Kegelapan dan Cinta sangat cocok untuk menggambarkan cerita ini. Karakter utamanya adalah seorang pemuda bernama Hayakawa Yugioh.
Ia bertemu dengan tiga gadis cantik di tempat yang berbeda-beda. Kuroyuki Yukino (Stasiun Kereta), Minazuki Reina (Klub Voli), dan Hanamori Airi (Hujan Badai).
Yugioh membantu semuanya untuk menyelesaikan masalah hidup masing-masing. Seiring berjalannya waktu, ketiganya mulai jatuh cinta padanya.
Dimulai dengan mengancamnya menggunakan benda tajam, menguntitnya ke manapun ia pergi, dan paling parah mengajaknya mati bersama.
Diakhir... Mereka mengajukan pertanyaan yang intinya: 'Siapa yang akan ia pilih untuk menjadi istrinya?.'
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A Giraldin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 2.5: Judi
Hahaha! Mereka berdua dari dulu memang membuatku sangat tertarik sebagai seorang Dealer.
Oh iya! Namaku Frank dan diriku tak mempunyai sebuah marga. Alasan hal terebut bisa terjadi adalah...
Tak ada yang tahu diriku lahir di keluarga mana dan itu pun berlaku untukku. Suatu hari, sekitar 25 tahun yang lalu, katanya aku hanya seorang bayi dalam kardus.
Aku diletakkan di dalam tong sampah yang penuh bangkai hewan. Pada umumnya, seorang bayi bisa saja meninggal di situ.
Penciuman mereka sudah cukup tajam dan pastinya yang difokuskan adalah mencari sesosok ibu.
Tapi... itu tak berlaku untukku. Yang berlaku adalah dalam hal ingatan. Seseorang pernah berkata bahwa ‘Bayi ingatannya besar’.
Dan itu memang benar. Seorang bayi bisa mengingat beberapa percakapan kecil diantara kedua orang tuanya sebelum sesuatu yang buruk terjadi padanya.
Aku sampai sekarang masih mengingatnya dan terus terngiang-ngiang di dalam pikiranku. Setiap malam pasti memimpikannya serta membuatku selalu pengen muntah.
Ayahku seorang dokter hewan. Kecintaannya pada binatang melebihi kecintaannya pada anak kandungnya sendiri.
Suatu hari, seekor kucing favoritnya tidak sengaja hampir mencakarku. Ibu memarahinya dan dia malah membentaknya.
Ibu takut pada bentakan ayah dan mulai memarahiku dengan cacian maki yang sangat kejam.
Alih-alih aku bakal dipeluk dengan banyak kasih sayang, mereka memilih untuk membuangku.
Alhasil... diriku berakhir di tempat sampah. Lalu... sekitar 3 hari kemudian tanpa makan dan minum, diriku ditemukan oleh seseorang yang terlihat tua bagiku.
Dia adalah Jasmine. Perempuan yang sangat ku sukai serta ku anggap sebagai sosok ibu kandungku sendiri.
Bukannya malah mencintainya sebagai seorang ibu kandung sendiri karena telah menyelamatkanku, diriku berakhir pengen menikahinya.
Sekarang, usiaku sudah 25 tahun dan dia 35 tahun.
Usia kami tak jauh berbeda dan aku sangat ingin memilikinya. Kecantikannya, bagiku mengalahkan wanita manapun.
Hahaha! Diriku aneh sekali ya! Tapi karena tak punya hubungan keluarga, harusnya boleh kan!
Yahh... orang-orang yang ku kenal mungkin akan menganggapnya aneh, tapi bagiku tidak sama sekali.
Sebulan yang lalu, aku membulatkan tekad dan ketika mau mencium bibirnya, dia langsung menamparku.
Itu adalah refleks yang normal dan aku malah membuatnya terjatuh. Titik tersebut mungkin membuatku terlihat kayak orang jahat.
Itu benar dan membuat Jasmine berlinang air mata. Ketakutannya adalah salah satu yang membuatku sadar.
Cinta tak boleh dipaksakan dan Jasmine sendiri... sudah mencintai pria lain. Hahaha, aku ini bodoh ya!
Lalu... sekitar seminggu yang lalu, Mr. Tenka memberiku saran untuk lebih sering memeluknya.
Alih-alih akan dimaafkan, dia malah jadi lebih sering menamparku serta membuatku selalu dibuat tidur di luar.
Hahaha... aku sangat bodoh ya! Dan... entah kenapa, cintaku bisa berubah dengan sangat cepat.
