NovelToon NovelToon
Perjalanan Cinta 3 Saudara

Perjalanan Cinta 3 Saudara

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Menantu Pria/matrilokal / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 5
Nama Author: ulfatun khasanah

Perjalanan Cinta 3 Saudara, yang kompak walau sering berdebat, mereka mempunya kemistri yang sama, tempat ghibah tempat curhat dan tempat berbagi kasih sayang.

Ya Al El dan Il, biasa di kenal Zula, karena dia merasa beda karena perempuan sendiri dan enggan di urutkan dengan kedua abangnya yang nama panggilannya cukup singkat dengan 2 Huruf saja

Mereka kompak bergelar S2 dan S3, kompak pula menemukan jodohnya dengan PERJALANAN CINTA 3 SAUDARA , dengan berbagai karakter dan juga kisah cinta yang akan membawa mereka sama sama kedalam bahtera tumah tangga

Gimana kelanjutan kisahnya saksikan dan setia membaca di novel kami 🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ulfatun khasanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Benar benar Cinta

Zula kemudian mengotak ngatik laptop Ryan tanpa permisi,

Zula mulai merancang sistem kerja sama dari perusahaannya yang tentunya sudah dia pelajari dengan abahnya dan juga di kampus tentunya

Ryan semakin jengkel pada Zula yang seenaknya aja tidak ada etika sama sekali

" Heh Bocil.... Jangan main main loe" kesal Ryan makin panik

Pasalnya Ryan berfikir kalau Zula justru malah mengobrak abrik kerjaannya dan menggagalkan persentasenya nanti

" Udah diem, loe bikin ini aja kelamaan, sana telfon pak Zain, biar gue kerjakan ini, dari pada tamu loe makin bete pergi malah" ucap Zula tanpa peduli Ryan dan terus mengotak ngatik kayboard laptop Ryan

Ryan semakin frustasi menghadapi bicah kecil di hadapannya ini, dan dia juga makin ngeblank pikirannya kalau dalam keadaan panik seperti ini

Dia memilih menghubungi Zain agar segera kembali ke kantor soalnya tamunya sudah menunggu

Sesaat kemudian sambungan terhubung dan Zula melirik sambil mencep, karena Ryan yang gak peduli padanya akhirnya mengikuti kata katanya juga

" Bocil gini juga loe ikutin apa kata gue" gumam Zula yang pastinya sempet terdebgar oleh Ryan

" Assalamualaikum pak Zain" ucap Ryan saat Zain sudah mengangkat

" Waalaikumsalam... Gimana Yan?" tanya Zain santai

" Gini pak, tamu dari Itali sudah sampai, dan sekarang sudah menunggu di ruang meeting" ucap Ryan menyampaikan

" Kok cepet bukannya masih nanti sore?" tanya Zain lagi

" Entah pak saya sendiri juga kurang tau" jawab Ryan lagi

" Ya udah kamu temui dulu ya, Irfan juga masih keluar katanya, dan saya masih makan siang, jadi kemu temui dulu, Assalamualaikum" ucap Zain langsung mengakhiri

Ryan makin frustasi dan gelagapan sendiri, apa lagi perutnya kosong gini jadi makin gak fokus

" Haduh.. Bocil jangan main main sama kerjaan ini, bisa gagal semua kontraknya nanti" ucap Ryan sudah mengacak rambutnya kesal

" Udah santai aja lho, gak bakalan gagal, kalau berhasil bapak harus kasih saya komisi" jawab Zula masih lanjut bekerja

Zula tentu berani walau dalam penyamarannya, untuk perusahaan abahnya yang akan jadi miliknya dia tentu mau turun tangann langsung tanpa peduli pemikiran orang lain termasuk Ryan

" Mau komisi apa?" ketus Ryan

" Kasih jabatan bapak," jawab Zula santai tanpa menatap Ryan

Seketika Ryan, melotot hampir saja keluar matanya dan coplok

" Hahaha.. Santai aja kali pak, matanya udah mulai copot tuh" jawab Zula sambil tertawa

