follow akun ig author : @maulidamaulida84
season 1
berceritakan tentang sepuluh murid yang baru menduduki kelas 9 SMP disemester kedua. Mereka yang tidak tau apa apa tiba tiba disuruh kepala sekolah mereka untuk menyamar jadi murid SMA?
kebayang gak tuh gimana ceritanya? kenapa mereka disuruh menyamar menjadi murid SMA?
***
season 2
tiga tahun setelah kejadian itu. maulida memutuskan untuk kembali ke jogja melanjutkan kuliahnya. hal hal yang tak terduga muncul seiring berjalannya waktu. dan perlahan... masalalu akan terungkit kembali...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MA84, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mie instan
aku meraba raba nakas dengan mata tertutup, setelah berhasil menemukan ponsel aku melihat jam berapa.
3.23
" masih jam tiga.. ssttt " aku menoleh kearah kedua sahabatku yang masih terlelap, dengan perlahan aku menyibak selimut dan turun menuju lantai bawah.
" kalo gak salah liat, kemarin di sini ada kotak p3k. ah beneran ada " aku segera mengambil kotak p3k itu yang berada di atas lemari lalu segera membawanya menuju ruang tamu.
" entah apa yang di pikirkan orang itu. sstttt perih sekali, tapi sepertinya itu hanya bola besi " gumamku sambil mengobati lenganku yang terluka itu. sepertinya senapan yang orang itu gunakan hanyalah senapan untuk menembak burung, nyatanya aku hanya tergores.
klak
" lida? apa yang kau lakukan subuh subuh gini? " aku mengerjap gugup saat tiba tiba lampu di nyalakan dan suara seseorang memanggil.
" ah... a-abang... ka-kau sendiri ngapain? " tanyaku sambil mencoba menyimpan kotak p3k di kolong agar tidak ketahuan.
bugg
" apa itu da? " sial!! kenapa harus jatuh sih kau kotak?! menimbulkan masalah untukku saja. dengan segera aku memunguti obatan obatan itu lalu memasukkannya kedalam kotak kembali.
" p3k? hm? lenganmu kenapa? " tanya abang yang kini sudah duduk di sampingku. sudahlah, udah ketauan juga.
" itu... tadi malam waktu di rumah hantu aku gak sengaja kegores kawat, saking takutnya waktu itu " alibiku lalu kembali melilit perban.
" mau aku bantu? " aku langsung beringsut mundur saat tiba tiba tangan abang ingin meraih perban di tanganku.
" gak apa apa bang, aku bisa sendiri. lagian kita juga bukan muhrim, gak baik. ah ya, satu lagi. jaga jarak!! " tuturku sambil mengibas ngibaskan tangan padanya.
" nyante ngapa da? sumpah aku juga kagak ada nafsu dengan tubuhmu yang kurus itu " ledek abang.
plak
aku langsung melempar bantal kecil padanya, tu mulut gak bisa di rem dikit apa? nyebelin banget. tanpa peduli dia menyumpah serapahiku, aku segera melanjutkan memerban lenganku. setelah selesai aku kembali menaruh kotak itu ke atas lemari.
" kau gak tidur bang? " tanyaku.
" lagi insomnia, udah dari tengah malam tadi " jawab abang, sedangkan aku hanya manggut manggut lalu kembali duduk. hening. hawanya terasa sangat canggung, bagaimana tidak? saat ini hanya ada aku dan abang. berdua. ya canggunglah.
" da. masakin mie dong!! laper!! " pinta abang dengan wajah memelas. " ya udah ayo!! aku juga lagi pengen ngemil " tanpa menolak aku pergi kedapur lalu merebus air dan dua buah mie instan di dalamnya. setelah selesai aku segera membawanya keruang makan.
" tadaaa " aku langsung menaruh mie itu di atas meja. punya abang yang pake kuah, sedangkan aku yang goreng. lagiankan aku cuma pengen ngemil doang.
