NovelToon NovelToon
My Boss My Ex

My Boss My Ex

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Badboy / Menantu Pria/matrilokal / Rumah Tangga-Anak Genius / Tamat
Popularitas:283k
Nilai: 4.7
Nama Author: violla

Rachel mengetahui dirinya tengah berbadan dua setelah kekasihnya-Kenzi- pergi tanpa meninggalkan pesan. Semenjak saat itu Rachel berjuang merawat dan membesarkan anaknya tanpa sosok Kenzi di sampingnya.

Perlahan dan pasti kehadiran gadis kecil yang kini sudah berusia 5 tahun mampu menghapus kesedihan yang dirasakan Rachel. Namun, semua berubah setelah Kenzi kembali dan menjadi bos di tempatnya bekerja.

Bagaimana Rachel menghadapi pria yang ia cintai sekaligus ia benci itu? Bisakah Rachel tetap menyembunyikan sang anak dari ayahnya?

***

"Are you crazy, Ra? Kamu sembunyikan anak ini dariku?" Kenzi Barata Abimana

"Dia anakku ... hanya anakku!" Rachel Florencia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon violla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19. Kalea Tiba Di Jakarta

19

"Rumah ini sengaja aku beli lagi untuk kamu, Ra. Bahkan aku ... aku berharap di jeda waktu perpisahan kita kamu datang karena aku sangat menantikan untuk bisa bertemu kamu. Tapi, kamu gak pernah datang, Ra." Suara Kenzi bergetar, ia berusaha menahan gejolak rasa yang ada di dada. Rasa marah pada diri sendiri, benci pada keadaan, rindu yang tidak bisa langsung disalurkan sebab pemilik rindunya masih menolak kehadirannya.

Mata Rachel semakin berkaca-kaca, ia tidak pernah menyangka kalau Kenzi berusaha mencari dan menunggunya.

Rasanya, Rachel ingin percaya dengan ucapan yang baru saja dituturkan Kenzi, tapi logika dan kenyatan yang ada saat ini justru datang mematahkan keinginan Rachel untuk memberi kesempatan kedua bagi Kenzi, sekarang Kenzi bukan lagi miliknya seperti dulu dan untuk mereka kembali bersatu pun tidak bisa, sebab sekarang pria itu telah dimiliki wanita lain. Rachel tentu tidak mau mengambil resiko apapun, bila ia dan Kenzi bersatu lagi, tentu saja ia akan dianggap sebagai perempuan perusak hubungan orang dan itu bisa merusak mental Kalea jika putrinya mendengar ibunya dijuluki seperti itu.

Kepala Rachel berdenyut memikirkan opini yang bersarang di kepala. Demi Kalea ia tidak akan biarkan semua itu terjadi.

"Kamu kenapa, Ra?" Kenzi masih memerhatikan Rachel yang hanya diam seperti memikirkan sesuatu, Kenzi ingin membahas tentang malam itu apakah Rachel mengandung anaknya atau tidak, tapi terpaksa ia urungkan karena sepertinya ini bukan moment yang tepat. Wajah Rachel terlihat pucat.

"Aku mau pulang." Saat ini Rachel ingin menghindari Kenzi, tapi pria itu tidak mau melepaskan tangannya.

"Aku antar kamu pulang, ya," tawar Kenzi. Dia tidak akan memaksakan kehendaknya kepada Rachel untuk percaya dan menerimanya seperti dulu.

"Aku bisa pulang sendiri!" tolak Rachel

"Aku antar, ya," bujuk Kenzi lagi.

"Aku bilang, aku bisa pulang sendiri!" seru Rachel, ia mengeraskan suaranya.

"Kamu pilih aku antar pulang, atau kita bermalam di sini?" Itu bukan pilihan, namun ancaman yang sengaja Kenzi lontarkan kepada Rachel dan tidak sia-sia, wanita itu langsung terdiam dan pasrah bila Kenzi mengantarkan pulang.

***

Tanpa bertanya di mana alamat tinggal Rachel sekarang, mobil yang dikemudikan pria itu sudah berhenti di depan gedung yang menjulang tinggi. Tadi, sepanjang perjalanan tidak ada percakapan apapun diantara mereka. Rachel sengaja pura-pura tidur agar hatinya tidak bertambah sakit. Sungguh, bukan pertemuan seperti ini yang diimpikan Rachel sebelumnya.

"Besok, aku akan mengundurkan diri dari perusahaanmu!" ucap Rachel sembari membuka sabuk pengaman yang tadi melilit tubuhnya. Rachel tidak heran mengapa Kenzi bisa tahu ia tinggal di apartmen ini.

