NovelToon NovelToon
Purnama Yang Terbelah

Purnama Yang Terbelah

Status: tamat
Genre:Patahhati / Perjodohan / Nikahmuda / Poligami / Tamat
Popularitas:466.5k
Nilai: 5
Nama Author: Jiwati

Jangan mencintai seseorang terlalu berlebihan, cukup sewajarnya saja agar saat orang itu menghianatimu duniamu tidak ikut hancur

Ataukah? jangan menggantungkan kebahagiaanmu pada orang lain, agar saat orang itu pergi kebahagiaanmu tidak ikut pergi juga

Hanum Anggraini dan Adnan Wijaya, pernikahan mereka berjalan harmonis selama 3 tahun ini walalupun pernikahan mereka terjadi karena perjodohan

Hingga rasa cinta pun akhirnya tumbuh dihati keduanya

Hingga suatu ketika Adnan datang membawa mantan pacarnya masuk dikehidupan rumah tangga mereka atas dasar rasa kemanusiaan

Apakah yang harus Hanum lakukan? Apakah ia memilih pergi mencari kebahagiannya yang lain, ataukah bertahan demi rumah tangganya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jiwati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

"Mas berangkat dulu ya" pamit Adnan pada Hanum

"Iya mas, nanti aku kesana ya buat anterin makan siang" ucap Hanum sembari menyodorkan tas kerja suaminya tersebut

"Kalau kamu cape nggak usah nggak papa num, Mas kan bisa makan dimana aja" jawab Adnan yang tak ingin merepotkan istrinya

"Nggak papa lah Mas, buat ngisi waktu luang aku juga. Kan gabut juga kalau dirumah terus, maaf ya Mas selama ini aku kurang perhatian sama kamu" ucap Hanum penuh sesal menyadari kesalahannya

"Kok kamu bahas itu lagi sih" kata Adnan dengan wajah tak sukanya

"Denger ya" ucap Adnan sembari menangkup kedua pipi Hanum dengan tangannya

"Mas nggak masalah akan hal itu, toh selama ini kamu juga yang ngurus Mas juga terus ngurus semua kebutuhan Mas kan?" ucap Adnan penuh pengertian

"Kita sama sama belajar memantaskan diri ya" ucap Adnan sembari memeluk tubuh mungil Hanum

"Semoga kita terus sama sama sampai nanti ya Mas" doa Hanum tulus dari hatinya

"Amiin" jawab Adnan mengaminkan doa istrinya

"Yaudah Mas harus berangkat nih, udah keburu siang" ucap Adnan sembari melepaskan diri dari pelukan sang Istri

"Hati hati ya Mas" ucap Hanum mengingatkan

.............

Disudut lain di Ibu kota, Adnan tengah disibukkan dengan pekerjaan yang menumpuk dan menguras tenaga juga pikirannya, maklum lah selama beberapa hari kemarin banyak pekerjaan yang terbengkalai karena ia harus menemani Vanessa bersama keluarganya

Tok...tokkk....tokkk terdengar suara ketukan pintu

"Masuk" jawab Adnan mempersilahkan sesorang yang mengetuk pintunya untuk masuk

Ceklekkk....pintu pun terbuka dengan menampakkan sosok Nisa selaku asistennya

"Selamat siang pak" salam Nisa dengan sopan

"Siang, Ada apa?" tanya Adnan tanpa mengalihkan pandangan matanya dari berkas berkas didepannya

"Rapat dengan perusahaan A Company akan dilaksanakan 15 lagi pak" ucap Nisa memberi tahu

"Rapatnya akan diadakan disini bukan?" tanya Adnan menatap Nisa

"Benar pak, rapatnya akan diadakan diruang rapat" jawab Nisa

"Baiklah, 10 menit pagi saya akan datang" jawab Adnan kemudian

"Baik pak, kalau begitu saya pamit dulu" ucap Nisa sembari menundukkan kepalanya penuh hormat

...........

