Asyifa adalah seorang gadis yatim piatu yang hidup bertiga dengan kedua adiknya. Sebagai anak sulung, dia bertanggung jawab membesarkan kedua adiknya, setelah ayah dan ibunya meninggal akibat kecelakaan hebat saat pulang dari berjualan.
Suatu hari dia terlibat skandal dengan teman satu kelasnya, teman yang juga dia kagumi dalam diam.
Sebab skandal tersebut, dia harus kehilangan beasiswa dan menuntutnya untuk keluar dari sekolah favorit tersebut.
5 tahun kemudian, dia dipertemukan dengan teman sekelasnya dengan kondisi yang berbeda.
Tetapi cinta yang dulu pernah singgah... ternyata masih tetap menetap tanpa bisa terungkap.
Bagaimana kisah selanjutnya...
selamat membaca guys... semoga kalian terhibur...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MALAM KELAM
Langit tak pernah berbohong, dia akan selalu memberikan keindahan malam dengan taburan bintang, dan hangatnya siang bersama cahaya surya.
Setelah hari Anniversary perusahaan, Asyifa benar benar mendirikan dinding pembatas di hatinya.
Menenggelamkan rasa cinta yang dia rasa... setiap melangkah hanya ada satu tujuan... Pendidikan adik adiknya.
Ima yang sudah mengetahui semua cerita kelam Asyifa, tidak mundur sejengkal pun dari pertemanannya dengan Asyifa.
Ima dengan senang hati tetap berjalan beriringan menani Asyifa.
Saat ini... Asyifa berdiri dalam batasannya, hanya seorang cs...
" Permisi pak... Ini teh jahe yang anda minta" ucap Asyifa dengan meletakkan pesanan Arka.
Bukan dia tidak mengetuk pintu, tetapi... Pintu masih terbuka saat dia ingin masuk.
Arka melihat sekilas lalu menganggukkan kepala.
Asyifa segera melangkah pergi dari ruangan Arka. Nyatanya... Setinggi apapun dia membangun dinding di hatinya, getaran rasa cinta itu tetap ada...
Dia dalam... Arka memandang kepergian Asyifa dengan pandangan sulit di artikan.
Dia bingung dengan hatinya, setiap bertemu dengan Asyifa, dia selalu merasa sebal tetapi sekaligus ingin selalu melihatnya.
Hari ini Arka dan Evan lembur, tisak terkecuali salah satu cs.
Asyifa menawarkan diri untuk lembur, selain dia membutuhkan uang semester adiknya, dia juga tidak tega melihat wajah pucat dari Ima.
Malam itu... Arka merasakan badannya tidak biasa. Rasa panas di tubuhnya tidak kunjung hilang, meskipun dia sudah meminum air putih.
Evan adalah bukan orang yang polos, dia paham apa yang terjadi pada sahabatnya.
Evan segera membawa Arka ke rumahnya, tepat saat pintu gerbang terbuka, Evan melihat Asyifa berjalan sendirian.
" Mungkin takdir mempersatukan kalian dengan cara ini...." batin Evan.
" Asyifa" panggil Evan.
" Kenapa memanggilnya Van!!" hardik Arka di tengah rasa panas yang membakar tubuhnya.
Tanpa mempedulikan Arka, Evan keluar mobil dan menghentikan Asyifa.
"Fa... Aku butuh bantuanmu. Arka di dalam sedang kesakitan, keluarganya ada di Ibu Kota semua. Bisakah kamu merawatnya selama keluarganya belum datang? , aku tidak bisa merawatnya karena aku harus bekerja." Kata Evan penuh harap.
" Saya pak? Tidak bisa... Saya memiliki adik yang membutuhkan saya." jawab Asyifa, padahal di hatinya penasaran dan khawatir pada kesehatan pujaan hatinya.
" Aku akan menghubungi adik adikmu nanti, ayolah Fa..." Rayu Evan.
Dengan ragu Asyifa menganggukkan kepala, Evan langsung saja menarik tangan Asyifa agar masuk ke mobilnya.
Asyifa melihat Arka dari belakang... Keringat dingin membasahi keningnya,.
Sampai di rumah Arka, Evan membawa Arka masuk kedalam, di ikuti Asyifa yang masih belum tahu Arka sakit apa.
Arka langsung masuk kekamar mandi dan mengguyur tubuhnya, sedang Asyifa masih bingung apa yang harus dia lakukan.
" Fa, aku titip Arka, kamu di sini sampai dia sembuh. Aku akan mencari obat dulu. " pesan Evan sambil keluar rumah dan mengunci pintu.
Asyifa mengangguk... Lalu memberanikan diri melangkah menuju dapur Arka untuk menyiapkan air minum hangat.
Di dalam kamar mandi Arka mengutuk siapapun yang mengerjainya.
Di sela sela rasa panas yang membakar, dia masih ingat hanya meminum minuman yang di siapkan Asyifa.
" shit!!! Pasti ada yang mencampur minumanku. Asyifa??, belum puas dia berbuat semaunya saat SMA?" pikiran negatif menggerogoti akal sehatnya.
Asyifa sudah selesai membuat minuman hangat, dia meletakkan tas kerjanya di lantai.
" Kenapa Arka lama sekali?" gumam Asyifa.
Tok tok tok....
Asyifa mengetuk kamar mandi karena lama Arka tidak keluar.
Arka keluar dengan mata berkabut, melihat Asyifa di depannya seolah dia ingin menerkam.
Tetapi Arka masih memiliki kewarasan untuk tidak menerkam Asyifa.
" Pergilah, sebelum terjadi sesuatu yang membuatmu menyesal" ucap Arka yang sudah mulai menggigil.
Asyifa tidak tega melihatnya, bagaimanapun... Arka adalah sosok pria yang dia cintai.
" Saya buatkan minuman hangat pak..." jawab Asyifa tanpa beranjak.
Arka yang sudah tidak bisa menahan gejolak di tubuhnya, menarik Asyifa hingga duduk di sampingnya.
" Dengar Syifa.... Seseorang telah menaruh sesuatu ke dalam minumanku, jika kamu masih berada di sini... Aku tidak akan tahan untuk tidak menyentuhmu. " kaya Arka.
Asyifa yang mendengar pengakuan itu langsung terkejut. Tetapi... Dia tidak bisa membiarkan Arka sendirian. Lebih tepatnya tidak paham bahaya apa yang menunggunya.
Asyifa mendekati pintu... Tetapi ternyata sulit terbuka.
Lalu Asyifa menoleh ke ranjang yang tertutup selimut. dia melihat tubuh Arka gemetar.
" Tidak... Aku tidak bisa. Kasihan dia" batin Asyifa.
Asyifa mengambil handuk kecil miliknya, lalu mengusap buliran keringat Arka.
Arka yang mendapatkan sentuhan... Bagai tersengat aliran listrik.
Rasa panas dan kepala yang pusing membuatnya hampir tidak sadar. Lalu dengan cepat menarik Asyifa dalam pelukannya.
" Maafkan aku Syifa..." ucap Arka ketika berhasil meraih pergelangan tangan Asyifa.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
syifa sdh mngatakn ber kali".... untuk mnyudahi prnikahan kalian... agr kalian tak saling mnyakiti....
up bnyak"
capek mncintai sendirian... wloupun arka sbg suami sangt bertanggung jawab.....
untuk arka.... yakin km bneran g ada cinta untuk syifa.... yakin cinta sdh g pnting.....
ms iya km bisa mnjalani prnikahan dgn syifa smpe saat ini tnpa km merasakn cintamu untuk syifa🤔🤔🤔