Lika liku percintaan anak SMA bernama Amara Anindita sepeninggal tunangannya dalam menjalankan tugasnya didaerahrawan konflik,dia dihadapkan pada 2 cinta yang rumit.
Cinta seorang Kapten Mahesa Anggara ataukah cinta seorang Adhikara Arjuna,yang
merupakan kakak angkat yang mencintai nya sedari kecil.
Ia terpaksa menikah dengan salah seorang dari mereka ,karena suatu kesalahan .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yha-nie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
*Episode 18
"Sudah siap tuan putri,,,,!" sahut Arjuna.
ia sedikit terpana dengan penampilan sang adik ,
wajah sedikit memakai riasan tampak serasi dengan pakaian yang dikenakannya,
warna.gaun yang disesuaikan senada dengan baju batik yang dikenakan Arjuna maupun Angga ,
karena mereka akan datang bertiga,seperti layaknya sebuah keluarga ,mereka terlihat sangat serasi.
Apalagi Angga yang menunggu diruang depan , ia seolah tak berkedip , namun yang ditatap semakin risih .
"apa tidak apa apa ? ,aku malu ?" ujar Amara.
"untuk?" potong Angga
"kepesta ,,,pasti akan banyak orang ,dengan keadaanku begini !" lirihnya.
"untuk apa ? kan ada kami ,kami sendiri yang ingin membawa mu !"jawab Arjuna .
Amara hanya mendesah ,,
"ya untuk menutupi kejombloan kalian ,kalian nekat bawa aku ,,makanya mas cari pacar dong !" ujar Amara.
" tuuh Arjuna denger,,kata adikmu ,ntar kaduluan sama aku ,kalau aku sih mau sekarang atupun besok , siap ngehalalin kamu Ra ,,!" ujar Angga santai,yang sontak.dibalas delikan mata oleh Amara.
" iya ,,,nunggu kamu lulus dulu, emangnya kamu rela gitu mas mu yang tampan ini digandeng orang lain!" goda Arjuna.
"kalian inni ,,ya sudah tapi mas harus Deket aku ya , !"
pintanya ,
" pasti dong ,!,menua bersama pun aku mau !" goda Arjuna lagi .
" mau jadi bujang lapuk kamu ,,,,Aneh !"gertak Angga
pada Arjuna,yang dibalas tawa Arjuna padahal jauh dilubuk hatinya ,itu benar adanya .
"ayo nanti keburu macet ,,,,!" ajak Angga .
****
Akhirnya mereka sampai di halaman gedung ,sedangkan Angga merengut kesal karena ia duduk sendiri didepan seperti sang sopir ,
karena Amara buru 2 dibawa duduk.dibelakang bareng Arjuna.
Suasana ramai karena sebentar lagi acara akan dimulai , begitu memasuki gedung mereka disambut oleh teman 2 Angga ,karena yang menikah adalah teman satu littingnya kapten Angga .
"kapan nyusul bro,,!"
tanya teman Angga setelah beramah tamah dengan Amara maupun Arjuna .
"doa'in ya segera !" jawab Angga santai ,
"siaap ,,,!" kata mereka berbarengan , Amara hanya terdiam .
"kalian akur ya, bareng kakak ipar kalian kompak !" goda mereka lagi .
"ya harus dong ,,iya kan sayang ?" jawab Andika lagi,seraya menatap Amara yang sontak membuat arjuna terbatuk .
" sayang ,,,berani sekali dia ,ah andai dia bukan seniorku mungkin sudah kujahit mulutnya !" rutuk Arjuna dalam hati .
sedangkan Amara hanya tersenyum canggung.
Tak lama seorang perempuan cantik ,dan bertubuh seksi terlihat dari gaun yang dipakainya walaupun sopan namun terlihat bentuk tubuhnya ,
ia tersenyum sumringah menemui Arjuna
ya dia adalah Sinta , Amara meyakini itu walau ada perbedaan penampilan tapi raut muka itu tetap sama ,.
"apa kabar , lama tak bertemu?" sahutnya ramah ,
Sinta adalah teman satu sekolah Arjuna maupun Andika ,dan Sinta adalah sosok yang mengejar 2 Arjuna karena nama mereka sama diambil dari tokoh pewayangan,Sinta meyakini mereka berjodoh.
