NovelToon NovelToon
BERLIAN DALAM LUMPUR

BERLIAN DALAM LUMPUR

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:237.2k
Nilai: 5
Nama Author: LichaLika

Perjuangan seorang wanita sederhana, yang bersuamikan seorang direktur sebuah perusahaan besar, penampilannya yang sangat sederhana dan termasuk ketinggalan jaman, membuat sang suami menjauhinya, sang suami yang selalu menghina dan membanding-bandingkan fisik istrinya dengan pacar-pacar nya yang dulu.

akankan perjuangan seorang Berliantina Febrianti berhasil merebut hati sang suami untuk mencintainya?

kisah yang penuh lika liku dan perjuangan seorang istri yang dianggap hina oleh sang suami.


HAPPY READING💖💖💖

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LichaLika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

hubungan profesional

"aku akan menunggu waktu itu tiba, kau akan melihat perubahanku dengan segera, aku tidak akan menyerah" seru Zain sungguh -sungguh, lantas ia segera berdiri dan mengulurkan tangannya kepada Lian.

Lian yang tidak mengerti akan maksud Zain, lantas bertanya pada sosok lelaki yang berdiri di hadapannya itu.

"untuk apa?" tanya Lian sembari memperhatikan wajah Zain yang memang tidak bisa dipungkiri ketampanannya.

"tidurlah diatas, aku yang akan tidur disini menggangtikanmu" seru Zain.

Lian dengan perasaan yang bimbang, membalas uluran tangan dari sang suami, tangan mungil itu mulai meraih tangan Zain yang kokoh.

Hingga akhirnya Lian berdiri menghadap Zain, tangannya menyentuh dada Zain yang sedikit terbuka karena ia memakai piyama tidur, dada itu terasa berdegup dengan kencang, Lian bisa merasakannya, dengan cepat Lian melepaskan tangannya dari dada Zain, kemudian ia segera beranjak ke atas tempat tidur.

setelah melihat sang istri berbaring diatas tempat tidur, kemudian Zain mulai merebahkan dirinya di kasur bawah tempat biasa Lian gunakan untuk tidur

Zain tidur menghadap istrinya, ia seolah tak ingin Lian jauh-jauh dari sampingnya, sedangkan Lian teelihat merasa risih, ia merasa Zain tengah memperhatikannya.

"kok sepertinya mas Zain sedang memperhatikanku sih?" gumam Lian

Lian mencoba memejamkan matanya, ia melihat kearah jam dinding, waktu menunjukkan pukul 12 malam, namun dirinya belum juga tidur, matanya terpejam namun hatinya masih terjaga.

Zain terus memperhatikan Lian yang tampak gusar.

"aku tahu kau tidak bisa tidur, kenapa kau harus menyiksa dirimu sendiri, aku tahu kau sebenarnya sangat ingin bersamaku, tatapan matamu tidak bisa berbohong Lian" gumam Zain sembari tersenyum.

Lian benar-benar gusar malam itu, tidurnya benar-benar tak nyenyak, perlahan Lian mencoba tidur menyamping, tapi ia harus berhadapan dengan posisi tidur Zain yang berada dibawahnya.

dengan memberanikan diri, Lian menggerakkan tubuhnya menyamping, berharap Zain sudah tidur dan tidak melihatnya.

namun apa yang disangka Lian tidak benar adanya, Lian menyipitkan matanya dan perlahan membuka matanya, betapa terkejutnya saat ia melihat Zain yang tengah memandangnya.

"ha..."

dengan cepat Lian membalikkan badannya.

"hufftt...mas Zain belum tidur" gumam Lian sembari mengatur nafasnya.

Zain yang mendapati Lian masih terjaga, tiba-tiba membuka suaranya untuk mencairkan suasana.

"kau belum tidur?" seru Zain dengan suara khasnya.

Lian menggerakkan bola matanya, namun ia tak menjawab pertanyaan dari Zain, justru ia menutup tubuhnya dengan selimut.

Zain yang melihat Lian tak menanggapinya hanya bisa menghela nafas panjang, kemudian ia mulai beranjak tidur, benar-benar kesabaran Zain tengah diuji saat ini.

******

di pagi hari.