Kenzi mengepalkan tangan. "Itu bukan pilihan yang tepat, Ra!" jawabnya, tentu ia tidak akan pernah melepaskan Rachel lagi. "Kecuali kalau kamu mau bayar mahal untuk itu, semua sudah diatur di surat kontrak yang sudah kamu tanda tangani, jadi pikirkan lagi." Kenzi tersenyum penuh kemenangan, sementara Rachel terlihat kesal padanya. Kenzi tidak perduli, ia acak rambut Rachel asal. "Besok pagi, aku jemput kamu, ya!" ucapnya.

"Gila!" Rachel berdecak kesal, sebelum turun dari mobil Kenzi meraih tangan Rachel lalu meletakkan handpone di telapak tangannya. Handpone berisi foto-foto Kalea ada di dalam sana dan itu membuat jantung Rachel hampir luruh, ia takut Kenzi mengechek benda pipihnya tersebut. "Kamu gak selancang itu'kan?" tanya Rachel penuh selidik.

"Kalau hp kamu gak kehabisan daya, aku pasti sudah melakukannya," jawab Kenzi, ia tentu tahu apa yang dimaksud Rachel. Dulu tidak pernah ada rahasia diantara mereka. Tapi, kini semua berubah.

Rachel lega mendengarnya. "Jangan ungkit apapun tentang kita, anggap saja kita gak pernah saling kenal. Aku gak mau tunanganmu salah paham sama aku!" seru Rachel sebelum akhirnya benar-benar bisa menghilang dari pandangan Kenzi.

Kenzi tersentak mendengarnya, ia tidak menduga kalau Rachel tahu perihal pertunangannya dengan wanita lain. Tapi, Rachel tidak tahu kalau Kenzi terpaksa melakukan pertunangan itu. Meskipun begitu, Kenzi tidak akan pernah berhenti mendekati Rachel lagi.

***

"Kita mau ketemu Momy 'kan?" Kalea bersenandung ria di dalam taxi yang sudah cukup lama meninggalkan Bandara. Matanya berbinar melihat gedung-gedung menjulang tinggi hampir di sepanjang perjalanan.

"Iya," sahut Audy. "Kal mau kasih kejutan untuk Momy 'kan? Jadi, bude sengaja gak kasih tahu Momy kalau kita udah sampek di Jakarta!" Audy menangkup wajah Kalea sampai mata anak itu hanya terarah padanya. "Selama tinggal di jakarta, Kal harus nurut sama Momy, Kal gak boleh pergi sendirian tanpa ijin Momy, Kal bisa janji 'kan?"

Audy masih was-was, meskipun saat ini mereka sudah tidak di Surabaya dan tidak ada lagi yang menguntit mereka diam-diam, tapi Audy masih takut suatu saat Kenzi mengetahui keberadaan Rachel dan Kalea di Jakarta.

Kalea mengangguk paham. "Kalea janji jadi anak yang baik dan gak merepotkan Momy," jawab Kalea antusias, ia sudah tidak sabar bertemu dengan ibunya.

Taxi berhenti sesaat setelah mobil hitam melaju meninggalkan area apartmen. Audy tidak tahu kalau orang yang ada dibalik kemudi mobil itu adalah ayah Kalea. Wanita berparas ayu itu bergegas mengajak Kalea menemui Rachel, sementara Jordy sibuk mengurus koper mereka.

"Apa Momy beneran tinggal di sini?" tanya Kalea setelah mereka sudah memasuki lift.

"Iya, Sayang. Om Jordy yakin kita gak salah alamat," sahut Jordy. "Tempat ini sesuai alamat yang kemarin dikirim sama Momy kamu. Tapi nanti kalau udah ketemu sama Momy, kamu panggil ibu ya, Om Jordy gak mau diomelin sama Momy kamu lagi."

Kalea bergidik bahu acuh. Jordy pasrah melihatnya.

Sementara itu, Rachel masih berusaha menghubungi Audy. Dia akan melarang Audy membawa Rachel ke Jakarta. Tapi, bel ring mengurungkan niatnya lalu bergegas membuka pintu. Rachel terkejut melihat Kalea sudah berdiri di depan mata.

"Momy!!" Kalea melingkarkan tangan di pinggang Rachel, ia peluk erat ibunya mencurahkan rindu di sana. "Kal kangen sama Momy!"

"Ka-Kalea?" lirih Rachel, tubuhnya bergetar hebat. Khawatir semakin menyelimutinya. "Ka-mau di sini, Sayang?" tanyanya sembari mengelus rambut Kalea. "Kenapa kakak bawa Kal ke sini?" Pertanyaan itu keluar begitu saja dari bibirnya.

Audy terkejut mendengar pertanyaan Rachel. "Bukannya kita udah bahas ini, ya?"

