NovelToon NovelToon
KITA,LUKA DAN DUNIA LUAR

KITA,LUKA DAN DUNIA LUAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:271
Nilai: 5
Nama Author: Selya

Namaku Arsyila Nadira
Keluarga ku masih utuh Namun retak.

Di rumah ini aku punya dua nama,
"beban keluarga"saat piring pecah karena Ayah melemparnya ke Ibu.
Dan "tidak ada"saat mereka berdua lupa, aku masih duduk di meja makan saat mereka bertengkar.

Ibuku yang punya banyak hutang membuat amarah ayah melonjak setiap hari.

Aku terpaksa terjun sebagai 'wanita malam '
untuk merubah ekonomi keluarga ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 18

Matahari dengan warna oranye telah terbit dari ufuk timur.Memancarkan cahaya yang tidak terlalu menyilaukan mata.Arsyila yang bangun dari tidurnya,mendapati dirinya berada di pelukan hangat Rey.Ia menatap wajah Rey dengan serius dan pura-pura tidur lagi karena ia masih terasa nyaman.

"ya ampun... Dari dekat gini ternyata Rey memang sangat tampan,"gumamnya dalam hati sambil menatap wajah Rey.

Rey menguap dan melihat Arsyila masih tidur nyaman di pelukan nya,padahal dia sudah bangun dan pura-pura tidur.

"Hey bangun Syil... Yuk pulang.Aku harus meeting siang ini,"ajaknya sambil membelai rambut Arsyila.

"umm iya Rey...,"Arsyila pura-pura menggeliat dan membuka matanya.

Tidak ada kecanggungan lagi dalam diri Arsyila,mereka sudah bersikap seperti biasa.Tidak ada rasa malu-malu lagi,Rey dan Arsyila akan pulang karena pasti nyonya Bella sudah khawatir dengan mereka berdua.

****************

Teriknya matahari yang mulai naik ke atas, membuat Asih—ibu Arsyila,di penuhi keringat di wajahnya.Semalam ia tidur di jalanan,ia tak tau harus melangkah kan kakinya kemana.Rumah orangtua Asih yang jauh dari kota membuatnya tak mampu datang ke sana karena terhalang oleh ongkos,uang di sakunya yang menipis.Hanya bisa untuk menyambung makan.

"Kamu kerja di mana sih Arsyila ? Ibu tak sanggup lagi harus di datangi penagih hutang kalau terus menerus sendirian di rumah itu,"gumamnya sambil berjalan pelan.

Akhirnya Asih memberanikan diri datang ke panti jompo untuk menyerahkan dirinya.Walaupun usianya belum sangat tua tapi panti jompo menerimanya untuk bantu-bantu juga di sana.

"Lebih baik aku tinggal disini sementara,"gumam Asih sambil berdiri di depan panti jompo 'harapan anda'.

...

Arsyila dan Rey pulang ke rumah Rey,kepala Arsyila agak sedikit pusing.Namun ia terus memikirkan dimana keberadaan ayah dan ibunya sekarang.

"kemana aku harus mencari ayah-ibu ku,"Arsyila terus merasa risau.

Rey tak kuasa melihat pujaan hatinya yang terus saja bersedih.Ia menelfon suruhan nya yang merupakan asisten Rey di kantor,untuk membantu mencari keberadaan ibu Arsyila.

"kirim foto Ayah-ibu mu ke ponselku !"Perintah Nathan dengan suara lantang.

Arsyila menuruti perintah Rey,kemudian Rey menghubungi asisten pribadinya.

"tolong cari dua orang ini di seluruh pelosok kota,"Rey berpesan kepada asisten pribadinya lewat pesan singkat di ponsel nya.

"makasih ya Rey... Lagi-lagi aku merepotkan mu,"gumam Arsyila lirih.

"sama sekali tidak Syil ! Aku ikhlas membantu mu,"ujar Rey sambil terus menyetir mobilnya.