Sosok wanita yang selalu dekat dengan Mr. Kobayashi, Ms. Akiyama ku sukai dan itu kejadiannya seminggu lalu juga.
Lalu... apa maksudku Jasmine menjauhiku? Bukan karena pelukan, tapi diriku memutuskan pengen menikahi wanita lain selainnya.
Dari situ... sebenarnya... dia cinta aku atau tidak?
Hahaha, lebih baik tak usah ku pikirkan lagi. Dan... kayaknya, penilaianku tentang diriku sendiri adalah... seorang baji***n.
Seseorang yang pantas berada di neraka setelah kematian. Setelah melihat kekalahan dari Mr. Kobayashi, niatanku adalah meminta maaf pada semua orang yang ku sakiti.
Setelah itu bunuh diri dengan damai dan menerima takdir di alam sana. Ke mana? Pastinya neraka, takkan mungkin surga mau menerimaku.
Aku akan menerima segala keputusan tuhan sesuai segala yang telah ku perbuat di dunia ini.
Dan... karena pembahasanku agak aneh, lebih baik sudahi dulu cerita ini.
Setelah ia selesai berbicara sendiri, sekarang terlihat Akiyama Beniko sedang serius akan sesuatu.
Sambil bergumam tanpa ketahuan, dirinya berkata: “Cerita yang sangat mengerikan.”
Hanya itu dan dia katakan sebelum Tenka mengajak Kobayashi memulai permainan.
Apanya yang mengerikan? Oh itu! Jadi... aku punya sebuah cerita. Ini cukup menarik lho!
Jadi, ada seorang pria yang baru saja menikah. Baru aja mau malam pertama bersama sang istri di hotel, tiba-tiba saja hal mengerikan terjadi.
Sang istri ditikam di depan mukanya dan pembunuhnya melarikan diri entah ke mana.
Itu membuatnya depresi sampai hanya bisa terdiam melihat istrinya dibawa entah ke mana oleh para petugas.
Ketika hal-hal selanjutnya terjadi pun, dia hanya bisa diam dan tatapannya terus kosong selama seminggu lebih.
Sampai pada akhirnya, ibu dari pria ini memutuskan membawanya kepada seorang psikolog. Ada banyak sekali yang didatangi ibunya agar anaknya kembali normal, tapi tak satupun bisa membantu.
Hingga... sang ibu malah jadi ikutan depresi dan mulai menyiksa anaknya habis-habisan.
Apa yang terjadi selanjutnya? Ibunya memutuskan pergi entah ke mana dan menghilang dari hidupnya.
Dia mungkin diam saja, tapi keinginannya agar tetap hidup normal kayak makan, minum, ke kamar mandi, terus dijalaninya.
Namun, masalah utama, yakni matanya yang kosong seperti tak ada harapan tidak pernah hilang.
Kejadian ini menimpanya selama kurang lebih enam bulan lamanya. Dirinya juga hanya berada di rumah saja setelah kejadian mendatangi banyak ahli psikolog.
Lalu... setelah enam bulan dan tiga hari berlalu, ia memikirkan sesuatu yang sangat mengerikan.
Itu adalah membunuh dirinya sendiri dengan cara menggantung diri menggunakan tali.
Kursi dan tali disiapkan. Begitu menaikinya dan mengikatkannya ke leher... sesuatu yang aneh terdengar dari telinganya.
Sebuah bisikan ini terdengar aneh sekali. “Memakan pembunuh adalah cara terbaik untuk menghidupkan istrimu kembali.”
Selesai mendengar hal tersebut, suara seorang wanita tak dikenal hilang begitu saja serta hanya meninggalkan sebuah buku.
Buku tersebut bertuliskan ‘Cara Memakan yang Baik dan Benar’. Hanya tersedia satu halaman.
Buku bersampul hitam dengan tinta merah pada tulisan, cukup mengerikan. Dan... isi dari buku ini adalah:
<|||> Sebelum memakannya, pastikan kamu menemukannya dan langsung bunuh di tempat. Setelah itu, mutilasi tubuhnya sampai menjadi kepingan-kepingan kecil yang terlihat kayak bakso. Selesai hal tersebut, yang harus dilakukan tinggal memakannya saja. Kalau merasa jijik, boleh dicampur dengan makanan kesukaan orang tercintamu atau dirimu <|||>
Hanya segitu saja isinya dan selesai membacanya, senyuman perlahan kembali pada wajahnya.
Kondisinya yang rusak parah karena disiksa habis-habisan selama kurang lebih 27 jam oleh ibunya membuatnya jadi kayak zombie.
