NovelToon NovelToon
Syafira

Syafira

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Selingkuh / Konflik etika / Obsesi / Tamat
Popularitas:16M
Nilai: 4.9
Nama Author: mys05

(+18) BIJAKLAH DALAM MEMILIH TULISAN. SESUAIKAN DENGAN UMUR KALIAN.

"NOTE : JIKA INGIN BERGABUNG DALAM GRUP CHAT UNTUK LEBIH DEKAT DENGAN AUTHOR, TOLONG SERTAKAN ALASAN YANG JELAS!"

SYAFIRA seorang gadis yang menikahi pria paruh baya sakit-sakitan. Kondisi sang suami yang sangat menyedihkan membuat Syafira tidak tega untuk menolak. dan siapa sangka pria yang menjadi suaminya tersebut meminta sesuatu darinya, bukan untuk memuaskannya diatas ranjang seperti seorang istri pada umumnya. Akan tetapi ia menyuruh Syafira untuk berselingkuh dengan putranya sendiri.

***

Aku sudah mulai bosan, sudah sebulan aku berusaha, tetapi hasilnya nihil. Kelvin malah semakin membenciku, bahkan pria garang itu tidak segan untuk memakiku di hadapan para pelayan sekalipun, Memalukan.

Aku mengintip dari sudut ruangan, gayaku sudah seperti mata-mata kelas internasional, dan targetku adalah Kelvin. tidak pernah aku menyerah meskipun aku sering kali mengeluhkan hal ini, aku terus berusaha, dengan dukungan Tuan Syekar. aku sudah bertekad untuk membuat Kelvin bertekuk lutut.

Aksiku selalu aku mulai pada malam hari, untuk berjaga-jaga. karna terakhir aku melakukannya pada siang hari, Kelv

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mys05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 19

Setelah acara selesai, aku melangkah masuk menuju kamar, perlahan aku membuka pintu dan sorot mataku menangkap Syafira yang sedang terduduk di hadapan meja rias. Gadis membersihkan riasan wajahnya dengan micellar water, aku tahu dia menyadari kedatanganku tetapi Fira kembali bersikap acuh, setelah acara tersebut selesai.

Aku terduduk di tepi ranjang dengan sorot mata tajam, menatapnya. sepertinya Syafira sedang kesulitan membuka rel sleting yang ada di punggungnya, ia terus berdecak dengan raut wajah kesal.

"Kenapa ini sangat sulit." gumamnya.

Aku tersenyum tipis mendekatinya, perlahan aku menarik rel sleting tersebut, membantu Syafira hingga membuat raut wajahnya terlihat datar.

"Kau tidak perlu melakukan hal itu." tegasnya dingin.

Aku menyentuh lembut bahu indah Syafira, dan menatap pantulan wajah kami di cermin.

"Terima kasih, kau sudah menemaniku diacara ulang tahunku" ucapku.

Syafira hanya memiringkan senyum sinisnya

"Kau terlalu percaya diri." tegas Fira

Meskipun ia bersikap sangat angkuh aku tidak masalah, dia bersedia menghadiri acara tersebut saja sudah membuatku cukup bahagia.

"Kenapa kau melakukan hal itu untuku?"

"Jadi yang kau inginkan adalah, aku mempermalukan diriku sendiri, saat aku tidak hadir diacara suamiku."

Dahiku mengeeut, saat aku mendengar kata akhir dari kalimat yang Syafira ucapkan.

"Jadi sekarang kau sudah mengakui aku sebagai suamimu?"

Syafira terdiam, ia tidak menggubris ucapanku, hanya memancarkan wajah tanpa ekspresi. Aku mengedepankan rambut panjang Syafira, dan menghirup aroma tubuhnya, menempelkan wajahku di ceruk lehernya.

"Berhentilah menyentuhku, kau sama sekali tidak berhak."

Aku terkekeh, seketika aku mengingat ucapannya di lantai dasar, saat ia mengatakan akan menghadiahi dirinya sendiri untukku.

"Aku hanya menagih janjimu saja."

Cupp...

Aku mengecup leher indahnya hingga membuat Syafira tersentak. aroma tubuhnya sangat menggoda, ia berhasil membangkutkan jiwa kelelakianku saat ini.

"Apa yang kau lakukan?"

"Aku hanya ingin hadiah yang sudah kau janjikan." tegasku.

Mata Syafira membulat begitu mendengar pernyataanku, ia memundurkan langkahnya dengan raut wajah yang gelisah.

"Apa kau takut? aku ini suamimu."

Syafira terus melangkah mundur, dan aku terus melangkah mendekatinya, raut wajahnya benar-benar sangat menggemaskan, wajar saja semua tamu memuji kecantikannya, hal itu juga aku akui, jika istriku ini memanglah sangat cantik.

"Jangan mendekat."

Gadis itu terjatuh saat kakinya mengenai ranjang, dan Fira menjatuhkan tubuhnya diatas tempat tidur.

"Kenapa kau takut? tidak hanya pandai menggoda, ternyata kau juga seorang pembohong rupanya."

Aku mendekatkan tubuhku padanya, Syafira berada tepat dibawahku, aku bisa merasakan getaran tubuhnya, wajahnya yang terlihat gugup, sorot matanya bahkan terus menatapku dengan penuh ketakutan.