DI RUMAH REY...

Nampaknya nyonya Bella sudah tidak heran dengan kedatangan anaknya yang selalu bersamaan dengan Arsyila.Dan juga jika Rey semalam tidak pulang,pasti besoknya bareng dengan Arsyila.Apapun alasan Rey yang di ucapkan pada mamahnya,ia tetap tidak bisa dibohongi kalau mereka berdua sudah tidur bersama.

Nyonya Bella tidak masalah akan hal itu,apapun yang terpenting Rey—anaknya merasa nyaman dan Arsyila juga wanita baik di mata nya.

Ceklek...

Rey dan Arsyila datang bersamaan dan membuka pintu,Nyonya Bella sudah menunggu di meja makan.

"ayo sarapan dulu Rey... Arsyila !, Perintah nyonya Bella.

Padahal Rey baru saja akan mengucapkan seribu alasan ketika mamahnya akan menginterogasi nya,ternyata tidak sama sekali.Malah menyuruhnya sarapan bersama.

"Arsyila ke belakang dulu ya Bu... Mau mencuci baju ibu yang kotor dulu,"Ucap Arsyila sambil melangkah ke ruang belakang.

Namun langkahnya di berhentikan oleh nyonya Bella.Padahal baru saja ia melangkah satu langkah.

"Arsyila... Ibu kan sudah bilang,sarapan dulu.Nanti kamu boleh mengerjakan pekerjaan rumah ini,"ujar Nyonya Bella denganv suara lembut.

"i-iya baik Bu,"Ucapnya dengan sedikit malu.

Mereka sarapan bersama bak satu keluarga, Arsyila merasa sangat di hargai dirumah itu.Bukan di anggap 'beban'.

Rey terus memandangi wajah cantik Arsyila yang sedang makan sambil membayangkan pelukan hangat dari Arsyila semalam.Rey tersenyum tipis sambil menyuapkan nasi ke mulutnya.Nyonya Bella sudah tidak heran,kalau putranya sedang kasmaran dengan Arsyila.

Selesai makan, Arsyila langsung membereskan semua piring dan gelas kotor,di bawanya ke dapur untuk di cuci.

"nanti malam peluk aku lagi ya... Syil,"bisik Rey di telinga Arsyila yang sedang sibuk mencuci piring-piring kotor.

"ih kamu ini... Sana jangan gangguin,"Arsyila tersipu malu di buatnya.

Raut wajah Arsyila yang seperti kebingungan, memikirkan dimana keberadaan orang tua nya sekarang.Apa mereka benar-benar mengambil keputusan untuk bercerai ?

Arsyila ingat sekali kediaman neneknya di desa,siapa tau ibunya pergi ke sana.Itu adalah orang tua ibu Arsyila satu-satunya yang masih hidup di desa.

"Rey nanti sore antarkan aku ke desa ini yah,"sambil menunjukan ponselnya.

"memangnya mau ngapain ? Itu kan lumayan jauh dari sini,"jawab Rey yang sedang duduk di meja makan.

"siapa tau ibuku atau ayahku ada di sana,itu adalah rumah nenek ku Rey...,"ujar Arsyila.

"emm yasudah deh nanti sore ku antar,"jawab Rey dengan sedikit senyum.

"terimakasih supir pribadi ku yang baik hati,"ucap Arsyila sambil terus meledek Rey.

"ah bisa-bisa aku betah di rumah gak berangkat ngantor,"ujar nya sambil bercanda.

Arsyila meneruskan pekerjaan rumah, sementara Rey lanjut tidur karena masih mengantuk.Dan ia akan bangun sebelum sore hari karena sudah janji dengan Arsyila.mau mengantarkan nya ke desa.

Arsyila berharap kalau ibu atau ayahnya berada di kediaman neneknya di desa.Karena Arsyila akan membelikan rumah baru untuknya,tapi mereka malah meninggalkan rumah lama itu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!