Zain telah menyelesaikan ritual mandinya, ia keluar dari kamar mandi, dan ia mendapati setelan jas yang sudah Lian persiapkan untuknya, Zain tampak memandangi setelan jas yang dipersiapkan sang istri, terlintas dalam benaknya, selama ini Zain selalu menolak apa-apa yang dipersiapkan Lian untuknya.

Zain mengambil setelah jas itu, lantas ia segera memakainya, setelah beberapa menit Zain keluar dari ruang ganti, ia berdiri di depan cermin dan melihat dirinya yang berbeda di hari itu, Zain terlihat sangat cool dan kalem, kesan cuek dan sombong tak lagi nampak pada gurat wajahnya yang tampan, pengaruh Lian mulai sedikit demi sedikit merubah Zain.

"aku akan berusaha merubah diriku demi kamu Lian" gumam Zain sembari tersenyum.

sementara Lian tengah menyiapkan sarapan untuk suaminya, meskipun sudah ada asisten rumah tangga, namun Lian tetap ingin melayani sang suami secara langsung.

Zain mulai turun dari kamarnya, ia menghampiri Rosa, Brenda dan Zoya yang tengah duduk di meja makan.

Zain tampak melihat ke kanan dan ke kiri, mencari keberadaan sang istri yang pagi ini belum ia lihat.

"hai Zain, duduklah...apa yang kamu cari Zain" seru Rosa yang mendapati putra nya seolah mencari seseorang.

"Lian dimana mam!" tanya Zain yang mendadak membuat Rosa dan Brenda terkejut, Rosa dan Brenda saling menatap.

"tumben kamu nanyain istrimu! biasanya kamu nggak mau tahu dimana Lian berada" ucap Rosa menyindir.

tiba-tiba Lian datang dengan membawa sepiring nasi gulai ikan kakap kesukaan Zain.

"mas Zain ini sarapan untukmu, maaf tadi agak telat" seru Lian sembari meletakkan piring Zain.

Zoya yang melihat Lian mencoba mengambil hati Zain, ia lantas memarahi Lian.

"mbak Lian itu gimana sih, suami udah nungguin, eh baru datang sarapannya, emang mbak Lian bukan istri yang becus" celetuk Zoya yang tiba-tiba membuat Zain marah.

"Zoya, jaga ucapanmu, dia kakak iparmu, istri bang Zain, abang tidak suka kamu berkata kasar lagi padanya, cepat minta maaf" seru Zain kepada adiknya.

"tidak mau" seru Zoya yang menolak meminta maaf kepada Lian, lantas ia segera pergi meninggalkan mereka.

"Zoya..." seri Zain memanggil adiknya yang berlalu pergi.

"sudah mas, aku tidak apa-apa, Zoya masih butuh waktu untuk menerimaku" seru Lian menenangkan hati suaminya.

sedangkan Rosa dan Brenda tersenyum senang melihat perubahan pada sikap Zain.

"Lian...ayo kita sarapan bersama" seru Rosa

"tapi mam, jika Lian sarapan disini, mas Zain pasti tidak mau makan" ucap Lian mengingat ketika Zain tak mau melihat mukanya saat berada di meja makan.

"kata siapa? Zain pasti senang jika kamu duduk disampingnya, iya kan Zain?" seru Rosa memandang putranya.

"tentu saja, ayo duduklah" seru Zain sembari menggandeng tangan Lian agar duduk disampingnya.

Lian telah duduk disamping Zain, tampak Zain sangat senang, ia melihat Lian yang pagi itu terlihat manis dengan dress warna maroon, dengan sedikit sapuan lipstik warna nude, semua itu sudah ia pelajari dari Brenda, rambutnya dibiarkan tergerai indah, sehingga membuat penampilan Lian kali ini sangat berbeda dari hari-hari kemarin.

Zain terus memandangi wajah istrinya, ia benar-benar telah menemukan permata yang indah untuk menerangi hidupnya, Zain berjanji pada dirinya sendiri, bahwa ia akan berubah demi mendapatkan hati sang istri.

********

"baiklah mam, Zain berangkat dulu"

"hati-hati Zain"

setelah Zain berpamitan kepada Rosa, kemudian ia berpamitan kepada istrinya.