" makasih " aku mengangguk lalu segera menyantap mie instan yang masih panas itu. cukup lama kami berdua terdiam sambil memakan makanan yang ada, hingga tiba tiba orang ketiga ama keempat muncul bagaikan cenayang.
" cie ciee yang berduaan sambil makan suap suapan huhuyyy " teriak jahrah heboh. sejak kapan ada adegan suap suapan? ngawung nih anak satu.
" berasa seperti pengantin baru, yang lain mah bagaikan upik abu yang beterbangan " timpal icha tak kalah semangat.
" apaan sih? abang itu lagi insomnia, trus gak sengaja aku juga lagi pengen ngemil, ya udah sekalian dia minta masakin. laper katanya " jelasku sebelum haluan mereka menerjang kemana mana.
" bilang aja lagi kencan buta " aku menghela nafas mendengar icha mulai berkata yang tidak tidak.
" apaan sih ribut ribut? " tiba tiba semua temanku keluar dari kamar saat mendengar keributan di ruang makan.
" ha?! " aku memijit keningku yang terasa pusing, semua orang yang melihat aku dan abang tengah makan bareng tentu saja akan salah paham. dan lihatlah si abang, dia hanya cuek bebek sambil fokus pada makanannya.
" ciee cieee " arrrgghh ingin sekali rasanya aku berteriak menjelaskan bahwa ini hanyalah kesalahpahaman belaka. tapi apalah daya, sekalipun kujelaskan mereka akan tetap gencar mengejekku.
aku hanya bisa pasrah...
***
aku berjalan dengan lesu menuju kelas. bagaimana tidak? gendang telingaku rasanya mau pecah saat mendengar ocehan teman temanku yang tidak ada habis habisnya membahas adegan tadi subuh.
" assalamu'alaikum "
" wa'alaikumussalam " jawab yang lain. aku segera pergi menuju tempat dudukku yang masih kosong melompong, ya iyalah, mana pernah si bule pirang datang pagi?
" pagi maulida " sapa erza yang juga baru datang. " hm " aku hanya bergumam cuek lalu menenggelamkan wajah untuk tidur sejenak. aku masih ngantuk banget.
" maulida!! " aku mengangkat kepalaku dengan mata yang terasa berat, dengan aku menoleh kesamping di mana erza tiba tiba memanggilku.
" apa? " tanyaku dengan mata tertutup menjatuhkan kepalaku di meja menghadap ke arahnya.
deg
aku langsung membuka mataku saat tiba tiba merasakan sesuatu menyentuh keningku. aku mengerjap erjap gugup saat melihat wajah erza terlalu dekat.
brukh
" Apaan sih? " bentakku lalu mendorongnya menjauh. dasar pria tidak tau malu, berani beraninya dia mengambil kesempatan dalam kesempitan seperti ini.
" diem dulu!! " tegasnya lalu kembali menyentuh keningku, sesaat kemudian diapun segera kembali ketempat duduknya.
" keningmu memar tadi, makanya aku tempelin hansplas untuk sementara. abis istirahat nanti pergilah ke uks untuk di obati " tuturnya dengan lembut.
" makasih " ucapku pelan lalu menjatuhkan wajah membelakanginya. sepertinya itu memar karna kepentok meja tadi malem deh, makanya bisa memar gini.
" good morning maulida!! "
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
visual cowok ndk cocok 🤣
maksa banget sih 🤣🤣🤣
ga jadi baca 🙈
bye 👎
karyamu hebat kak 👍
favorit 👌
gak sabar nunggu Up-nya
favorit
karyamu hebat kak
like meluncur 👍
karyamu hebat kak
like meluncur 👍
aku mampir nih thorr
semangatt yaa
yuk baca juga cerita aku yang judulnya CONVERGE!!
dijamin baper deh bacanyaa 😍
mari saling support thorr ❤️
thanks
semangat up & smg ceritanya sukses yah, aku sllu tunggu feedback-nya. 😉✨
aku membawa boomlike dan boom comment. jangan lupa mampir yaah thorr