Mencintai wanita yang juga dicintai oleh sahabatnya, membuat Rio lebih memilih mundur dan mengubur perasaannya dalam-dalam.
Melihat wanita yang dicintainya bahagia dia pun ikut bahagia. Bahkan segala usaha dia lakukan agar sang wanita bahagia. Semua usahanya untuk membahagiakan dilakukan tanpa ada yang tahu. Cukup dirinya dan Tuhan saja yang tahu. Tanpa sedikitpun ingin memiliki sang pujaan hati. Dia memilih mundur asalkan sahabat dan pujaan hatinya bahagia.
Setelah memastikan wanita pujaan hatinya bahagia, Rio pun memilih untuk mengabdikan hidupnya pada sang bunda. Setelah beberapa bulan tinggal bersama bunda, Rio hendak Dijodohkan dengan adik sahabatnya.
Apakah Rio menerima perjodohan itu nantinya ataukah memilih wanita lain? Yuk kawal Rio mencari dan menggapai cinta sejatinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AYi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SR 19
Rio masih serius memandangi layar laptopnya. Urusan perusahaan yang dipegang Frans telah dihandle oleh mertua Frans. Rio bisa sedikit bernapas lega. Akan tetapi, progam inventori mengalami masalah. Sehingga Dolly memintanya untuk membuat program yang lebih baik lagi.
Maka saat inilah Rio masih memikirkan program yang akan dibuat agar lebih sempurna dari program sebelumnya.
Waktu menunjukkan jam sebelas malam, mata Rio pun mulai perih. Walaupun dia sudah menggunakan kacamata, akan tetapi rasa lelahnya membuat mata menjadi perih minta istirahat. Akhirnya Rio pun menyudahi pekerjaannya. Dia memilih untuk segera beristirahat agar besok pagi bisa konsentrasi bekerja.
"Semoga besok tidak ada gangguan lagi dan program inventori kelar sore harinya." batin Rio sembari memejamkan matanya.
*
*
*
Sementara itu Cecil tidak bisa tidur karena memikirkan kejadian tadi siang. Dia semakin penasaran ingin menaklukkan hati si beruang kutub. Bahkan dia berjanji pada dirinya sendiri akan merubah beruang kutub menjadi beruang madu.
"Kenapa sih kamu nggak mau pergi? Please deh, aku ngantuk mau tidur! Besok ada kuis pas kuliah pertama. Kamu bobok gih, aku juga mau bobok!"
Cecil sudah seperti orang gila ngomong sendiri di kamarnya.
Cecil bingung harus melakukan apa agar bisa tidur. Matanya tiba-tiba terang tidak mau terpejam. Akhirnya dia membuka buku yang akan digunakan untuk bahan kuis. Cecil pun mulai membaca, akan tetapi tidak bisa menghafal. Setiap kali menghafal yang muncul selalu bayangan Rio yang marah tadi siang.
Walaupun tidak bisa menghafal, Cecil tetap membaca semua bab yang akan digunakan untuk kuis. Tidak peduli mau masuk ke otaknya atau tidak.
"Yang penting aku sudah berusaha, mau hafal atau tidak urusan nanti aja deh!"
Cecil membaca hingga matanya terkantuk dan tertidur dengan sendirinya dengan posisi telungkup. Cecil tadi membawa bukunya ke atas tempat tidur, agar jika kantuk datang tinggal memejamkan mata. Akhirnya Cecil tertidur pulas hingga pagi hari.
Pagi harinya, sang mama datang memasuki kamar anak gadisnya itu.
"Astaga Cecil! Kenapa posisi tidurmu seperti ini? Apa enaknya tidur begini?" teriak mama Ratna sembari menarik selimut yang tertimpa badan Cecil.
Cecil yang merasa terusik pun akhirnya meregangkan tubuhnya. Kemudian membuka matanya. Betapa terkejutnya ia mendapati posisi tidur yang tidak nyaman. Badannya terasa pegal semua.
"Mama! Jam berapa sekarang?" tanya Cecil ketika menyadari kehadiran ibunya.
"Sudah jam tujuh! Katanya kamu ada kuliah pagi, kenapa baru bangun kalau dibangunin?" cerca sang mama.
"Tadi malam belajar sampai pagi, Ma! Takut nggak bisa ngerjain kuisnya," alibi Cecil seraya menunjukkan buku yang tadi malam dibacanya.
"Ya udah, sekarang kamu mandi terus sarapan. Katanya ada kuliah jam delapan, tapi masih asik di dunia mimpi!" perintah sang mama.
"Iya, Ma," sahut Cecil sembari berjalan menuju kamar mandi tanpa membereskan tempat tidurnya.
Mama Ratna langsung membereskan tempat tidur sang anak kemudian berlanjut membuka jendela dan tirai. Setelah itu, mama Ratna keluar dari kamar anaknya.
Sesampainya di ruang makan, pak Edward sudah duduk manis sembari membaca berita dari MacBook. Di depannya tampak secangkir kopi hitam dengan uap yang mengepul. Pertanda baru saja disajikan.
"Mana Cecil, Ma?" tanya pak Edward setelah istrinya duduk di depannya.
"Baru bangun dia, Pa! Sekarang lagi mandi anaknya, hhh," jawab mama Ratna sembari mengambil piring untuk diisi.
"Anak ini, selalu saja seperti itu! Seharusnya dia sadar usianya bukan lagi anak SMA. Kenapa sifat manjanya malah semakin menjadi?" keluh pak Edward sambil menerima piring berisi nasi goreng beserta lauknya.
"Wajar, Pa! Dia anak perempuan satu-satunya, lagian sejak kecil sudah terbiasa manja. Tidak gampang merubah dia, harus pelan-pelan."
*
*
*
Hai semua, mampir juga yuk ke karya recehku yang lain 🤗
Sepenggal Kisah Ary (tamat), menceritakan tentang kehidupan Ary saat masih sekolah, hingga bekerja dan bertemu dengan Rendy. Kisah persahabatan Ary dan teman-temannya juga kisah persahabatan Rendy dan kawan-kawan.
Menikahi Duren Ansa (tamat), menceritakan tentang kehidupan Ary setelah menjanda hingga menikah lagi dengan cinta pertamanya yang berbeda agama. Serta, pernikahan Eno, teman dekat Ary.
Menggapai Mimpi (tamat), tentang kehidupan seorang gadis remaja yang hidup dalam ekonomi pas-pasan. Dia sering di-bully, akan tetapi tak menyurutkan semangatnya untuk belajar.
Cinta Sendiri, tentang kisah cinta Gita, adik Rendy dan sahabat terbaiknya, Brandon.
DAN ANGKAT TOPI JUGA BUAT DEVAN...
DI CERITA INI DN DI CERITA MNGGAPAI MIMPI, GK NYALAHIN KLUARGA SURYA, BAIK PAK EDWARD, FRANS, ATAU PUN RAHMA, JUSTRU KSALAHAN DI LO YG TDK BRANI MMPERJUANGKN HATI LO, LO TERLALU PNGECUT DGN ALASAN PERSAHABTN & UTANG BUDI, PADAHAL LO DULUAN YG KNAL RAHMA, DN LO YG TOLONG RAHMA DARI GANGGUAN PREMAN, LO YG MMUPUK PRASAAN CINTA, ORG LAIN YG MMANEN..