"aku...aku berangkat dulu" seru Zain gugup, setelah itu Lian mencium tangan suaminya, bari kali ini Zain merasa tenang saat Lian mencium tangannya.

"hati-hati mas" jawab Lian dengan senyuman.

"semoga kau bisa berubah mas Zain " gumam Lian sembari melihat Zain yang perlahan menghilang dari pandangannya.

*******

di kantor.

Terry sudah menunggu kedatangan Zain dengan penuh harap, tak berselang lama Zain mulai masuk kedalam ruangannya, tampak Terry sedang menghampirinya.

"Zain...tantang kejadian semalam, tolong maafkan aku, aku khilaf, aku sangat bodoh, seharusnya aku tidak melakukan itu" sesal Terry yang tidak digubris oleh Zain, justru Zain sibuk dengan dokumen -dokumennya.

melihat Zain yang tidak meresponnya, Terry terus berusaha mendekati Zain.

"Zain...apa kau marah padaku, kenapa kau tidak mau bicara kepadaku?" seru Terry merengek.

melihat Terry yang merengek, tiba-tiba Zain mulai buka suara.

"saat ini kita sudah tidak punya hubungan apa-apa lagi, hubungan kita sebatas bos dan sekretaris, tidak lebih" ucap Zain lugas.

"tidak Zain, aku tidak mau putus, aku masih ingin bersamamu" pinta Terry memelas.

"kalau kau tidak mau, itu terserah padamu, kau masih ingin bekerja disini atau tidak, jika kau masih ingin bekerja disini, maka hubungan kita sekedar profesional antara anak buah dan atasan, tidak lebih" ucap Zain serius menatap Terry.

Zain sudah berjanji kepada Lian untuk menjauhi semua teman-teman wanitanya, dan memutuskan hubungannya dengan Terry.

sementara Terry tidak terima dengan semua ini, ia mencari cara agar Lian dan Zain dapat berpisah, dengan terpaksa Terry menyetujui permintaan Zain.

"baiklah Zain, aku setuju....sekarang kita sudah tidak punya hubungan apa-apa lagi" ucap Terry dengan mulai merencanakan sesuatu

BERSAMBUNG

💖💖💖💖💖

1
Dyah Oktina
ngak d lanjut nih thor... dah 1 thn loh
Dyah Oktina
masa modal 10M minta 10t dalam waktu 3bln.. untung dari mana ya?????
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
dasarnya pinter & cerdas ya... jd lian d ajarin sebentar langsung nangkep
Dyah Oktina
lian....lian...gadis polos... harus mau ya... kla ada yg ngasih tahu unk kebaikan..
marlina djalis
aku suka kisahnya.thor
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
kok tamat e nggantung tho
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
payah bisa bocor penyamarannya kl.skp zain gt trs
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ngeri y..bkn pebisnis aq jd g mudeng blas. kl aq y udh minder dlan gmn bisa dengan target sbesar itu taruhane g main2 untung apa buntung
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
tp ba brbh gt kan krn trpesona sisi lain lian yg trnytaa cNtik..coba kl g reformasi aq ykn ttp bkl benci n jjk
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
memperhatikan mungkin y Thor
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
aq kok jeleh y sma laki2 yg punya banyak mantan apalagi model zain Subhanallah kasian yg jadi pasangane...mndg2 slgkh umpet2an sm 1 org gt lha ini semua cewe djajal kbh🙈
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
hehehe lian lian
Vivin Yulistian Pradesti
lanjut lagi kk
Dinasty
Luar biasa
Risnawati
lanjut.....atau tamat
ͽ֟֯͜᷍ꮴ❀ ⃟⃟ˢᵏ🫀🔰π¹¹™
Wihhh aku sukaa cerita yg kek gini. Semoga si playboy yg sialnya jd suami berlian tergila-gila sama berlian aamiin.
Desmeri hepy Elpy
lanjut thor
Kamaleea Sae Riche
g dipungkiri, memang tampang itu nomer 1. apqlagi dengan posisi zian sebagai di perusahaan, seenggaknya harus bisa mengimbangi. zaman sekarang apa aja bisa dilakukan buat mempercantik diri asal ada uang. jadi teringat film betty la fea
Titun Aja
kok gk bisa bukak lanjutannya ya, gimn caranya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!