"baik,,,!" jawab Arjuna ,lagi 2 Amara hanya tersenyum ,mereka bergantian berjabat tangan ,
"ini siapa ?" tanya Sinta melihat Angga .
"saya calon. adik iparnya Arjuna !" jawab Angga.sinta tersenyum ia sudah menduga ,mana mungkin gadis secantik Amara tidak mempunyai calon lagi setelah kepergian Andika .
" sudah lama Ndan ,,,?" tanya seseorang kepada Angga ,Angga tersenyum
"baru saja ,!" jawab Angga
Dia adalah sertu Heru ia datang bersama Sinta ,
tadi dia ketoilet sebentar , kemudian mendapati mereka tengah berbincang bincang .
tak lama Arjuna dan Amara berjabat tangan dengan sertu Heru.
sertu Heru sedikit menatap Amara yang tengah duduk dikursi roda , entah tatapan iba atau apalah tatapan yang sulit diartikan melihat hal itu buru 2 Arjuna mendorong kursi roda Amara kedepan karena kebetulan upacara pedang pora akan dimulai .
"maaf kami kedepan dulu " sahut Arjuna disusul Angga .
Tak lama Acara pedang pora pun dimulai ,seperti biasa Amara terlihat antusias namun sekarang dengan tatapan yang sedih, bagaimanapun dulu ia pernah berangan angan menikah dengan Andika.
dirasa kedua pundaknya diusap lembut oleh ,2 tangan dari orang yang berbeda .mereka mencoba memberikan kekuatan .
setelah selesai tinggal acara ramah tamah , Amara tengah menikmati puding ketika seseorang menghampirinya , Arjuna sedang ketoilet sedangkan
Angga sedang bercengkrama dengan teman 2 littingnya.
" kenapa ya nasib orang cantik gampang sekali mendapatkan pengganti, belum lama Serda Andika tiada sudah dapat pengganti seorang kapten lagi !'
sindirnya halus seraya tersenyum samar, inilah yang Amara tak suka ,ia sangat tak setuju ketika Sinta mengejar kakaknya , wajahnya cantik bak seorang Dewi namun ia pandai berkamuflase,
"kenapa ,,kalau memang mampu kenapa tidak ?"
jawab Amara santai ,ia pasti sudah menduganya , bukan Amara namanya .
"ciih ,, walaupun sudah tak berdaya pun kau tetaplah sombong !" sindirnya lagi sembari menatap menghina melihat Amara dengan kursi rodanya ,
Amara hanya tersenyum ia meletakan sisa pudingnya dimeja,sisi bar bar Amara keluar tapi ini acara punya orang lain ia masih punya harga diri ,
"kenapa ,,aku yang dikursi roda aja mampu dapetin seorang kapten , kenapa irri bilang boss !"
sahut Amara lagi seraya tersenyum mengejek, ia segera memutar kursi rodanya ,Angga yang melihat dari kejauhan segera menghampiri Amara
"ada apa yang?" tanyanya ,yang membuat Amara jengah ,"sayang ,,kenapa dia manggil itu,dia selalu mencari kesempatan !" rutuknya , namun ia berusaha tersenyum ,dan sintapun berusaha tersenyum pula ,benar benar ,,,,¡
" bisa kita pulang,,tiba 2 perutku sakit " ujar Amara ,
"iya mas daritadi ia seperti kesakitan makanya aku menghampirinya !" ujar Sinta menimpali ,membuat Amara geram.
Taklama Arjuna datang , " maaf tadi ketemu teman, kami jadi ngobrol sebentar !" sahutnya ,
" Jun Amara minta pulang ,sakit perut katanya !" ujar Angga .
"biar aku pamitan dulu bang , Abang bawa Amara kedalam mobil va !" ujar Arjuna , yang dijawab anggukan Angga .
"bareng aku aja Jun,,! aku juga mau pulang !" sahut Sinta kemudian mengekor Arjuna ,yang membuat Amara geram .
gimana nih thor...
Kasih banyak KK 🙏