kata Nyonya Helen memancing reaksi Bulan.

"Terimakasih," jawab Bulan singkat masih dengan ekspresi biasa saja.

Nyonya Helen semakin yakin jika ada masalah dalam perkawinan putranya setelah melihat dan memperhatikan reaksi Bulan, menantunya.

"Anakku, memang sedikit nakal, dia lama tinggal di luar negeri, dan pergaulannya sedikit bebas. Aku percaya, jika kau adalah pilihan terbaiknya, bantu dia menjadi suami yang baik," kaya Nyonya Helen melihat sikap Bulan yang ternyata jauh dari ekspektasi nya.

Nyonya Helen berfikir jika mereka menikah karena rasa cinta, namun setelah lama duduk dengan Bulan dan Richard, dia melihat tidak ada cinta dimata mereka berdua.

"Saya akan berusaha," jawab bulan datar dan berusaha tersenyum, meskipun saat ini hatinya sedang kesal, karena sebelum berangkat, Richard meminta jatah untuk dilayani kembali, hal itu membuatnya geram.

"Apakah dia menyusahkanmu?" tanya Nyonya Helen.

"Ehm,"

Baru saja Bulan akan menjawab dan menceritakan hal yang sebenarnya karena sudah tidak tahan dengan kelakuan suaminya, namun Richard sudah berdiri disisinya.

Richard sepertinya tahu apa yang akan dikatakan Bulan pada ibunya.

"Ma, kami pulang duluan," kata Richard memegang lengan Bulan dengan kuat.

Mamanya mengangguk dan menatap mereka hingga mereka masuk kedalam mobil.

Didalam mobil. Bulan mengerucutkan mulutnya karena kedatangan Richard ya g tiba-tiba, padahal dia akan mengatakan semuanya pada mamanya agar terlepas dari penderitaannya.

"Apa yang akan kau katakan tadi pada mama?" tanya Richard menoleh sambil memasang seatbelt.

"Aku akan mengatakan hal yang sebenarnya. Aku tidak mau lagi bersandiwara. Aku akan menyanyi dan membayar semua hutangku padamu," jawab Bulan kesal dan memasang seatbelt dengan kasar.

"Apa?"

"Awas, jika kau berani mengatakan tentang pernikahan kita, maka...."

"Maka apa?"

"Maka aku akan membuatmu menderita,"

"Sekarang aku juga sudah menderita,"

"Ahh, aku memberimu kesenangan kau bilang menderita. Aku hanya menyuruhmu menikmatinya saja, aku bahkan membuat hutangmu lunas dengan kau menjadi istriku. Tapi kau bilang menderita?"

"Kau terus memaksaku melayanimu? Apakah yang ada didalam otakmu hanya se*s saja? Tidak ada yang lainnya?"

"Ohh, baiklah, mulai sekarang aku akan sedikit mengurangi aktivitas itu. Tapi, seperti kataku tadi, kau adalah istriku, jadi jangan pernah membuka mulut tentang hubungan kita, terlebih pada keluargaku," kata Richard menatap Bulan dengan tajam penuh ancaman

1
ine
ok
Ilan Irliana
kt'y Richard laki yg g trsentuh...tp ko dy pen pny istri yg bohay kek Cathy...hhaaiisss..
Tavia Dewi
setiap wanita menginginkan suami yang seperti itu tapi tak semua keinginan kita di kabulkan karena setiap manusia pasti ada kelebihan dan kekurangan y dalam bersikap.
maredni Jiba
katannya bukan seleranya tapi,ketagihan
maredni Jiba
dasar suami gila🙄🙄🙄
maredni Jiba
jahat amat mulutmu bang
Sitmay Bangka
semangat 💪 mom bln
Sitmay Bangka
visual ny
Sitmay Bangka
lanjut
inayah machmud
Bulan masih merasa khawatir, ,, suatu saat sifat Richard akan kembali arogan dan dingin seperti dulu, ,, lalu mengusir nya dan memisahkan dia dari putri nya. ..
inayah machmud
sebegitu takut nya Richard ditinggal pergi oleh Bulan, ,, sampai membayar 2 baby siter untuk mengurus shaina ,,, karena takut Bulan kabur membawa shaina....
inayah machmud
ya ampun bulan km gk sadar ,, richard baik sm km karena dia sudah jatuh cinta sama kamu, ,, dan dia jg bahagia karena kamu mengandung calon anak nya. ..
inayah machmud
richard senang dgn kehamilan bulan. .. karena anak akan membuat bulan bertahan di sisinya, ,, dan tidak kabur lagi. ..
inayah machmud
karya yg sangat bagus dan menghibur. .. cerita nya singkat padat dan jelas, ,, tidak berbelit 2... episode nya jg singkat, ,, 👍👍👍👍👍
inayah machmud
ya ampun bulan, ,, richard udah nunjukin rasa cinta nya ke kamu, ,, bahkan mengakui perasaan ke kamu, ,, tapi masih jg km ragu sama richard. ..
inayah machmud
ya ampun bulan km masih jg menganggap pernikahan mu dgn richard tetap pernikahan kontrak, ,, km masih belum menyadari jg kalau richard sudah sangat mencintaimu dan ingin hidup selama nya bersama mu dan anak 2 kalian. ...
inayah machmud
Richard tokcer banget, , shaina masih bayi udah membuat bulan hamil lagi. ..

wah sekertaris nya gak tau diri, ,, ada rasa sm richard.... dan mandang rendah bulan. ...
Lady Navier👸
karya nya hebat🤩

Jangan lupa mampir di novel ku juga ya~ Judulnya cinta kedua

Terimakasih🤗
Fransisca EA Sari
haalhh bikin mewekk
Fransisca EA Sari
lucu wkwkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!