" Takut amat tergeser sama bocil" tambahnya makin menyindiri

Ryan serasa bungkam dan sangat kesal dan jengkel pada Zula yang makin semena mena

" Ula gak gila jabatan kali pak, udah sana temui tamunya, kasian nanti pergi lagi, ajak makan siang dulu kek , biar gak gabut dan cemberut kayak muka bapak" ucap Zula makin meledek habis Ryan yang sudah hampir terbakar jenggotnya padahal gak punya jenggot

Ryan yang kesal kembali mengikuti arahan Zula sambil ngomel gak jelas

" Lagian tuh bule, cepet amat datangnya, ada apa sih" omel Ryan saat akan keluar

" Lalu lintas di udara sedang tidak macet pak" jawab Zula sambil tertawa ngakak

Seperginya Ryan Zula menggelengkan kepala melihat kekonyolan sikap gugup dan panik si wakil presiden deriktur

" Kebanyakan panik Exp loe pak" ucap Zula kembali membenahi kerjaan Ryan yang cukup amburadul

Ryan menuju ruang meeting untuk menemui koleganya dan mengajak ngbrol serta menawarkan makan siang juga

Hingga akhirnya Irfan datang setelah 10 menit Ryan ngobrol dengannya

" Yan gimana? bahan persentase sudah jadi?" tanya Irfan pada Ryan

" Haduh itu lah pak, ancur paling" ucap Ryan sembari menepuk jidatnya

" Kok bisa" ucap Irfan kaget

" Di acak acak sama bocil baru itu pak" jawab Ryan sudah pasrah

" Bocil baru siapa?" tany Irfan masih belum faham

Dan di sana satu persatu anggota meeting sudah pada datang, dan begitu juga dengan Al dan Zain yang baru datang juga

" Assalamualaikum.. " ucap Zain dan Al menyusul

" Waalaikumsalam" jawab yang ada di sana semua

" Kapok loe Yan, bakal hilang kerjaan loe" ucap Irfan menakuti Ryan

Ryan sudah pasrah apa yang akan terjadi nantinya, apa lagi ambang ambang kehilangan pekerjaan sudah di depan mata

" Assalamualaikum..." ucap Zula menyusul ke ruang meeting

Zain seketika tersenyum melihat putri kesayangannya menampakkan wajahnya

Awalnya sempat panik saat pertama masuk tidak mendapati Zula di meja resepsionis

" Waalaikumsalam..." jawab semuanya yang ada di sana

Heri dan Beni kaget dengan keberadaan Zula di sana, tapi mereka tau karena Zula lah nanti yang akan jadi pewarisnya

" Maaf pak Ryan, ini bahan persentase bapak" ucap Zula sambil memberikan flasdist berisi file bahan persentase

" Gue pusing, loe yang buat loe aja yang persetasikan" jawab Ryan lirih

Karena menurut Ryan semua kegagalan karena Zula, jadi kalau dia kehilangan pekerjaan Zula juga harus ikut terseret di hari pertamanya kerja

Bertahun tahun Ryan bekerja baru kali ini di buat jengkel sama makhluk kecil seperti Zula

" Emang bapak udah siap kegeser posisinya, apa tukar posisi?" tanya Zula gak ada takut takutnya dan membuat Ryan makin kesal dan melotot tajam

Emang siapa yang di takuti, semua yang ada di sana mengenalnya kecuali dirinya

Secara di sana hanya ada abah dan abangnya serta Irfan, Heri dan Beni yang tentu sudah mengenalnya serta beberapa kolega dati Itali

Dan mereka justru menahan tawa samar samar mendengar ucapan Zula

Ryan tidak menjawab dan sudah pasrah dengan Zula yang terlihat santai di hadapannya

" Bismillahirrohmanirrohim.... Kalau memang masih Rezekiku, mudah mudahan pak Zain memberi kesempatan untuk tetap di sini ya Allah" batin Ryan sudah sangat pasrah

Zula mulai meminjam laptop yang ada di hadapan Irfan, dan memasang serta menyambungkan pada infokus di hadapannya

