NovelToon NovelToon
TURUN RANJANG

TURUN RANJANG

Status: sedang berlangsung
Genre:Janda / Aliansi Pernikahan / Naik ranjang/turun ranjang / Ibu susu
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Putri_uncu

Dua kali menikah dengan pria dari keluarga yang sama, freya sasmita tak menyangka cinta dan takdirnya akan menikah dua kali. yang lebih membuatnya tak percaya adalah pernikahanya yang biasa disebut turun ranjang.

ya, istilah untuk pernikahan yang dilakukan dengan menikahi kakak/adik dari pasangan kita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri_uncu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukannya sudah pernah

Cekrek

freya membuka pintu kamar acha, dan yang terjadi diluar dugaannya

 "maaf" ucap freya pelan

freya berbalik arah, hampir saja mengganggu pengantin baru yang sedang pulas tidur menikmati masa liburnya. dua hari lalu acha menikah, freya belum terbiasa karena biasanya baik acha maupun freya saling masuk kamar masing-masing tanpa ketuk pintu dulu

"non!"

"eh bibik, bikin kaget aja!"  freya pergi ke lantai bawah untuk mencari sarapan, biasanya sebelum turun ritual yang dilakukannya adalah menjahili acha yang terbiasa bangun siang. tak seperti freya yang sejak kecil memang mengikuti sifat sasmita pekerja keras dan mandiri

"kamu kenapa freya?" sasmita melihat wajah anaknya tak seperti biasanya. nampak ada yang aneh pagi ini

"engga mi, hanya tadi lupa kalau acha udah menikah dan aku masuk kamarnya tanpa mengetuk" freya menyesali perbuatannya, rasanya ada sesuatu yang mengganjal tapi entah apa itu

freya pernah menikah tapi hubungannya tak seharmonis itu, meski tinggal satu kamar dengan aksa hanya sebatas tidur berdua tanpa obrolan dan hal laiinya selama satu tahun menikah

melihat adiknya begitu mesra bukan rasa iri tapi dia justru bahagia, karena acha tak harus merasakan apa yang dia rasakan dulu menikah karena perjodohan memang tak sepenuhnya salah mungkin juga banyak yang berhasil

"adekmu ngga lagi ngapa-ngapain kan?" sasmita menatap freya penuh tanya

"engga mi, santai mi mereka sedang tidur saja mungkin sudah ngapa-ngapainnya itu" freya mengerti maksud maminya

"pi, kenapa diam saja?" tanya freya disela-sela sarapan, mungkin memang kurang baik jika makan sambil  bicara tapi waktu yang dimiiki keluarga freya hanya berada dimeja makan dan week end jika tak ada acara masing-masing

"papi ngambek sayang" sasmita yang membantu jawab karena nugroho seperti sedang mogok bicara

"kenapa ih, masak udah tua masih ngambek" ucap freya yang melihat wajah papinya ditekuk seperti origami

"mami mu jahat, papi kemana pun selalu ajak mami tapi sekarang mami mau pergi malah papi ngga boleh ikut" nugroho bak pria remaja yang sedang jatuh cinta, dan benar saja cintanya pada sang istri tak pernah lekang oleh waktu diusia pernikahannya yang sudah lebiih seperempat abad itu tak berubah

"papimu yang aneh freya, mami mau pergi sama teman-teman mami mengunjungi ria dan ngga ada yang bawa suami" sasmita tetap pada pendiriannya bahwa suaminya tak boleh ikut

"di rumah saja pi sama kevin, biar acha sama kak freya yang ikut mami pergi gimana?" acha akhirnya bangun juga dan turun lebih dulu dibandingkan suaminya yang masih membersihkan diri terlebih dahulu sebelum sarapan

"nih gen yang tidak perlu tes DNA lagi mi, lo kan dua hari lagi mau pergi bulan madu dek!" freya sampai menekankan ucapannya pada acha

"ups iya lupa udah punya suami" acha tertawa geli sendiri

"sini kevin duduk samping papi" nugroho mendapatkan teman juga akhirnya, seisi rumahnya semuanya wanita

"iya pi" kevin patuh duduk dekat mertuanya

"biasa ngopi, jus atau apa?" tanya nugroho pada menantunya, pertama kali bermalam di rumahnya

"nyusu pi sekarang" ucap acha tanpa filter membuat kevin langsung membungkam mulut acha yang suka tanpa rem kalau bicara

"kan ada susu tinggal minta aja sama bibik ngga usah malu vin" freya tanpa sadar telah membuat yang lain tertawa,

semua berfikir bahawa freya pernah menikah dan punya anak, pastinya juga sudah pernah merasakan yang acha katakan

"ngga jadi minum susu vin?" freya masih bertanya dengan nada serius pada adik iparnya

"udah kak, kakak makan saja dan temani mami pergi ke tante ria. katanya banyak buah-buahan yang unik disana ya?" acha penasaran dengan cerita kakaknya yang dulu pernah kesana dan membawa pulang beberapa buah yang belum pernah acha makan

"engga deh mi, males ketemu ibunya evelin" freya ingat beberapa bulan lalu bertemu dengan airin yang sikapnya sangat buruk padanya. mengingatnya saja tidak mau apalagi harus bertemu lagi

"kan acaranya sama tante ria jadi ngga ada orang lain, ayolah temani mami kak" sasmita membujuk freya agar mau ikut bersamanya. meski sama-,sama serius dan membosankan tapi obrolannya selalu nyambung saat dengan anak pertamnya yang seperi duplikatnya sendiri

"mamimu benar, papi ngga yakin kalau sama asistennya saja nanti malah lama pulangnya" nugroho ikut  membujuk freya agar tidak hanya tau bekerja dan tidur saja kerjaannya

"ya udah tapi ngga lebih dari dua hari ya mi, dan freya ajak mila juga" freya mengajukan persyaratan pada maminya sebelum pergi ke tempat yang sudah malas jika dibayangkan

"oke" sasmita terlihat sangat senang

"papi kemana dong dua hari kalian pergi" nugroho sudah tak terlalu banyak aktifitas saat ini jadi lebih sering berpergian dengan istri menikmati masa pensiun

"papi mancing aja sama acha dan kevin, kami akan pergi setelah mami dan kak freya pulang" kevin berinisiatif agar semakin dekat dengan keluarga istrinya sebelum memboyong anak bungsunya ke rumah barunya nanti

"ide bagus, papi akan minta supir siapkan perlatannya besok" nugroho krmbali bersemangat. " freya ingat ya kamu harus awasi mami, jangan-jangan ada pria lain disana"

"papi kenapa sih dari tadi, geli tau ngga pi" freya mengejek papinya karena masih tak rela ditinggal sang istri

"ya sudah freya kerja dulu udah siang"

freya harus bekerja lebih cepat karena akan cuti untuk menemani maminya. tentunya mila juga akan menemaninya lembur ssperti biasa

tiba di kantor freya memiinta untuk dibuatkan es kopi tanpa gula seperti biasanya untuk mengawalinya sebelum bekerja. lanjut membuka email penting yang harus didahulukan untuk diperiksa, tanpa jeda dan waktu istirahat sampai jam pulang bahkan freya sering telat makan karena sibuk bekerja

jika tak bekerja pikirannya membuatnya strees, kadang terfikirkan takdirnya atau anaknya yang seharusnya sudah bisa berjalan dan memanggilnya mami tapi semua itu ditepis dengan fokus mengurus perusahaan dan menjadikannya salah satu direktur wanita muda berprestasi

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!