Dia masih bisa bergerak dengan normal dan matanya penuh dendam saat itu. Sekitar tiga hari kemudiannya, akhirnya dirinya memutuskan melakukan semua hal sesuai petunjuk buku tersebut.
Bagaimana caranya menemukan pembunuh istrinya? Itu mudah sekali untuknya. Orang ini adalah seseorang yang jago dalam Bidang Komputer.
Mudahnya, dia adalah seorang hacker. Apakah berhasil? Ya, tentu saja. Setelah menemukannya, ia langsung pergi menemui si pembunuh berada.
Sebelum kematian menghampirinya, ia memutuskan untuk menginterogasinya terlebih dahulu.
Ada sebuah kenyataan pahit tentang kenapa dia membunuh istrinya. Alasan tersebut adalah... istrinya adalah mantan pacarnya dulu.
Istrinya dikatakan sebagai cewek yang jahat serta hanya tertarik pada pria yang lagi ku ceritakan.
Karena kesal serasa dimanfaatkan, ia pun memutuskan untuk membunuhnya dan hal tersebut membuat hati nuraninya sedikit memprihatinkannya.
Ia memutuskan untuk tak jadi melakukannya dan saling memaafkan satu sama lain. Baru saja mau pulang, pria baik ini langsung ditikam dari belakang.
Oleh siapa? Si pembunuh pastinya. Interogasinya sambil berdiri juga hanya mengancam menggunakan tangan saja.
Si pembunuh merasa tikamannya berhasil, namun sayangnya hal tersebut malah terjadi padanya.
Pria ini sempat menghindar. Tikaman tersebut benar-benar tepat menusuk ke arah jantungnya.
Lalu... setelah itu, si pembunuh pun dicincang tubuhnya menggunakan pisau dapur miliknya sendiri.
Selesai dicincang, plastik hitam yang dibawanya, membuatnya memasukkan potongan-potongan tersebut ke dalamnya.
Padahal banyak melewati orang ramai, baunya tak dihilangkan, bahkan sampai berani melewati kantor polisi, anehnya tak ada yang menyadarinya.
Lalu... begitu ia sampai di rumahnya, yang bisa dilakukannya cuman memasukkannya ke dalam ramen kesukaannya.
Tak ada sedikitpun bagian tubuh yang ia sisakan untuk tak dimakannya atau dimakan semuanya.
Rasanya baginya lezat serta... ia mati di tempat. Selanjutnya... buku tersebut tiba-tiba ada di depannya.
Tulisannya...
Ahaha, aku sendiri tidak tahu kelanjutan cerita ini seperti apa. Bisa dibilang fiksi serta tak mungkin duniaku ada yang seperti itu.
Tapi... Ngeri juga ya! Si pembunuh benar-benar orang jahat hingga akhir. Tak ada sedikit kebaikan darinya.
Padahal sudah dimaafkan, namun malah memilih untuk mengirim pasangan mantan pacarnya dulu ke alam sana.
Oh benar! Katanya buku itu hilang tanpa jejak lho! Orang-orang tidak tahu tulisan tersebut isinya apa.
Tidak ada yang tahu istrinya kembali hidup atau enggak. kematiannya... akibat apa? Memakan tubuh manusia?
Atau ada pihak lain yang terlibat? Kalau aku boleh berkomentar, cerita ini itu tak bisa dijelaskan secara logika.
Pertanyaanku kayaknya... siapa wanita itu?
Wanita yang menghasutnya untuk melakukannya. Apakah dia orang jahat? Membunuh... mungkinkah itu idenya!
Hahaha, aku seperti menjadi seorang detektif. Yahh... terserahlah. Mau bagaimanapun, itu bukan urusanku.
Terus... kalau berbicara tentang Kobayashi Sato, ada banyak sekali hal baik tentangnya.
Seperti halnya aku mencintainya. Lalu... selain judi, ada permainan lain yang membuatnya jatuh cinta.
Apa itu? Game balapan mobil. Isinya sesuai nama game dan lumayan seru untuk mengisi waktu luang.
Apakah dia sering memainkannya? Ahaha, tidak juga sih. Sato-san kayaknya hanya memainkannya kalau mau aja.
Tapi tetap saja, itu adalah salah satu hal yang membuatnya jatuh cinta selain judi. Dan... aku teringat lagi sesuatu.
Hehehe, ceritanya agak mengerikan lho! Jadi, dulu ada seseorang yang tak bisa menjadi tua. Karena stres, ia memilih mati. Ceritaku tamat juga... Waktunya menonton permainan mereka berdua.
Bersambung...