Louisa gadis menyedihkan yang ditinggal pergi oleh kedua orang tuanya sejak kecil tanpa alasan,membuat dirinya hanya tinggal berdua dengan sang nenek yang sudah sangat tua dan hidup yang sangat miskin dikampungnya
Setelah sang nenek meninggal,Mengharuskan dirinya pergi ke kota untuk bekerja sebagai pengasuh anak dengan bantuan sang tetangga yang kebetulan bekerja sebagai asisten rumah tangga dikota
Namun,ia tak menyangka jika dirinya akan dicintai oleh sang majikan yang statusnya masih memiliki istri dan seorang anak
Rintangan dan konflik apa saja yang akan dihadapi oleh Louisa???
Simak yuukk.. Dan bijak lah dalam menanggapi setiap alur cerita ini..Happy reading..🥰🥰
Ig ; Mitha_Shin
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ovelia.shin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 19
Sebuah pukulan justru lebih dulu mendarat kewajah sang preman dengan keras.Hingga membuat si preman pun jatuh tersungkur dan wajahnya terluka mengeluarkan darah
Si preman pun langsung bangkit dengan raut wajah emosi dan marah.Yang ternyata pukulan tersebut berasal dari Aldrich yang mengikuti Louisa
"Siapa kau??Berani sekali kau memukulku breng*ek..!!"Tanya si preman dengan nada tinggi
Aldrich menatap si preman dengan tatapan dingin
"Kalau kau berani menyentuh dia sedikit saja,akan kupatahkan tanganmu sekarang juga.."Ucap Aldrich dengan nada dingin
"Breng*ek kau.. Mau cari mati kau rupanya..!!!"Teriak si preman yang langsung ingin memukul Aldrich
Namun dengan cepat Aldrich menghindar dan langsung menghajar si preman sampai tidak berdaya.Si preman pun langsung kabur karna tak bisa lagi melawan Aldrich dengan kondisinya yang sudah banyak terluka
Aldrich menghampiri Louisa yang hanya bisa melihat perkelahian mereka dengan perasaan takut
"Kau baik baik saja?"Tanya Aldrich
"Ah.. Iya..Saya baik baik saja..Terima kasih.."Jawab Louisa dengan gugup
"Ayo..Aku akan antar kau pulang kerumah."Ajak Aldrich
"Eh.. Ti..tidak usah..Saya bisa pulang sendiri."Jawab Louisa menolak
"Tidak apa apa..Aku orang baik,bukan seperti preman tadi.."Jelas Aldrich
Sejenak Louisa menatap Aldrich,dan Aldrich hanya tersenyum tipis
"Iya..Baik lah."Jawab Louisa mengangguk
Aldrich pun merasa senang dan usahanya untuk bertemu dengan Louisa pun terwujud
Akhirnya usaha ku tidak sia walau harus membereskan si pengacau itu..Batin Aldrich
Aldrich mengantar Louisa pulang ke kediaman Mark
Diperjalanan Louisa lebih banyak diam dan memalingkan perhatiannya ke kaca mobil.Aldrich sesekali memperhatikan Louisa yang baginya begitu sangat manis
"Apa kau ingat aku?"Tanya Aldrich membuka topik
Louisa pun langsung menoleh kearah Aldrich
"Ingat??Sepertinya tidak..Apa kita pernah bertemu?"Tanya Louisa terheran
"Ya..Seminggu yang lalu..Saat kau mengembalikan dompet orang tuaku."Jelas Aldrich
"Ah..Ibu pemilik dompet itu..Maaf aku tidak memperhatikan mu..Aku hanya mengingat ibumu..''Jawab Louisa
Aldrich hanya tersenyum datar
Ah..Sial .. Dia hanya mengingat si mama..Apa dia pikir aku bukan anaknya ya???Ck...Batin Aldrich
"Kalau begitu kenalkan..Aku Aldrich.."Ujar Aldrich
"Aku Louisa.."Jawab Louisa mengangguk
🐈🐈🐈🐈
Devan kembali menemui Mark ke ruangan nya
"Sudah saatnya kita pergi..Kita sudah di tunggu oleh klien di cafe xx.."Ujar Devan
"Oke..Kau tunggu lah aku dimobil..Kau yang menyetir."Jawab Mark sembari membereskan pekerjaannya
"Kenapa aku yang menyetir???"Tanya Devan terheran
"Karna kau temanku.."Jawab Mark dengan santai
"Kau kira aku sopirmu.?"Tanya Devan dengan datar
"Itu lah gunanya teman..Sudahlah kau pergi dulu.."Perintah Mark
"Breng*ek..!!!"Sahut Devan ngeloyor pergi
Dan tak berapa lama mereka pun berangkat bersama.Diperjalanan Mark begitu serius memainkan ponselnya dan Devan dengan asiknya mendengarkan musik sambil tetap fokus mengemudi
"Kali ini kita harus berhasil bekerja sama dengan mereka..Karna akan menguntungkan perusahaan kita nantinya.."Ujar Devan
"Kau atur saja..Jangan sampai juga merugikan kita."Jawab Mark
"Pasti..Serahkan semuanya padaku."Sahut Devan dengan santai nya
Saat Mark masih asik memainkan ponselnya tiba tiba saja perhatiannya teralihkan pada mobil yang tepat berhenti disamping mobil mereka pada saat lampu merah berhenti.Dan ia terheran melihat seseorang yang berada di mobil tersebut.Ia pun terus memperhatikan seseorang yang berada didalam mobil tersebut.Dengan terlihat seseorang itu tersenyum pada lawan jenis nya yang tak pernah ia lihat sekali pun
*Kenapa dia bersama pria lain??Batin Mark bertanya tanya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ*...
Mampir yuk di novel pertama ku yang berjudul "KEKUATAN HATI WANITA"
Berkisah wanita yg bangkit dari penghianatan.
Mohon dukungannya, terimakasih🙏🏻🤗🌹