NovelToon NovelToon
Dewa Tiga Dunia

Dewa Tiga Dunia

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Fantasi petualangan-Fantasi Timur / Kelahiran kembali menjadi kuat / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:412.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aris pujiono

Dewa perdamaian yang membuat kesalahan karena mencintai sang anak kaisar langit di hukum bereinkarnasi ke bumi menjadi manusia. Dia harus melewati berbagi macam penderitaan yang ada di dunia. Dengan tanda dewa yang ada di keningnya memudahkan para dewa dan bangsa asyura untuk mencarinya. Dewa bumi yang mempunyai sikap welas asih menutupi tanda itu dengan kekuatannya. Sang dewa perdamaian pun bisa terlahir dengan selamat di alam manusia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aris pujiono, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekuatan Kultivasi.

Diam-diam tangan Astara mengepal kuat, sehingga ototnya yang besar itu keluar.

"Pertandingan pertama dari kelempok satu naik ke atas gelangang!" seru Gongfu.

Setiap kelompok terdiri dari sepuluh orang. Mereka naik ke arena, bertarung satu sama lain hingga tersisa satu orang yang bertahan. Astara melihat dengan serius berbagai macam jurus dari para pendekar yang berada di atas arena.

Satu jam sudah berlalu, arena pertarungan tinggal satu orang yang bertahan. Pemenangnya akan menghadapai kelompok dua yang akan bertarung setelah ini.

"Pemenangnya pendekar li dari sekte bangau!" ucap seorang wasit.

"Berikutnya dari kelompok dua silahkan naik ke atas gelanggang!" seru Gongfu.

Astara terbang berada di tengah arena. Para pendekar menyerangnya, namun dengan tehnik tingkat tinggi yang Astara kuasai dari sekte bunga teratai, dia bisa menghindar dari berbagai macam pukulan. Astara dengan kuda-kuda dan tangannya yang terbentang mendorong kesembilan pendekar itu jatuh keluar arena.

Wasit menghentikan pertandingan, dengan cepat Astara memenangkan pertandingan itu. Para penonton yang melihatnya pun bertepuk tangan, kagum melihat kemampuan Astara.

"Kau hebat Astara, tidak kusangka kau bisa mengalahkan para pendekar itu dengan cepat," ucap Bailin menepuk dada Astara.

Astara hanya tersenyum simpul

Berikutnya dari kelompok tiga, empat sampai dengan delapan, pemenangnya sudah di tentukan. Para pemenang dari masing-masing kelompok naik ke arena memberi salam untuk besok dimulai pertandingan.

Para pendekar yang terluka diobati oleh tenaga medis yang di ketuai oleh Jiarong. Astara memperhatikan bagaimana Jiarong menggunakan air penyembuhan yang di ambil dari sungai di tengah bukit Lin'an itu. Airnya mampu menymbuhkan luka para pendekar dan meresap menjadi obat yang ampuh. Dalam waktu hanya sehari luka luar maupun luka dalam bisa sembuh.

Astara menghampiri Jiarong. "Nona Jiarong."

"Pendekar ikat kepala, sini aku obati lukamu."

"Tidak perlu, aku hanya butuh istirahat saja," ucap Astara.

"Kau hebat sekali, bisa mengalahkan kesembilan pendekar dengan satu serangan," puji Jiarong dengan rona pipi merah.

Astara pun salah tingkah menggaruk belakang kepalanya. "Aku hanya mengumpulkan tenaga dalam di telapak tangan, lalu mengeluarkannya."

"Hey Jiarong kau jangan terlalu memuji Astara, dia bisa melakukan itu karena lawannya lemah," celetuk Yutang.

"Hey Yutang, kau diam saja, lukamu belum sembuh benar," balas Jiarong.

"Luka seperti ini sih, tidak ada artinya bagiku," ucap Yutang.

Jiarong menatap sinis Yutang. "Aku malas bicara denganmu."

"Jiarong, kau mau kemana?" Yutang mengejar nya.

Malam harinya, Astara duduk bersila di kamarnya melakukan meditasi untuk menyegarkan tubuhnya. Bailin sedang asyik duduk melihat Astara.

"Hey Astara, apa kau tidak bosan bermeditasi terus," ucap Bailin.

Astara membuka matanya. "Jika kau bosan keluarlah."

"Kau gila ya, aku sudah di intai Hai Xuan dan Zhang Yutang. Kalau aku keluar sendirian, dikira aku mau mencelakai manusia," ucap Bailin.

"Baiklah, aku akan menemanimu." Astara beranjak dari tempatnya keluar kamar dengan Bailin.

Diluar masih banyak pendekar yang mengemasi barangnya karena kalah di putaran pertama.

"Ternyata masih cukup ramai ya," ucap Bailin.

Dari belakang Astara dan Bailin di kagetkan dengan kedatangan Hai Xuan. "Kenapa kalian keluar kamar lagi."

"Kau ini bikin jaket saja, kami bosan berada di kamar," ucap Bailin.

"Besok pertandingan akan di mulai, pendekar yang menang dilarang keluar dari sekte ini," ucap Hai Xuan.

1
Raditya Vicky
Luar biasa
Nyamin Tolayuk
cerita gak masuk akal masa kaisar langit bisa di tipu oleh dewa dan itu Masi bawahannya... apa Thor gak tau kalau kaisar langit bisa melihat segalanya hahaha Thor goblok dewa bumi aja bisa melihat Dewa perang memiliki niat jahat kok Kaisar langit tidak hu bikin cerita yg bagus dikit dong Kaisar langit di kalahkan sama keroco apa Thor sering berkelahi sama anak SD waktu sudah SMA dan Thor kalah itu perbedaannya Thor Dewa perang Sama Kaisar Langit tapi Thor gak pake otak asal nulis aja hahahahaha
Iman Resmana
Luar biasa
Lusia
cerita yang bagus
MAWI
mantaaaaap thoooooooooooor
bakmi
semoga aja novel ini bisa tergantikan daripada novel xiao Chen,er
Karya Sujana
boooom
dua kristal
booom
Karya Sujana
baru satu keristal
booooom
Karya Sujana
menarik booooom
Karya Sujana
menarikkkk
booooom
Karya Sujana
booooooom
Karya Sujana
mampusss
boooom
Karya Sujana
hadir
booooom
Kamzay
Karya yang sungguh baik dan penuh fantasi dan imajinasi alam dewa...
Kamzay
Kak fantasi sex nya juga kadang diselipin dong biar gak jenuh
Joss
mantaap...
Tyara Lantobelo Simal
Selanjutnya
semangat
Mori Hanzell
tikus? haha
Lutfi Tanaba
cerita kok jadi ngawur begini....malas bacanya..
Lutfi Tanaba
ceritanya jadi aneh Thor,alam dewa tidak dapat dimasuki oleh yutang karena kultivasinya masih rendah malah tubuhnya tidak mampu menahan beban qi hingga meledak,hadeeeh gimana kok ceritanya jadi ngawur gini Thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!