"Ka-kau... apa yang akan kau lakukan?"

Syafira menelan salivanya, ia terus menatap bola mataku. begitupun sebaliknya, aku semakin tertarik padanya, ia sukses membuat insting kelelakianku bekerja, jantungku berdebar. Aku bahkan membelai wajahnya perlahan, ingin rasanya aku merengkuh bibir tipisnya yang terlihat merona, itu nampak sangat menggoda.

"To-tolong menjauh, a-"

Aku merengkuh bibirnya dengan penuh kelembutan, hingga membuat mata Syafira membulat, ia sama sekali tidak membalas ataupun menolak ciumanku.

Aku bahkan memasukan tanganku kesela-sela gaunnya, mencari susuatu dibalik gaun tersebut, seketika hawa panas ini menjalar. Syafira menahan tangan nakalku, kali ini ia merapatkan bibirnya setelah barusan tidak bereaksi, aku semakin memaksanya, mencari celah agar lidahku bisa menerobos masuk kedalam rongga mulutnya.

Tangan Syafira bahkan sudah memukul-mukul tubuhku, aku mengunci kedua tangannya, dan menurunkan ciumanku, ketitik leher sampai dadanya. kakinya terus menggelinjang, ia mencoba memberontak akan tetepi tenaganya tidak cukup kuat untuk melawan tinndihanku.

"Lepaskan, bodoh, tidak waras." tegasnya.

Aku mengecup daddaanya, meninggalkan tanda kepemilikan disana, ciuman ku kembali mengarah kebibirnya, untuk mengunci mulutnya yang terus berteriak.

Deg...

Aksiku terhenti, saat aku melihat kedua bola matanya mengeluarkan air mata, Syafira benar-benar terlihat ketakutan, ia bahkan langsung menutupi daddaanya dengan selimut, karna aku berhasil membuka bagian tersebut, hingga ia terlihat hampir setengah telanjang.

"Maaf, jika kau tidak bersedia aku tidak akan memaksa." ucapku dingin.

Aku berlalu begitu saja keluar kamar, meninggalkan Syafira yang sedamg terisak. Bodoh, bagaimana pun aku pernah melukainya, bukan hanya perasaannya, berulang kali aku menyudutkannya mendekati maut. tidak mungkin Syafira akan menyerahkan dirinya begitu saja padaku.

Aku memilih pergi karna tidak ingin membuatnya semakin takut, dan khawatir jika aku tidak bisa menahan diri. Apa yang harus aku lakukan? aku sudah beristri, tapinistriku sendiri menolak setiap kali aku menyentuhnya.

LIKE KOMEN DAN VOTENYAA, YANG BANYAKK😍

1
Shifa Burhan
inilah yang terjadi jika ada pelakor dalam novel, dilaknat, dihinakan, diperlakukan kasar, tidak ada ampun dan akhirnya akan dibinasakan
tapi beda sekali dengan PEBINOR
PEBINOR diperlakukan sangat lembut, bahkan dipuja, bahkan saking spesialnya pebinor semua kesalahan dimaafkan begitu saja dan akan dihadirkan wanita yang tergila2 padanya
begitu banyak kesalahan fatal pebinor
*menghacurkan rumah tangga orang
*kebohongan
*fitnah
*licik
*memperkosa wanita
*melecehkan istri orang
*menculik dan menyuruhkan orang menggilir, membuat wanita trauma dan bunuh diri dengan tragis
tapi karena begitu spesialnya pebinor di novel wanita egois jadi semua kesalahan2 menjijikannya dimaafkan begitu saja bahkan dia diberi akhir bahagia

miris pila pikir kalian
Risma Eandless
Luar biasa
Hilmiya Kasinji
bagus
Molive(virgo girl)♍
bodoh amat sama permintaan
laki tua itu
aku akan pergi tampa pamit
Euis Kindar Wulan
up
Kadek Ariani
mampir siapa tau bagus ceritanya
Sely Ina
sudah lupa di saat di siksa di leceh kn bahkan di perkosa ...kasian bgt
Sely Ina
waduh..udah di acak acak tubuhnya ko ga jadi ...😀ciann bnr si Kevin ...tpi termasuk baik juga ga maksa
Diesi Desi
oh Fira
setelah lelah mengurus ayah nya, n skarang kau mengurus nya,apa jiwa perbudakan mu sedang meronta2?
s
Diesi Desi
gampang bangat Sih maafin si Kevin,???
Amelia Candra
entar dia bucin tu
kafa ainshod
gak masuk akal
Aina Aisha
sejauh ini cukup menarik alur ceritanya
safitri
iya padahal perawat pribadi banyak loh pak syekar 🤭🤭🤭
Miska Fransiska
gak jelas aneh critanya
Ainur Uilah
Mayan bagus
octaviana
balek ke sini yg ke 4 kalinya🤭
Yanti Yanti
ya lebih baik pergi fira, di bab ini ak mewek baca nyA, , oh sedih nya, ,
razzz
mampu dl yaaa
Antonia Dwi
menurut ku itu bukan menaklukkan tapi merendahkan diri,...masih banyak cara,dg bersikap manis,bukan menjadi seperti wanita jalang,...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!