Dirumahnya Hanum tengah disibukkan dengan acara masak memasaknya, butuh sekitar 30 menit bagi dirinya untuk menyelesaikan semua ini

"Akhirnya selesai juga" ucap Hanum tersenyum lega melihat aneka menu yang telah tersaji dimeja makan

"Aku mandi dulu aja deh" ucap Hanum pada dirinya sendiri

Hanum pun melangkahkan kakinya kembali kekamarnya, butuh waktu sekitar 20 menitan baginya untuk mandi dan juga selesai make up. Kini tampaklah Hanum dengan make up naturalnya, Outfitnya kali ini adalah menggunakan jeans warna navi dengan kaos hitam dan kemeja hems warna maroon sebagai outernya

Perjalanan dari rumah menuju kantor suaminya membutuhkan waktu setidaknya 30 menit dalam kecepatan normal, teriknya matahari apalagi ditambah dengan banyaknya polusi di ibu kota membuat Hanum ingin mampir kewarung dipinggir jalan untuk membeli es dawet yang tampak menggiurkan matanya

"Pak es dawetnya 2 ya pak, dibungkus" pesan Hanum pada penjual tersebut

"Oke mbak, silahkan duduk dulu ditunggu" ucap penjual tersebut mempersilahkan Hanum untuk duduk dikursi kayu yang telah disediakannya

"Makasih pak" jawab Hanum sembari mendudukkan bokongnya dikursi kayu panjang tersebut

Sembari menunggu es dawetnya siap, Hanum pun berselancar disosial medianya. Tak sengaja ia melihat postingan dari Maya, sahabatnya dulu yang saat ini hampir tak pernah bertemu dengannya karena kesibukan masing masing

Hanum pun iseng iseng mengomentari postingan Maya tersebut, postingan yang menampakkan Maya tengah berlibur dipantai tersebut

"Hati hati, nanti kebawa ombak loh" begitulah isi dari komentar Hanum yang dikirimkan di postingan unggahan Maya

"Mbak, ini es nya" ucap penjual tersebut memberi tahu

"Oh iya pak, ini uangnya" ucap Hanum sembari menyodorkan uang pada penjual tersebut

"Makasih mbak" kata penjual tersebut

"Sama sama pak, semoga dagangannya laris ya Pak" ucap Hanum memberikan doa

"Amiin" penjual tersebut pun mengaminkan doa Hanum

........

"Kalau Istri saya datang, suruh dia nunggu diruangan saya" perintah Adnan pada asistennya

"Baik Pak, saya akan sampaikan pada resepsionis" jawab Nisa sembari mengikuti langkah kaki Boss nya tersebut

Adnan dan Nisa pun berjalan menuju ruang rapat dimana sudah banyak orang yang menunggu kedatangannya tersebut

"Akhirnya sampai juga" ucap Hanum setelah memberhentikan mobilnya diparkiran, ia pun buru buru keluar dari mobil tak lupa juga untuk membawa apa yang telah dibawanya dari rumah tersebut

Saat sedang melangkah, Hanum sekelebat melihat sosok yang dikenalnya. Namun orang tersebut berjalan dengan tergesa gesa seakan akan tengah dikejar waktu

"Bukannya itu Mas Anton ya?" gumam Hanum sembari mempertajam penglihatannya, namun sayangnya sosok yang dikiranya Anton tersebut kini telah hilang tak terlihat ditelan jarak

"Ah palingan juga bukan, nggak jelas juga tadi" kata Hanum pada dirinya sendiri

Hanum pun melanjutkan perjalanannya memasuki kantor milik keluarga suaminya tersebut

"Selamat siang Mbak, suami saya ada?" tanya Hanum pada resepsionis yang sedang bertugas tersebut

"Selamat siang Mbak, maaf Pak Adnan nya sedang ada rapat. Tapi Pak Adnan sudah berpesan kalau Mbak udah dateng Mbak disuruh nuggu diruangannya" jawab pegawai tersebut yang tampak sudah akrab dengan istri dari boss nya tersebut

"Makasih" jawab Hanum disertai dengan senyumannya, ia pun langsung berjalan menuju ruangan suaminya tersebut

Ceklekkk....