"Momy gak suka Kal datang ke sini?" Kalea mengangkat dagu melihat Rachel. "Momy gak kangen sama aku?" Matanya yang tadi berbinar bahagia, mulai berkaca-kaca mengir Rachel tidak menginginkan kedatanganya.

Rachel tersadar kalau tanpa sengaja ia sudah menyinggung perasaan Kalea. Dia menekuk lutut mensejajarkan tinggi mereka. Ditatapnya mata Kalea lekat.

"Kangen, Sayang. Ibu kangen sekali sama kamu," ucapnya, ia tarik Kalea ke dalam pelukannya. "Maaf, ya. Ibu terlalu terkejut karena Bude gak bilang kalau kalian sudah sampai di Jakarta. Kita masuk, yuk!" Rachel menggendong Kalea untuk ia dudukkan di sofa.

"Kamu baik-baik aja 'kan, El?" tanya Audy setelah duduk di hadapan adiknya, sebagai seorang kakak yang mengurus adiknya sedari kecil, tentu ia bisa membaca gelagat sang adik. Rachel seperti sedang berpikir keras.

Rachel bergeming menatapnya, bingung harus menjawab apa. Jika ia berkata jujur tentang Kenzi, ia takut Audy akan menemui pria itu dan memberinya pelajaran. Audy bisa semakin membenci Kenzi jika tahu kalau Kenzi sudah bertunangan dengan wanita lain. Dan itu bisa membuka peluang untuk Kenzi mengetahui keberadaan Kalea.

"Nggak apa-apa, Kak. Aku cuma capek karena tadi turun ke lapangan," kilahnya berbohong. "Tapi, capeknya hilang karena ada Kal di sini." Rachel menghujani wajah Kalea dengan ciuman, seketika suara tawa Kalea pecah di ruangan itu.

1
Siti Khodijah
gak ada lajutan
Siti Khodijah
gak ada lanjutan nya gitu?
Anik Ekawati
novel ini cerita ny gantung gini ya mending ga usah baca lagi lah novel selanjutnya kalo alur cerita nya selalu gantung gini bikin kecewa pembaca nya udah luangin waktu baca gini malah gantung gini
Anik Ekawati
kok tamat cerita gantung gini ending nya gimana?udah baca dari awal aku thor tapi kok cerita gantung gini selesain dulu thor novel yg ini baru bikin novel yg baru lagi jangan gantung gini cerita nya gimana para readers mau baca novelmu selanjutnya kalo novel yg ini gantung cerita ntar novel selanjutnya ya gantung juga cerita nya. selesain dulu thor baru bikin novel baru lagi
Pak Yan
BAGUS BUANGET KAK AUTHOR CERITANYA...... MUNTUL PUOKO' EH POOOOOLLLLLLLL !!!!!!!! 🖒🖒🖒🖒🤔🤔🤔🤔😲😲😲🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒🖒
ti@rafighifa
👍👍👍
Dwi Mulyani
ceritanya bagus
Winy Hardiyani
huhuhu beneran ga kelanjutan nya ya gantung banget nih cerita 🙃🙃🙃
Tuti Hayuningtyas: lanjuuuut teruuuuus thooooooooor
lanjuuuuuut
total 1 replies
Nara Azka
heemm sayang banget deh thor padahal ceritanya bagus,tapikenapa ga up lagi
Erni Handayani
Sisa 5 bab lagi Yuks semangat thor ditamatin dulu... Aku penasaran ini sama ending ny
Reny Martiningsih
lanjutkan seru bgt
Erni Handayani
Kak viola.. Novel ini gak dilanjut lagi ya.. Please Jawab🙏
Anik Ekawati: ditunggu 5 bab nya thor kok tulisan nya tamat
total 3 replies
Erni Handayani
Othor... Novel ini gak dilanjut lagi ya
Nilla Novriza
hhhh...udah move on apanya Ra.sikapmu ga ada tegas tegas nya.setelah semua yg di lakuin kenzi,masih aja kamu mau di paksa2 sama dia..masih peduli dan ngasih perhatian..sikap kamu terkesan gampangan Ra.harusnya bikin dulu kenzi menyesal dan ngerasain apa yg kamu rasain dulu.bikin perjuangan dia untuk dapatkan kamu lagi jadi berat.jangan biarkan dia ngatur2 hidup dan perasaan kamu lagi 😤😤
Mestika Quine
kok gak lanjutttt
Ira-Hazirah Sweetz
ndak lanjut lagi kah ini thor ceritanya?
quen
next thor
Sri Hartaty Harahap
kesabaran harus dibalas masa lalu
Defi
Audi ternyata baik bisa menerima dan menyayangi adik dan ponakannya
Defi
🌹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!