Zain sudah percaya dan sudah yakin makanya dia tidak banyak kata dan tidak memedulikan kocehan Ryan dan Zula, justru memilih ngobrol dengan koleganya

Al membuka acara meeting pada siang ini, dan selanjutnya Ryan di persilahkan untuk Persentasi

" Maaf pak Al, biar ibu Zula saja yang persentasikan, karena dia yang bikin" jawab Ryan memasrahkan pada Zula

" Ibu Ibu, gue bukan ibuk loe" omel Zula terdengar Ryan saja

" Maaf Silahkan Asisten Lak Ryan, ibu Zula di persentasikan" ucap Al dan maki membuat Zula jengkel.dan Al tau itu

Zula membuka salam dulu, dan memperkenalkan diri tentu dengan bahasa asing karena tamunya orang luar juga

Ryan langsung kaget di awal saat Zula lancar dan fasih berbahasa asing

Kata perkata runtut dan mudah di fahami, persentasinya sangat luar biasa, di luar bayangan Ryan yang pikirannya sangat hancur

Hingga akhirnya meeting selesai, Zain dan Ryan mengantar tamunya sampe pintu utama, sedangkan tinggal Al dan Zula yang ada di sana

" Ciee jadi asisten Ryan" ucap Al meledek

" Maksudnya, "

" Loe kok bisa bantu dia gimana?"

" Ya dianya lelet, gitu aja gak bisa" jawab Zula kemudian menceritakan kejadian sebenarnya

" Jangan jengkel atau sebal, apa lagi benci, nanti jadi benar benar cinta lhoo" ledek Al setelah mendengar cerita Zula yang benci dan jengkel pada Ryan

1
zc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Henz🐲⃞⃟🅔ˣᵒ
baca ber ulang ulang tetap aja naca'a sambil😭😭😭
zc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Henz🐲⃞⃟🅔ˣᵒ
setiap baca yg ini pzt 🤣🤣🤣. baca dah ke 10x lbh tp ttp 🤣🤣
zc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Henz🐲⃞⃟🅔ˣᵒ
meleleh hati aqyu bah🤣🤣🤣
Siti Rukanah
Saya masih berjuang garis 2 sampai sekarang,,, masih saja ke guguran sampai 7 x tp tetap optimis hiraukan omongan orang,,, semangat untuk kita pejuang garis 2
Eity setyowati
kok alur ceritanya begini padahal berharap zula sm maul bisa dirubah ndk sih
sesek rasanya baca kalau begini
Eity setyowati
katanya anak pondok kok mau ya dipegang² orang lain ,lha sama tunangannya aja ndk mau
Mynovel
wow keren 19tahun udah S2,halunya kebangetan thor
Bunda Murniati
zula terlalu bar bar menurutku Thor
Serenarara: ubur-ubur minum selasih
coba baca novelku berjudul Poppen kak, terimakasih.
total 1 replies
Rostika Ali
Bagus ceritanya. Senang ma sosok zula, yg kocak.jahil.dan lucu
Sumaniah
subhanallah Alhamdulillah akhirnya cerita cinta yg amat panjang,penuh dgn deraian air mata.dn berakhir amat penuh kebahagiaan
Sumaniah
subhanallah.. mereka di beri hadiah yg tak terdug..dgn baby kembar
Sumaniah
Alhamdulillah, akhirnya Allah memberikan kepercayaan pada Heny juga el.dr sekian tahun
Sumaniah
waduh Mbah Kakung,udh tuue msh keliatan muda bangett🤗
Sumaniah
ya Allah,jd ikut nangis aqu😭😭
Sumaniah
🤣🤣🤣aqu nangis sambil ketawa liur..tuh anak blm tau siapa umi Jihan 😀😀
Sumaniah
Luar biasa
Sumaniah
🤣🤣🤣🤣
Sumaniah
lanjut ke ailza dong,biar ceept ke bongkar
Sumaniah
gmna nasib bang El yyyaa??
Sumaniah
mudah"am sblm akad,udh k bongkar tuh si ailza.
kasian bang El.
udh sma Heny aj😬😬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!