Hanum pun langsung memasuki ruangan suaminya tersebut dan meletakkan makan siang yang dibawanya diatas meja

Hahhhh....hela nafas Hanum sembari merobohkan dirinya diatas sofa, diruangan sebesar ini kini hanya ada keheningan dan kesunyian

"Sepi banget" gumam Hanum, netranya berkeliling menelusuri seluruh sudut dalam ruangan ini

Ia bangkit dari posisi duduknya begitu melihat ada ponsel suaminya yang tergeletak begitu saja diatas meja kerjanya, rupanya suaminya tidak membawa ponsel tersebut dalam rapatnya

Entah kenapa tiba tiba Hanum langsung penasaran dengan isi ponsel suaminya tersebut, sebenarnya ia tak pernah selancang ini untuk membongkar privasi suaminya tanpa izin terlebih dahulu. Namun kembali lagi ia mengingat jika kondisi rumah tangganya sudah tak sama lagi seperti dulu

Hanum menekan tombol on pada ponsel suaminya, rupanya ponsel suaminya masih sama seperti dahulu tanpa terkunci. Aplikasi yang pertama kali Hanum buka adalah WhatsApp, ia membaca dengan detail pesan yang masuk dari atas hingga bawah. Sampai matanya melihat ada nama Vanessa disana, namun rupanya chat itu sudah lama. Saat ia buka pun hanya ada beberapa baris chat yang sama seperti dulu saat ia buka. Melihat tak ada yang mencurigakan, Hanum pun keluar dari aplikasi tersebut dan beralih pada galery. Didalamnya full foto dirinya dan Adnan mulai dari awal awal pernikahan hingga saat ini. Tak ada yang mencurigakan sama sekali, Hanum pun meletakkan kembali ponsel suaminya tersebut ditempatnya semula

1
Shantieka
Hanum masih aja dibegoin. pinter banyak Napa num
Reta Anggraeni
kokk ak bingung Ama cerita nya rumit banget hidup hanum
Sri Wahyuni
knp s adnan hrs tdur sm s vanesa kan blm boleh krn s vanesa hmil ank cwi lain haram hukum y walau sdh jd istri
Sri Wahyuni
awal az bgus crta ..tmbah ksini crta y bkin mumet dah ga mood lgi 00
Sri Wahyuni
ni crta jd nyertain s tyo skrng
FitriMuji
Seru
Sri Wahyuni
ggal nikah sm s anton deh
Sri Wahyuni
ko s adnan pnggil syang skrng
Sri Wahyuni
bagus vanes apapun alasan km jg istri y punya hak yg sm s hanum terllu serakah jg lbay
Sri Wahyuni
seorang lelaki d haram kan menggauli wanita yg hamil d luar nikah apalg ank yg d kndung itu ank dri cwo lain ..walau itu suami y sndri knp ga tunggu lahiran dlu pun hrs d isbat lg
Sri Wahyuni
yg nma y salaman walau sm orang lain ga salah dan ga ada yg larang apalg sm suami sndri d sini s hanun trllu dramatisir lebaay
Ammar Boy
sama vanesssa...jgan2 it anaknya anton...heheh
Ammar Boy
dasar laki2 mw enaknya aj...udah berkhianat g mw cerai sm yg pertama..dak do'ain kesamber petir km..gedek aku
Ammar Boy
bagus
Arin
pngin mampir tpi liat komenn sprtny peran cwenya lemah...klo lemah bacnya jdi ngga smngt🤭
DewiDewi
bego bgt kamu hanum
DewiDewi
good job hanum👍👍👍
DewiDewi
good job hanum👍👍
DewiDewi
panggilannya entar mama entar tante
Jumi Atun
RT
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!